
Sign up to save your podcasts
Or


Tahfifah
Oleh. Afiyah Rasyad
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Sinar purnama mengerling indah, menawan siapa saja yang memandangnya. Barisan awan seputih kapas berarak mengelilinginya. Lukisan indah pencipta memanjakan tiap netra. Ada rasa nyeri yang menyusup ke relung hati. Rasa sesal pun berhamburan saat tersadar akan kebesaran Ilahi. Rasa bersalah menuntun langkanya menjauh dari tempat kenduri yang riuh oleh sundari.
Bayangan itu melesat begitu cepat mengalahkan berisiknya angin, semakin menjauh dan tak terlihat. Meski tanda tanya sempat menghampiri benak insan di bawah terop, namun segera tertepis seiring menghilangnya bayangan itu. Si pemilik bayangan telah menepi dalam kesendirian. Napas tersengal berkejaran dengan gemericik air yang mengalir di sungai kecil. Penyesalan itu berhasil mengacaukan segalanya. Sekotak tahfifah setia dalam genggaman.
Selama ini, semua tugasnya berjalan dengan sempurna. Berbagai kompensasi mewah sudah dia miliki dari Romo Harun. Namun, purnama kali ini, ia gagal total dalam misinya. Dia balik badan tatkala menyaksikan siapa tujuan dari tahfifah yang dibawanya. Hatinya nyeri tiada terkira. Sekelebat bayangan masa lalu menampar ingatan. Sudah dua windu dia bersama Romo Harun. Dia berinteraksi dengan orang lain saat membawa tugas mengantar tahfifah saja.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/06/tahfifah/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Teknologi Cryogenic : Buah Pikir Makhluk yang Menantang Mortalitas Manusia
Oleh. Iranti Mantasari, BA.IR, M.Si.
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Potensi akal yang diberikan Allah Swt. kepada manusia memang luar biasa. Ia menjadi pembeda antara manusia dengan makhluk-Nya yang lain. Kepintaran dan kecerdasan yang ada dalam akal seseorang akan mampu melahirkan berbagai inovasi yang sangat bisa memberikan manfaat kepada umat manusia, memberikan akses yang lebih mudah bagi berbagai pekerjaan manusia, dan lain-lain. Meski demikian, tetap saja inovasi yang bersumber dari kecerdasan seseorang ini memiliki potensi ancaman terhadap peradaban manusia itu sendiri.
Dunia hari ini dipimpin oleh peradaban sekuler yang memberikan ruang sangat luas bagi akal untuk berjalan semaunya, tanpa bimbingan wahyu atau landasan apa pun yang berdasarkan agama. Kondisi ini juga pada faktanya mengonfirmasi premis di atas, bahwa kecerdasan manusia justru bisa mengancam peradaban. Sebut saja, keinginan manusia untuk terus hidup, ternyata bukanlah sesuatu yang kita temui di tayangan-tayangan fiktif di layar kaca saja. Dan ketika keinginan semu ini didukung oleh buah dari pemikiran manusia, berupa teknologi, maka sungguh temuan ini membahayakan peradaban yang sudah dipenuhi oleh berbagai kebobrokan sosial.
Contohnya teknologi cryogenic. Teknologi yang terbilang baru ini pada dasarnya adalah ilmu yang mendalami proses pengawetan melalui proses pembekuan menggunakan zat nitrogen cair dalam suhu yang sangat rendah. Teknologi ini pun dapat digunakan untuk berbagai macam bidang. Menurut laman GasLab, cryogenic bisa dimanfaatkan untuk menjadi daya dorong sebuah roket, di dalam mesin MRI, alat penampung makanan dalam jumlah besar, menciptakan efek kabut khusus, hingga membekukan sampel jaringan dan darah.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/05/26/teknologi-cryogenic-buah-pikir-makhluk-yang-menantang-mortalitas-manusia/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Karena Anak Adalah Titipan
Oleh. Dila Retta
Voice over talent: Sofia Ariyani
NarasiPost.Com-Belakangan ini, berita duka terkait hilangnya anak seorang gubernur saat sedang berenang di Sungai Aare, Swiss, menjadi perhatian dan keprihatinan tersendiri bagi kita semua. Banyak dari kita yang turut merasakan pedihnya kehilangan seorang anak. Beberapa cuplikan video saat sang ayah menjadi bintang tamu dalam acara podcast pun turut menjadi sorotan. Beliau mengatakan, “Karena anak adalah titipan Tuhan, ada saat diusianya nanti dia akan menjemput takdirnya.” Dan takdir selalu mengejutkan, datang tanpa memberi aba-aba sebelumnya. Menuntut kita agar siap menerima setiap kenyataan yang ada. Inilah fatamorgana dunia.
Anak Adalah Cobaan
Dalam Al-Qur’an, anak sering kali disebut sebagai cobaan. Sebagai kesenangan hidup atau perhiasan dunia yang hanya sementara/fana. Sebagaimana kehidupan kita di dunia yang tidak akan selamanya.
