Narasipostmedia

Narasipostmedia

By NarasipostNewsDaily News
Download on the App Store

Narasipostmedia episodes

  • Kemiskinan Ekstrem dan Kapitalisme

    Kemiskinan Ekstrem dan Kapitalisme

    Oleh. Mutia Syarif
    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Maya Rohmah

    NarasiPost.Com-Indonesia adalah negeri dengan kekayaan alam yang melimpah ruah. Sejak dahulu, bangsa Eropa sangat menginginkan kekayaan alam Indonesia, yaitu rempah-rempahnya. Hingga pada akhirnya negara ini dieksploitasi oleh mereka. Bukan hanya masa penjajahan Belanda saja negeri ini dijajah. Sejatinya, negeri ini masih dalam kungkungan penjajahan. Neoimperialisme masih mencengkeram negeri kita tercinta.

    Namun, banyak masyarakat yang tidak menyadari hal ini. Impitan ekonomi membuat masyarakat sibuk untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Alih-alih memikirkan cara membebaskan kondisi negara yang sedang terjajah ini, masyarakat disibukkan dengan pemenuhan hidupnya. Pemerintah laksana orang tua yang tidak lagi memedulikan anaknya. Masyarakat dibiarkan berjuang sendirian untuk mencari segala kebutuhannya.

    Di era ini, kesulitan semakin terasa di berbagai lini. Sudahlah mencari pekerjaan sulit, harga kebutuhan primer naik, rakyat semakin tercekik. Ditambah lagi biaya pendidikan dan kesehatan yang juga ikut melambung. Rakyat serba salah, tak boleh sakit karena biaya rumah sakit mahal, namun menjaga kesehatan pun sulit karena makanan bergizi tak terjangkau. Ingin mendapatkan kualitas pendidikan terbaik harus merogoh kocek dalam-dalam. Miris, ini terjadi di negeri agraris yang subur dan sumber daya alamnya melimpah. Namun, banyak rakyatnya yang hidup dengan tingkat kemiskinan ekstrem.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/04/14/kemiskinan-ekstrem-dan-kapitalisme/surat-pembaca/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    7 min
  • Physalis si Perdu yang Kaya Manfaat

    Physalis si Perdu yang Kaya Manfaat

    Oleh. Firda Umayah
    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Dewi Fitriana

    NarasiPost.Com-Allah Swt. berfirman,

    يُنْۢبِتُ لَكُمْ بِهِ الزَّرْعَ وَالزَّيْتُوْنَ وَالنَّخِيْلَ وَالْاَعْنَابَ وَمِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ

    “Dengan (air hujan) itu Dia menumbuhkan untuk kamu tanam-tanaman, zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir.” (TQS. An-Nahl: 11)

    Dari ayat di atas, dapat diketahui bahwa betapa Maha Kuasa dan Pengasih Allah Swt. yang telah menciptakan aneka jenis tanaman dari air hujan. Sehingga tanaman tersebut bermanfaat bagi manusia. Salah satunya adalah tanaman Physalis atau ciplukan.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/05/02/physalis-si-perdu-yang-kaya-manfaat/food/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min
  • Gerakan Separatis Menyerang Kongo, Begini Islam Melindungi Warganya!

    Gerakan Separatis Menyerang Kongo, Begini Islam Melindungi Warganya!

    Oleh. Muthiah Al Fath
    (Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Dewi Nasjag

    NarasiPost.Com-Dilansir dari dunia.tempo.co (12/03/2023), kelompok separatis ADF berafiliasi dengan Negara Islam (IS) telah menyerang Desa Kirindera, Provinsi Kifu Utara, Republik Demokratik Kongo. Aksi penyerangan ini terjadi sekitar pukul 01.00 waktu setempat, dan menewaskan 19 warga sipil. Menurut Sadame Patanguli, salah seorang warga desa Kirindera menyatakan bahwa militan ADF (Pasukan Demokratik Sekutu) datang membakar rumah sakit setelah menjarah obat-obatan, membakar hotel, dan menculik beberapa orang lainnya.

    Anehnya, kelompok separatis brutal yang mengeklaim berafiliasi dengan Negara Islam tersebut justru jauh dari karakter dan syariat Islam. Sebaliknya, aksi militan ADF tersebut justru memperburuk citra Islam karena dianggap biang kerok dalam setiap konflik dan permasalahan yang tengah melanda RD Kongo. Lantas, siapa sebenarnya pengusung kelompok ekstremis dan separatis ADF tersebut? Benarkah kelompok ini merupakan kelompok Islami?

