Pesan itu begitu mendalam di benak Candra Malik. Anak ke-3 dari 5 bersaudara ini besar dan bertumbuh dalam pendidikan pesantren. Gus Can, begitu biasa dipanggil, pun menjadi sufi yang bergiat di bidang kesenian, kebudayaan, kesusastraan, dan keruhanian
Minatnya menulis mulai tumbuh sejak di bangku SMP. Saat itu dia menulis puisi sebagai ungkapan cinta insani dan ilahi. Akhirnya buku-buku bernafaskan keislaman pun lahir dari Pengasuh Pesantren Asy Syahadah, Surakarta ini.
Menurut Gus Can, menjadi penulis itu untungnya banyak banget. Sebagai penulis yang baik akan memiliki logika yang cermat dan lurus; logika merasakannya jalan; hidup akan tertata; dan mampu menghadapi persoalan-persoalan hidup.