Studi Biblika: Pendalaman Alkitab Praktis dan Renungan Kristen Sehari-hari

Studi Biblika: Pendalaman Alkitab Praktis dan Renungan Kristen Sehari-hari

Download on the App Store

Studi Biblika: Pendalaman Alkitab Praktis dan Renungan Kristen Sehari-hari episodes

  • Akulah Roti Hidup (Yoh. 6:48-58)

    Siapakah Yesus yang sebenarnya? Jika kita menanyakan hal ini kepada orang-orang di sekitar kita, pasti kita akan menemukan jawaban yang beragam. Bagi orang muslim, Yesus adalah manusia biasa, salah satu utusan Allah yang mereka sebut dengan nama “Nabi Isa.” Bagi pengikut Saksi Yehuwa, Yesus adalah ciptaan Allah yang sulung, yang kedudukannya tidak sederajat dengan Allah Bapa. Bagi sebagian orang lainnya, Yesus hanyalah cerita fiktif yang dibuat-buat oleh orang-orang Kristen pada abad pertama.

    Bagaimana dengan orang-orang Kristen? Jika kita mengamati keadaan sekitar, tidak sedikit “orang Kristen” yang belum mengenal Yesus dengan benar. Sehingga ketika ada tantangan iman, mereka meninggalkan Yesus. Misalnya, ketika mereka mendapatkan penganiayaan atau pengucilan. Bahkan, iming-iming jabatan atau jodoh pun, bisa membuat mereka meninggalkan Yesus. Pengenalan akan Yesus dengan benar sangat memengaruhi kekokohan iman kita dan bagaimana kita menjalani hidup ini.

    7 min
  • Bermula dari Kesesakan, Berakhir dengan Ucapan Syukur (Mzm. 116)

    Mengucap syukur mungkin kurang diperhatikan banyak orang Kristen, karena lebih sibuk dengan “aktivitas pelayanan.” Tetapi Paulus mengatakan bahwa Allah menghendaki umat-Nya untuk mengucap syukur di dalam segala hal (1Tes. 5:18). Jadi, ketika kita tidak mengucap syukur, maka kita sedang melawan kehendak Allah. Namun bagaimana jika keadaan kita sedang sulit?

    7 min
  • Libatkan Tuhan dalam Setiap Keputusanmu (Luk. 6:12-16)

    “Hidup adalah pilihan,” begitu semboyan banyak orang. Tetapi ingat, pilihan itu ada konsekuensinya. Ketika kita salah mengambil pilihan, hidup bisa berantakan. Misalnya, orang yang terjebak utang seumur hidupnya karena salah memilih gaya hidup. Itulah sebabnya, kita harus terus melekat pada kehendak Tuhan ketika mengambil keputusan. Bagaimana caranya?

    7 min
  • Mengapa Harus (Terus) Khawatir? (Mat. 6:25-34)

    Begitu banyak hal yang bisa membuat kita khawatir. Seorang pemudi khawatir apakah dia bisa mendapatkan jodoh. Seorang ayah khawatir apakah dia bisa menafkahi keluarganya. Seorang pengusaha khawatir apakah perusahaannya mampu mengatasi krisis. Jika dibiarkan, kekhawatiran bisa melumpuhkan hidup seseorang. Bahkan, menuntunnya untuk berbuat nekat. Bagaimana kita harus menghadapi kekhawatiran?

    8 min
  • Keutamaan Kristus dalam Keluarga (Kol. 1:15-23)

    Frasa “rumahku surgaku” mungkin tidak asing di telinga kita. Frasa ini menggambarkan rumah (keluarga) merupakan tempat yang nyaman, aman, dan menyenangkan. Masalah berat di luar, lenyap ketika pulang ke rumah dan menikmati kebersamaan. Tetapi, sekarang ini banyak rumah (keluarga) yang justru terasa seperti neraka. Pertengkaran, saling melontarkan kata-kata yang menyakitkan, bahkan KDRT banyak mewarnai rumah tangga masa kini. Termasuk juga di keluarga Kristen. Apa yang salah?