    Hubungan ADF, ISIS dan Kolonialisme Barat

    ADF (Allied Democratic Forces) adalah sebuah kelompok bersenjata paling mematikan yang terbentuk di Uganda dan pindah ke Kongo Timur pada 1990-an. Dilansir dari KumparanNews (1/3/2022), ADF sendiri telah berjanji setia pada ISIS sejak 2019. ADF terkenal sebagai kelompok militan jihadis yang sering melakukan penyergapan di desa-desa, dan telah membunuh ribuan warga sipil di Kongo dan Uganda.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/19/gerakan-separatis-menyerang-kongo-begini-islam-melindungi-warganya/world-news/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    15 min
  • Ramadan dalam Musibah

    Ramadan dalam Musibah

    Oleh. Yana Sofia
    (Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Maya Rohmah

    NarasiPost.Com-Ramadan kali ini berbagai musibah telah menimpa wilayah paling barat Indonesia yakni Aceh. Hujan deras yang disertai angin kencang telah menyebabkan rumah-rumah, infrasruktur jalan, bahkan masjid rusak parah. Sebagaimana yang terjadi di Kabupaten Aceh Tenggara dan Aceh Barat, tak kurang sebanyak 18 rumah warga dan dua masjid rusak parah. (Kompas.id, 23/03/2023)

    Tidak sedikit yang menunda berbuka dan salat tarawih di masjid, karena rumah dan masjidnya tak bisa digunakan. Beberapa warga harus mengungsi ke rumah tetangga untuk rutinitas sahur dan berbuka puasa, karena atap rumahnya porak-poranda diterjang angin. Angin puting beliung mengamuk, tanaman dan pohon-pohon besar yang kokoh diterjangnya hingga ambruk, dan diempaskan ke tanah.

    Saat ibadah puasa menuju minggu kedua, cuaca belum juga membaik. Masyarakat yang tinggal di bawah kaki gunung harus siaga, jika sewaktu-waktu hujan melengserkan bongkahan tanah dan bebatuan akibat longsor karena intensitas hujan tinggi. Rakyat yang tinggal di wilayah pesisir pun sama, diliputi rasa khawatir jika tiba-tiba air laut naik karena tidak mampu menampung luapan sungai akibat banjir.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/04/11/ramadan-dalam-musibah/opini/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

     

    9 min
  • Impor Dokter Asing dalam Draf RUU Kesehatan, Apakah Penting?

    Impor Dokter Asing dalam Draf RUU Kesehatan, Apakah Penting?

    Oleh. Isty Da’iyah
    (Kontributor NarasiPost.Com dan Mutiara Umat Institute)

    Voice over talent: Yeni M

    NarasiPost.Com-Setelah nikmat Islam dan iman, nikmat terbesar dari Allah Swt. adalah nikmat sehat. Karena besarnya nikmat sehat ini, Rasullullah berkata dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, artinya, “Siapa saja di antara kalian yang masuk waktu pagi dalam keadaan sehat badannya dan punya makanan pokok pada hari itu, maka seolah-olah seluruh dunia dikumpulkan untuk dirinya.”

    Namun, masalah kesehatan di negeri ini tampaknya masih belum menemui titik terang yang bisa mengantarkan pada solusi paripurna. Berbagai persoalan dan solusinya datang silih berganti, namun belum bisa memberikan dampak yang berarti.

    Sebagaimana yang terjadi ketika terjadi pembahasan Rancangan Undang-Undang Kesehatan belum lama ini. Di antara isi undang-undang tersebut adalah pemerintah akan mengizinkan dokter asing bekerja di rumah sakit di Indonesia secara terbatas. Hal ini akan diatur dalam Rancangan Undang-undang Kesehatan secara detail. (Kompas.com, 16/3/2023)


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/05/02/impor-dokter-asing-dalam-draf-ruu-kesehatan-apakah-penting/opini/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

     

    13 min
  • Jepang Tak Seindah Sakura

    Jepang Tak Seindah Sakura

    Oleh. Witta Saptarini, S.E.
    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Nonny Irayanti

    NarasiPost.Com-Semua cantik bermekaran menghiasi taman. Ini menjadi pertanda awal datangnya musim semi. April adalah waktu terbaik untuk menikmati indahnya sakura. Ya, jika berwisata ke Jepang pada bulan April, setiap mata akan dimanjakan dengan pemandangan bunga sakura yang menawan. Tak hanya jutaan wisatawan asing, warga Jepang pun menanti pesona alam tahunan ini, sekaligus menjadi momentum berkumpul bersama keluarga, lengkap dengan pakaian tradisional Kimono, yang biasa disebut Hanami.

