Narasipostmedia

Narasipostmedia

By NarasipostNewsDaily News
Download on the App Store

Narasipostmedia episodes

  • Negara laksana Drakula

    Negara laksana Drakula

    Oleh. Ragil Rahayu, S.E.
    (Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Giriyani SS

    NarasiPost.Com-Kita semua tentu tidak asing dengan sosok drakula. Makhluk seram pengisap darah ini identik dengan kekejaman dan pembunuhan. Nah, jika ada negara yang karakternya mirip drakula, seperti apa wujudnya?

    Negara laksana drakula ini nyata adanya, bukan dongeng rekaan. Bahkan, negara-negara ini tengah memimpin dunia sekarang. Mereka adalah negara-negara kaya yang mengisap “darah” negara miskin hingga terus terjebak dalam lingkaran kemiskinan yang tidak berkesudahan.

    Hal ini dinyatakan oleh pemimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) 46 Negara Kurang Berkembang (LDC/ Least Developed Countries). Guterres mengatakan bahwa negara kaya serta perusahaan raksasa energi mereka telah mencekik negara miskin dengan memangsa suku bunga mereka dan melumpuhkan harga bahan bakar.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/15/negara-laksana-drakula/opini/

     

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    9 min
  • PUEBI Jalan Tol

    PUEBI Jalan Tol

    Oleh. Deena Noor
    (Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Maya Rohmah

    NarasiPost.Com–PUEBI Jalan Tol. Apa maksudnya? PUEBI ‘kan berkaitan dengan kebahasaan, memang apa kaitannya dengan jalan tol? Bingung?! Cobalah tanyakan ke Pemred NP (NarasiPost.Com) yang terkenal suka sekali bagi-bagi rewards!

    Ya, julukan itu berasal dari Pemred NP. Kata beliau itu karena tulisan saya mulus seperti jalan tol dalam hal PUEBI. Lancar dan bebas hambatan, tetapi untuk yang ini tidak perlu bayar, ya!

    Alhamdulillah jika saya dianggap seperti itu. La hawla wala quwwata illa billah. Segala daya upaya hanyalah berasal dari-Nya semata. Tidak ada kemampuan selain atas izin Allah taala. Dialah yang memberi pertolongan dan kekuatan hingga di titik ini. Semoga menjadi doa dan semangat untuk terus memperbaiki diri.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/24/puebi-jalan-tol/challenge-true-story/

     

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    13 min
  • Keputusan Salah, Menambah Masalah

    Keputusan Salah, Menambah Masalah

    Oleh. R. Raraswati
    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Giriyani SS

    NarasiPost.Com-Hiruk pikuk persiapan Pemilu tahun 2024 makin gaduh dengan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat terhadap gugatan Partai Prima. PN Jakarta Pusat mengabulkan gugatan Partai Prima agar KPU menunda tahapan Pemilu 2024 hingga Juli 2025 (CNNIndonesia.com, 4/3/2023). Pertanyaannya, sudah tepatkah putusan tersebut?

    Faktanya, putusan PN Jakpus tersebut justru mendatangkan masalah baru bagi dunia perpolitikan. Beberapa ahli hukum berpendapat hakim PN Jakpus tidak berwenang memberikan putusan tersebut karena sengketa partai politik jalurnya ke Bawaslu dan PTUN. Artinya, Partai Prima telah salah jalur membawa gugatan ke PN Jakpus. Parahnya lagi, hakim PN Jakpus justru mengabulkan seluruh gugatan tersebut meski bukan kewenangannya.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/09/keputusan-salah-menambah-masalah/opini/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost


    9 min
  • NP Melejit di Balik Sosok Unik nan Tegas

    NP Melejit di Balik Sosok Unik nan Tegas

    Oleh. Suryani Izzabitah
    (Kontributor NarasiPost.Com, Akademisi, dan Pemerhati Generasi)

    Voice over talent: Nonny Irayanti

    NarasiPost.Com-Menulis adalah salah satu aktivitas baru kala itu. Mencari media online untuk mengirimkan tulisan, mutlak dilakukan seorang penulis. Gelar baru yang kusandang, penulis. Masyaallah, berasa enggak percaya. Aktivitas yang sudah lama kudamba, tetapi baru tercapai sekitar Mei 2019. Alhamdulillah, Allah mudahkan semuanya lewat tangan-tangan para guru dan teman seperjuangan di berbagai komunitas menulis. Nikmat yang tak henti kusyukuri hingga hari ini. Semoga istikamah membersamai umat lewat tulisan, aamiin!

    Berprofesi sebagai seorang pengajar di sebuah Perguruan Tinggi (PT) swasta, tidak menjadikan aku lantas otomatis bisa menulis. Berbagai genre kupelajari, agar bisa mengetahui luasnya ilmu kepenulisan. Baik tulisan fiksi, maupun nonfiksi. Beberapa keahlian untuk mendukung dakwah pun aku lakoni. Belajar desain, public speaking, dll. Aku enggak malu sekelas dengan teman-teman yang masih terbilang muda. Lagian saat itu belajarnya daring, jadi enggak ketemu wajah langsung. Kecuali jika ada agenda yang dilaksanakan via Zoom.

