
Sign up to save your podcasts
Or


Hadiah terbaik yang bisa seseorang beri pada orang lain, bukanlah waktu atau kehadiran saja, melainkan sepasang mata yang balas menatap.
Memperingati bulan kesadaran kesehatan mental sedunia, Suara Mereka kali ini menghadirkan seorang teman yang bercerita tentang pengalaman self harm yang sempat ia lakukan, karena adanya kekangan dari keluarga perihal hubungan sosialnya. Dalam kondisi seperti itu, awan gelap seolah menelan habis semua harapan, dan ia tak tahu harus ke mana mencari bantuan. Tapi cahaya selalu ada, dan pagi datang juga. Awan gelap semalam, lewat sudah.
Kalau hidup adalah garis panjang yang harus dilewati, tujuan kita bukan lari menuju finis. Melainkan untuk kembeli ke titik tengah, biar sembari berjalan, hidup jadi seimbang.
Memasuki bulan Mei, bulan kesadaran kesehatan mental, saya menulis sesuatu tentang 'kegilaan'.
Ada banyak hal yang bisa luka lakukan. Tapi semua itu, tergantung cara kita melihat luka.
Manusia adalah anak-anak semesta. Ibu kita bumi, dan ayah kita samudra. Matahari, laut, dan badai, adalah bagian dari kita.
Tanpa aba-aba, tanpa tulisan. Hanya isi kepala yang dikeluarkan dengan sedikit keberanian.
From the publisher's feed