
Sign up to save your podcasts
Or


Grand Design Cina di Balik Rujuknya Saudi-Iran
Oleh. Sartinah
(Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Iran dan Arab Saudi akhirnya sepakat rujuk kembali. Mereka menormalisasi hubungan yang telah terputus selama tujuh tahun terakhir, yakni sejak 2016. Kesepakatan dicapai di Beijing setelah serangkaian perundingan damai yang dimediasi Cina. Perundingan tersebut dihadiri oleh Menteri Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Shamkhani, Penasihat Keamanan Nasional Arab Saudi Musaad bin Muhammed al-Aiban, serta Direktur Komisi Urusan Luar Negeri Komite Pusat Partai Komunis Cina Wang Yi.
Setelah pembicaraan damai disepakati, kedua negara pun setuju untuk melanjutkan hubungan diplomatik dan membuka kedutaan besar dalam waktu dua bulan. Lantas, apa sejatinya penyebab ketegangan Saudi dan Iran? Benarkah Cina tidak memiliki kepentingan di tengah mediasi yang dilakukannya?
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/19/grand-design-cina-di-balik-rujuknya-saudi-iran/world-news/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Tim Percepatan Reformasi Hukum, Apakah Solutif?
Oleh. Ragil Rahayu, S.E.
(Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)
Voice over talent: Sofia Ariyani
NarasiPost.Com-Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD telah membentuk Tim Percepatan Reformasi Hukum untuk membenahi karut-marut hukum di Indonesia. “Kemenko Polhukam yang membuat Tim Percepatan Reformasi Hukum untuk membenahi karut-marut hukum,” ujar Mahfud dalam keterangan tertulisnya.
Pembentukan tim ini dilakukan atas perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Perintah tersebut disampaikan Jokowi merespons penangkapan hakim agung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menerima suap dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung. Presiden lantas meminta Menko Polhukam merumuskan reformasi hukum dan pengadilan.
Tim percepatan reformasi hukum tersebut dibentuk tidak untuk menyelesaikan kasus konkret yang sekarang ada karena untuk keperluan tersebut ditangani oleh aparat penegak hukum dan birokrasi. Tim Percepatan Reformasi Hukum akan merumuskan naskah akademik dan rancangan kebijakan hukum.
Berdasarkan Keputusan Menkopolhukam Nomor 63 Tahun 2023 tentang Tim Percepatan Reformasi Hukum pada 23 Mei 2023, tugas Tim Percepatan Reformasi Hukum adalah menetapkan strategi dan agenda prioritas, mengoordinasikan kementerian atau lembaga, serta mengevaluasi agenda prioritas (CNN Indonesia, 27-5-2023).
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/06/03/tim-percepatan-reformasi-hukum-apakah-solutif/opini/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Bagai Mutiara di Dasar Lautan yang Muncul ke Permukaan
Oleh. Sherly Agustina, M.Ag.
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Maya Rohmah
NarasiPost.Com-Teringat untaian hikmah sahabat Umar bin Khattab, “Jikalau kita letih karena kebaikan maka sesungguhnya keletihan itu akan hilang dan kebaikan akan kekal. Namun, jikalau kita bersenang-senang dengan dosa, maka sesungguhnya kesenangan itu akan hilang dan dosa itu akan kekal”.
Melihat perjuangan yang begitu besar dari awal berdirinya sebuah media bernama NarasiPost.Com hingga saat ini, saya pribadi merasa kagum dan salut. Bagaimana tidak, pendirinya sekaligus pemrednya pasti memiliki niat yang tulus untuk menebar kebaikan di jalan dakwah. Walau tertatih di tengah derasnya arus sekularisasi dan liberalisasi media, NarasiPost.Com berdiri tegak menantang media mana pun yang mengemban pemikiran-pemikiran rusak. Azamnya untuk berdakwah di dunia media sangat bulat dan mantap, tak peduli sebesar apa pun tantangan di depan mata siap untuk dihadapi.
Maka benar untaian hikmah sahabat Umar bin Khattab, bahwa jika kita letih karena kebaikan maka sesungguhnya keletihan itu yang akan hilang, sementara kebaikannya akan kekal selamanya. Saya tahu pemred, tim redaksi, dan semua admin NP pasti merasakan letihnya berdakwah di dunia media. Hari-hari yang dilewati dikejar deadline baik itu menulis, mengedit, membuat VO, membuat video dan desain yang menarik serta publish naskah.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/22/bagai-mutiara-di-dasar-lautan-yang-muncul-ke-permukaan/challenge-true-story/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Pabrik Hantu Akibat Tsunami PHK
Oleh. Novianti
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Di beberapa kawasan Jakarta, muncul area hantu dadakan. Bukan karena dihuni makhluk gaib, melainkan kawasan industri yang awalnya padat manusia menjadi kosong melompong. Sebagaimana diberitakan cnbcindonesia.com (26/05/2023), beberapa pemilik perusahaan telah memindahkan usahanya mengarah ke wilayah lain seperti Jawa Tengah atau Jawa Barat.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Asosiasi Pengusaha Indonesia DKI Jakarta, Nurjaman mengungkapkan kondisi diakibatkan upah di wilayah Jakarta dan sekitarnya mengikuti biaya hidup yang semakin mahal. Upah untuk satu pegawai di Jakarta dapat digunakan membayar 2 pegawai di wilayah lain seperti Majalengka atau Jepara.