    Aku punya prinsip kuat bahwa belajar itu sepanjang hayat. Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Selama nyawa masih di raga, insyaallah akan terus belajar. Terlebih menulis dalam rangka membumikan ajaran Islam kaffah. Motivasi awal juga sering kali ditanamkan dalam setiap kelas kepenulisan. Niat yang menghunjam hingga ke kalbu, lillahi ta’ala.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/22/np-melejit-di-balik-sosok-unik-nan-tegas/challenge-true-story/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

     

    7 min
  • Pemilu dan Kebusukan Demokrasi

    Pemilu dan Kebusukan Demokrasi

    Oleh. Maman El Hakiem
    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Giriyani SS

    NarasiPost.Com-Bak menemukan momentumnya bagi mereka yang selama ini meminta pemilu untuk ditunda. Kini seakan mendapat celah dengan adanya putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat meminta KPU untuk menunda tahapan Pemilu 2024 hingga Juli 2025. Hal tersebut berdasarkan gugatan yang memiliki nomor register 757/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst. yang didaftarkan Partai Prima pada 8 Desember 2022 atas keberatannya karena tidak lolos seleksi sebagai kontestan Pemilu 2024.

    Hakim PN Jakarta Pusat mengeluarkan beberapa poin putusan menyangkut pemilu, salah satunya PN Jakarta Pusat menyatakan menghukum tergugat (KPU) untuk tidak melaksanakan sisa tahapan Pemilu 2024 sejak diucapkannya keputusan tersebut.

    Menanggapi putusan Hakim PN Jakpus tersebut, Ketua KPU Hasyim Asy’ari seperti dilansir CNN Indonesia.Com (4/3/2023), mengatakan bahwa pihaknya akan mengajukan banding terkait putusan tersebut dan akan tetap menjalankan tahapan Pemilu 2024 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/09/pemilu-dan-kebusukan-demokrasi/opini/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

     

    10 min
  • Mengenal Dunia Voice Over melalui NP

    Mengenal Dunia Voice Over melalui NP

    Oleh. Irma Sari Rahayu
    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Maya Rohmah

    NarasiPost.Com-Menjadi kontributor NarasiPost.Com (NP) dari tahun 2020 hingga kini, banyak hal yang aku pelajari dan rasakan perkembangannya. NarasiPost.Com sebagai salah satu media dakwah dalam dunia literasi selalu berupaya meluaskan jangkauan dakwah Islam. Tak hanya media visual, NP juga merambah dakwah audio. Selain kanal YouTube NarasiPost Media, ternyata NP juga punya Podcast, lho. Namanya NarasiPost Media.

    Jujur, pada awalnya aku tidak terlalu tertarik dengan podcast. Sebagai seorang tipe visual, membaca naskah secara langsung lebih aku sukai daripada mendengar. Apalagi rasanya kok ribet, ya, harus mengunduh dulu aplikasi Spotify supaya bisa mendengarkan suara merdu para Voice Over Talent (tim VOT). Meski begitu, sempat ada rasa iri kepada teman-teman kontributor yang naskahnya terpilih untuk dibacakan. Pasti naskahnya bagus, pikirku.

    Dalam sebuah kesempatan aku pernah bertanya kepada tim NP, mengapa NP menggunakan sarana Podcast sebagai media dakwah, mengapa tidak memaksimalkan YouTube saja? Mom Andrea selaku Pemred menjawab, selain ingin meluaskan dakwah literasi, juga ingin membantu pembaca yang tidak sempat membaca naskah-naskah NP. Jika menggunakan Podcast, saat ada di kendaraan, kereta api atau kondisi sibuk tetap bisa menikmati naskah-naskah keren para kontributor NP. Wah, apa benar, ya?


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/24/mengenal-dunia-voice-over-melalui-np/challenge-true-story/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    9 min
  • Sentuhan Manis NarasiPost.Com Untukku

    Sentuhan Manis NarasiPost.Com Untukku

    Oleh. Dewi Kusuma
    (Kontributor NarasiPost.Com & Pemerhati Umat)

    Voice over talent: Giriyani SS

    NarasiPost.Com-Usiaku bersama NarasiPost.Com baru satu tahun lebih. Tepatnya satu tahun dua bulan lebih beberapa hari. Aku pertama kirim naskah ke NarasiPost.Com tepatnya 30/12/2021.

    Sentuhan manis pemimpin redaksi dan tim NP membuatku mampu bertahan di sini. Yang aku inginkan terus bersama mereka para penulis hebat di NarasiPost.Com, agar aku tertular habit hebat mereka dalam berkarya tulis. Meski aku kerap mengikuti aneka challenge yang diadakan, namun belum pernah karyaku nyantol menjadi pemenang.

