Fasil itu pemudah proses. Ahimsa adalah nilai-nilai anti kekerasan dan anti kekacauan. Ahimsa bertumpu pada empati, compassion, respek, anti kekerasan, penghargaan dan humility. Nilai-Nilai bisa menjadi obor bagi seorang fasilitator. Ahimsa menyadarkan bahwa setiap manusia itu istimewa. Fasil membantu dengan mendengar, menyimak, mengamati, bertanya dan membangkitkan energi agar setiap manusia adalah keajaiban.