    Tak hanya di taman sudut kota, siapa pun bisa menikmatinya di kastel tua, di atas perahu dayung, tergantung daerah mana yang dikunjungi. Tak heran, negeri sakura menjadi salah satu julukan yang disematkan untuk negara Jepang. Di balik pesonanya, mampu menarik daya pikat jutaan wisatawan asing untuk berkunjung. Namun siapa sangka, negeri samurai ini telah bertahun-tahun menyimpan hal yang sangat menyentuh hati, yaitu berjuang menghadapi krisis populasi penduduk yang kian kronis dan menjadi sorotan dunia.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/04/11/jepang-tak-seindah-sakura/world-news/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

     

    14 min
  • Penjegalan Agama Minoritas di India Lewat UU Pelarangan Pindah Agama

    Penjegalan Agama Minoritas di India Lewat UU Pelarangan Pindah Agama

    Oleh. Nur Rahmawati, S.H.
    Penulis Inti NarasiPost.Com

    Voice over talent: Dewi Nasjag

    NarasiPost.Com-Ketenangan hati terletak pada terpenuhinya naluri beragama. Naluri yang mampu menguatkan jiwa ketika terasa hampa pada dunia yang fana. Namun, ketika seseorang telah menemukan agama mana yang benar tetapi terhalang oleh suatu aturan manusia, maka yang didapat adalah kezaliman yang tak berkesudahan. Hal ini terjadi pada warga sipil yang beragama minoritas di India.

    Disahkannya UU yang melarang warga pindah agama oleh pemerintah India merupakan penjegalan agama. Gencarnya pemerintah India mengeluarkan undang-undang anti-pindah agama bukan hal yang main-main. Bahkan regulasi ini telah diberlakukan di 12 dari 28 negara bagian India (cnnindonesia.com, 24/3/2023).


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/29/penjegalan-agama-minoritas-di-india-lewat-uu-pelarangan-pindah-agama/world-news/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost


    14 min
  • Gairah Investasi, antara Harapan Kesejahteraan dan Belenggu Kedaulatan

    Gairah Investasi, antara Harapan Kesejahteraan dan Belenggu Kedaulatan

    Oleh. Afiyah Rasyad
    (Tim Inti NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Maya Rohmah

    NarasiPost.Com-Syahdan, kondisi alam negeri yang dijuluki Zamrud Khatulistiwa ini amatlah kaya. Sumber daya alam yang terhampar di permukaan dan di dalam perut bumi sangat melimpah. Kekayaan alam di darat dan di laut menggiurkan siapa saja yang serakah. Aneka ragam kekayaan yang dimiliki negeri ini, dari Sabang hingga Merauke, membuat negara adidaya dan negara-negara besar lainnya tergiur untuk menancapkan hegemoni demi menikmati kekayaan alam negeri ini.

    Menyoal Gairah Investasi

    Sudah menjadi rahasia umum bahwa kekayaan alam negeri ini tidaklah dikelola oleh negara ataupun rakyat pribumi. Berbagai regulasi menawarkan jalan masuk bagi para pemilik modal yang hendak berinvestasi. Walhasil, investasi di negeri ini kian subur.

    Namun demikian, gairah investasi seakan jauh dari harapan. Keberadaan investasi dipandang tak sebanding dengan penciptaan dan penyerapan lapangan kerja. Hal itu diakui oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Menurut beliau, realisasi investasi di industri padat karya seharusnya berbanding lurus dengan penciptaan lapangan kerja. Namun, investasi yang masuk di Indonesia saat ini hampir semuanya high technology, bukan lagi padat karya yang membutuhkan banyak pekerja (CNNIndonesia.com,29/4/2023).


