
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Ibrani 12:5-7
Penulis : G.I. Rony Sofian
Seorang anak kecil sedang asyik bermain. Ia berlari ke arah jalan raya yang cukup ramai, tidak menyadari bahaya yang mengancam. Sambil berteriak, ayahnya dengan sigap menarik tangannya. Anak itu menangis karena merasa takut dan kesakitan, ia pikir ayahnya sedang memarahinya. Apa yang dilakukan sang ayah bukanlah karena ia ingin menyakiti anaknya, sebaliknya ia mau menyelamatkan anaknya sekalipun tindakan itu menimbulkan rasa sakit pada tangan anaknya. Demikian pula, Tuhan menegur kita anak-anak-Nya bukan untuk menghukum, melainkan untuk membentuk mereka agar hidup sesuai kehendak-Nya.
Dalam Ibrani 12:6-7, Rasul Paulus mengingatkan kita bahwa Tuhan perlu mendisiplinkan orang-orang yang Ia kasihi, seperti seorang ayah kepada anaknya. Pada zaman itu, disiplin adalah bagian penting dari pendidikan dalam keluarga Yahudi dan Romawi. Teguran bukan untuk menghancurkan, tetapi untuk membangun karakter dan kesalehan. Secara teologis, teguran Tuhan menunjukkan kasih-Nya yang tanpa syarat, karena Ia ingin membawa umat-Nya kembali ke jalan yang benar. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari proses pengudusan, yaitu untuk membentuk anak-anak-Nya agar semakin serupa dengan Kristus.
Dalam kehidupan umat Tuhan pada masa kini, di mana godaan untuk mengikuti pola dunia begitu kuat, teguran Tuhan sering kali datang melalui firman yang kita dengar, peristiwa atau pun orang-orang di sekitar kita. Jangan mengeraskan hati ketika teguran itu datang. Sebaliknya, terimalah dengan kerendahan hati dan sadari bahwa Tuhan sedang bekerja untuk memurnikan hidup kita. Teguran-Nya adalah tanda bahwa kita dikasihi-Nya dan sedang dibentuk untuk hidup dalam kebenaran. Mari kita lihat teguran Tuhan bukan sebagai hukuman, tetapi sebagai bukti kasih yang memulihkan dan menghidupkan.
"Teguran Tuhan menyatakan kasih-Nya yang tulus, bukan hukuman untuk menghancurkan."
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah belakangan ini Anda merasakan teguran Tuhan karena apa yang anda lakukan? Apakah itu?
2. Bagaimana seharusnya respons Anda setelah merenungkan firman Tuhan hari ini?
以西結書 34:1-6
《直奔標竿:成為目標導向的教會》一書的作者華理克牧師分享了他對阻礙教會成長的因素的看法。根據他領導自己教會以及協助許多沒有成長之教會的經驗,他表示: “一切都歸結于領導能力,而大多數問題源於不稱職的領導。” 這表明了領袖的角色是何等的重要,即是健康、負責任的領導無論在教會的成長, 或其他基督教事奉機構都有影響力。
先知以西結揭露了以色列領袖的失敗和罪行,他們忽視了牧養神的子民(猶大國)的責任.作為政治領袖,他們並沒有保護那些在巴比倫帝國統治下飽受苦難的百姓。他們甚至為了自己的利益和滿足而剝削百姓。作為屬靈的領袖,他們未能讓百姓更親近並崇拜神, 因此許多人陷入祭拜偶像假神的罪。百姓遭受痛苦並遠離神,而領袖們卻縱情,宴樂、隨心所欲地生活。以西結書第34章呼籲對邪惡的領袖們施行審判,並應許受迫害和邊緣化的百姓會得到復興。上帝將親自成為祂子民的牧者,而且將以恩典和公義帶領他們重返他們的故地。
作為教會或其他基督教事奉機構的領袖和執委,我們需要省察自己: 我們的事奉是否是優先考慮我們事奉對象的需求和屬靈的健康成長,還是更注重我們個人的利益? 在事奉中,我們是否效法耶穌基督,滿有愛心、關懷、真誠和公義? 我們是否只事奉某些群體而忽略了其他群體? 作為一個會眾,請為你們的教會和其他基督教事奉機構的屬靈領袖祈禱,願神幫助他們肯負責任、真誠地按照神的旨意去事奉。但願透過他們的生活和事奉,榮耀神的名,並成為多人的祝福。
“一切都歸結于領導能力,
而大多數問題源於不稱職的領導。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂寶麗斯佈道所- 蘇興智傳道
翻譯員:張賽瓊
默想的問題:
1. 迄今為止我們的事奉是否是優先考慮我們事奉對象的需求和屬靈的健康,還是更注重我們個人的利益?
