
Sign up to save your podcasts
Or


Penguasa Anyar Uni Emirat Arab, Jangan Sampai Salah Akrab!
Oleh. Iranti Mantasari, BA.IR, M.Si
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Siapa yang tak kenal Dubai? Sebuah kota yang namanya tersohor hingga ke tanah air, karena seakan menjadi indikator “sultan”nya seseorang bila melakukan pelesir ke tanah yang di atasnya berdiri sebuah gedung pencakar langit yang mendunia ini, yaitu Burj Khalifa. Nama gedung yang diresmikan pada tahun 2010 tersebut bukan tanpa alasan, karena yang tersemat di belakangnya adalah nama dari presiden yang di masa kepemimpinannya, gedung ini akhirnya menapaki awan dan dielu-elukan oleh banyak orang.
Syekh Khalifa yang merupakan presiden kedua dari Uni Emirat Arab (UEA) menjadi latar belakang nama gedung pencakar langit tersebut. Baru-baru ini, tepatnya 13 Mei 2022, nama Syekh Khalifa kembali disebut-sebut di seluruh penjuru UEA, bahkan hingga ke negara-negara jirannya. Wafatnya sang presiden yang telah berkuasa selama 18 tahun ini membuat UEA berkabung, yang juga dirasakan oleh mitra-mitra strategis UEA di luar negeri, termasuk Indonesia.
Sebagaimana sebuah kekuasaan pada umumnya, kembalinya Syekh Khalifa kepada Allah Swt. di usianya yang ke-73 tentu menjadi masa kepemimpinan baru bagi penggantinya. (Republika, 15/5/2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/05/21/penguasa-anyar-uni-emirat-arab-jangan-sampai-salah-akrab/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Pajak Sumber APBN Utama, SDA Dibawa ke Mana?
Oleh. Ana Nazahah
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Pajak merupakan sumber utama pendapatan negara. Artinya, jika rakyat lalai membayar pajak, maka akan berdampak buruk pada pembangunan nasional. Oleh karena itu, pemerintah pusat mengatur regulasi pajak sedemikian rupa. Menetapkan sanksi administrasi, pun sanksi bunga. Agar rakyat tetap taat membayar pajak.
Kalau dipikir-pikir, sungguh kasihan jadi warga negara yang bernama rakyat. Ekonominya kian anjlok, hidup pun kian melarat. Dibelenggu pula dengan aturan pajak yang menjerat. Sungguh aneh! Mengingat Indonesia yang kaya sumber daya alamnya, kenapa bisa defisit anggaran? Dibawa ke mana SDA yang kita punya?
Salah Kelola SDA
APBN negara hari ini dibangun dengan konsep kapitalis-neoliberal. Dalam pandangan kapitalisme pajak dan utang merupakan satu-satunya jalan keluar untuk menyeimbangkan defisit ekonomi dalam setiap periode anggaran. Jadi, mau tidak mau, pajak adalah satu-satunya jalan keluar untuk menggenjot APBN yang defisit.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/03/pajak-sumber-apbn-utama-sda-dibawa-ke-mana/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Ketika Duka Menyapa Keluarga
Oleh.Deena Noor
Voice over talent: Ayin
NarasiPost.Com-Tak terbayangkan bagaimana perasaan ibunda Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril menanti kabar tentang putranya yang hilang di sungai Aare, Swiss. Sedih itu pasti. Tak terlukiskan dengan kata-kata mungkin.
Hati ibu mana yang tak nelangsa manakala sang putra hilang hingga berhari-hari. Kabar terakhir adalah bagaimana ia hanyut bersama derasnya air. Apakah ia baik-baik saja? Apakah ia kuat bertahan dalam dinginnya arus sungai? Adakah seorang yang bisa mendengar permintaan tolongnya? Kecamuk perasaan mengoyak kalbu. Sungguh hanya Dia tempat meminta kekuatan dan pertolongan.
