Narasipostmedia

Narasipostmedia

By NarasipostNewsDaily News
Download on the App Store

Narasipostmedia episodes

  • Menyibak Sebuah Dosa

    Menyibak Sebuah Dosa

    Oleh. Afiyah Rasyad

    Voice Over Talent: Giriyani

    NarasIPost.Com-Muhasabah atau introspeksi diri tentu sangat baik dan penting untuk dilakukan setiap muslim. Di penghujung tahun 2021, memanglah tepat memuhasabahi diri, namun akan sangat tepat jika muhasabah dilakukan setiap hari, tanpa pernah cuti. Memuhasabahi diri tentulah bukan sebatas mencatat cacat cela yang tertera dalam tiap helaan napas, tapi lebih ke arah bagaimana memperbaiki amal sebelum pulang ke kampung akhirat. Di alam baka, setiap amalan akan dihisab dan dimuhasabahi oleh Allah Yang Mahaadil. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

    “Kedua kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari Kiamat sehingga ditanya tentang empat perkara: tentang umurnya, untuk apa dia habiskan; tentang masa mudanya, untuk apa digunakan; tentang hartanya, dari mana diperoleh dan untuk apa dibelanjakan; dan tentang ilmunya, apa yang dilakukan dengan ilmunya itu.” (HR At-Tirmidzi)

    Maka, menghisab diri sendiri terlebih dahulu bisa membawa diri pada arah perbaikan yang tertunjuki kebenaran Islam. Selain itu, muhasabah akan menuntun siapa saja, terutama seorang muslim untuk lebih hati-hati dalam mengarungi setiap lembar persoalan kehidupan. Sehingga, seorang muslim akan sangat berhati-hati sebelum melakukan aktivitas di seluruh aspek kehidupan. Muhasabah ini akan menyibak setiap dosa yang tertera dalam tiap pori-pori raga.

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/30/menyibak-sebuah-dosa/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost


    10 min
  • Musibah dan Muhasabah

    Musibah dan Muhasabah

    Oleh. Nur Hayati

    (Mahasiswa Muhammadiyah Surabaya, Aktivis Dakwah Remaja)

    Voice Over Talent: Giriyani

    NarasIPost.Com-Guys, tak terasa ya kita sekarang sudah berada di penghujung tahun. Sebelum menginjak tahun baru nih, ada baiknya kita muhasabah diri, yuk! Khususnya di tahun 2021 ini.

    Guys, masya Allah yah, ada banyak sekali kejadian-kejadian luar biasa yang menimpa bumi jelang akhir tahun ini. Mulai dari pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir dan banyaknya bencana alam terjadi silih bergantu. Sebut saja gempa bumi beberapa waktu lalu serta banjir bandang yang melanda kota Batu, Malang (kompas.com, 04/11/2021).

    Yang terakhir adalah erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Semburan awan panas yang dikeluarkannya mengakibatkan warga sekitar panik dan berlarian menghindari awan panas tersebut. Sebanyak 46 korban dikabarkan meninggal dunia dan 9 orang hilang dari peristiwa tersebut (kompas.com, 11/12/2021).

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/29/musibah-dan-muhasabah/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min
  • Hujan Janji

    Hujan Janji

    Oleh. Afiyah Rasyad

    (Kontributor Tetap NarasiPost.com)

    Voice Over Talent: Mels

    NarasiPost.Com-Rinai hujan membadahi permukaan bumi

    Menyaingi indahnya hujan janji
    Terus hadir tanpa pernah ditepati
    Hati ringan kala ucapan diingkari

    Semburat cahaya tak jua menampakkan diri

    Entah enggan, entah cuaca, ia terus bersembunyi
    Sementara diginnya aturan ditemani arogansi
    Melukis kekejaman menanggalkan nurani

    Riak-riak kebencian telah menyelimuti hati

    Rasa percaya tercecer dalam busuknya hujan janji
    Setangkup harapan mengantat jiwa gigit jari
    Air mata telah kering meski nasib terus ditangisi

    Hujan janji membanjiri tiap pori-pori

    Rasa jengah berkelebat enggan pergi
    Sementara jumawa terhias pada punggawa negeri
    Wajah-wajah lembut bertangan besi


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/11/26/hujan-janji/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    3 min
  • Pembawa Ideologi Tidak Menangis

    Pembawa Ideologi Tidak Menangis

    Oleh. Deena Noor

    (Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    Voice Over Talent: Giriyani

    NarasiPost.Com-Seseorang menceritakan sebuah kisah.

