Sebagai salah satu festival literasi berskala internasional, Ubud Writers and Readers Festival tahun ini sudah memasuki tahun ke-16. Mendaku seorang bookdragon, sejak kuliah gue punya tekad untuk mampir ke UWRF barang sekali selama hidup. Ta-da! I made it! Sebagai "UWRF virgin" (begitulah kami menyebut orang-orang yang baru pertama kali ke UWRF) ternyata sebagai seorang volunteer. Tentu, ada banyak cerita asyik dan seru seputar menjadi relawan bersama multicultural volunteers. Eh, tapi ternyata, gue ga cuman diberi satu peran aja. Malah double job. Kok bisa, Hz?