
Sign up to save your podcasts
Or


Creativity, skills yang banyak dibutuhkan di berbagai macam profesi, begitu juga dengan posisi brand strategist & marketing. Tapi gimana sih creativity dan caranya jadi creative dari perspective neuroscience?
Ilmu behavioral science semakin banyak digunakan oleh brand dan business.. Salah satu brand yang secara comprehensive diduga memanfaatkannya adalah IKEA. Terdapat setidaknya 14 applikasi dari ilmu behavioral science dalam praktik bisnisnya. Dalam 6 episode ini kita membahasnya satu per satu. untuk info lebih lanjut mengenai ilmu behavioral science untuk brand dan business, bisa baca buku: https://linktr.ee/Brain_n_brand
Ilmu behavioral science semakin banyak digunakan oleh brand dan business.. Salah satu brand yang secara comprehensive diduga memanfaatkannya adalah IKEA. Terdapat setidaknya 14 applikasi dari ilmu behavioral science dalam praktik bisnisnya. Dalam 6 episode ini kita membahasnya satu per satu. untuk info lebih lanjut mengenai ilmu behavioral science untuk brand dan business, bisa baca buku: https://linktr.ee/Brain_n_brand
Ilmu behavioral science semakin banyak digunakan oleh brand dan business.. Salah satu brand yang secara comprehensive diduga memanfaatkannya adalah IKEA. Terdapat setidaknya 14 applikasi dari ilmu behavioral science dalam praktik bisnisnya. Dalam 6 episode ini kita membahasnya satu per satu. untuk info lebih lanjut mengenai ilmu behavioral science untuk brand dan business, bisa baca buku: https://linktr.ee/Brain_n_brand
Ilmu behavioral science semakin banyak digunakan oleh brand dan business.. Salah satu brand yang secara comprehensive diduga memanfaatkannya adalah IKEA. Terdapat setidaknya 14 applikasi dari ilmu behavioral science dalam praktik bisnisnya. Dalam 6 episode ini kita membahasnya satu per satu. untuk info lebih lanjut mengenai ilmu behavioral science untuk brand dan business, bisa baca buku: https://linktr.ee/Brain_n_brand
Ilmu behavioral science semakin banyak digunakan oleh brand dan business.. Salah satu brand yang secara comprehensive diduga memanfaatkannya adalah IKEA. Terdapat setidaknya 14 applikasi dari ilmu behavioral science dalam praktik bisnisnya. Dalam 6 episode ini kita membahasnya satu per satu. untuk info lebih lanjut mengenai ilmu behavioral science untuk brand dan business, bisa baca buku: https://linktr.ee/Brain_n_brand
Ilmu behavioral science semakin banyak digunakan oleh brand dan business.. Salah satu brand yang secara comprehensive diduga memanfaatkannya adalah IKEA. Terdapat setidaknya 14 applikasi dari ilmu behavioral science dalam praktik bisnisnya. Dalam 6 episode ini kita membahasnya satu per satu. untuk info lebih lanjut mengenai ilmu behavioral science untuk brand dan business, bisa baca buku: https://linktr.ee/Brain_n_brand
Ini adalah episode penutup seri Brand Hierarchy. Ini adalah puncak dari brand building proses. tidak banyak brand yang mencapai level ini, namun mereka yang mencapai level ini mendapat segala-galanya. user tidak lagi mengambil peran sebagai pembeli, tapi juga sebagai brand ambassador dan brand defender. sayangnya level ini tidak bisa didapatkan secara instan, ada milestone lain yang harus dikejar untuk kemudian bisa sampai sini. Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai brand hierarchy, bisa baca buku brain & brand. bisa didapatkan di: https://linktr.ee/Brain_n_brand
Brand hierarchy tahap 5, ini adalah standar ideal minimum bangun brand. di layer ini brand owner diminta untuk berpikir lebih manusiawi supaya brand yang dimiliki bisa tetap dipilih dan dicintai bahkan ketika fiturnya tidak unggul, dan popularitasnya pun tidak dominan. Ini adalah tentang membangun cinta yang manusiawi, melebihi hitung-hitungan rasional. Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai brand hierarchy, bisa baca buku brain & brand. bisa didapatkan di: https://linktr.ee/Brain_n_brand
Brand Hierarchy layer ke 4 adalah level resonate. Ini adalah tempat di mana brand dijual secara logis dan rasional. Mereka yang membangun brand di level ini percaya bahwa brand dan keputusan pembelian adalah murni rasional. Padahal konsekuensi serius dan fatal harus ditanggung ketika gagal mempertahankan competitiveness. Banyak brand yang sudah jadi korban. Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai brand hierarchy, bisa baca buku brain & brand. bisa didapatkan di: https://linktr.ee/Brain_n_brand
From the publisher's feed