Begitu pula sang ayah diliputi sedih nan pilu. Tak pernah menyangka akan menghadapi ujian yang begitu menyesakkan dada. Putra kebanggaannya mengalami musibah di sungai dan menghilang tanpa tahu bagaimana kondisinya.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/03/ketika-duka-menyapa-keluarga/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Kala Islamofobia Merebak di ‘Kota Singa’, Ulama Dianggap Bahaya
Oleh. Sartinah
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Singapura tengah menjadi sorotan berbagai media negeri ini. Pasalnya, negara yang dijuluki ‘Kota Singa’ tersebut terang-terangan melarang seorang ulama untuk memasuki negaranya. Bahkan, sang ulama diperlakukan tidak hormat layaknya ‘pesakitan’. Ada apa dengan Singapura? Benarkah tindakan berlebihan pemerintah Singapura adalah mekanisme pertahanan hidup (survival) dari ‘ancaman’, atau justru gejala islamofobia akut tengah menjangkiti negara tersebut?
Ulama karismatik dan intelektual muslim Indonesia, ustaz Abdul Somad atau UAS baru-baru ini ditolak masuk ke Singapura. Beliau beserta keluarga dan sahabatnya semula hendak berlibur ke ‘Kota Singa’ pada 16 Mei 2022 selama dua hari. Berdasarkan penjelasan UAS, beberapa hari sebelum keberangkatan seluruh dokumen perjalanan sudah dipenuhi termasuk rute perjalanan. Bahkan, Immigration and Checkpoints Authority (ICA) Singapura pun sudah mengeluarkan arrival card.
Tak disangka, UAS dan seluruh rombongan yang sudah hampir ke luar pelabuhan, ditarik kembali masuk imigrasi. Tanpa wawancara dan penjelasan, UAS bahkan langsung ditahan dan dimasukkan ke dalam ruangan berukuran 1×2 meter yang beratap jeruji selama satu jam. Sementara rombongan beliau dimasukkan ke ruangan berbeda. Setelah beberapa jam ditahan imigrasi, UAS dan rombongan akhirnya dipulangkan kembali ke Batam. (Liputan6.com, 17/05/2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/05/30/kala-islamofobia-merebak-di-kota-singa-ulama-dianggap-bahaya/https://narasipost.com/2022/05/30/kala-islamofobia-merebak-di-kota-singa-ulama-dianggap-bahaya/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Kaum Liwath Paling Berpeluang Terpapar Cacar Monyet, Azab Allah?
Oleh. Aya Ummu Najwa
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Ramai-ramai Inggris, Portugal, dan Spanyol mengeluarkan laporan adanya peningkatan kasus terjadinya infeksi virus cacar monyet atau Monkeypox. Bahkan, hal tersebut mengejutkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), karena cacar monyet pada umumnya mewabah di Benua Afrika.
Berbeda dengan Inggris yang menurut ahli kesehatan publik Profesor Jimmy Whitworth dari London School of Hygiene and Tropical Medicine yang dikutip Reuters, Kamis (19/5/2022), pernah mencatat delapan kasus, Portugal dan Spanyol diketahui belum pernah memiliki kasus cacar monyet sebelumnya. Hal tersebut memaksa otoritas kesehatan Spanyol mengeluarkan peringatan, terkait peluang mewabahnya cacar monyet itu setelah tercatat ada delapan pria di Inggris dan Portugal, yang menunjukkan gejala-gejala yang mengarah kepada infeksi cacar tersebut.
Kementerian Kesehatan Spanyol dalam sebuah pernyataan telah mengeluarkan peringatan, bahwa delapan kasus di Kota Madrid telah dicurigai, tetapi belum dikonfirmasi. Juru bicara departemen kesehatan regional Madrid menyatakan Kepada The Guardian Rabu (18/5/2022), bahwa National Microbiology Centre sedang menganalisis kasus-kasus tersebut untuk mendapatkan diagnosis yang pasti. “Pada umumnya, penyebaran cacar monyet adalah melalui transmisi pernapasan, namun karakteristik dari delapan kasus yang dicurigai tersebut ternyata mengarah kepada sebab terjadinya kontak lewat cairan. Dari delapan kasus yang terjadi di Madrid terjadi di kalangan para laki-laki yang melakukan hubungan seks dengan laki-laki alias gay,” ujarnya.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/05/23/kaum-liwath-paling-berpeluang-terpapar-cacar-monyet-azab-allah/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Jangan Tinggalkan Sampah Euforia Idulfitri
Oleh. R. Raraswati
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Setelah dua kali Idulfitri dilalui di masa pandemi, kini euforia hari raya kembali terasa. Seolah keluar dari jeruji, warga merayakan Idulfitri secara bebas. Tradisi mudik, kue lebaran, baju baru, pemberian angpau dan sebagainya, kembali mewarnai perayaan. Tidak ada larangan bagi umat muslim untuk merayakan Idulfitri. Namun, perayaan secara berlebihan dan menimbulkan mudarat tentu tidak dianjurkan syariat. Jalan macet, harga bahan pokok naik, hingga tumpukan sampah menjadi efek dari euforia Idulfitri yang perlu perhatian khusus.