2. 在事奉他人時你需要效法基督的哪些榜樣?未來還有哪些態度需要改進?
Nats Alkitab : Yehezkiel 34:1-6
Penulis : G.I. Rony Sofian
Pendeta Rick Warren, penulis buku The Purpose Driven Church, menuliskan pandangannya tentang berbagai hal yang menghambat pertumbuhan gereja. Berdasarkan pengalamannya, baik dalam memimpin gerejanya sendiri maupun dalam mendampingi banyak gereja yang tidak bertumbuh, ia menyatakan, "Semuanya bergantung kepada kepemimpinan, dan kebanyakan masalah bersumber dari kepemimpinan yang kurang kompeten.” Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peranan seorang pemimpin dan dampak dari kepemimpinan yang sehat dan bertanggungjawab, baik dalam pertumbuhan gereja, juga dalam lembaga pelayanan Kristen lainya.
Nabi Yehezkiel membongkar kegagalan dan kejahatan para pemimpin Israel yang melalaikan tanggung jawabnya dalam menggembalakan umat Tuhan (Kerajaan Yehuda). Sebagai pemimpin politik, mereka tidak melindungi rakyat yang menderita di bawah penjajahan kerajaan Babel. Bahkan mereka memeras rakyat demi kepentingan dan kepuasannya sendiri. Sebagai pemimpin rohani, mereka gagal membawa rakyatnya mendekat dan menyembah Tuhan sehingga banyak yang jatuh dalam penyembahan berhala. Rakyat menderita dan jauh dari Tuhan, sementara para pemimpin berpesta pora dan hidup sesuka hatinya. Yehezkiel 34 menyerukan hukuman terhadap para pemimpin yang jahat itu dan janji pemulihan Allah bagi umat-Nya yang teraniaya dan terpinggirkan. Allah sendiri akan menjadi Gembala bagi umat-Nya dan akan membawa mereka kembali ke tanah mereka dengan kasih karunia dan keadilan.
Sebagai pemimpin dan aktivis di gereja atau lembaga pelayanan Kristen lainnya, kita perlu memeriksa diri: apakah pelayanan kita selama ini mengutamakan kebutuhan dan kesehatan rohani orang-orang yang kita layani atau lebih fokus pada kepentingan pribadi? Apakah dalam melayani kita meneladani Yesus Kristus, yang penuh kasih, perhatian, ketulusan, dan keadilan? Apakah kita hanya melayani golongan tertentu saja dan mengabai yang lain? Sebagai jemaat, doakanlah para pemimpin rohani di gereja Anda dan lembaga pelayanan Kristen lainnya, supaya Tuhan menolong mereka dalam melayani dengan penuh tanggung jawab, tulus, dan seturut dengan kehendak Tuhan. Biar lah melalui kehidupan dan pelayanan mereka, nama Tuhan dipermuliakan dan banyak orang diberkati.
"Semuanya bergantung kepada kepemimpinan, dan kebanyakan masalah
bersumber dari kepemimpinan yang kurang kompeten."