    Bagiku menang challenge adalah anugerah. Meski belum merasakan sebuah kemenangan di NarasiPost.Com, aku cukup bahagia dengan sentuhan para editor yang telah merevisi naskah-naskahku sehingga layak tayang. Aku menyadari untuk bersaing dengan yang muda-muda tentu membutuhkan nyali yang tinggi. Mereka para kawula muda penuh dedikasi, penuh inspirasi dan penuh motivasi.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/09/sentuhan-manis-narasipost-com-untukku/challenge-true-story/


    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

     

    7 min
  • Derita Pekerja Migran Indonesia, di Manakah Peran Negara?

    Derita Pekerja Migran Indonesia, di Manakah Peran Negara?

    Oleh. Hesti Andyra
    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Giriyani SS

    NarasiPost.Com-Februari 2018, Adelina Lisao, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) tewas di Penang, Malaysia. Sehari sebelumnya, ia ditemukan dalam kondisi kurang gizi dengan sekujur tubuh penuh luka akibat penyiksaan oleh majikannya, Ambika MA Shan. Tak hanya luka bakar, di tubuh Adelina juga ditemukan bekas luka gigitan binatang. Ironisnya, satu tahun kemudian Pengadilan Tinggi Malaysia justru memutuskan untuk membebaskan sang majikan dari segala tuduhan.

    Jauh sebelumnya, pada tahun 2014 Meriance Kabu, seorang pekerja migran yang juga berasal dari NTT berhasil menyelamatkan diri dari majikannya yang kerap kali melakukan kekerasan fisik. Tubuh yang cacat dan penuh bekas luka, pendengaran yang terganggu, dan lidah yang terpotong, menjadi bukti betapa berat penyiksaan yang dialaminya hari demi hari.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/09/derita-pekerja-migran-indonesia-di-manakah-peran-negara/opini/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost


    8 min
  • Meraih Ketakwaan di Bulan Ramadan

    Meraih Ketakwaan di Bulan Ramadan

    Oleh. Mariyah Zawawi
    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Dewi Nasjag

    NarasiPost.Com-Ramadan akan segera tiba. Masyarakat pun bersiap-siap menyambutnya. Mereka bergembira dengan datangnya bulan suci ini. Berbagai acara pun digelar. Ada yang mengadakan pawai, tablig, dan sebagainya.

    Kegembiraan itu muncul karena momen ini hanya terjadi setahun sekali. Banyak keberkahan yang akan mereka peroleh dalam bulan mulia ini. Di bulan ini, setan-setan dibelenggu, pintu surga dibuka, dan pintu neraka ditutup. Hal ini disampaikan oleh Rasulullah saw. melalui hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim,

    إذا جاء رمضان فتحت أبواب الجنة وغلقت أبواب النار وصفدت الشياطين

    "Jika Ramadan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu."

    Di samping itu, pada bulan ini pahala amal akan dilipatgandakan. Apalagi, di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu malam Lailatulqadar. Karena itu, Ibnu Rajab menganggap wajar jika mereka yang berakal akan bergembira menyambut Ramadan. Sebab, tidak ada waktu yang menyamai keistimewaan bulan Ramadan.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/15/meraih-ketakwaan-di-bulan-ramadan/syiar/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost


    9 min
  • Rendahnya Taraf Berpikir Generasi

    Rendahnya Taraf Berpikir Generasi

    Oleh. Rahmawati Ayu Kartini
    (Kontributor NarasiPost.Com dan Pemerhati Sosial)

    Voice over talent: Giriyani SS

    NarasiPost.Com-Bercanda memang ada batasnya, tidak boleh sembarangan. Apalagi jika terkait nyawa manusia. Sebagaimana baru-baru ini terjadi, seorang wanita usia 21 tahun (W) di Bogor bercanda gantung diri di hadapan teman-temannya lewat video call.

    "Saat itu sambil video call (telepon video) sama temen-temennya, korban W mengatakan 'mau live nih, gue mau bikin konten ah', tahu-tahu kursinya yang dipakai buat pijakan di bawah itu terpeleset, jadi beneran gantung diri," terang Kapolsek Leuwiliang Kompol Agus Supriyanto.

    Nahas, teman-temannya langsung menuju kediaman korban di Cibeber 1 Leuwiliang Bogor. Namun W ternyata sudah tidak tertolong lagi. (cnnindonesia.com, 03/03/2023)

    Hanya demi konten, generasi muda saat ini berani melakukan tindakan berbahaya. Contoh yang sedang viral lagi, konten anak-anak mengadang truk yang sedang melaju. Sebagian sudah menyebabkan nyawa melayang sia-sia. Hanya agar dianggap hebat dan viral, mereka rela menyia-nyiakan hidupnya. Mengapa taraf berpikir mereka begitu rendah?


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2023/03/09/rendahnya-taraf-berpikir-generasi/opini/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    6 min

About Narasipostmedia

From the publisher's feed

Audio tentang sastra, opini, surat pembaca motivasi, food dan sebagainya dari karya-karya para penulis ideologis yang naskahnya publish di media www.narasipost.com