Penjelasan tentang kedudukan seorang anak sebagai cobaan telah dijelaskan dalam QS. At-Taghabun ayat 14-15, Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah pahala yang besar.”
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/05/karena-anak-adalah-titipan/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Standar Kebahagiaan sang Pemuja Kebebasan
Oleh. Sartinah
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Manusia adalah makhluk ciptaan Allah Swt. yang paling sempurna. Di antara kesempurnaan itu adalah dianugerahkan akal pada manusia yang membedakannya dengan makhluk lainnya. Namun sayang, hidup dalam habitat kapitalisme acapkali membuat manusia menyalahi fitrah kemanusiaannya dan melakukan hal-hal absurd hanya demi dalih kebahagiaan.
Impian Absurd kian Menjamur
Banyak orang berambisi mewujudkan impian dalam hidupnya. Namun terkadang impian tersebut jauh dari kata normal bahkan cenderung absurd. Sebagaimana yang dilakukan oleh seorang pencinta anjing di Jepang. Pria yang tidak diketahui namanya tersebut berambisi membuat kostum anjing yang serupa dengan aslinya. Demi memperoleh kostum terbaik, sang pria memesannya pada perusahaan Jepang bernama Zeppet. Diketahui, Zeppet merupakan perusahaan yang mengkhususkan pada pembuatan patung dan model untuk film, iklan dan fasilitas hiburan, serta kostum dan maskot TV.
Tak hanya dipesan langsung dari perusahaan khusus, biaya yang dikeluarkan pun terbilang fantastis. Pihak perusahaan mengaku untuk membuat kostum anjing jenis border collie yang realistis dibutuhkan biaya sebesar 2 juta yen atau sekitar Rp230 juta, dengan waktu pembuatan selama empat puluh hari. Jumlah tersebut tampaknya tidak berarti apa-apa bagi pria yang telah memimpikan seumur hidupnya menjadi seekor binatang. (Liputan6.com, 27/05/2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/04/standar-kebahagiaan-sang-pemuja-kebebasan/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Peringatan Sudah Nyata, Mengapa Masih Enggan Buka Mata?
Oleh. Dila Retta
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Setiap persoalan dalam kehidupan memang mempunyai dua sisi yang berbeda, selalu ada pro dan kontra. Tapi jika membahas tentang penyimpangan seksual yang kian marak terjadi, adalah sebuah keharusan bagi setiap orang berpemikiran cerdas, untuk menolaknya dengan tegas.
Mirisnya, masih banyak kalangan yang mendukung bahkan memproklamisasikan penyimpangan yang jelas-jelas dilarang oleh semua agama. Katanya, puncak ajaran dari seluruh agama adalah cinta. Tapi bisakah kalian mendefinisikan, cinta apa yang dimaksudkan? Apakah membiarkan seseorang terjerumus dalam kesesatan adalah wujud dari cinta dan kasih sayang yang selama ini digadang-gadang sedang kalian perjuangkan?
Perilaku menyimpang ini pertama kali terjadi di masa Kenabian Luth a.s. oleh kaumnya, kaum Sodom. Mereka sangat suka melakukan hubungan homoseksual, hingga Allah timpakan azab yang sangat pedih kepadanya. Kisah tentang kaum Luth ini telah Allah jelaskan dalam firman-Nya, QS. Al-Ankabut ayat 28-35. Dan saya yakin, kita semua telah mengetahuinya.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/05/25/peringatan-sudah-nyata-mengapa-masih-enggan-buka-mata/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Glorifikasi Liberalisme
Oleh. Fitria Zakiyatul Fauziyah CH
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Akhir-akhir ini, bila ada seorang muslim yang ingin memperjuangkan penegakkan syariat Islam sesuai dengan kemampuan orang per orang, selalu ada saja yang mengumbar cap buruk dari orang-orang yang dikenal dengan sebutan “kaum kepala dingin.”
Mereka yang memunculkan sikap moderat, elegan, dan paling “NKRI harga mati” selalu mengajak orang untuk menyebarkan paham-paham nasionalis dan kebebasan, walaupun memang di lain pihak mereka juga sangat giat mengumbar cap intoleransi, radikal, antinasionalis, serta mengeklaim makar secara gebyah-uyah. Intinya, orang yang tidak mengucapkan kata “NKRI harga mati” sudah pasti dia radikal dan tidak cinta tanah air.