Menurut Anton J. Supit, Ketua Bidang Ketenagakerjaan APINDO, kondisi ini sudah diprediksi sejak terjadi perang Rusia-Ukraina. Ekspor menurun karena permintaan berkurang terutama dari Amerika dan Uni Eropa. Ditambah daya beli dalam negeri juga melemah.
Ratusan ribu karyawan di-PHK dan sebagian besar dari mereka hanya berpendidikan SD atau SMP. Mereka tidak bisa mengisi kesempatan kerja dalam industri digital yang disebut membuka peluang pekerjaan baru sebagai dampak perkembangan teknologi. Seharusnya pemerintah membuat terobosan kebijakan karena fakta ini menimbulkan persoalan tidak hanya bagi industri tetapi juga bagi negara.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/06/01/pabrik-hantu-akibat-tsunami-phk/opini/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Amalan dan Doa
Oleh. Yana Sofia
(Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Ada yang tidak paham bahwasanya doa dan amal itu sepaket. Karena tidak paham, kebanyakan kita hanya suka melangitkan doa. Namun, lupa melaksanakan amalan yang mendorong doa cepat dikabulkan.
Sebut saja kita berdoa agar menjadi pribadi saleh dan salihah, hal ini takkan mungkin terwujud jika tak ada upaya meluruskan niat, melakukan perencanaan, dan konsisten mengubah kebiasaan buruk sehingga menjadi pribadi yang ber- syakhshiyah Islam yakni berkepribadian Islam. Di mana pola pikirnya Islam, pola sikapnya juga Islam. Barulah harapan menjadi pribadi saleh dan salihah bisa digapai.
Itulah mengapa doa harus sepaket dengan amal. Sepaket yang artinya sejalan, searah, dan setujuan. Tidak boleh lain arah dan tidak sejalan. Karena doa tanpa amalan itu percuma, sedang amalan tanpa disertai doa itu kering seperti tanaman tak diberi air, dia tumbuh tapi merana.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/31/amalan-dan-doa/motivasi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Kapitalisme Lahirkan ‘Pabrik Hantu’
Oleh. Neni Nurlaelasari
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Pabrik atau industri padat karya selama ini menjadi magnet bagi para pencari kerja untuk mengais pundi-pundi rupiah. Keberadaan pabrik menjadi tujuan utama para pencari kerja dari lulusan SMA, SMK, maupun di bawahnya. Namun, seiring sulitnya kondisi perekonomian, banyak industri padat karya yang memutuskan untuk memindahkan pabriknya ke tempat lain.
Terjadi pada pabrik-pabrik industri padat karya di Jakarta, yang eksodus ke daerah untuk mencari upah yang terjangkau. Seperti Kawasan Berikat Nusantara (KBN) yang sepi dari operasi pabrik, sehingga memunculkan fenomena ‘pabrik hantu’ di Jakarta (CNBCIndonesia.com, 26/05/2023)
Menjamurnya ‘Pabrik Hantu’ di Jakarta
Istilah ‘pabrik hantu’ disematkan pada pabrik yang sudah tidak beroperasi hingga terbengkalai begitu saja. Banyaknya pabrik yang menutup produksinya di wilayah Jakarta, dan beralih ke daerah di pengaruhi beberapa faktor, antara lain:
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/06/03/kapitalisme-lahirkan-pabrik-hantu/opini/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Bank dan Riba: Pendongkrak Ekonomi Kapitalisme
Oleh. Nilma Fitri S. Si
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Sofia Ariyani
NarasiPost.Com-Dalam situs bca.co.id, 23/05/2023, Bank Central Asia (BCA) mengeluarkan pemberitahuan bagi nasabahnya untuk lebih mengenal serangan ransomware dan tips keamanannya. Hal ini sebagai tindak lanjut dari kekhawatiran nasabah BCA yang sempat mengalami eror pada layanan BCA Mobile pada (14/05) lalu. Nasabah BCA khawatir terjadi serangan ransomwareseperti yang dialami BSI.
Sebelumnya, ransomware telah menyerang sistem Bank Syariah Indonesia (BSI). Nasabah BSI dibuat syok dengan terhentinya seluruh pelayanan perbankan dari BSI. Jaringan ATM, mobile banking serta kantor cabang perusahaan tidak bisa diakses selama 4 hari lamanya. Nasabah tidak bisa melakukan apa pun karena BSI mati sesaat.
Masyarakat gempar. Kekhawatiran pun menyelimuti sebagian besar umat Islam di Indonesia sebagai nasabah mayoritas pengguna layanan BSI. Layanan bank syariah terbesar di Indonesia dilaporkan lumpuh selama lebih kurang lima hari.