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah pelayanan kita selama ini mengutamakan kebutuhan dan kesehatan rohani orang-orang yang kita layani atau lebih fokus pada kepentingan pribadi?
2. Teladan Kristus apa saja yang perlu anda ikuti dalam melayani sesama? Sikap apa yang masih perlu diperbaiki ke depan?
耶利米書 2:18-19
當生活中遇到大問題時,是什麼成為你的避難所?在大城市忙碌和充滿挑戰的生活中,我們常會從多方面來尋求保護和安全,如:工作、金錢、人脈,甚至靠我們自己的力量。不知不覺中,我們將這一切作為我們主要的倚靠,取代了神在我們生命中的位置。然而,就像先知耶利米時代的以色列民一樣,倚靠神之外的事物不僅會令人失望, 而且會帶來毀壞敗亡。
神透過先知耶利米斥責了背叛神,跟隨其他假神的以色列(猶大國)。自從離開埃及以來,他們起初一直忠誠地跟隨神,現在卻離開了神,“…你離棄耶和華你的神、不存敬畏我的心、乃為惡事、為苦事!” (第19節) 神被背叛感到憂傷。以色列民雖對神不忠心, 但神卻對他們信實到底。結果,神透過巴比倫王國摧毀了耶路撒冷來懲罪他們。以色列民沒有覺悟自己的錯誤而悔改,反而是向埃及和亞述王國尋求保護和安全(第18節)。這一切都是徒勞的,因為他們無法逃脫神對他們罪孽的懲罰。如此行只會讓他們更加陷入毀滅和痛苦。他們應該為自己的罪而悔改轉向那唯一真正的保護和安全之源頭的神。
在我們忙碌的日常生活中,面對工作重擔、家庭問題, 和健康上的掙扎,我們依靠誰來得到保護和安全呢?神的話語提醒我們,只有神才能賜予真正的保護和安全。在神以外尋求保護意味著遠離神,那只會讓我們更接近痛苦和毀壞。因此,趁還有機會的時候,要醒悟並悔改。即使在面對困難重重纏身時也要更接近神!
"在神以外尋求保護意味著遠離神
並且使我們更接近痛苦和毀壞。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂寶麗斯佈道所- 蘇興智傳道
翻譯員:張賽瓊
默想的問題:
1. 什麼原因導致你遠離神並在別處尋求保護和安全?
2. 抽出些時間來禱告。你正經歷哪些困難?將你所有的掙扎都交給神和祈求從祂而來的保護和安全。
Nats Alkitab : Yeremia 2:18-19
Penulis : G.I. Rony Sofian
Apa yang menjadi tempat perlindungan Anda saat menghadapi masalah besar dalam hidup ini? Di tengah kesibukan dan tantangan hidup di kota besar, kita sering mencari perlindungan dan keamanan pada banyak hal: pekerjaan, uang, koneksi, bahkan kekuatan diri sendiri. Tanpa sadar, kita menjadikan semua itu sebagai sandaran utama, menggantikan posisi Tuhan dalam hidup kita. Namun, seperti bangsa Israel dalam zaman nabi Yeremia, mengandalkan hal-hal di luar Tuhan tidak hanya mengecewakan, tetapi juga membawa kehancuran.
Melalui nabi Yeremia, Tuhan menegur Israel (Kerajaan Yehuda) yang berpaling dari Tuhan dan mengikuti ilah-ilah lain. Mulanya mereka setia ikut Tuhan sejak keluar dari Mesir namun sekarang mereka meninggalkan Tuhan, "...betapa jahat dan pahitnya ketika engkau meninggalkan Tuhan, Allahmu; dan tidak gentar terhadap Aku" (ay. 19). Tuhan dikhianati dan merasa terluka. Israel tidak setia kepada Tuhan yang tetap setia kepada mereka. Akibatnya, Tuhan menjatuhkan hukuman atas mereka memakai tangan kerajaan Babel yang akan menghancurkan Yerusalem. Bukannya sadar dan berbalik dari kesalahannya, Israel malah mencari perlindungan dan keamanan dari kerajaan Mesir dan kerajaan Asyur (ay. 18). Tentunya semua itu sia-sia, sebab mereka tidak mungkin luput dari hukuman Tuhan karena dosanya. Tindakan itu malah semakin membenamkan mereka dalam kehancuran dan penderitaan. Seharusnya mereka bertobat dari dosanya dan berbalik kepada Tuhan, satu-satunya sumber perlindungan dan keamanan yang sejati.