Sebenarnya hubungan Islam dan budaya lokal itu jelas kaidah-kaidahnya. Islam menjadi tolok ukur. Budaya lokal adalah objek yang ditinjau. Jadi, jika budaya lokal itu sesuai dengan syariat Islam, maka kita boleh mengambilnya, seperti laki-laki Jawa memakai belangkon yang menjadi penutup kepala yang khas. Sebaliknya, apabila budaya lokal itu tidak sesuai dengan syariat Islam, maka tidak boleh kita lakukan, seperti perempuan Jawa memakai kemban. Jelas haram hukumnya karena menampakkan aurat seorang muslimah.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/04/glorifikasi-liberalisme/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Hilangnya Kehormatan dalam Balutan Hijab
Oleh. Dila Retta
Voice over talent: Anita Yulianti
NarasiPost.Com-Malam ini, ada kejadian tidak biasa yang aku alami. Selepas agenda kajian rutin di salah satu masjid yang biasa kukunjungi, saat sedang berada di kamar mandi, aku berjumpa dengan dua orang muslimah sedang merapikan pakaiannya.
Abaya bewarna soft green dengan hiasan renda hitam, french khimar dengan warna senada, lengkap dengan cadar yang menutupi wajahnya. Ia bersama seorang kawan bergamis hitam dengan kerudung cokelat yang diikat ke belakang.
Awalnya memang tidak ada yang aneh dari keduanya. Tapi saat mereka sedang memulai obrolan, obrolannya membuatku terkejut.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/02/hilangnya-kehormatan-dalam-balutan-hijab/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
NCTzen War di Twitter, demi Apa?
Oleh. Ana Nazahah
voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Bestie, tau nggak kejadian heboh di Twitter baru-baru ini? Bikin kaget dan geleng-geleng kepala pastinya. Itu loh, NCTzen (fandom NCT) saling serang di media Twitter. Akibat salah satu fans yang nge-hate Jaemin dan Renjun dari NCT Dream, yang kabarnya dua idol tersebut sampai jatuh sakit. Beberapa NCTzen pun geram, hingga memicu war sesama fans di Twitter Space.
Kalau boleh jujur, nih Bestie! Twitter Space dengan tema Safa Space kemarin itu bikin malu. Sebagai rakyat yang berpenduduk mayoritas muslim, masa sih kita saling war hanya karena idola yang kenal kita saja, enggak? Dan ditonton oleh khalayak. Serius deh, itu semua demi apa? Apa pentingnya untuk kita? Nggak bikin bangga orang tua juga, apalagi bangsa dan agama.
Obsesi Berlebihan!
Sungguh, gambaran kondisi ini menunjukkan kepada kita, betapa bobroknya kondisi generasi muslim saat ini. Obsesi pada idola, telah mengalahkan semangat menuntut ilmu dan belajar agama. Jelas ini bukan bentuk positif apalagi kreatif. Malah menunjukkan kemunduran dari sebuah masyarakat yang sakit.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/05/25/nctzen-war-di-twitter-demi-apa/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Iran Rilis Pangkalan Drone Bawah Tanah, Eksistensi Militer AS Terancam?
Oleh. Drh. Lailatus Sa’diyah
Voice over talent: Mimi muthmainnah
NarasiPost.Com-Gejolak adu kekuatan dan pengaruh di Timur Tengah kian memanas. Berbagai kekuatan militer dihimpun untuk mempertahankan negara dan pengaruh terhadap kawasan tersebut. Berbagai senjata mutakhir dikembangkan untuk menggetarkan musuh. Adalah Iran kembali menunjukkan senjata militer dengan menampilkan pangkalan drone bawah tanah dalam pemberitaan. Akankah senjata baru Iran ini mampu menciutkan nyali AS dan sekutunya?
Tanggapan atas Sanksi AS
Diberitakan oleh televisi pemerintah Iran pada Sabtu (29/05), militer Iran telah memamerkan pangkalan drone bawah tanah di tengah ketegangan yang memanas di Teluk. Televisi pemerintah memberitakan ada 100 pesawat tak berawak disimpan di jantung pegunungan Zagros, termasuk di dalamnya Ababil-5 yang dilengkapi dengan rudal Qaem-9.
Menurut Komandan Militer Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi, tidak diragukan lagi bahwasanya drone milik Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran adalah yang paling kuat di kawasan itu dan kemampuan Iran untuk meningkatkan drone tidak dapat dihentikan (republika.co.id, 29/05/2022).
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/04/iran-rilis-pangkalan-drone-bawah-tanah-eksistensi-militer-as-terancam/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Gapailah Asamu
Oleh. Andrea Ausie
Voice over talent: Sofia Ariyani
NarasiPost.Com-Hidup kadang tidak seindah yang diinginkan tetapi janji Allah Swt. adalah pasti. Maka teruslah menghadapi nikmat-Nya dengan bersyukur dan musibah dengan sabar. Jadilah orang yang senantiasa optimis karena orang yang optimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap musibah sedangkan orang yang pesimis melihat musibah dalam setiap kesempatan.
Aku ingin melihat dirimu bangkit lagi seperti dulu. Tersenyum ceria dan menggelora mengejar mimpimu. Aku sangat mengerti adakalanya manusia terpuruk dalam suatu keadaan seperti yang dirimu alami saat ini. Tetapi bukan berarti dirimu lemah dan tidak bergairah menghadapi kehidupan ini.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/07/gapailah-asamu/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
From the publisher's feed