
Sign up to save your podcasts
Or


Kalau ditarik garis, sepertinya kesukaan saya, kegemaran dan keahlian saya, sampai hidup saya secara keseluruhan dipelihara dan dijaga oleh kata-kata. Episode ini adalah tentang pemahaman itu.
Semua orang ingin lari dari patah hati, mengejar apa yang selama ini ia kira kebebasan dan petualangan. Tapi bisakah? Bukankah seorang pelancong pada akhirnya akan pulang juga?
Yang tulus itu cuma sebanyak apa ikhlasnya mau kita beri, meski tahu bahwa cinta tak ada yang tulus.
Cinta adalah sebuah pengalaman, yang dialami secara berbeda oleh setiap manusia. Ia bertransformasi dalam diri setiap kita, dan sebaliknya, mentransformasi kita.
Kamar mandi adalah tempat teraman, teman paling setia, panggung tanpa sandiwara. Ia menjadi saksi bahwa setiap manusia, bisa jadi apa saja, termasuk dirinya.
Tanpa aba-aba, tanpa tulisan. Hanya isi kepala yang dikeluarkan dengan sedikit keberanian. Episode perdana ini saya peruntukkan bagi diri sendiri, dan seorang sahabat, Yunita Dewiyana yang sudah mengiringi lahirnya sesi ini.
From the publisher's feed