Narasipostmedia

Narasipostmedia

By NarasipostNewsDaily News
Download on the App Store

Narasipostmedia episodes

  • Berpikirlah Sebelum Berbicara

    Berpikirlah Sebelum Berbicara

    Oleh. Mariyah Zawawi

    Voice Over Talent: Giriyani

    NarasiPost.Com-“Lisan adalah penerjemah hati.” (Ali bin Abi Thalib)

    Ungkapan sahabat sekaligus menantu Nabi saw. itu memang benar adanya. Ucapan seseorang akan menerjemahkan perasaannya. Baik rasa suka, marah, benci, sayang, dan lainnya. Baik melalui diksi maupun intonasinya. Semua akan menunjukkan apa yang ada di dalam hatinya.

    Sebagai seorang manusia yang mengaku beriman kepada Allah Swt., kita harus menjalankan setiap aktivitas berdasarkan aturan Allah. Termasuk saat berbicara. Sebab, asal dari perbuatan adalah terikat dengan hukum syarak.

    Karena itu, saat hendak berbicara, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa status hukum dari hal itu. Apakah yang kita ucapkan itu termasuk yang diperbolehkan? Jika yang kita lafalkan adalah ayat-ayat Allah, atau bacaan-bacaan zikir, tentu akan bernilai ibadah. Begitu pula, jika yang kita katakan adalah nasihat-nasihat yang mengajak orang untuk berbuat baik dan mencegahnya dari kemaksiatan, tentu termasuk ucapan yang baik.


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/26/berpikirlah-sebelum-berbicara/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min
  • Agar Ilmu Kita Tidak Mudah Hilang

    Agar Ilmu Kita Tidak Mudah Hilang

    Oleh. Mariyah Zawawi

    Voice Over Talent: Dewi F

    NarasiPost.Com-Jam masih menunjukkan pukul 20.30 saat ustazah mengakhiri kursus bahasa Arab malam itu. Kursus berakhir lebih cepat dari biasanya, karena peserta kursus tidak banyak. Karena itu, tidak banyak hasil pekerjaan yang harus beliau koreksi. Sebelum mengakhiri kursus, beliau bertanya, “Ada pertanyaan?”

    Saya pun menjawab, “Sebenarnya ada, Ustazah. Tapi saya lupa mau bertanya tentang apa.”

    Mendengar jawaban saya, ustazah berkata, “Mestinya dicatat. Mencatat itu untuk mengikat ilmu.”

    “Iya, Ustazah,” jawab saya.

    Mencatat atau menulis pelajaran termasuk salah satu cara mengingat pelajaran yang kita dapatkan. Terkait hal ini, Imam Syafi’i mengungkapkannya dalam sebuah syair,

    الْعِلْمُ صَيْدٌ وَالْكِتَابَةُ صَيْدُهُ. قَيِّدْ صُيُوْدَكَ بِالْحِبَالِ الْوَاثِقِ. فَمِنَ الْحَمَاقَةِ أَنْ تَصِيْدَ غَزَالَةً وَتَتْرُكُهَا بَيْنَ الْخَلَاِىِٔقِ طَالِقَةً

    “Ilmu itu bagaikan binatang buruan, dan tulisan itu bagaikan pengikatnya. Karena itu, ikatlah buruanmu dengan tali yang kuat. Merupakan satu kebodohan jika kau memburu rusa betina dan membiarkannya di tengah keramaian tanpa ikatan.”

    Saya jadi ingat salah seorang teman akrab saya saat kuliah dulu. Orangnya sangat rajin mencatat. Ia mempunyai satu buku tulis yang digunakannya untuk mencatat cepat. Buku itu berisi semua penjelasan yang disampaikan oleh dosen saat kuliah. Karena ditulis dengan cepat, tentu saja hasilnya tidak rapi.


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/07/agar-ilmu-kita-tidak-mudah-hilang/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    7 min
  • Dunia Tak Selebar Daun Kelor

    Dunia Tak Selebar Daun Kelor

    Oleh. Deena Noor

    (Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    Voice Over Talent: Dewi N

    NarasiPost.Com-Dunia tak selebar daun kelor. Peribahasa ini bermakna bahwa dunia ini tak sempit alias luas. Maksud darinya adalah sebagai nasihat agar tak putus asa dalam menghadapi permasalahan atau kondisi apa pun.

    Permasalahan bisa menimpa siapa saja. Masalah kecil bila tak dikelola dengan baik bisa menjadi berlarut-larut. Kadang ada masanya masalah seolah datang bersamaan, hingga kita tak mampu menghadapinya. Akibatnya, stres pun melanda.

