
Sign up to save your podcasts
Or


Sebelum kita, sudah ada. Setelah kita, nanti ada. Manusia hanya mengisi sebuah peran kecil di dunia yang besar.
Tulisan di atas menjadi momen awal saya menyadari bahwa penerimaan diri bukan hanya soal fisik semata, melainkan juga kodrat. Berangkat dari menerima dan nyaman dengan siapa saya, perjalanan cinta diri pasti memasuki babak yang baru, yang bersih dari ketakutan dan stigma yang kita punya.
Oleh karena itu, saya memperkenalkan @AndalanFeminineCare, pembersih area kewanitaan dengan bahan alami, prebiotik, dan pH balance, serta telah teruji klinis untuk kebersihan dan kenyamanan di setiap momen.
Tersedia dalam 3 varian: Fresh, Natural White, dan Revitalize, Andalan hadir untuk memenuhi kebutuhan setiap perempuan yang unik dan istimewa. Lebih dari sekadar produk, saya pikir Andalan Feminine Care mengerti bahwa bentuk cinta diri tidak perlu selalu besar-besaran. Justru, sering kali begitu intim dan personal. Bagaimana kita sebagai #PeremPuanAndalan, dapat menjaga diri dan kewanitaan kita sepenuh-penuhnya.
Untuk informasi lebih lengkap, silakan mengunjungi @AndalanFeminineCare.
Untuk kita yang sering kali takut dinilai berubah, padahal perubahan itu menuju ke arah yang lebih baik. Ini untukmu.
Manusia suka berandai-andai, hidup pastilah sempurna jika punya ini, punya itu; jadi ini, jadi itu. Tapi bukankah kebahagiaan juga datang dengan sukarnya sesuai porsi?
Dalam rangka merayakan Hari Olahraga Nasional yang jatuh setiap tanggal 9 September, episode kali ini menghadirkan Aldila Sutjiadi, seorang atlet nasional dari cabang olahraga tenis, membagikan perjalanannya, ketakutannya, dan harapannya. Episode ini mudah-mudahan membakar semangat siapa pun yang mendengarkan, untuk yakin dan percaya bahwa sebagai perempuan, kita dapat menjadi apa saja: selama kita mau berjuang dengan teguh dan berani untuk meraihnya.
Segmen Suara Mereka adalah segmen 2 mingguan yang menghadirkan perempuan dari berbagai lini kehidupan untuk berbagi cerita tentang duka, kehilangan, cinta, dan renjana. Dengarkan episode lainnya dengan klik di sini.
Apa bahan bakarmu? Semoga pelan-pelan, kamu bisa temukan setidaknya satu.
Mengajakmu merenungi kembali kesan pertama yang sering kali, tidak bertahan lama.
Seringkali, kita terlalu takut mengubur diri dalam penyesalan, saat keputusan-keputusan besar harus kita ambil dan berujung gagal. Tapi jalan hidup manusia, siapa yang tahu? Episode ini mau mengajakmu merenungi: apakah hidup adalah pilihan? Ataukah sebuah takdir yang tak dapat dipilih?
Jangan sampai kebanggaanmu pada pencapaian, adalah karena penaklukkan dan merasa diri lebih baik dari pencapaian orang lain.
From the publisher's feed