
Sign up to save your podcasts
Or


Giorrando shares his journey from scratch, mencoba segala sesuatu untuk menemukan diri dia, mulai dari bisnis pertama dia berakhir kebakaran, di keluarkan dari sekolah pendeta, gagal menjadi pemain sepak bola, hingga ketika dia berada di 1 titik dimana dia sadar bahwa fokus dia selama ini salah, bahwa yang seharusnya dia fokus adalah mencari tau what our strength is, and then be extremely good at that. Banyak pelajaran hidup, mulai dari sisi bisnis maupun about life itself dituangkan Giorr di podcast ini. This podcast is so deep, yet so insightful and fun to listen to. We hope you enjoy this episode and we pray that it grows you in your journey in life!
Di episode ini, Qintari membahas tentang Money and Abundance, sebuah episode dimana kamu (1) belajar memahami tentang pentingnya memiliki mindset yang benar agar hidup kita bisa berkelimpahan (abundance), dan juga (2) memahami uang (Money) dalam skala dan level yang lebih dalam. Remember, You Can Heal Yourself 💜✨
Di Episode ini, Kilala Tilaar menceritakan tentang perjalanan dia dari awal, bagaimana dia dididik oleh Ibunya (Ibu Martha Tilaar) hingga menjadi seorang Chief Executive Officer, Martha Tilaar Group, sebuah brand kecantikan lokal legendaris. Walaupun dari luar terlihat sangat mudah, ternyata banyak rintangan yang harus dilalui Kilala sebelum dia berhasil menjabat di posisinya yang sekarang. Conversation kali ini penuh dengan perspektif menarik dan juga nasehat penting untuk kita semua!
Di episode ini, Qintari membahas tentang produktivitas. Remember, You Can Heal Yourself 💜✨
Semuanya dimulai dari awal ketika Dewi Kauw ingin mencari cara dan produk yang bisa membantu allergies and atopic eczema (dermatitis) skin condition yang dialami anak keduanya. Then long story short, Dewi mulai belajar dan mencoba berbagai cara untuk memformulasi produk sendiri, yang non-toxic, safe, natural, dan organik untuk anak kedua-nya. Seiring Dewi spend time untuk belajar lebih lanjut dan juga mendalami tentang skincare, natural preservation, stability testings, essential oils, dan bahkan ketika sedang hamil anak ketiga, Dewi masih make time untuk belajar ke Grasse Institute of Perfumery di France, Dewi akhirnya berhasil menemukan formula yang tepat untuk mengatasi bukan hanya masalah kulit anak kedua-nya, tapi juga banyak orang yang mempunyai kulit sensitif.
Dewi Kauw adalah seorang Entrepreneur yang juga adalah Founder, Formulator, dan CEO dari Skin Dewi, Organic Skin Care.
(02:23) Intro
(03:00) The story behind Skin Dewi (Professional + Personal)
(05:15) Dewi Kauw in balancing her professional life (building and growing Skin Dewi) and personal life (Taking care of her Family)
(08:45) Aligned with Universe, everything we face, the challenge, the problems that are being sent to us, is actually what we ask/need for us to grow
(16:44) The danger of victim mentality state, and connecting with universe to let everything flow effortlessly
(25:13) Detoxing all of the negative energy outside of ourselves
(30:55) Dewi Kauw on: Vulnerability
(40:45) Story time! Dewi Kauw’s Life Lessons
(46:34) Dewi Kauw on: The “Giving” Mindset
(59:45) Pesen ci Dewi: Life is not a straight line, it’s a rough path. (And ci Dewi’s inspiring story that will inspire and remind you that life is amazing, listen for yourself!)
Setiap makhluk hidup lahir dengan informasi yang terkandung dalam DNA nya. Dengan kualitas yang unik, organik dan autentik. Seperti ikan yang tidak bisa dipaksa hidup di daratan dan sapi yang tidak bisa dipaksa hidup di lautan, setiap manusia juga hadir dengan kualitas yang unik, khas dan tidak akan bisa dibandingkan. Memahami konsep mengenai cetak biru organik yang terkandung dalam DNA kita adalah awal mula dari segala kejernihan, kekuatan, kesadaran, keseimbangan, keselarasan dan kesejahteraan. Dengarkan episode ini untuk menyelami makna 'cetak biru organik' dalam diri manusia.
Berikut pertanyaan yang harus kita tanyakan ke diri kita sendiri kalau kita merasa masih bingung dalam mencari apa misi jiwa dan juga organic blueprint kita:
(12:53) Pertanyaan pertama
(13:08) Pertanyaan kedua
(13:53) Pertanyaan ketiga
(14:26) Pertanyaan keempat
(14:58) Pertanyaan kelima
Meskipun dengan waktu yang terbatas, Hanie tetap bisa membangun dan memimpin team Haloka sebelum akhirnya Hanie memberanikan untuk keluar dari zona nyaman dan resign dari posisinya sebagai seorang Brand Manager di Unilever agar bisa full-time di Haloka. Dibawah kepemimpinan Hanie, meskipun dihadapi banyak rintangan, rintangan-rintangan yang ada hanya membuat Hanie dan Team Haloka semakin solid! (P.S. Di episode ini, Hanie ada cerita 1 rintangan (disadvantageous moment) yang dihadapi Hanie dan Team Haloka yang jarang diceritakan oleh Hanie diluaran sana!)