    Begitulah, bila kita tak mampu mengelola masalah, akan menimbulkan masalah lainnya. Di sinilah pentingnya punya pemahaman yang benar tentang kehidupan. Dari mana kehidupan berasal, untuk apa ada kehidupan, dan apa yang ada setelah kehidupan merupakan pertanyaan besar yang harus dijawab manusia. Bila mampu menjawabnya, maka manusia akan selamat dari kondisi apa pun. Tak perlu stres, apalagi depresi ketika ada permasalahan mendera.

    Ada sebuah kisah yang banyak terjadi dalam kehidupan sekuler sekarang ini. Kisah sedih tersebut datang dari Casey Johnson yang merupakan cicit pendiri Johnson & Johnson, sebuah perusahan multinasional Amerika yang mendunia. J&J merupakan produsen peralatan medis, farmasi dan barang kemasan yang didirikan pada tahun 1886 dan kini telah memiliki anak perusahaan yang tersebar di seluruh dunia. Casey yang terbiasa bergelimang harta sejak kecil, memiliki barang-barang mahal dan tinggal di rumah mewah, nyatanya merasa tidak bahagia. Semua ia punya, kecuali perhatian, khususnya dari sang ibu. Jadilah Casey melampiaskan kesepiannya dengan memakai narkoba. Hingga pada akhirnya ia ditemukan tewas di bungalownya sendirian karena overdosis dan komplikasi diabetes yang diidapnya sejak kecil.


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/24/dunia-tak-selebar-daun-kelor/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    12 min
  • Indo-Pasifik dan Posisi Terjepit Indonesia di Tengah Perebutan Pengaruh

    Indo-Pasifik dan Posisi Terjepit Indonesia di Tengah Perebutan Pengaruh

    Oleh. Dia Dwi Arista

    (Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    Voice Over Talent: Giriyani

    NarasiPost.Com-Indo-Pasifik selalu menjadi daya tarik bagi sebagian besar negara-negara adidaya. Posisi Indonesia yang berada pada kawasan ini, menjadi pertimbangan negara berkuasa untuk ditarik sebagai pendukung. Namun, apakah Indonesia akan terjebak dalam permainan adu pengaruh tersebut, ataukah Indonesia bisa memainkan perannya dalam mempertahankan pengaruh di kawasan Indo-Pasifik?

    Posisi Indonesia yang terjepit, menjadikan Indonesia dikunjungi oleh pejabat negara-negara besar untuk berebut perhatian. Bak primadona, Indonesia pun menyambut segala sorotan dan memainkan peran sebagai salah satu tuan rumah. Hal ini sebagaimana yang terjadi pada Senin, 13/12/21 lalu, Menteri Luar Negeri Amerika, Anthony J. Blinken dan Sekertaris Dewan Keamanan Rusia, Nikolai Patrushev, susul-menyusul mendatangi Presiden Joko Widodo di Istana Negara. (cnbcindonesia, 14/12/2021)

    Meski dengan tujuan berbeda, namun kondisi yang melatarbelakangi kunjungan tersebut sama. Wakil Amerika Anthony J. Blinken, mengunjungi Indonesia dalam rangka tur Asia Tenggara yang dimulai dari Indonesia, Blinken menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan Indonesia di kawasan Indo-Pasifik, ia juga merasa bahwa Indonesia adalah mitra berdemokrasi yang baik bagi Amerika dan dunia internasional. kedua negara pun bersepakat akan bekerja sama dalam peningkatan investasi, dan penguatan infrastruktur regional, terutama menghadapi intervensi Cina dalam persoalan Laut Cina Selatan.

    Sedangkan Patrushev sendiri, telah menekankan bahwa Moskow berkomitmen membahas arsitektur keamanan modern di kawasan Asia-Pasifik, Ia juga berencana mengunjungi Phnom Penh yang masih dalam satu kawasan. Dua negara ini, meski terlihat arah kunjungan seperti berbeda, namun bidikannya tetaplah adu pengaruh di kawasan Indo-Pasifik. Mengapa Indo-Pasifik?


