Narasipostmedia

Narasipostmedia

By NarasipostNewsDaily News
Download on the App Store

Narasipostmedia episodes

  • Dukung Moderasi, (Bukan) Jalan Resolusi

    Dukung Moderasi, (Bukan) Jalan Resolusi

    Oleh. Dia Dwi Arista

    Voice Over Talent: Dewi n

    NarasIPost.com-Semakin mendekati akhir zaman, anehnya kaum muslim malah banyak yang beralih memilih Islam kaffah sebagai resolusi. Padahal, syahdan dikatakan jika umat akhir zaman adalah seburuk-buruk umat. Padahal, Islam kaffah sangat berbahaya bagi eksistensi kedigdayaan para bangsa kolonial. Maka liberalisasi haruslah digencarkan agar kaum muslim semakin jauh dari agamanya.

    Sayangnya, kaum muslim tak terkecoh dengan istilah ‘Islam liberal’, mereka hanya butuh ganti istilah menjadi ‘Islam moderat’ untuk dengan senang hati menerima ide-ide yang sama dengan pendahulunya. Bukankah mudah untuk mengelabui kaum muslimin? Padahal, dulu kaum kafir mati-matian menciptakan segala uslub agar pikiran kaum muslim teracuni. Ternyata kuncinya hanya ada pada Khilafah.

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/29/dukung-moderasi-bukan-jalan-resolusi/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min
  • Ketika Banjir Melanda

    Ketika Banjir Melanda

    Oleh. Misnawati

    Voice Over Talent: Mels

    NarasiPost.Com-Pagi itu kudengar kabar berita

    Kotaku diterjang banjir bandang
    Tiba-tiba air meluapkan kemarahannya
    Gemuruh air berkecamuk meninggalkan duka

    Air terus membumbung tinggi 

    Membawa ranting-ranting kayu hanyut berserakan
    Menghempaskan apa saja yang dilewatinya
    Seakan ia tak peduli terus membinasakan

    Rumah- rumah roboh tenggelam 

    Kampung menjadi tanah rata
    Hewan-hewan ternak menjadi bangkai
    Kebun, sawah, ladang rusak porak poranda

    Hari itu sungguh mencekam, mendebarkan

    Lolongan pilu menyayat hati
    Orang tua kehilangan anak-anaknya
    Anak-anak seketika menjadi yatim piatu, sungguh memedihkan

    Akibat keserakahan juga gensi

    Meninggalkan aturan illahi
    Aturan syariat dianggap basi 
    Tak takut hukuman menimpa diri


    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2022/01/04/ketika-banjir-melanda/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    3 min
  • Ketika Cinta Menyapa

    Ketika Cinta Menyapa

    Oleh. Deena Noor

    (Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    Voice Over Talent: Sarah

    NarasiPost.Com-Ketika cinta menyapa, dunia seolah dipenuhi bunga-bunga. Semua tampak indah di pandangan mata. Warna-warni pesona menghanyutkan logika. Cinta tak hanya menawan, tetapi ia bisa menjadi sumber kekuatan. Itulah cinta.

    Anakku, cinta merupakan fitrah manusia. Rasa ini ada pada siapa saja. Setiap orang bisa merasakannya. Ia bisa hadir tanpa diduga, tanpa rencana dan tiba-tiba.

    Setiap orang ingin dicintai dan mencintai. Begitu pula dirimu, Anakku. Di usiamu yang beranjak remaja, ibu yakin kau mulai merasakan getar-getar rasa yang tak biasa. Ada rasa aneh muncul di dalam hati kala memandang satu sosok lawan jenis. Dia yang semula biasa saja, kini menjadi tampak istimewa di mata. Sosoknya mulai membayangi lamunan dan pikiran.

    Tak mengapa bila kau mulai jatuh cinta sebab kau pun punya rasa. Rasa itu melekat pada manusia seperti kita. Allah yang menciptakannya. Sebagaimana kita yang diciptakan oleh-Nya dengan cinta.

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/29/ketika-cinta-menyapa/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    10 min
  • Pokoknya Malas Itu Musuh Gue!

    Pokoknya Malas Itu Musuh Gue!

    Oleh. Ahsani Ashri, S.Tr.Gz

    Voice Over Talent: Putri

    NarasiPost.Com-Jiwa yang gundah dihasilkan dari kadar keimanan yang payah. Jiwa yang usang dihasilkan dari spirit rohani yang lemah. Seseorang yang tertimpa masalah merasa seolah dirinyalah yang paling susah, padahal ada orang yang lebih susah. Seorang pemalas akan didera dengan kehidupan yang susah.