Stephanie Regina yang juga akrab disapa Hanie, merupakan Founder dari Haloka Talks dan HaloKarier, sebuah platform edukasi berbasis digital yang fokus untuk membantu mahasiswa mempersiapkan jenjang karir pasca dunia kampus.
Hope you enjoy this episode and may this episode adds value to your life 🙌
(02:13) Intro
(02:54) Short Introduction
(04:02) Awal mula cerita dimulainya Haloka + cerita tentang bagaimana Hanie akhirnya memberanikan diri untuk resign dari Unilever untuk fokus full-time di Haloka
(10:53) 3 Hal yang Hanie persiapkan terlebih dahulu sebelum akhirnya memberanikan diri untuk keluar dari zona nyaman (resign dari posisi Brand Manager di Unilever) untuk full-time di Haloka
(15:04) Pentingnya menyisihkan waktu untuk recharge diri sendiri by doing something we love and enjoy + why our circle (the people we surround ourselves with) is super super important for our growth
(22:53) Disadvantegeous moment yang Hanie dan Team Haloka lalui yang in the end malahan membuat Hanie dan Team semakin solid dan bertumbuh along the process
(30:50) Mindset Hanie that you must adopt!
(32:49) Hanie on: Leadership in building and growing a company
(33:53) Pesan Hanie: Take it easy on life, you don’t have to figure everything out now, don’t rush, but keep moving and don’t give up!
(34:58) Outro
Pernahkah kamu merasa tersinggung dalam sebuah interaksi sosial lalu ada bagian diri yang mengatakan “Ah, gitu aja masa tersinggung…”, atau mungkin kamu kerap menyalahkan diri sendiri dalam banyak interaksi atau disfungsi dengan orang yang kamu cintai?
Ini disebut dengan "Self-Gaslighting", yaitu ketidakmampuan seseorang untuk mengakui dan menavigasi emosi karena trauma/ luka batin yang pernah terjadi di masa lalu. Sedangkan, untuk bisa mentransformasi banyak hubungan dan aspek kehidupan, pertama kita perlu keterampilan untuk menyadari, mengakui semua emosi sebelum menavigasinya menjadi sebuah keputusan yang didasari oleh kesadaran yang tinggi.
Di episode ini, Qintari membahas mengenai self-gaslighting beserta cara untuk melatih kembali keterampilan emosi. Remember, You Can Heal Yourself 💜✨
Di episode ini, Brilliant shares with you tentang metode/cara yang dia pelajari dari Lisa Nichols, seorang author di Mindvalley, yang merubah cara dia me-maintain dan grow hubungan dia dengan semua orang.
Note: Ikuti guideline dibawah ini!
How to have a Care-frontation:
1. Honor and acknowledge the other person using these sentence stamps:
- “What I appreciate about you is…”
- “What I respect most about you is…”
- “What I admire about you is…”
- “What I love about you is…”
2. Make a genuine request:
- “I need your support in…”
- “What would work better for me is…”
- “Can we make a new agreement to…”
Take a deep breath. Know that it’s completely normal if your heart is racing right now. This is not an everyday action that one makes. It takes courage and giving up your point of view. It takes patience, deep-listening and a commitment to love and affinity to be present in the relationship that has broken down. You can do this!
Let us know how the conversation goes, you can DM us on @betterstory.id or if you happen to share our experience on Instagram, do Tag us on @brilliant.liu @qintariditha @betterstory.id
Go and have that beautiful conversation and reconnect with your loved ones. Love you guys!
(03:58) What is Care-frontation all about?
(05:49) First step on having Care-Frontation Conversation: Declare that you are going to have a Care-Frontation Conversation
(06:22) Second step on having Care-Frontation Conversation: State The Intention
(07:11) Rule number 1 (after Declaring and Stating the Intention): Honor and Acknowledge the other person, genuinely and authentically
(08:49) First sentence
(09:24) Second-Fourth sentence
(10:59) Rule number 2: Make a Genuine Request
(12:08) First sentence
(13:07) Second sentence
(14:02) Third sentence
(15:21) What to do if any breakdown happens in the future
(16:15) PR (HOMEWORK!)
Tahukah teman-teman bahwa studi yang dilakukan oleh Harvard dan seorang psikolog bernama Arthur Aron, tentang "Prediktor utama kebahagiaan/kepuasan hidup seorang manusia", ditutup dengan kesimpulan yang sama? Jika selama ini mayoritas masyarakat modern kerap berasumsi bahwa uang, kekuasaan dan ketenaran menjadi prediktor utama kebahagiaan manusia, kedua hasil studi tersebut membuktikan sebaliknya: bahwa ternyata, hubungan yang dalam dan bermakna, menduduki peringkat nomer 1 sebagai prediktor kualitas hidup seorang manusia. Lalu mengapa membangun hubungan yang sehat, produktif, dalam dan bermakna dengan orang yang kita cintai dan mencintai kita, terasa sulit diwujudkan di kehidupan modern ini?
Di episode ini, Qintari membahas dengan detail sebuah formula yang dapat membantu kita mentransformasi hubungan dengan orang-orang yang kita cintai dengan keterampilan emosi. Enjoy!
From the publisher's feed