    Kami mengalami tindakan kekejaman yang luar biasa. Suatu bentuk hukuman paling keras yang ada di Irak, dan kami terbiasa berteriak dan menangis karena penyiksaan tersebut.
    Namun, kami heran melihat seorang syekh (laki-laki tua) yang sedang disiksa secara brutal. Dengan kaki yang diikat dan digantung, ia disiksa dengan sangat kejamnya yang tak bisa digambarkan dengan kata-kata. Seolah ia disiksa oleh orang yang kesurupan.
    Namun, pria tua tetap diam tanpa menumpahkan air mata. Padahal saat itu, ia sampai harus merangkak untuk minum karena beratnya hukuman yang ia terima.

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/29/pembawa-ideologi-tidak-menangis/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    10 min
  • Cinta Buta Berujung Bencana

    Cinta Buta Berujung Bencana

    Oleh. Atien

    Voice Over Talent: Dewi F

    NarasiPost.Com-Cinta itu buta dan tuli

    Tak melihat tak mendengar
    Namun datangnya dari hati
    Tidak bisa dimungkiri
    Itu benar, memang benar

    Lirik lagu di atas sepertinya menjadi pembenaran bagi insan yang sedang jatuh cinta. Mata dan telinganya hanya berisi tentang cinta. Kekuatan cinta memang luar biasa. Cinta mampu menghipnotis siapa saja tanpa pandang bulu. Cinta memang selalu membawa cerita penuh misteri. Cinta bisa datang kapan saja dan menghampiri siapa saja.

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/23/cinta-buta-berujung-bencana/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    12 min
  • Fenomena Adopsi Boneka Arwah, Krisis Peradaban dan Keluarga

    Fenomena Adopsi Boneka Arwah, Krisis Peradaban dan Keluarga

    Oleh. Hana Annisa Afriliani, S.S

    (Redpel NarasiPost.com)

    Voice Over Talent: Giriyani

    NarasiPost.Com-Hidup di zaman modern tidak menjamin taraf berpikir umat juga maju. Nyatanya, di zaman serba modern hari ini, hal-hal yang sifatnya takhayul, mitos, dan khurafat merajalela. Sebagaimana fenomena yang baru-baru ini viral, yakni boneka arwah alias spirit doll yang banyak diadopsi oleh masyarakat, termasuk para selebritis.

    Boneka tersebut diperlakukan layaknya manusia, diajak bicara, diberi pakaian, diberi makan dan minum, bahkan dianggap dapat mendatangkan kebahagiaan dan rezeki bagi pemiliknya. Mirisnya lagi, boneka arwah dianggap memiliki ‘isi’, yakni arwah penasaran yang terjebak di alam dunia. Naudzubillahi min dzalik…

    Fenomena demikian jelas menunjukkan betapa sistem hari ini telah gagal menjaga akidah umat dari kesyirikan. Betapa rapuhnya akidah umat di sistem kehidupan yang jauh dari aturan Islam hari ini (sekularisme). Sungguh, hal tersebut merupakan sebuah petaka peradaban yang nyata!


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2022/01/05/fenomena-adopsi-boneka-arwah-krisis-peradaban-dan-keluarga/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    9 min
  • Refleksi 2021: dari Moderasi Hingga Prostitusi

    Refleksi 2021: dari Moderasi Hingga Prostitusi

    Oleh. Hana Annisa Afriliani, S.S

    (Redaktur Pelaksana NarasiPost.com)

    Voice Over Talent: Giriyani

    NarasiPost.Com-Tak terasa, tahun kembali berganti. Di tengah pandemi yang masih menyelimuti, pergantian tahun kali ini tentu saja membutuhkan muhasabah, bukan sekadar perayaan hura-hura. Merefleksi kehidupan sepanjang 2021, berbagai polemik tak henti membelit umat di negeri ini.

    Adapun salah satu isu yang paling seksi sepanjang tahun 2021 adalah soal moderasi beragama yang kian massif digaungkan. Moderasi Beragama merupakan salah satu proyek Kementrian Agama yang telah masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024. Tak hanya itu, sebagaimana diungkapkan oleh Menag, Yaqut Cholil Qoumas, saat berdiskusi dengan Tim Pokja Moderasi Beragama (TP MB) pada April 2021 lalu, bahwa moderasi beragama juga menjadi amanah khusus dari Presiden Joko Widodo yang diberikan kepadanya sejak awal pengangkatannya menjadi Menag. (Kemenag.go.id/21-05-2021)


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2022/01/02/refleksi-2021-dari-moderasi-hingga-prostitusi/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    10 min
  • Bukan Sekadar Seremonial

