Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali meningkat. Gunung tersebut mengalami erupsi dengan kolom abu vulkanik mencapai ketinggian 2 kilometer disertai hujan pasir yang melanda sedikitnya lima desa di sekitar lereng gunung. Material vulkanik tidak hanya berupa abu tipis, tetapi juga pasir yang mulai menutupi atap rumah dan permukiman warga di Desa Hokeng Jaya, Klatanlo, Dulipali, Boru, dan Boru Kedang. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Lewotobi pada Level III atau Siaga.Masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari puncak gunung. Warga juga diimbau menggunakan masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu dan pasir vulkanik.