Dikutip dari bbc.com, (16/5/2023), lumpuhnya layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) diduga kuat karena serangan siber ransomeware. Direktur Utama BSI, Hery Gunardi mengatakan, BSI telah dapat dipulihkan pada pada Sabtu (13/05) dan prioritas BSI adalah menjaga data dan dana nasabah.Kendati demikian, menurut Kepala Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC, Dr. Pratama Persadha, sistem pertahanan siber bank-bank di Indonesia, tidak kuat. Karena tidak hanya BSI, tetapi juga bank-bank lain sudah beberapa kali kena retas.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/06/02/bank-dan-riba-pendongkrak-ekonomi-kapitalisme/opini/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Bilateral Indonesia-Kanada, Akankah Memajukan Negeri?
Oleh. Firda Umayah
(Kontributor NarasiPost.Com)
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Pemerintah Indonesia saat ini sedang dalam perundingan untuk menjalin kerja sama ekonomi komprehensif bersama Kanada atau ICA-CEPA (Indonesia Canada – Comprehensive Economic Partnership Agreement). Perundingan yang telah diluncurkan sejak 21 Juni 2021 lalu, kini memasuki putaran kelima. Kedua negara berharap kerja sama tersebut akan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi, perdagangan, dan investasi, serta menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat kedua negara tersebut. Pada perundingan ICA-CEPA putaran kelima, Indonesia-Kanada akan menyelesaikan perundingan tersebut pada pertemuan yang berlangsung di Otawa, Kanada, pada 29 Mei-2 Juni 2023 (rmol.id, 27/05/2023).
Antusiasme kedua negara dalam hubungan kerja sama ini lantas menyisakan pertanyaan, akankah kerja sama ini memajukan negeri?
Jalan Liku Perundingan ICA-CEPA
Pada peluncuran ICA-CEPA secara virtual, pemerintah menjelaskan bahwa perundingan ini merupakan langkah strategis untuk membuka peluang masuknya produk Indonesia di kawasan Amerika Utara. Karena Indonesia masih memiliki satu perjanjian dagang saja dengan negara di benua Amerika, yaitu Chile di Amerika Serikat (kemendag.go.id, 21/06/2021).
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/06/01/bilateral-indonesia-kanada-akankah-memajukan-negeri/world-news/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Tenangkan Hatimu
Oleh. Aya Ummu Najwa
(Kontributor NarasiPost.com)
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Ketenangan jiwa adalah puncak kebahagiaan. Betapapun manusia mempunyai segalanya, namun jika ketenangan jiwa tak dirasa, maka semua yang dimilikinya menjadi tak berharga. Susah makan, susah tidur, hidupnya gelisah, padahal harta melimpah. Banyaknya harta, anak keturunan, juga kolega. Semua menjadi tak bermakna kala hati gundah gulana.
Bagi seorang muslim pun sama, ada kalanya gelisah dan resah melanda jiwa. Karena roda kehidupan terus berputar. Akan banyak episode dan kisah yang terjadi pada setiap putarannya. Di sana akan ada suka, juga ada duka. Ada gembira maupun lara, ada kesulitan juga kemudahan, kesempitan juga kelapangan. Semua orang melewatinya, tak ada pengecualian. Hanya mungkin kadarnya saja yang tak sama.
Sungguh manusia hanya menjalani, bukan pemilik kehidupan ini. Tak ada manusia yang selalu gagal, pun tak ada satupun manusia yang selalu berhasil meraih apa yang diimpikannya. Sering kita melihat peristiwa bagaimana manusia bersorak merayakan keberhasilannya, namun esok harinya menangis meratapi nasib. Bisa jadi sekarang bertemu, tapi kemudian berpisah. Satu detik tenggelam dalam kebanggaan atas pencapaian, namun detik berikutnya tersedu pilu karena kegagalan.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/23/tenangkan-hatimu/syiar/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Dunia Tanpa Denting
Oleh. Andrea Aussie
(Pemred NarasiPost.Com)
Voice over talent: Yeni M
NarasiPost.Com-Kuterbangun dalam keheningan malam. Kutengok jam dinding menunjukkan pada angka 02.30 am. Seperti hari-hari biasa tubuhku selalu terbangun untuk segera mandi dan menuju ke haribaan-Nya. Menyerahkan diri pada Sang Pemilik di sepertiga malam. Bukankah Islam senantiasa mengingatkan umatnya.
“Dan pada sebahagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Rabbmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (TQS. Al-Isra’: 79).
Bahkan Rasulullah saw. pun menganjurkan dalam sabdanya, “Rabb kami -Tabaroka wa Ta’ala- akan turun setiap malamnya ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lalu Allah berfirman, ‘Siapa yang memanjatkan doa pada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang memohon kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Siapa yang meminta ampun pada-Ku, Aku akan memberikan ampunan untuknya’.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Aku merasakan ada hal aneh pada tubuhku saat kuterbangun tadi. Tubuhku serasa menggigil hebat, namun suhu tubuhku mencapai 39 celcius. Dan hatiku tersentak saat kurasakan ada cairan merah kehitam-hitaman yang mulai mengering sekitar telinga kiriku. Semula kupikir itu bercak darah dari batukku yang tak sempat kubersihkan.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/05/23/dunia-tanpa-denting/story/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
From the publisher's feed