
Sign up to save your podcasts
Or


Tenggelamnya Kapal Van der Wijck adalah sebuah karya sastra roman yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan nama Hamka. Roman yang dikarang oleh Prof. Dr. Hamka ini diterbitkan tahun 1939.
Roman ini mengisahkan tentang perbedaan adat istiadat dan latar belakang sosial yang terjadi di minangkabau. Perbedaan tersebut menghalangi hubungan percintaan antara Zainuddin dan Hayati sehingga berakhir dengan kematian. Kapal Van Der Wijck menjadi salah satu latar belakang kisah ini.
Tenggelamnya Kapal Van der Wijck adalah sebuah karya sastra roman yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan nama Hamka. Roman yang dikarang oleh Prof. Dr. Hamka ini diterbitkan tahun 1939.
Roman ini mengisahkan tentang perbedaan adat istiadat dan latar belakang sosial yang terjadi di minangkabau. Perbedaan tersebut menghalangi hubungan percintaan antara Zainuddin dan Hayati sehingga berakhir dengan kematian. Kapal Van Der Wijck menjadi salah satu latar belakang kisah ini.
Tenggelamnya Kapal Van der Wijck adalah sebuah karya sastra roman yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan nama Hamka. Roman yang dikarang oleh Prof. Dr. Hamka ini diterbitkan tahun 1939.
Roman ini mengisahkan tentang perbedaan adat istiadat dan latar belakang sosial yang terjadi di minangkabau. Perbedaan tersebut menghalangi hubungan percintaan antara Zainuddin dan Hayati sehingga berakhir dengan kematian. Kapal Van Der Wijck menjadi salah satu latar belakang kisah ini.
Tenggelamnya Kapal Van der Wijck adalah sebuah karya sastra roman yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan nama Hamka. Roman yang dikarang oleh Prof. Dr. Hamka ini diterbitkan tahun 1939.
Roman ini mengisahkan tentang perbedaan adat istiadat dan latar belakang sosial yang terjadi di minangkabau. Perbedaan tersebut menghalangi hubungan percintaan antara Zainuddin dan Hayati sehingga berakhir dengan kematian. Kapal Van Der Wijck menjadi salah satu latar belakang kisah ini.
Tenggelamnya Kapal Van der Wijck adalah sebuah karya sastra roman yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan nama Hamka. Roman yang dikarang oleh Prof. Dr. Hamka ini diterbitkan tahun 1939.
Roman ini mengisahkan tentang perbedaan adat istiadat dan latar belakang sosial yang terjadi di minangkabau. Perbedaan tersebut menghalangi hubungan percintaan antara Zainuddin dan Hayati sehingga berakhir dengan kematian. Kapal Van Der Wijck menjadi salah satu latar belakang kisah ini.
Tokoh adalah pelaku yang mengemban peristiwa dalam cerita fiksi sehingga peristiwa itu mampu menjalin suatu cerita. Tokoh adalah individu rekaan yang memegang peranan dalam cerpen, sedangkan penokohan adalah sifat dan ciri yang terdapat pada tokoh, kualitas pikiran dan jiwa yang membedakan dengan tokoh lain. Tokoh merupakan pelaku yang menjalankan peristiwa dalam cerita sehingga peristiwa itu mampu menjalin cerita, adapun penokohan merupakan cara penulis menampilkan tokoh atau pelaku dalam cerita
Alur merupakan unsur fiksi yang penting, bahkan tidak sedikit orang yang menganggap sebagai yang terpenting di antara berbagai unsur fiksi yang lain. Secara tradisional, orang juga sering menggunakan istilah alur atau jalan cerita, sedangkan dalam teori-teori yang berkembang lebih kemudian dikenal adanya istilah struktur naratif. Alur mengandung unsur jalan cerita atau tepatnya peristiwa demi peristiwa yang susul-menyusul, namun lebih dari sekadar jalan cerita itu sendiri.
Tenggelamnya Kapal Van der Wijck adalah sebuah karya sastra roman yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan nama Hamka. Roman yang dikarang oleh Prof. Dr. Hamka ini diterbitkan tahun 1939.
Roman ini mengisahkan tentang perbedaan adat istiadat dan latar belakang sosial yang terjadi di minangkabau. Perbedaan tersebut menghalangi hubungan percintaan antara Zainuddin dan Hayati sehingga berakhir dengan kematian. Kapal Van Der Wijck menjadi salah satu latar belakang kisah ini.
Tenggelamnya Kapal Van der Wijck adalah sebuah karya sastra roman yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan nama Hamka. Roman yang dikarang oleh Prof. Dr. Hamka ini diterbitkan tahun 1939.
Roman ini mengisahkan tentang perbedaan adat istiadat dan latar belakang sosial yang terjadi di minangkabau. Perbedaan tersebut menghalangi hubungan percintaan antara Zainuddin dan Hayati sehingga berakhir dengan kematian. Kapal Van Der Wijck menjadi salah satu latar belakang kisah ini.
Tenggelamnya Kapal Van der Wijck adalah sebuah karya sastra roman yang ditulis oleh Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan nama Hamka. Roman yang dikarang oleh Prof. Dr. Hamka ini diterbitkan tahun 1939.
Roman ini mengisahkan tentang perbedaan adat istiadat dan latar belakang sosial yang terjadi di minangkabau. Perbedaan tersebut menghalangi hubungan percintaan antara Zainuddin dan Hayati sehingga berakhir dengan kematian. Kapal Van Der Wijck menjadi salah satu latar belakang kisah ini.
From the publisher's feed