Dalam kehidupan yang sibuk setiap hari, dengan beban kerja, masalah rumah tangga, dan pergumulan kesehatan, siapa yang kita andalkan untuk mendapatkan perlindungan dan keamanan? Firman Tuhan mengingatkan kita bahwa hanya Tuhan yang dapat memberikan perlindungan dan keamanan sejati. Mencari perlindungan di luar Tuhan berarti menjauhkan kita dari Tuhan dan itu hanya akan mendekatkan kita pada penderitaan dan kehancuran. Oleh sebab itu, sadarlah dan bertobatlah selagi ada kesempatan. Mendekatlah pada Tuhan bahkan di tengah masalah yang sedang membebat!
"Mencari perlindungan di luar Tuhan berarti menjauhkan diri dari Tuhan dan mendekatkan diri pada penderitaan dan kehancuran."
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa yang dapat membuat Anda menjauhkan diri dari Tuhan dan mencari perlindungan dan keamanan di tempat lain?
2. Luangkan waktu untuk berdoa. Pergumulan apa yang sedang anda alami? Serahkan semua pergumulan Anda pada Tuhan dan mohonlah perlindungan dan keamanan dari-Nya.
詩篇 119:176
你是否曾經歷過,或者看到過一個小孩脫離父母的監護下而在購物中心的人群中迷失了?當然,他的父母感到恐慌和焦急。那孩子看到父母不在身邊時,也會有同樣的感受。他跑來跑去的同時喊叫他的父母。可能他會因感到不知所措害怕而哭泣。當聽到了父母的聲音以及他們的手摟著他時,他才再次感到心安寧。這情況也可以描繪當我們的生活在與神的關係中迷失了方向時。我們就像那位迷路的孩子一樣,沒有方向,困惑,害怕並渴望聽到神的聲音且祂的手再次擁抱和引導我們。
詩篇 119:176 記載了詩人誠實的承認: “我如亡羊走迷了路.”同時呼求神的幫助,“求祢尋找僕人.因我不忘記祢的命令”詩篇作者意識到他已經迷了路遠離他的神, 他的牧者。他漫無目的地走著,感到徬徨和恐懼。在自己所選擇的道路上他迷失了並面臨著滅亡的威脅。在以色列民的歷史中,曾多次發生該民族因崇拜偶像和不順服而遠離上帝的事件。他們悖逆神,如同脫韁的馬一樣。他們選擇了自己的道路,但卻迷失了方向. 以色列民必須醒悟意識到自己的錯誤,並向神祈求幫助,以便他們不再繼續走向滅亡。
作為神的兒女,在現今的生活中,我們可能會因各種忙碌、雄心志向和問題而分心偏離,以致我們忘記神乃是生命的泉源。我們不再好好的捍衛與神之間的關係。就好像山羊和野馬一樣,我們偏行己路,以為知道最好的路。然而事實上反而是走失了方向和迷了路。我們被困擾在缺乏意義的日常事務中,促使我們陷入空虛。我們需那偉大牧者神的聲音和手來引導我們歸回。透過禱告和閱讀神的話語,我們迎接那願意引導我們歸回,行在祂的真理道路上的聲音和手。
“在我選擇的道路上我迷失了,
但我的神總有辦法能把我尋見。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂寶麗斯佈道所- 蘇興智傳道
翻譯員:張賽瓊
默想的問題:
1. 在你的人生經歷中,走自己選擇的道路而遠離神是一種什麼樣的感受?