Tradisi Idulfitri di Indonesia dan Dampaknya
Umat muslim di Indonesia memiliki tradisi saat hari raya Idulfitri. Pulang kampung (mudik), hadiah atau oleh-oleh untuk sanak saudara di kampung dan sebagainya menjadi tradisi yang selalu dinanti. Tradisi ini ternyata juga membawa dampak pada kemacetan, lonjakan harga barang karena permintaan yang tinggi. Tidak ketinggalan, tumpukan sampah sebagai dampak sifat konsumtif warga.
Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Dudy Prayudi, sampah saat lebaran diperkirakan meningkat hingga 60 ton. (Republika.Co.Id, 2/5/2022). Untuk itulah, perlu antisipasi yang dilakukan guna mencegah terjadinya dampak yang lebih besar.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/05/18/jangan-tinggalkan-sampah-euforia-idulfitri/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Surut Wabah Covid-19 Pasang Kasus Monkeypox, Pertanda Apakah Ini?
Oleh. Wening Cahyani
Voice over talent: Anita Yulianti
NarasiPost.Com-Belum usai wabah Covid-19 mengguncang dunia, kini kasus cacar monyet (monkeypox) telah membuat resah warga bumi. Tidak sedikit negara yang menyumbang kasus ini sehingga penderita penyakit cacar monyet melonjak jumlahnya. Perkara ini tidak bisa dianggap sepele karena penyakit ini disebabkan oleh virus sangat cepat penyebarannya. Tentu kita tidak ingin kasus monkeypox seperti Covid-19 yang tidak bisa tertangani dengan tuntas, sehingga hampir dua tahun lebih wabah ini masih menjadi tanda tanya sudah selesai atau belum. Oleh karena itu, butuh solusi cerdas bagaimana mengentaskan monkeypox ini dalam bingkai Islam.
Kabar yang membuat gempar adalah monkeypox telah menyebar begitu cepat ke berbagai negara di Eropa. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahwa penyebarannya hingga 200 kasus tersebar di 12 negara. WHO memberi peringatan sebagaimana dikutip dari CNCB International bahwa lonjakan kasus terjadi di kelompok penyuka sesama jenis. Bahkan menurut peneliti cacar WHO, Dr. Rosamund Lewis, bahwa kasus di Eropa dalam lima tahun terakhir (sebelumnya) menimpa pelancong. Namun, kasus saat ini adalah pertama kali yang terjadi di banyak negara, pada saat yang sama, dan pada orang yang tidak bepergian ke daerah endemik Afrika. (cncbindonesia.com, 24/5/2022)
Monkeypox di Spanyol telah mencapai 30 kasus. Menurut Enrique Ruiz Escudero (Kepala Kesehatan Regional Madrid) pihak berwenang di Madrid telah melakukan pelacakan kasus-kasus itu terutama satu wabah yang berasal dari sauna. Sauna terkenal bernama Paraiso (surga) ini menjadi tempat popular bagi para gay yang mencari hubungan seks, bukan hanya pemandian. Selain itu, Paraiso terkenal sebagai tempat yang ramah bagi komunitas gay. (cncbindonesia.com, 23/5/2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/05/30/surut-wabah-covid-19-pasang-kasus-monkeypox-pertanda-apakah-ini/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Pelangi di Depan Mata
Oleh. Andrea Ausie
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Hmm … Pelangi adalah fenomena alam yang merupakan proses optik terbentuknya matahari yang melibatkan tiga tahap, yaitu refleksi, dispersi dan refraksi. Seringnya kita melihat pelangi selepas turun hujan, kan?