    9 min
  • Refleksi Masa Pandemi: Ketika Umat Tuhan Terusir dari Rumah-Nya (Rat. 2:1-12)

    Sudah hampir satu tahun sejak pandemi COVID-19 merebak, umat Kristen di seluruh dunia tidak bisa beribadah di gedung gereja. Banyak orang yang mengungkapkan kesedihan dan kerinduan mereka karena tidak bisa merasakan suasana ibadah seperti sebelumnya. Sampai-sampai, Daniel Irving, seorang pendeta di Texas, memasang foto jemaat gerejanya di bangku-bangku ruang ibadah. Dia melakukannya untuk memberi "sentuhan emosional" pada saat berkhotbah secara online. Bagaimana kita seharusnya menyikapi keterbatasan beribadah di masa pandemi ini?

    9 min
  • Masa Depan yang Cerah Ada di dalam Tuhan (Yer. 29:10-14)

    Manusia sering keliru memahami Tuhan. Bahkan, tidak jarang pula dialami oleh orang-orang Kristen. Salah satunya, Tuhan itu dipandang seperti manusia yang ketika disakiti akan membalas dendam. Orang-orang yang memiliki pandangan seperti ini akan hidup dalam penuh ketakutan. Mereka berusaha melakukan perintah Tuhan bukan karena mengasihi Tuhan, tetapi karena takut (dalam arti negatif) kepada Tuhan. Ketika keadaan sulit menimpa, maka mereka akan mudah down. Semua jalan di depan terlihat gelap dan ditambah ketidakberdayaan karena merasa Tuhan sedang melawan mereka. Bagaimana seharusnya kita sebagai anak Tuhan memandang keadaan sulit?

    7 min
  • Apa yang Anda Banggakan dalam Hidup Ini? (Yer. 9:23-24)

    Kita pasti pernah mendengar nasihat “Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit.” Sejak kecil, manusia sudah dididik untuk meraih hal-hal yang dianggap berharga dalam hidup ini. Tujuannya, tentu ingin meraih kebahagiaan. Namun, benarkah demikian? Banyak orang yang tidak bisa berbahagia karena hidup mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka impikan. Di lain pihak, tidak sedikit pula orang yang memiliki titel tinggi, jabatan, dan kekayaan tetapi tetap tidak merasakan kebahagiaan. Apa yang salah?

    7 min
  • Larut Atau Waspada? (Luk. 21:34-36)

    Akhir zaman merupakan salah satu pembahasan yang menarik di antara orang-orang Kristen. Banyak orang Kristen menghubungkan kejadian-kejadian yang ada di dunia ini sebagai “tanda-tanda akhir zaman.” Misalnya, penggunaan chip, bencana alam, bahkan merebaknya pandemi COVID-19 sekarang ini dikatakan sebagai tanda bahwa Tuhan Yesus akan segera datang. Benarkah demikian? Bagaimana kita seharusnya menyikapi akhir zaman?

    6 min
  • Belajar Memikul Salib dari Daniel (Dan. 6:11)

    Sebagai orang Kristen tentu kita terbiasa mendengar frasa “memikul salib.” Namun demikian, banyak orang yang masih keliru memahaminya. Bagi mereka, asal mengalami kesusahan, maka itu berarti memikul salib. Misalnya, ketika mengalami penghinaan dari orang lain atau, ketika mengalami masalah dalam rumah tangga.

    Namun sebenarnya, arti memikul salib bukan sekadar mengalami kesusahan. Banyak alasan mengapa kita dihina oleh orang lain ataupun mengalami masalah rumah tangga. Memikul salib lebih tepat diartikan ketika kita mengalami tekanan dari lingkungan karena iman kita. Inilah yang dialami oleh Daniel.

    7 min

About Studi Biblika: Pendalaman Alkitab Praktis dan Renungan Kristen Sehari-hari

From the publisher's feed

Pembahasan Alkitab praktis dan renungan singkat yang akan memperkaya hidup Anda dalam kebenaran firman Tuhan.