Ribuan warga Nepal menggelar aksi protes di ibu kota Kathmandu, menuntut pemulihan sistem monarki menjelang pemilihan parlemen yang dijadwalkan pada Maret mendatang. Para demonstran membawa bendera nasional dan memasang karangan bunga pada patung Raja Prithvi Narayan Shah, pendiri dinasti Shah pada abad ke-18. Massa menyerukan kembalinya sistem kerajaan sebagai solusi atas krisis politik dan ketidakpuasan terhadap pemerintah saat ini. Nepal menghapuskan sistem monarki pada 2008, menjadi negara republik setelah Raja Gyanendra diturunkan dari takhta, namun sebagian masyarakat merasa sistem republik belum mampu mengatasi masalah korupsi, pengangguran, dan tata kelola pemerintahan yang buruk. Pemerintah sementara menegaskan bahwa pemilu akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal untuk menentukan arah politik negara.