Eh ternyata ada juga “pelangi” yang tidak terbentuk dengan proses optik, lho. Yang kumaksud adalah mereka yang jeruk makan jeruk atau pisang makan pisang alias para LGBT. Ngomong-ngomong soal kaum pelangi, aku jadi teringat dengan pengalaman hidup bersama mereka. Eits, bukan berarti aku termasuk kaum pelangi. No way!! Ssstt, biar enggak penasaran, yuk baca kisah pengalamanku, ya.
Tahun kedua di Sydney, aku mendapat tawaran kerja dari perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan milik Alexis dan Betrict. Perusahaan ini mendapat predikat terbaik kedua di Australia. Ada 48 cabang dengan 142 orang staf. Aku ditempatkan di kantor pusat, yaitu di Narrabeen, New South Wales. Gajinya cukup tinggi dan biasanya aku dibayar per jam.
Sebenarnya aku sudah memiliki pekerjaan tetap di Vaucluse, di mana waktu kerjaku selama 5 hari dalam seminggu. Sementara pekerjaan di Narrabeen cuma dilakukan 2 hari dalam seminggu. Praktisnya aku tidak pernah memiliki waktu libur.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/01/pelangi-di-depan-mata/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Mandiri Tanpa Investor Asing
Oleh. Mariyatul Qibtiyah, S.Pd.
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Elon Musk, orang terkaya sedunia versi Forbes, menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia. Hal itu disampaikannya melalui cuitannya di Twitter. Cuitan itu merupakan balasan atas cuitan Presiden RI, Joko Widodo.
Sebelumnya, Elon Musk telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Boca Chica, Amerika Serikat pada tanggal 15 Mei 2022. Pertemuan itu merupakan tindak lanjut dari pertemuan Luhut Binsar Panjaitan, Menko Kemaritiman dan Investasi dengan pemilik Space X dan Tesla tersebut. Dalam pertemuan itu, Presiden Joko Widodo menawarkan kepada CEO Tesla Inc. itu untuk berinvestasi di Indonesia. Pertemuan tersebut ternyata membawa hasil.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa Tesla akan berinvestasi di Indonesia tahun ini. Tesla berminat untuk berinvestasi pada ekosistem baterai mobil dan mobil listrik. Investasi tersebut, sebagian dilakukan di Kawasan Industri (KIB) Batang, Jawa Tengah. (tempo.co, 18/5/2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/05/23/mandiri-tanpa-investor-asing/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Mendamaikan Hati Saat Membersamai Buah Hati
Oleh. Afiyah Rasyad
Voice over talent: Sofia Ariyani
NarasiPost.Com-Anak adalah anugerah terindah dari Allah Swt. bagi tiap pasangan suami istri, kehadiran seorang anak adalah momen yang sangat dinantikan. Anak laksana malaikat kecil yang membuat rumah menjadi semarak, bercahaya, dan penuh kebahagiaan. Apalagi anak saleh disebutkan sebagai salah satu sumber pahala yang tak kan terputus walau nyawa telah terpisah dari raga. Sebagai mana hadis Nabi saw. berikut:
إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Apabila manusia mati, maka amalnya terputus kecuali karena tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan orang tuanya.” (HR. Ahmad 9079, Muslim 4310, Abu Daud 2882 dan yang lainnya).
Maka, keberadaan buah hati begitu penting dalam kehidupan suami istri. Selain untuk pelipur lara kala sedih, penyemangat kala semangat menurun, penghibur saat gundah menyapa, buah hati juga bisa menjadi pahala investasi bagi kedua orang tuanya. Buah hati bisa mengantar orang tua ke surga saat ia menjelma menjadi anak saleh. Tentu saja, menjadikan buah hati berpredikat anak saleh bukan perkara mudah, namun pasti bisa diwujudkan bagi siapa saja asal orang tua berkomitmen membersamai anak sepenuh hati.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/03/mendamaikan-hati-saat-membersamai-buah-hati/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
From the publisher's feed