
Sign up to save your podcasts
Or


Banyak orang mengatakan "Politik itu kotor." Bahkan, di banyak gereja, pengajaran tentang politik mendapat porsi yang sangat sedikit. Sebenarnya, bagaimanakah peran orang Kristen dalam politik?
Banyak orang yang merasa bahwa masa lalu lebih baik. Apalagi, jika usia tidak lagi muda. Akan tetapi, firman Tuhan menyatakan bahwa sesungguhnya semua masa itu sama saja. Tinggal bagaimana kita menyikapinya.
Pernahkah kita merasa bahwa Tuhan tidak memberikan solusi atas permasalahan yang kita hadapi? Apa maksud Tuhan di baliknya? Mari kita pelajari dari pengalaman Paulus ketika Tuhan tidak mengabulkan permohonannya untuk melenyapkan "duri dalam daging" dalam hidupnya.
Apakah penderitaan hanya terjadi pada orang yang tidak mengenal Tuhan? Dalam Alkitab, tema ini tidak habis-habisnya dibahas. Bagaimana menghadapinya?
Apakah kita memandang perintah Tuhan sebagai beban atau sebagai sukacita? Belajarlah dari teguran Tuhan Yesus kepada orang-orang Farisi ketika Dia menyembuhkan orang yang sakit busung air pada hari Sabat dalam Luk. 14:1-6.
Mungkin kita sering merasa diri lebih baik dibanding orang lain. Tetapi marilah kita pelajari pernyataan Tuhan Yesus dalam peristiwa ini yang mengingatkan bahwa kita sama buruknya dengan orang lain dan sama-sama memerlukan Juru Selamat.
Apa yang Anda lakukan ketika sedang berada dalam kondisi terjepit? Pelajarilah kisah hidup Elimelekh, supaya kita mewaspadai bahwa solusi di luar Tuhan tidak akan menyelesaikan masalah. Namun demikian, kasih setia Tuhan tidak pernah berakhir.
Filemon menghadapi dilema moral untuk dapat mengampuni Onesimus. Tetapi, Paulus menggunakan pendekatan-pendekatan tertentu supaya Filemon mampu melakukan tindakan yang benar. Bukan atas dasr paksaan, tetapi atas dasar kasih.
Bagian salam pembuka dan ucapan syukur sering tidak diperhatikan oleh banyak orang Kristen ketika membaca Alkitab. Padahal, kedua bagian sangat penting untuk mengetahui maksud surat dengan lebih dalam lagi.
From the publisher's feed