
Sign up to save your podcasts
Or


Sejarah kata "Pembangunan" dimulai pada 1948. Awalnya untuk membangun kembali Eropa pasca perang dunia kedua. Dalam waktu 10 tahun, mereka berhasil membangun Eropa. Mengapa kemudian sulit dan lama hasilnya saat diterapkan di negara-negara dunia ketiga seperti Indonesia?
Amal Haikal dan Gagas Egalitarian bertukar pikiran, bagaimana cara membuat film untuk perubahan. Seni Film memberikan peluang-peluang bagi organisasi masyarakat sipil untuk memperluas dampak sosial. Bagaimana cara merancang film untuk perubahan. Gagas Egalitarian, aktivis Communication Resource Hub Roemah Inspirit dan Amal Haikal, Mahasiswa Perfilman, Institut Kesenian Jakarta dan terlibat berbagai proyek perfilman dengan Miles.
Bila kita orang biasa, tanpa jabatan atau otiritas, bagaimana cara merangkul orang lain, supaya mereka mendukung gagasan kita. Belajar dari buku Influence Without Authority, Allan R. Cohen dan David L. Braford menawarkan resep yang menarik. Silakan simak enam resep untuk mempengaruhi orang supaya mendukung ide-ide kalian.
Brand itu bukan logo. Brand itu bukan produk. Brand itu bukan Janji. Brand itu bukan Impresi. Lalu apa itu Brand? Edisi ini lanjutan dari edisi sebelumnya tentang cara kilat bikin branding organisasi.
Musisi Indonesia, Baskara Putra, awalnya dikenal sebagai vokalis band rock asal Jakarta bernama Feast. Sejak 2018, ia memulai karier solonya dengan menggunakan nama Hindia. Hindia merilis doubel berjudul "Masalah Masa Depan" dan "Jani Palsu". Lagu "Masalah Masa Depan" sangat kaya pesan, refleksi atas peristiwa masa kini dan masa depan. Saya mencoba membaca dan memberikan makna pada lirik lagu Hindia yang luar biasa. Terima Kasih, Hindia.
Brand Sprint adalah metode sederhana mencipta branding organisasi dalam waktu tiga jam. Menarik, Bukan? Jake Knapp, penulis Brand Sprint, menyatakan bahwa metode ini menjadikan hal-hal abstrak menjadi kongkrit. Atau, hal hal yang implisit atau yang berada dalam pikiran bisa menjadi eksplisit. Bagaimana cara bekerjanya, silakan simak podcast INIKOPER.
100 lebih penggerak perubahan untuk Indonesia dan Dunia 2050 sedang menggalang komunitas-komunitas di berbagai pelosok. Mereka ingin memiliki narasi tanding tentang masa depan bumi kita. Mereka mencari jurus menunda kiamat. Saya berbagai tentang Teori Perubahan yang bisa membantu mereka menunda bencana iklim pada 2050.
Bagaimana meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah menengah atas di daerah marjinal (terpencil, terluar dan tertinggal)? INIKOPER terlibat diskusi dengan ASHOKA INTERNASIONAL dan Kemendikbud menjajagi kolaborasi untuk membantu siswa, guru, orang tua, dan komunitas-komunitas di pinggiran untuk bisa bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan disana. Edisi kali ini berisi strategi yang bisa dilakukan untuk peningkatan kualitas pembelajaran di daerah-daerah yang "berkebutuhan khusus".
Sering kita membandingkan pembelajaran di kota, desa dan daerah terpencil. Hasilnya, kota nomor satu, desa nomor dua dan paling buncit daerah terpencil. Apakah benar asumsi ini? Bagaimana kalau kita percaya pinggiran lebih hebat dari kota?
INIKOPER diundang memberikan perspektif tentang komunikasi digital di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Pertemuan kedua mulai membahas kemungkinan kolaborasi antara INSPIRIT dan Kemen PP dan PA. Podcast kali ini kami bercakap-capak dengan Titi Eko, Staf Ahli Menteri, Kemen PP dan PA tentang komunikasi bagi organisasi dan dampak yang diinginkan.
From the publisher's feed