2. 你今天對神的話語有何反應?
Nats Alkitab : Mazmur 119:176
Penulis : G.I. Rony Sofian
Apakah Anda pernah mengalami, atau melihat seorang anak yang masih kecil terlepas dari pengawasan orang tuanya dan hilang sesaat dalam keramaian orang di mal? Tentu saja, orang tuanya merasa panik dan cemas. Begitu pula dengan si anak ketika melihat orang tuanya tidak ada di sekitarnya. Dia berlari ke sana ke mari sambil memanggil-manggil orang tuanya. Mungkin saja dia menangis dalam rasa bingung dan takut. Dia baru merasa tenang kembali ketika mendengar suara orang tuanya di dekatnya dan tangan mereka merengkuhnya erat. Keadaan ini bisa menggambarkan kehidupan kita ketika kehilangan arah dalam hubungan dengan Tuhan. Kita seperti anak kecil yang hilang itu, tanpa arah, bingung, takut dan merindukan suara Tuhan serta tangan-Nya kembali merengkuh dan menuntun kita.
Mazmur 119:176 memuat pengakuan jujur Pemazmur bahwa, "Aku tersesat seperti domba yang hilang", sekaligus permohonan minta tolong kepada Tuhan, "...carilah hamba-Mu, sebab perintah-perintah-Mu tidak kulupakan.” Pemazmur menyadari bahwa ia tersesat jauh dari Tuhan, gembalanya. Ia berjalan tanpa arah, bingung dan takut. Ia terhilang dan terancam binasa di jalan yang dipilihnya. Dalam sejarah bangsa Israel, ada banyak peristiwa di mana bangsa itu menjauh dari Allah karena penyembahan berhala dan ketidaktaatan mereka. Mereka memberontak kepada Tuhan dan berlaku liar seperti kuda yang lepas kendali. Mereka memilih jalannya sendiri, namun hilang dan tersesat. Bangsa Israel harus menyadari kesalahannya dan memohon pertolongan Tuhan supaya ia tidak terus binasa.
Sebagai anak-anak Tuhan, dalam kehidupan masa kini, kita pun dapat teralihkan oleh berbagai kesibukan, ambisi, dan masalah, sehingga melupakan Tuhan sebagai sumber kehidupan. Hubungan kita dengan Tuhan tidak lagi terawat dengan baik. Seperti domba dan kuda liar, kita mengikuti jalan sendiri. Kita pikir, kita tahu jalan terbaik. Namun, kita justru kehilangan arah dan tersesat. Kita terjebak dalam rutinitas minim makna, yang kemudian menjebloskan kita dalam kehampaan. Kita memerlukan suara dan tangan Tuhan Sang Gembala Agung, menuntun kita kembali. Dalam doa dan pembacaan Firman Tuhan, kita menyambut suara dan tangan-Nya yang mau membimbing kita kembali, berjalan di jalan kebenaran-Nya.
"Di jalanku kuterhilang, namun Tuhanku selalu punya jalan untuk menemukanku."
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Dalam pengalaman hidup Anda, seperti apa rasanya berjalan di jalan pilihan sendiri namun menjauh dari Tuhan?