    Malas, siapa sih yang belum pernah merasakan malas? Pasti hampir setiap orang pernah merasakannya kan? Sebab, setiap orang memiliki gharizah (naluri) yang dianugerahkan dari Sang Pencipta. Namun, apakah malas itu merupakan hal yang benar? Umumnya sih, orang berpikiran kalau malas itu perbuatan buruk. Karena memang nggak ada faedahnya sama sekali. Nggak ada satu pun manusia di muka bumi ini yang cinta kemalasan, kecuali ya pelaku malas itu sendiri. Allah dan para nabi dan juga rasul juga benci kepada orang yang malas.

    Sob, tau nggak? Ternyata kalau kita mau perhatikan, kemalasan itu ada kemalasan pasif dan aktif. Kemalasan pasif itu sama sekali nggak ada aktivitas, kerjaannya hanya bengong dan melamun saja. Orang yang sudah malas seperti itu, biasanya udah nggak tergerak melakukan sesuatu. Salat malas, ngaji malas, belajar malas, kerja juga malas. Pokoknya hanya bengong bin cengo.

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/20/pokoknya-malas-itu-musuh-gue/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    6 min
  • Perang Uhud, Introspeksi Besar Kaum Muslim atas Ketaatan kepada Pemimpin

    Perang Uhud, Introspeksi Besar Kaum Muslim atas Ketaatan kepada Pemimpin

    Oleh. Dia Dwi Arista

    (Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    Voice Over Talent: Dewi n

    NarasiPost.Com-Kemenangan perang Badar membawa euforia tersendiri bagi kaum muslim. Mereka telah terbebas dari belenggu bayang-bayang penyiksaan dan penindasan Quraisy. Mereka pun telah membuktikan bahwa hijrah telah membawa mereka kepada kehidupan yang lebih baik. Namun atmosfer berbeda menyelimuti Quraisy di Makkah. Mereka tenggelam dalam kesedihan mendalam atas kekalahan dan kematian orang terdekat mereka.

    Kebencian dan kedengkian yang telah lama tertanam, seolah terpupuk menjadi dendam kesumat kepada kaum muslimin. Mereka pun bersumpah akan membalas kekalahan Badar dengan kemenangan di peperangan yang akan datang. Dengan sumpah itu, mereka bergegas menyiapkan suasana perang, baik dari semangat maupun perbekalan.

    Kaum muslim yang baru mendapat kabar persiapan Quraisy pun segera berunding, maju atau tetap di tempat dan menunggu. Keputusan diambil dalam waktu singkat, bahwa kaum muslimin akan maju menyongsong Quraisy dalam pertempuran. Pasukan yang berjumlah sekitar 1000 orang, mulai berangkat menuju Uhud. Namun, gembong munafikin Abdullah bin Ubay bin Salul, berhasil menghasut kaum muslim dan membawa sekitar tiga ratus pasukan kembali ke Madinah. Kepulangan mereka mengguncang jiwa-jiwa kaum muslim lainnya, Namun tujuh ratus yang tersisa tetap setia menemani Rasul hingga sampai di Uhud.

    8 min
  • Bakti Rumini Menggemparkan Pertiwi

    Bakti Rumini Menggemparkan Pertiwi

    Oleh. Rochma Ummu Arifah

    Voice Over Talent: Dewi n

    NarasiPost.Com-Erupsi Gunung Semeru yang terjadi awal bulan Desember ini masih saja menyisakan sejumlah kisah. Mulai dari penanganan dan pencarian korban yang tertimbun pasir sampai pertanyaan mengenai bagaimana sistem mitigasi yang telah dijalankan di sana. Satu cerita menarik dan mengharukan yang menggemparkan negeri di balik peristiwa Semeru ini adalah sosok Rumini, seorang wanita yang ikut meninggal tertimbun pasir bersama dengan ibunya yang sudah tua renta.

    Kisah Rumini

    Kisah Rumini terungkap saat penemuan korban erupsi Semeru. Jasad Rumini ditemukan bersama dengan seorang wanita tua yang terkuak sebagai ibunya. Ibunda Rumini, yakni Bu Salamah sudah berusia lanjut dan tak mampu berjalan. Diduga, Rumini tak tega membiarkan ibunya sendirian jika dia tinggalkan untuk ikut berlari menyelamatkan diri dari serbuan erupsi Semeru. Sehingga, akhirnya keduanya ditemukan tewas dalam keadaan tertimbun pasir.

    Mengetahui kisah Rumini, publik menjadi terharu oleh bakti sang anak kepada ibunya. Bahkan, tribute untuk Rumini juga digaungkan di sosial media guna menggenangnya. Rumini muncul sebagai sosok teladan yang patut ditiru.

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2022/01/05/bakti-rumini-menggemparkan-pertiwi/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min
  • Fathu Makkah: Resolusi Kaum Muslim dan Introspeksi Quraisy

    Fathu Makkah: Resolusi Kaum Muslim dan Introspeksi Quraisy

    Oleh. Dia Dwi Arista

    (Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    Voice Over Talent: Dewi n

    NarasiPost.Com-Ingatkah jalan terjal yang dilewati oleh Rasulullah saw. dan kaum muslim ketika melakukan babat alas dalam menyiarkan Islam kepada suku Quraisy di Makkah? Kisah kesabaran luar biasa yang ditunjukkan oleh Nabi saw. dan para sahabat dalam menanggung segala penganiayaan demi tersebarnya dakwah Islam ke penjuru Makkah.

