
Sign up to save your podcasts
Or


Jika dia bukan jodohku
Tuhan, Jika dia bukan jodohku, pudarkanlah keindahan wajahnya dari pandanganku, aku tak ingin mencintai orang yg salah.
Tuhan Jika dia bukan jodohku, kumohon jangan hadirkan sosoknya lagi dalam mimpi-mimpi malamku. Karena itu hanya akan membuatku semakin berandai-andai dan lalai dari mengingat-Mu.
Tuhan Jika dia bukan jodohku, jauhkanlah sejauh yang aku butuhkan untuk menjadikan namanya terdengar biasa saja di pendengaranku. Karena sungguh, atas perasaan ini aku tak mampu tenang bila mendengar namanya.
Tuhan Jika dia bukan jodohku, janganlah membuatku berbangga hati ketika menerima pesan darinya, hilangkanlah perasaan itu. Karena sungguh, aku akan selalu menunggu dengan berdebar-debar balasan pesan selanjutnya.
Tuhan jika dia bukan jodohku, janganlah membuatku selalu rindu mengaitkan hati padanya. Karena sungguh sangatlah menyakitkan jikalau aku tau bahwa dia tidak rindu padaku. Padahal merindukan Mu lebih pantas di atas segalanya.
Satu lagi pintaku, jgn terus membuatku terlena akannya, karena aku harus mmperbaiki dan memantaskan diri bagi jodohku di ujung sana.
Backsound: I Love You But I'm Letting Go - Pamungkas (Cover by Harabi)
https://www.youtube.com/watch?v=l-LoVRNxcy4
follow Instagram :
@menyapa_rasaia
@muslim_moveon
Akhir Juli yang hilang
backsound: Banda Neira - Sampai jadi debu(Piano Cover by rai bagus)
https://www.youtube.com/watch?v=Ci70agCFYPA
Sayonara(selamat tinggal) mentari pagi.
Backsound
Roni Ramadhan - Penantian sehabis Hujan
https://www.youtube.com/watch?v=1Ic80VlOh1c
Kamu Terlalu indah untuk dilewatkan
backsound Hanya ingin kau tahu-Repvblik(Cover by Anggi Dnps) : https://www.youtube.com/watch?v=iupuPEaZauE
Selama ini aku yang sendiri
backsound Lara-Dialog senja(cover by Inggrid Tamara) : https://www.youtube.com/watch?v=OQlhQWXuUoU
Rasa yang hampir punah,
Diam, barangkali hanya itu hal terakhir yang bisa ku lakukan, ketika semua perjuangan menghasilkan akhir yang berbeda dengan yang kuharapkan. Entahlah, meski aku tahu perjuanganku tak-kan pernah membuatmu luluh. aku selalu saja keras kepala dan tak pernah berhenti mengejarmu. Terlalu cinta, Mungkin hatiku terlalu dalam terjatuh di hatimu, dan jika memperjuangkanmu hanya melukaiku, meski sakit, setidaknya aku bukan seseorang yang mencintai dan berteriak kesakitan karena dilukai rasa takutnya sendiri. setidaknya aku bukan seseorang yang memilih diam, lalu ditenggelamkan air matanya sendiri. pergi, Barangkali aku memang seharusnya pergi. tak ada lagi perasaanmu yang harus ku tunggu kepastiannya, tak ada lagi hatimu yang harus ku tunggu waktu luluhnya. tak ada lagi kesempatan hatimu bersedia untuk-ku miliki, dan tak ada lagi hatimu yang bersedia untuk mencintaiku. melatih ketabahan meski hati menjerit, menahan sakit, karena pernah dipatahkan, tak ada yang tak mungkin seolah menjadi kalimat yang omong kosong, sudah mengejar kemungkinan tetapi akhirnya aku terjatuh pada kegelapan yang disebut pahitnya kenyataan hidup. Beruntung aku masih diberikan kewarasan, sehingga patah hati ini tidak berujung menyalahkan takdir tuhan. Menjauh, barangkali aku benar-benar harus menjauh darimu. Mendekati tanpa pernah disambut dengan baik adalah sebuah pertanda untuk harapanku, agar mundur dan tak memaksakan diri. baiklah, aku akan peka dan mencukupkan untuk harapan berhenti tumbuh sebelum hati semakin tinggi berangan, kemudian dipaksa terjatuh. membuat kamu dan aku berjarak bukan karena alasan aku membencimu, tetapi dengan menjauh adalah usaha untuk Tidak Membencimu. hilang, barangkali ketika aku hilang Kamu takkan pernah merasa kehilangan, ada sesuatu yang terasa kurang di hidupmu atau perasaan yang membuatmu tak bersemangat seperti biasanya. aku mengerti untuk tidak berharap dicari, dan aku rindu untuk tidak berharap untuk ditunggu. aku hilang adalah keinginanku sendiri, sebab percuma dekat tetapi tak pernah diberikan kesempatan untuk menetap. Percuma saja selalu ada, tetapi tak pernah diberikan kesempatan meski hanya sebentar saja aku singgah, menyadari bahwa semua orang berhak mencintai orang yang dicintainya dan semua orang berhak untuk tidak mencintai orang yang mencintainya. orang yang mencintai berhak untuk mengejar, orang yang dicintai berhak untuk menghindar. Setidaknya aku pernah memperjuang kan mu dengan penuh kesabaran. Lalu mundur dengan penuh kesadaran, aku takkan pernah menyesal pernah berjuang sepenuh hati. setidaknya aku pernah memperjuangkan Harapanku sendiri.
Ku tulis jujurku
Kalau aku mau jujur, dari hati, aku memang bodoh. Kenapa sampai sekarang masih saja terfikir tentang mu. Semakin aku coba melupa, semakin kuat untuk teringat. Setiap mengingat, kenapa sesak? Heran. Mungkin tampak berlebihan, tapi aku juga tak bisa bohong dengan perasaan. Mulut ku bilang aku sudah tak mau dengan harapan tapi setiap melihatmu online, ingin mengetik dengan sapaan walau ku tau kau akan membalas karena anggapku hanya sebagai teman, dan alasan tidak enakan. Ya aku faham. Walaupun begitu Kau balas pesan, sudah cukup untuk menenangkan, pada riak-riak hati yang terus bergejolak.
Aku masih bodoh, terus memikirkan orang yang tak memikirkan tentang diri?
Maafkan aku yang tidak bisa secepat itu untuk melupa.
Maafkan aku jika itu membuatmu terusik
Aku merindu, walau aku tak berhak. Jangan kan merindu memiliki saja aku tak mampu.
Aku masih terjebak dalam situasi ini. Aku sangat sadar dan tau aku harus menyerah dan mengaku kalah. Tapi mengapa? seketika aku meminta untuk diberi kesempatan satu kali lagi untuk mencoba? Ini pertanda apa? Apa aku masih buta? Sudah jelas aku tak layak untuk nya tetapi kenapa masih saja? Masih saja aku terus ingin mencoba memperjuangkan nya dengan tak tau diri.
Tolong aku, sadarkan aku.
Aku tak mau lagi bertekuk lutut dengan perasaan
Aku tak mau dimanja lagi dengan palsunya harapan
Aku tak mau lagi memberi padahal sudah pernah dipatahkan
Ku tulis ini ini hanya untuk menetralisir hati dengan apa yang tak bisa ku sampaikan.
From the publisher's feed