Mazmur 117, mazmur terpendek dalam Alkitab, merupakan lagu pujian yang dinyanyikan untuk mengingat Tuhan yang telah mengeluarkan bangsa Israel dari Mesir. Ayat 1 adalah ajakan memuji kepada segala bangsa (goyim = nations, ay 1). Mengapa? Di saat Tuhan menyelamatkan bangsa Israel dari Mesir, terdapat suku bangsa lain yang terselamatkan, seperti suku Moab, yaitu Ruth yang menjadi nenek moyang dari Daud dan akhirnya Yesus Kristus. Jelaslah bahwa rencana dan kasih-Nya, bukan hanya untuk bangsa Israel saja, tetapi untuk seluruh bangsa di dunia. Keselamatan itu bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi juga untuk ditularkan ke orang lain dan semua suku bangsa. Setelah mereka disatukan oleh iman yang sama, mereka boleh memuji Tuhan. Saat kita memuji Tuhan ada kebenaran teologis dan kehangatan kasih kepada Tuhan. Kesadaran akan kasih dan kesetiaan Tuhan jika muncul akan mempengaruhi perasaan dan pikiran kita. Pertama, perasaan kesadaran akan ketidaklayakan diri. Kedua, perasaan bersyukur kepada Tuhan. Ketiga, masalah apapun tidak akan terasa besar jika dibandingkan dengan kasih Tuhan. Keempat, jika ada orang yang berdosa kepada kita, panggilan kita mengampuni mereka. Mari memuji Tuhan selamanya dan sekaligus memberitakan kebaikan Tuhan. Kita bersyukur jika gereja kita dipakai Tuhan untuk memulihkan dan menyembuhkan kehidupan segala bangsa