    Muhammad bin Abdullah diutus menjadi nabi dan rasul ketika puncak kepercayaan masyarakat terukir pada dirinya. Hingga belau digelari ‘Al-Amin’ dengan makna ‘yang terpercaya’, tak ada satu pun manusia yang bernyawa di Makkah pada saat itu, kecuali meletakkan sepenuh hatinya kepada Muhammad.

    Namun, semua sifat dan akhlak Muhammad seperti sirna di mata dan hati Quraisy tatkala suatu hari Muhammad berdiri di hadapan mereka, menyeru bahwa kini ia adalah seorang nabi dan rasul. Allah telah mengutusnya untuk mengembalikan manusia dari penyembahan selain-Nya, kepada penyembahan hanya kepada-Nya.

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/12/29/fathu-makkah-resolusi-kaum-muslim-dan-introspeksi-quraisy/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    11 min
  • KANGEN

    KANGEN

    Oleh: Bedoon Essem

    Voice Over Talent: Mels

    NarasiPost.Com-Semua sajak kerinduan telah kulantunkan

    Seluruh lagu rindu telah kumainkan
    Namun seakan semua tak mampu mewakilkan
    Betapa besar keinginan pada perjumpaan

    Semua kata seakan tak sanggup mengungkapkan

    Setiap gejolak yang dirasakan
    Tentang betapa berat penantian
    Akan pertemuan yang didambakan

    Telah kutuliskan semua elegi

    Namun seakan tak dapat mewakili
    Setiap ratapan tak terperi
    Air mata rintihan anak negeri

    Hampir seabad..

    Bukanlah waktu yang singkat
    Untuk menahan kerinduan yang begitu hebat
    Sungguh rindu ini pun kian pekat

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/11/25/kangen/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    4 min
  • Boneka dalam Pandangan Islam

    Boneka dalam Pandangan Islam

    Oleh. Aya Ummu Najwa

    Voice Over Talent: Dewi n

    NarasiPost.Com-Indonesia kembali dihebohkan dengan berita viralnya beberapa selebritas yang mengaku mempunyai atau mengasuh spirit doll (boneka arwah), yang mereka perlakukan layaknya bayi sungguhan. Mereka melayaninya, mengasuhnya, dan merawatnya laksana merawat anak-anak mereka. Bahkan, ada yang menganggap boneka-boneka tersebut calon ahli warisnya. Sekilas boneka itu memang terlihat lucu, dengan bentuk mirip bayi manusia sungguhan, namun sesuai dengan namanya spirit doll, boneka-boneka tersebut dipercaya telah dimasukkan roh atau jin di dalamnya. Bagaimana Islam memandang hal ini?

    Mayoritas para ulama mazhab Malikiyah, Syafi’iyah dan Hambali, mereka berpendapat bahwa Islam mengharamkan membuat gambar atau patung berbentuk makhluk, kecuali untuk boneka mainan anak-anak. Al-Qadhi ‘Iyadh telah menukil kebolehan tersebut dan ia mengatakan bahwa mayoritas ulama berpendapat demikian. Demikian pula Imam Nawawi dalam Syarah Muslimnya telah mengikuti pendapat ini. Beliau rahimahullah mengatakan bahwa larangan gambar atau patung itu dikecualikan jika dimaksudkan bagi boneka anak-anak, dikarenakan ada dalil yang menunjukkan keringanan akan hal ini.

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2022/01/04/boneka-dalam-pandangan-islam/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    9 min
  • Jangan Pernah Lelah

    Jangan Pernah Lelah

    Oleh. Aya Ummu Najwa

    Voice Over Talent: Mels

    NarasiPost.Com-Dalam gegap gempita dakwah

    Bersama kita melangkah
    Walaupun kadang ujian membuat goyah
    Namun jangan pernah tinggalkan medan dakwah

    Jangan pernah lelah

    Walaupun hati tengah gundah
    Jua resah pun gelisah
    Namun ingat kita harus istikamah

    Kawan, kau tak sendiri

    Ada aku di sini
    Bahu membahu kita berdiri
    Setelah keterpurukan yang menguji

    Berjuang memanglah berat

    Namun inilah jalan kita, wahai sahabat
    Bersama kita kokohkan tekad
    Merintis kebangkitan Islam juga umat

    Naskah Selengkapnya: https://narasipost.com/2021/11/23/jangan-pernah-lelah/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    4 min

About Narasipostmedia

From the publisher's feed

Audio tentang sastra, opini, surat pembaca motivasi, food dan sebagainya dari karya-karya para penulis ideologis yang naskahnya publish di media www.narasipost.com