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/25/indo-pasifik-dan-posisi-terjepit-indonesia-di-tengah-perebutan-pengaruh/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    11 min
  • Gundah Gulana

    Gundah Gulana

    Oleh. Aya Ummu Najwa

    Voice Over Talent: Mels

    NarasiPost.Com-Gundah gulana

    Hatiku resah tak terkira
    Semua salah dirasa
    Tak ada benarnya

    Kulihat temanku semua sama

    Mereka tak ada yang beda
    Namun, di keramaian kumerasa sendiri
    Mungkin benar hatiku perlu disirami

    Aku tersesat

    Dalam terang yang teramat sangat
    Namun seakan gulita di mata
    Hitam pekat tanpa cahaya

    Ada apa dengan diriku

    Masalah apa dengan hatiku
    Apa kabar keimananku
    Mengapa berat laksana dihimpit batu

    Kucoba bercermin diri

    Mengapa bahagia menjauhi
    Kutelusuri lorong kalbu
    Mengapa dunia terasa sempit bagiku


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/11/30/gundah-gulana/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    4 min
  • Perzinaan Merajalela, Seriuslah Menerapkan Islam Secara Sempurna

    Perzinaan Merajalela, Seriuslah Menerapkan Islam Secara Sempurna

    Oleh. Maftucha S. Pd

    (Anggota Aliansi Penulis Rindu Islam)

    Voice Over Talent: Giriyani

    NarasiPost.Com-Dunia dari hari ke hari kita rasakan semakin menyesakkan dada. Bukan hanya terkait musibah yang terus menimpa masyarakat serta bagaimana abainya pemerintah dalam hal keselamatan warga dari ancaman bahaya bencana alam akibat teknologi mitigasi yang tidak berfungsi, namun juga abainya pemerintah dalam menangani permasalahan sosial semacam pergaulan bebas yang semakin tak terkendali.

    Permasalahan pergaulan bebas remaja yang berujung hamil atau aborsi hingga bunuh diri sebenarnya bukan masalah baru, persoalan ini telah lama terjadi dan berbagai undang-undang pun telah dikeluarkan, namun apa hasilnya? Bukan membaik, justru perzinaan ini semakin melebar, bahkan terjadi antarsesama keluarga. Astagfirullah hal ‘adzhim

    Kasus bunuh diri seorang wanita yang masih berstatus mahasiswi di sebuah perguruan tinggi ternama, akibat sang pacar tidak mau bertanggung jawab, serta kasus-kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum baik berlatar belakang pendidikan ataupun tidak, seharusnya membuat pemerintah gusar dan bersungguh-sungguh mencari akar permasalahan dari semua peristiwa ini.

    Banyaknya pelaku yang bukan hanya dari kalangan orang biasa, yakni kalangan pendidik seperti guru, dosen, bahkan pengajar pesantren menunjukkan bahwa permasalahan ini sudah akut dan butuh solusi yang serius dan mutakhir.

    RUU PKS dan semacamnya terbukti tidak bisa menyelesaikan masalah karena justru pasal-pasal yang dicantumkan melegalkan perzinaan, maka akan semakin banyak lagi korban-korban berjatuhan.


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/23/perzinaan-merajalela-seriuslah-menerapkan-islam-secara-sempurna/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    7 min
  • ASN Diganti Robot. Solusi yang Berbobot?

    ASN Diganti Robot. Solusi yang Berbobot?

    Oleh. Meitya Rahma, S.Pd.

    Voice Over Talent: Dewi N

    NarasIPost.Com-Menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah menjadi impian banyak orang. Menjadi PNS juga merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi para orang tua. Menjadi incaran para calon mertua. Sebab, sebagian orang menganggap menjadi PNS adalah jaminan kesejahteraan hidup. Gaji tetap, pengajuan kredit atau utang mudah. Tak susah payah, tinggal kerja saja, gaji datang rutin setiap bulan. Siapa yang tak tergiur menjadi ASN. Namun, saat ini harapan menjadi PNS sepertinya kecil. Karena kini ada wacana bahwa PNS akan digantikan dengan robot.

    Wacana PNS akan digantikan dengan robot atau Artificial Intelligence (AI) ramai bergulir di media. Wacana tersebut muncul seiring dengan rencana Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang akan lebih banyak memanfaatkan kemajuan teknologi. Jumlah PNS akan dikurangi secara bertahap. Rencananya akan digantikan oleh robot AI. Hal ini dilakukan dalam rangka percepatan reformasi birokrasi dan juga menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) (detik.com,29/11/2021). Dengan demikian APBN tidak semakin terbebani, akibat tingginya kebutuhan untuk membayar gaji PNS, tunjangan PNS, dan pensiunan PNS yang juga ditanggung negara (cnbcindonesia.co.id 24/11/2021).

    Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Zudan Arif Fakrullah mengatakan PNS berkualitas memadai tidak akan tergantikan dengan sistem kecerdasan buatan yang menggunakan mesin robot. Rencana pemerintah untuk menerapkan teknologi dalam sistem administrasi pemerintahan merupakan pemicu bagi seluruh ASN untuk meningkatkan kapabilitas mereka menjadi lebih mumpuni. Jika PNS tidak berkualitas, maka pasti tergantikan. Jadi ini untuk memotivasi dan memacu para ASN agar menjadi ASN yang berkualitas. (detik.com,2/12/2021).


