Tanggal 17 Agustus kita akan merayakan hari ulang tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-76. Kita diajak untuk kembali merefleksikan bagaimana perjuangan para pahlawan melawan penjajah yang telah ratusan tahun memperbudak rakyat Indonesia. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa diatas setiap perjuangan yang kita lakukan, Tuhan lah yang memegang kehendak untuk memerdekakan kita. Melalui kasih karunia dan anugerah dalam darah Kristus, kita diselamatkan, kita dibenarkan dan kita dimerdekakan. Anugerah adalah istilah lain yang merupakan bagian manifestasi cinta kasih Allah. Pemberian ini bukanlah didasarkan pada jasa atau kelayakan manusia, tetapi karena kebutuhan kita. Dengan kata lain , ini didasarkan atas kebaikan dan kemurahan Allah. Anugerah berarti bahwa Allah memenuhi atau menyediakan bagi kita kemurahan yang sebenarnya tidak layak bagi kita. Dia tidak meminta apa-apa dari kita. Anugerah Allah adalah sesuatu yang diberikan sebagai penebusan yang dilakukan dengan pembayaran dengan harga yang sangat mahal, yaitu dengan darah dan tubuh Kristus, sehingga melalui Dialah anugerah dan kehidupan diberikan kepada kita. Jadi semua berkat yang kita punya adalah pemberian Allah melalui Kristus dan darah-Nya. Paulus berkata, “Sebab itu, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus” (Rom 5:1). Perbuatan baik tidak dibutuhkan untuk mendapatkan keselamatan. Tetapi orang yang sudah diselamatkan oleh iman kepada Yesus akan menghasilkan buah perbuatan baik, karena iman itu hidup dan aktif.