Kabinet Jepang telah menyetujui anggaran pertahanan terbesar dalam sejarah, lebih dari 9 triliun yen (58 miliar USD) untuk tahun fiskal mendatang. Tujuannya adalah untuk memperkuat kemampuan serangan balasan dan pertahanan pantai, termasuk pengadaan rudal jelajah dan persenjataan tanpa awak.
Kenaikan anggaran ini adalah bagian dari program lima tahun untuk meningkatkan pengeluaran militer Jepang menjadi 2% dari PDB-nya. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan dengan China, khususnya terkait dengan keamanan Taiwan.