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/21/asn-diganti-robot-solusi-yang-berbobot/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    9 min
  • Otak, Organ Vital yang Menakjubkan

    Otak, Organ Vital yang Menakjubkan

    Oleh. Renita

    (Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    Voice Over Talent: Dewi N

    NarasiPost.Com-Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah Swt. yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya. Penciptaannya merupakan suatu proses yang sangat mengagumkan dan tidak ada satu pun yang sia-sia. Kita wajib mensyukuri semua yang telah Allah ciptakan dalam tubuh kita dengan cara menjaganya sebaik-baiknya.

    Keberadaan tubuh manusia dari ujung rambut hingga kaki merupakan bukti kekuasaan Allah yang dapat dijadikan sebagai objek berpikir dalam rangka meningkatkan keimanan kita kepada kepada-Nya. Salah satu organ yang Allah ciptakan dalam tubuh manusia adalah otak. Bagaimanakah otak menurut tinjauan medis? Bagaimana pula Islam memandang otak manusia?

    Anatomi Otak

    Otak merupakan organ vital manusia yang memiliki beberapa bagian dengan fungsi dan tugas yang berbeda dalam menjalankan sistem kerja organ tubuh. Otak termasuk organ yang paling kompleks karena tersusun dari berbagai jaringan penopang serta miliaran sel saraf yang saling terhubung satu sama lain. Otak dilindungi oleh selaput otak (meninges) juga tulang tengkorak dan terhubung dengan saraf tulang belakang. Volume otak manusia dewasa sekitar 1.350 cc.


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/20/otak-organ-vital-yang-menakjubkan/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    13 min
  • Wajah Generasi dalam Pelukan Liberalisasi

    Wajah Generasi dalam Pelukan Liberalisasi

    Oleh. Hana Annisa Afriliani, S.S

    (Redpel NarasiPost.com)

    Voice Over Talent: Giriyani

    NarasiPost.Com-Negeri ini patut berbangga sebab memiliki banyak SDM berusia muda. Namun sayangnya, kuantitas tak berbanding lurus dengan kualitas. Generasi muda hari ini justru seringkali tersandung beragam kasus kejahatan hingga perbuatan amoral.

    Sebagaimana yang baru-baru ini terjadi di Jatinegara, Jakarta Timur. Antarpemuda terlibat tawuran dengan menggunakan senjata tajam. (Kompas.com/22-11-2021)

    Sebelumnya, di Pancoran Mas, Depok Tim Jaguar berhasil mengamankan lima pemuda yang diduga akan melakukan tawuran. Dalam pengamanan tersebut, didapati tiga buah celurit, sebilah pedang, dan satu buah stik golf. Menurut Ketua Tim Jaguar Polrestro Depok, Iptu Winam, rencana aksi mereka telah terendus lewat media sosial. (Kompas.com/17-11-2021)

    Sungguh ironis, sebagian generasi muda hari ini sungguh jauh dari profil pemuda intelek, berakhlak mulia dan bertakwa. Sebaliknya, mereka justru banyak menjadi pelaku kejahatan bahkan terlibat dengan aneka penyimpangan.


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/11/29/wajah-generasi-dalam-pelukan-liberalisasi/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min
  • Amplas Dosa

    Amplas Dosa

    Oleh. Afiyah Rasyad

    (Kontributor Tetap NarasiPost.com)

    Voice Over Talent: Mels

    NarasiPost.Com-Hati menderma

    Saat ujian mendekap sukma
    Peluh mengucur seirama
    Berharap alpa dan cela hilang bersama

    Langkah terhenti

    Saat candu dunia mengkhianati
    Tak ada lagi amal bakti
    Tersekap dalam jelaga yang menempel di dinding hati

    Amplas dosa

    Meluruh dan bersujud pada Sang Maha Esa
    Hati tak kan pernah kuasa
    Menanggung salah yang berkelebat dalam rasa

    Rintik celaan mengadu

    Tercecer di jalan yang penuh residu
    Kepingan dosa ditandu
    Menghiasi wajah-wajah sendu


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/11/04/amplas-dosa/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    3 min

About Narasipostmedia

From the publisher's feed

Audio tentang sastra, opini, surat pembaca motivasi, food dan sebagainya dari karya-karya para penulis ideologis yang naskahnya publish di media www.narasipost.com