    Bukan Sekadar Seremonial

    Oleh. Afiyah Rasyad

    (Kontributor Tetap NarasiPost.com)

    Voice Over Talent: Mels

    NarasiPost.Com-Bergemuruh di dada

    Sesak tiada terkira
    Tak harap adanya noda
    Rasa hormat tetap terpelihara

    Deru mesiu melaju

    Para pejuang tak gentar tetap maju
    Semangat singsingkan lengan baju
    Perlawanan dihimpun tanda tak setuju

    Demi sebuah kehormatan

    Keteguhan hati merelakan nyawa jadi taruhan
    Lafaz takbir lantang dipekikkan
    Mengguncang hati di antara titik-titik kehidupan

    Sebuah kemerdekaan dijaga

    Sikap rela sebagai perisai dengan jiwa raga
    Berharap kekalnya telaga
    Melawan penjajah di medan laga

    Sayang, sejuta sayang

    Meski peristiwa itu terus terkenang
    Lenyap keteladanan sang pejuang
    Hanya seremonial yang terkembang


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/11/21/bukan-sekadar-seremonial/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    3 min
  • Merindu “Murabithun” Natuna, sang Penjaga dari Rongrongan Negeri Serakah

    Merindu “Murabithun” Natuna, sang Penjaga dari Rongrongan Negeri Serakah

    Oleh. Iranti Mantasari, BA.IR, M.Si

    (Kontributor Tetap NarasiPost)

    Voice Over Talent: Giriyani

    NarasiPost.Com-Sebagaimana yang diketahui, wilayah laut adalah salah satu aspek geografis yang krusial terkait keamanan dan pertahanan teritori sebuah negeri. Bila dibayangkan suatu negeri berada dalam status perang, maka kemungkinan besar wilayah udara dan lautlah yang menjadi jalan pertama datangnya para musuh. Lemah dan goyahnya keamanan wilayah laut ini, sama saja dengan melemahkan pertahanan lapis awal dari sebuah negeri.

    Sebut saja Indonesia. Negeri ini dikenal luas oleh dunia sebagai negara kepulauan, yang bahkan luas wilayah perairannya lebih besar dibandingkan wilayah daratannya. Sebutan “negara maritim”, “negeri bahari” juga menandai bahwa Indonesia mem- branding diri sebagai negara yang berporos maritim. Namun paradoksnya, pihak asing bisa dengan mudah melakukan manuver agresif atas wilayah laut ini. Cina dikabarkan telah mengirim kapal surveinya yang juga dikawal oleh kapal coast guard ke perairan Natuna yang diduga kuat melakukan aktivitas riset ilmiah. (BBC Indonesia, 2/12/21)


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/15/merindu-murabithun-natuna-sang-penjaga-dari-rongrongan-negeri-serakah/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    11 min
  • Halima Aden dan Doktrin Kecantikan Perempuan

    Halima Aden dan Doktrin Kecantikan Perempuan

    Oleh. Ragil Rahayu

    Voice Over Talent: Dewi F

    NarasiPost.Com-Mengejutkan, Halima Aden dinobatkan menduduki posisi ketiga dalam daftar 100 perempuan tercantik dunia tahun 2021 versi media independen internasional, TC Candler. Daftar tersebut dirilis TC Candler melalui channel YouTube, pada Selasa (28/12). Posisi pertama ditempati Lisa Blackpink.

    Halima Aden menjadi istimewa karena dia adalah muslimah berhijab. Tampaknya, dunia sudah mulai terbuka terhadap standar kecantikan yang berbeda. Selama ini, seluruh perempuan di dunia mendapatkan doktrin kecantikan ala Barat. Bahwa perempuan cantik haruslah tinggi, putih, langsing, mancung, dan menampakkan auratnya. Tak ada tempat bagi perempuan pendek, berkulit gelap, gemuk, pesek, dan berpakaian tertutup rapat. Bisnis krim pemutih kulit dan obat pelangsing pun laku keras, seolah keduanya adalah ramuan ajaib untuk menjadi cantik.

    Begitu pula dengan menampakkan aurat, seolah menjadi syarat mutlak untuk mendapatkan pengakuan cantik. Para muslimah pun berbondong-bondong menampakkan keindahan tubuhnya, demi meraih predikat rupawan.


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2022/01/05/halima-aden-dan-doktrin-kecantikan-perempuan/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min

About Narasipostmedia

From the publisher's feed

Audio tentang sastra, opini, surat pembaca motivasi, food dan sebagainya dari karya-karya para penulis ideologis yang naskahnya publish di media www.narasipost.com