
Sign up to save your podcasts
Or


Episode ini menceritakan kekhawatiran dan ketakutaan diri suster Faustine saat diutus ke Vilnius dan bagaimana Tuhan memberikan dia penghiburan dan kekuatan.
episode ini menceritakan hari-hari saat Suster Faustine selesai mengikrarkan kaul kekalnya dan tinggal di Krakow selama bulan Mei. Saat betapa dia diajarkan untuk selalu rendah hati dalam menunggu dan mendengarkan suara dan kehendak Tuhan dalam hidupnya.
Dalam episode ini menceritakan bagaimana Santa Faustina makin berusaha memberikan hormat dan kemuliaan kepada Nama Yesus, bahkan melalui ijin-ijin bulanan di dalam Biara
Dalam episode ini Suster Faustina akan menceritakan keputusan-Keputusan Khusus dari Retret-nya serta rasa syukurnya kepada Tuhan
Pada episode ini menceritakan pada saat Santa Faustina telungkup meniarap dengan diselubungi "PALLA" ( adalah sehelai kain hitam lebar dengan salib putih di tengahnya yang dipakai dalam upacara misa untuk orang yg meninggal dunia. Menurut tata cara Kongregasi Bunda Allah Kerahiman sebelum mengikrarkan kaul--diselubungi palla adalah simbol bahwa para suster mati terhadap dunia.) Pada saat Suster Faustina mengikrarkan kaul kekalnya , beliau juga memohon 3 permohonan kepada Yesus.
Episode ini menceritakan saat suster Faustina merasa ragu dan khawatir bahwa pengalaman-pengalaman batinnya hanyalah khayalan, lebih-lebih karena itulah pendapat beberapa bapak pengakuan dan superiornya. Namun Tuhan memberikan Dia kedamaian dan kemantapan saat melakukan pengakuan dosa sebelum pengucapan kaul kekalnya (kaul membiara terakhir. Melalui kaul kekal seorang Biarawati menjanjikan kepada Allah kemurnian, kemiskinan dan ketaatan seumur hidupnya. Biarawati dapt dilepaskan dari kaul kekalnya hanya oleh Tahta Suci.
Episode ini menceritakan saat Tuhan membimbing jiwa Suster Faustina pada saat retret , saat-saat terakhir Suster Faustina akan mengakhiri novisiatnya dan mengucapkan kaul kekalnya.
Di dalam episode ini Suster Faustina hendak menceritakan pengalamannya saat pengakuan dosa, dan bagaimana cara pengakuan dosa yang baik di hadapan Tuhan, serta cara-cara menghadapi pencobaan.
Episode ini menceritakan kegembiraan saat Suster Faustina kembali ke Biara Novisiat nya dan bertemu Muder pembimbingnya yang baik hati. dan Allah juga akan memberikan kepada Pastor Andrasz rahmat untuk bisa lebih memahami Suster Faustina sehinggan Suster Faustina dapat lebih terbuka dan menceritakan semua kehidupan rohaninya. Allah juga memberikan pesan agar Suster Faustina dan juga kita semua agar bersikap seperti seorang anak yang polos pada saat pengakuan dosa.
Episode ini menceritakan saat Suster Faustine mendoakan jiwa yang dalam sakratul maut dan bagaimana penderitaan dan kegelapan jiwa tersebut juga meliputi nya. Santa Faustina juga memohon penguatan iman dan kekuatan dari Tuhan agar tetap dapat setia pada keutamaan-keutamaan dan bisa selalu dituntun oleh Roh. Santa Faustina selalu berusaha mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah hidupnya.
From the publisher's feed