2. Apa respons Anda terhadap firman Tuhan hari ini?
耶利米書 50:6-7
愛孩子的父母當然不會從不訓斥孩子的錯誤任由孩子為所欲為地生活。訓斥、操練甚至懲罰都是出於父母對孩子的愛,希望孩子能過正直的生活及遠離罪惡。作為神的兒女,我們的生活也該當如此。正如19世紀英國著名佈道、奮興家查理斯·司布真所說的: “神不會任憑祂的兒女們生活在罪惡之中而不斥責他們; 祂的大愛決不會讓他們因自己的罪而滅亡。”
在我們剛讀過的經文中,我們發現以色列民他們正迷失在自己的罪孽之中卻不自覺,神斥責祂的子民,以便他們能悔改並回到上帝的真理中生活。他們被描繪成在叢山峻嶺中迷失的羊、竟忘了安歇之處。他們放棄了對真神的崇拜而沉陷在世界的荒謬之中。領袖們沒有好好的牧養他們,甚至任憑他們迷失。結果,敵人毫無愧疚之心地攻擊並摧毀了他們。這一切的發生是神所允許的,作為對他們的罪孽、叛亂和背叛神的懲罰。然而神透過先知耶利米宣稱祂不會離棄他們。祂斥責是要他們悔改並重新來敬拜真神且過著如同祂所愛的兒女的生活。
在屬靈領袖的故意誤導下以色列民迷失了方向和目標;我們也是如此,現今神的子民會迷失在看似美好、有吸引力但卻沒有明確(有意)之方向和目標的各種屬靈的活動中。以色列民忽視了對神的真正崇拜;我們也是如此,現今神的子民,多數更喜歡那些流行但教義膚淺甚至偏離神真理的教導。以色列民必須意識到他們處於迷失之中急需祈求神的幫助;我們也如此,現今神的子民,必須意識到我們的迷失並接受神呼召我們悔改的恩典,回歸真理過著邁向靈命成熟的成長生活。神呼召我們要悔改,那是一個得蒙拯救的呼召。
“神不會任憑祂的兒女們
生活在罪惡之中而不斥責他們;
祂的大愛決不會
讓他們因自己的罪而滅亡。”
(查理斯•司布真)
作 者:椰嘉達基督徒會堂寶麗斯佈道所- 蘇興智傳道
翻譯員:張賽瓊
默想的問題:
1. 你如今是否覺得在生活中迷失了,做各種活動卻沒有明確的方向和目標? 你的感覺如何?
2. 你對今天神透過祂的話語發出的警告和呼召有何回應?
Nats Alkitab : Yeremia 50:6-7
Penulis : G.I. Rony Sofian
Orang tua yang mengasihi anak-anaknya tentunya tidak akan membiarkan mereka hidup sesuka hatinya tanpa menegur kesalahan mereka. Teguran, disiplin bahkan hukuman yang diberikan, dilandasi oleh rasa sayang orang tua kepada anak, yang ingin agar mereka hidup benar dan menjauhi yang jahat. Demikian juga dalam hidup kita sebagai anak-anak Tuhan. Seperti yang dikatakan oleh Charles Spurgeon, seorang pengkhotbah ternama dan tokoh kebangunan rohani abad-19 di Inggris, "Tuhan tidak akan membiarkan anak-anak-Nya hidup dalam dosa tanpa menegur mereka; kasih-Nya yang besar tidak akan membiarkan mereka binasa dalam kesalahan mereka.”
Dalam nas Firman Tuhan yang tadi kita baca, kita menemukan bahwa Tuhan menegur umat-Nya, bangsa Israel yang sedang tersesat dalam dosa-dosanya namun tidak menyadarinya, supaya mereka bertobat dan kembali hidup dalam kebenaran Allah. Mereka digambarkan seperti domba-domba yang tersesat dan hilang, yang mengembara di gunung-gunung dan bukit-bukit namun tidak menemukan tempat untuk berbaring. Mereka meninggalkan penyembahan kepada Tuhan yang benar sehingga terbenam dalam kesesatan dunia. Para pemimpin tidak menggembalakan mereka dengan baik bahkan sengaja membiarkan mereka terhilang. Akibatnya, musuh-musuh menyerang dan menghancurkan mereka tanpa rasa bersalah. Semuanya itu diizinkan Tuhan terjadi untuk sesaat, sebagai hukuman atas dosa, pemberontakan dan pengkhianatan mereka kepada Tuhan. Namun melalui nabi Yeremia, Tuhan menyatakan bahwa Ia tidak meninggalkan mereka. Ia menegur mereka agar mereka bertobat dan kembali kepada penyembahan kepada Tuhan yang benar dan hidup sebagai anak-anak yang dikasihi-Nya.