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/05/02/gairah-investasi-antara-harapan-kesejahteraan-dan-belenggu-kedaulatan/opini/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

     

    11 min
  • Status Kedaruratan Covid-19 Dicabut, Benarkah Pandemi Telah Usai?

    Status Kedaruratan Covid-19 Dicabut, Benarkah Pandemi Telah Usai?

    Oleh. Haifa Eimaan
    (Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)

    Voice Over talent: Dewi Fitriana

    NarasiPost.Com-Tiga tahun silam, WHO pertama kali menetapkan bahwa dunia berada dalam status darurat Covid-19. Suatu kondisi yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Beberapa negara melakukan karantina total demi menyelamatkan warganya, tetapi ada pula yang sekadar melakukan pembatasan-pembatasan aktivitas agar ekonomi negaranya tidak hancur.

    Akibat dari serangan virus SARS-CoV-2, WHO mencatat korban tewas sejumlah tujuh juta orang. Sungguh sebuah angka yang fantastis dan bukan sekadar angka. Pada angka-angka itu ada ayah, ibu, anak, paman, bibi, keponakan, dan kerabat-kerabat yang dicintai oleh keluarganya. Rasa kehilangan mereka pasti masih meninggalkan duka.

    Akan tetapi, pada 5 Mei 2023, WHO memutuskan untuk mencabut status darurat Covid-19 karena tidak lagi memenuhi syarat sebagai darurat global. Dikutip dari voaindonesia.com (05-05-2023), Tedros Adhanom Ghebreyesus sebagai Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa meskipun tahap darurat telah usai, tetapi pandemi belum berakhir. Ia juga mengingatkan lonjakan kasus harian di Timur Tengah dan Asia Tenggara.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/05/12/status-kedaruratan-covid-19-dicabut-benarkah-pandemi-telah-usai/opini/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

     

    10 min
  • Kembalinya Cahaya Islam di Setiap Penjuru Negeri

    Kembalinya Cahaya Islam di Setiap Penjuru Negeri

    Oleh. Tri Wahyuningsih, S.Pi
    (Kontributor NarasiPost.Com dan Pegiat Literasi dan Media)

    Voice over talent: Maya Rohmah

    NarasiPost.Com-Islam adalah agama rahmatan lil’alamin artinya Islam merupakan agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, termasuk di dalamnya manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, dan jin. Sesuai dengan firman Allah dalam surah Al-Anbiya ayat 107, yang artinya “Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam”. Islam sangat melarang manusia berlaku semena-mena terhadap makhluk Allah, baik itu hewan, tumbuhan apalagi sesama manusia. Islam sungguh indah mengatur tentang kehidupan, mulai dari bagaimana manusia bersikap terhadap makhluk Allah hingga sampai balasan apa yang kelak akan diterima manusia ketika mengamalkan setiap ajaran Islam dengan baik dan benar.

    Ajaran kehidupan di dalam Islam yang sangat indah inilah mungkin yang membawa penduduk Eropa mempelajari dan berbondong-bondong masuk ke dalam agama yang benar ini, Islam. Sebagaimana dilansir dari Pew Research Center, muslim di Eropa menyumbang pertumbuhan penduduk di Eropa sebanyak 4,9 persen pada 2016 lalu. Lebih tepatnya, pada pertengahan 2016, diperkirakan jumlah penduduk muslim mencapai 25,8 juta (4,9 persen dari keseluruhan populasi) atau meningkat dari 19,5 juta (3,8 persen) dari pada 2010 dan populasi muslim ini akan terus meningkat hingga tahun 2050. Sementara ini, Prancis dan Jerman adalah negara dengan populasi muslim terbesar di Eropa. Pada 2016, Prancis memiliki 5,7 juta muslim, sedangkan di Jerman terdapat sebanyak lima juta jiwa muslim. Selain itu, di Uni Eropa juga terdapat negara yang memiliki jumlah populasi muslim seperempat dari seluruh jumlah penduduknya. (Republika.co.id, 23/01/ 2023)


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/04/29/kembalinya-cahaya-islam-di-setiap-penjuru-negeri/opini/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost


    10 min

About Narasipostmedia

From the publisher's feed

Audio tentang sastra, opini, surat pembaca motivasi, food dan sebagainya dari karya-karya para penulis ideologis yang naskahnya publish di media www.narasipost.com