Talks With Buffalol

Talks With Buffalol

By BuffalolArts
Download on the App Store

Talks With Buffalol episodes

  • #10 - Analogi Pohon
    Sebelumnya, sebuah analogi tak pernah sebegini mengusiknya. Tapi setelah diurai dan diresapi, yang namanya analogi, ya memang adanya untuk diambil pernyataannya tanpa tanya; apa, mengapa dan bagaimana jika.
    5 min
  • #9 - Dua Bulan Lagi Tahun Baru
    Aku yakin, dua bulan bukan waktu yang lama. Sebelum tahun berganti, rasa-rasanya hati ini perlu lebih banyak lagi mensyukuri. Agar lebih ringan nanti saat ternyata masih harus menghadapi situasi ditengah pandemi.
    5 min
  • #8 - Bertahanlah, Ya?
    Ditulis dengan segenap harap untuk menguatkan seorang teman, mungkin juga kalian teman-temanku yang lain yang sedang kehilangan. Sebab aku tak kuasa menyaksikan riak air mata yang tak bermuara. Lebih tak sanggup lagi karena berani ku hanya sebatas mengangguk pada nanar pandangan matanya dan menepuk jauh punggung juga bahunya yang terkulai seada-adanya.
    3 min
  • #7 - Kalau Berjalan Sesuai Harapan
    Kendali akan harapan, mimpi, rencana memang tugas kita sebagai manusia sampai pada mengusahakan dan mengamininya. Tapi sudah berserah kah kita pada kemungkinan terburuk yang merupakan kehendak terbaik-Nya?
    5 min
  • #6 Rindu Lagi, Rindu Lagi

    Berkolaborasi suara bersama Adik, Wardah @wardahnufitri, terima kasih ya. Menyendu rindu yang lucu, yang datangnya tiba-tiba. Efeknya pun beragam rupa. Pun tak bisa dipaksa, ada dan tiadanya. Ya, nikmati saja. Hargai saja. Setidaknya, dengan kehadirannya kita kembali diingatkan, betapa mewahnya remah-remah asa dan rasa yang pernah terjalin dengan sesama makhluk semesta.

    2 min
  • #5 Disana, Disini, Dihati
    Sesungguh-sungguhnya, masing-masing dari kita pasti pernah menempatkan sebuah nama dalam ruang yang dirawat dengan suka cita akan binar riang kenangan. Juga terjaga oleh hasrat yang tak tersampaikan untuk mengabadikan memori kebersamaan. Namun tidak, tidak untuk tumbuh dan berkembang. Hanya untuk tersimpan rapi dan manis yang tak lekang.
    3 min
  • #3 Dear, You

    Luka yang menahun ini, akhirnya sembuh juga. Berkat siapa? Diri sendiri. Kita tidak perlu menggantungkan kesembuhan bahkan kebahagiaan pada orang lain, lagi. Cukup, kamu harus beri cukup untuk dirimu sendiri. kamu harus menjadi cukup untuk dirimu sendiri.

    5 min
  • #2 Juni, Juni
    Masih dalam segmen Suara Aksara, episode dua. Sebelumnya, kedatangan Juni tak pernah se-mengkhawatiran ini.
    "Kamu memang belum disini. Tapi sepertinya akan ada banyak hal yang selama ini tak lumrah disini, mau gak mau harus dihadapi nanti. Tetap dengan berbagai aksi yang harus kami patuhi, demi kesembuhan Ibu Pertiwi."
    4 min

About Talks With Buffalol

From the publisher's feed

Balok-balok abjad dalam aksaraku menolak bungkam. Mereka ingin mengudara bebas mencari telinga-telinga yang sudi ditabuh gendangnya dan diaku gundah hatinya.