Umat Israel tersesat tanpa arah dan tujuan di bawah para pemimpin rohani yang sengaja menyesatkan mereka; demikian juga kita, umat Tuhan pada masa kini dapat tersesat dalam berbagai aktivitas rohani yang kelihatannya baik dan menarik namun tanpa arah dan tujuan yang jelas (intensional). Umat Israel mengabaikan penyembahan yang benar kepada Tuhan; demikian juga kita, umat Tuhan pada masa kini banyak yang lebih menyukai pengajaran yang lagi tren namun dangkal dalam doktrinal bahkan menyimpang dari kebenaran Tuhan. Umat Israel harus sadar bahwa dirinya sedang terhilang dan memohon pertolongan Tuhan; demikian juga kita, umat Tuhan pada masa kini harus sadar akan kesesatan kita dan menyambut anugerah Tuhan yang memanggil kita untuk bertobat, kembali kepada kebenaran dan hidup bertumbuh menuju kedewasaan rohani. Tuhan memanggil kita untuk bertobat, itu adalah panggilan yang menyelamatkan.
"Tuhan tidak akan membiarkan anak-anak-Nya hidup dalam dosa tanpa
menegur mereka; kasih-Nya yang besar tidak akan membiarkan mereka binasa
dalam kesalahan mereka." —Charles Spurgeon
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah saat ini Anda sedang merasa tersesat dalam hidup ini, melakukan berbagai kegiatan namun tanpa arah dan tujuan yang jelas? Apa yang anda rasakan?
2. Apa respons Anda atas peringatan dan panggilan Tuhan melalui firman-Nya hari ini?
詩篇119:11
在這一生中我們常常會保留一些我們認為貴重或有價值的東西並且好好地保管。我們希望所擁有的貴重物品不會遺失。身為神的兒女,我們是否認為神的話語是寶貴的財寶?如果我們認識神及祂的話語能賜給我們生命,那麼我們就必須真正地將神非常珍貴的話語收藏在心裡。
我們所聽到的神的每一句話,都必須藏在心裡。詩人珍藏神話語的目的是為了避免得罪神。義人害怕並盡力避免犯罪。避免犯罪最好的方法就是將神的話藏在心裡。因為神的話就像是我們生活中運作的一個“警報器” 保守我們以免陷入罪惡當中。當某件事違背神的真理時,“警報器”就會向我們發出警告。聖靈會提醒我們必須遵循神的真理.使徒保羅向歌羅西教會的會眾提出了關於將神的話藏在心裏的建議。當把基督的道理豐豐富富的存在心裡以各樣的智慧用詩章、頌詞、靈歌、彼此教導、互相勸戒心被恩感歌頌神(歌羅西書3:16)。基督的話語就是神的道,必須豐豐富富的存在心裡。
所以,我們必須意識到把神的話藏在心裡是多麼重要, 這樣我們才能避免危險 (得罪神)。我們發現詩篇作者如何很好地使用神的話,祂將神的應許藏在心裡。對祂和對我們每個信徒來說,神的話是非常寶貴的財寶. 自從我們相信並接受耶穌成為我們的主和救主時,神就差派聖靈居住在我們心裡,並將祂的話教導我們 (哥林多前書2:10-13).幫助我們在日常生活中理解和實踐神的道之真理。
讓上帝的話成為我們抵抗
一切威脅我們陷入罪惡誘惑的武器。
作 者:椰嘉達基督徒會堂加卜堂會 – 以馬内利牧師
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的問題:
1. 神的道確實是美好而珍貴,你在神的道中找到了什麼美好?
2. 神的道如何幫助你面對現今的挑戰?
From the publisher's feed