
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : 1 Yohanes 2:3-4
Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto
Mengenal dengan baik pribadi seseorang butuh proses yang lama dan bisa terjadi ketika hubungan kita baik dengan seseorang tersebut. Misalkan mengenai pribadi saya, mungkin saudara tahu bahwa saya ini adalah hamba Tuhan, asal saya, nama saya dan seterusnya. Namun secara khusus mengenai pribadi saya, tentu saudara sulit untuk menebaknya. Misalnya keinginan saya, harapan saya, kesusahan saya, pergumulan saya dan lain-lain.
Demikian juga mengenal Allah bukan sekadar memiliki pengetahuan yang benar tentang Dia. Namun bagaimana relasi kita dengan Dia, hidup di dalam Dia dan menghidupi firman-Nya. Dalam ayat 3-4, Yohanes menekankan bahwa pengenalan akan Allah tidak dapat dipisahkan dari “bagaimana” dan “dengan cara apa” kita hidup. Dalam buku Pola Hidup Kristen, R.C. Sproul, mengatakan “Kebenaran pokok yang membentuk dasar bagi pengenalan kita akan Allah adalah penyataan diri-Nya sendiri. Alkitab menjelaskan bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya secara terang-terangan dalam alam ini. Penyataan itu demikian merasuk sehingga menyentuh setiap orang (Roma 1:19-20).” Yohanes memaparkan bahwa seseorang yang mengenal Allah tidak berarti hidupnya sama sekali bebas dari dosa. Namun orang yang mengenal Allah justru adalah orang yang menyadari kelemahan dan dosanya, tetapi tidak lagi hidup dalam dosa. Ketika orang yang mengenal Allah jatuh ke dalam dosa, ia tidak perlu menyembunyikan dosa itu, tetapi dengan jujur mengakui dosa-dosanya di hadapan Allah dan memohon pengampunan kepada Tuhan Yesus. Lalu, seperti apa karakteristik orang yang mengenal Allah? Orang yang mengenal Allah harus melakukan perintah Kristus. Artinya, seluruh perintah Kristus merupakan nilai tertinggi dalam hidup orang yang mengenal Allah. Segala tingkah lakunya harus berdasarkan firman Allah, yakni hidup sama seperti Kristus telah hidup, meneladani prinsip hidup-Nya, menaati dan melakukan kehendak Bapa.
Mari kita mengintrospeksi diri kita. Apakah kita sudah sungguh-sungguh mengenal Kristus? Mau hidup taat dan dipimpin sepenuhnya oleh Roh kudus? Renungkanlah hal yang Allah kehendaki untuk kita taati. Mintalah selalu pertolongan Roh Kudus agar kita dapat hidup menuruti perintah-Nya, tidak mengeraskan hati, dan mau melayani Tuhan dalam pelayanan di gereja maupun dalam lingkungan sosial.
Orang yang mengenal Allah harus melakukan perintah Allah dan hidup sama seperti Kristus
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Hal apakah yang seringkali menghambat Anda melakukan perintah-Nya?
2. Bagaimana cara Anda untuk mempunyai disiplin rohani taat melakukan perintah Tuhan?
約翰一書2:4-6
世界的喧囂和忙碌有時使我們很難在今生真正體驗上帝的臨在。優先首要的活動和忙碌會使我們感到疲倦,最終忘記與上帝安靜相處的時刻。其實我們真正需要的時間是與神安靜相處並默想祂的話語的時刻,以便我們與神的關係仍然甦醒。當我們與神建立團契時,總會有新的力量與平安。
在這段經文中,使徒約翰提醒我們按照神的話語生活的重要性,是我們愛神的證據,也是我們真正認識祂的記號。神的話語強調了宣告信仰和遵守神的話語之間的關係. 約翰說,那些自稱認識神卻不遵守祂誡命便是說謊話的人。他所指的是宣告信仰不只在口頭上,而必須透過實際行動來證明。對神的認識必須伴隨著順服。對神的真正認識使我們過著符合祂話語的生活。遵守神的話證明了神的愛在我們身上得以完全。當我們順服並遵守神的話語時,就表示我們已經活在神的愛裡。身為信徒,我們在生活中必須效法基督的生活,即充滿愛、順服和忠於天父的旨意。我們的生命必須反映基督慈愛的品格和順服神的話語。
神的話語能夠改變我們的生命。神的話語成為我們真實體驗祂臨在的一種方式。神的話語不僅僅是用來聽或讀的而已,更是用來在我們的日常生活中體驗和應用。神的話語是引導我們按照祂的旨意而活的真理。當我們真正活出祂的話語時,我們每天都會感受到祂的平安、力量和引導。順服上帝的命令並效法基督的生活是我們在祂裡面、按照祂的旨意生活並愛祂的記號。
遵行基督的真理,
因為凡自稱認識基督的人
必須像基督一樣生活
作 者:椰嘉達基督徒會堂加卜堂會 – 以馬内利牧師
翻譯員:黃瓊楓
默想的問題:
1. 什麼事情經常讓你忘記與神相處安靜的時刻?
2. 想一想,當你與神相處安靜時刻,你會感受到什麼樣的祝福?
Nats Alkitab : 1 Yohanes 2:4-6
Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto
Kebisingan dan kesibukan dunia terkadang membuat kita merasa sulit untuk benar-benar mengalami kehadiran Tuhan dalam hidup ini. Aktifitas dan kesibukan yang menjadi prioritas utama bisa membuat kita kelelahan dan akhirnya lupa akan saat-saat teduh bersama Tuhan. Padahal waktu teduh bersama Tuhan dan merenungkan Firman-Nya adalah saat-saat yang sangat kita butuhkan agar relasi kita dengan Tuhan tetap terbangun. Selalu ada kekuatan baru dan damai sejahtera saat kita membangun persekutuan dengan Allah.
Dalam teks ini Rasul Yohanes mengingatkan kita akan pentingnya hidup sesuai dengan firman Tuhan, sebagai bukti kasih kita kepada Tuhan dan sebagai tanda bahwa kita benar-benar mengenal Dia. Firman Tuhan menekankan hubungan antara pengakuan iman dan ketaatan terhadap firman Tuhan. Yohanes mengatakan bahwa orang yang mengatakan dirinya mengenal Tuhan tetapi tidak menaati perintah-Nya adalah pendusta. Ini menunjukkan bahwa pengakuan iman tidak hanya sebatas kata-kata, tetapi harus dibuktikan melalui tindakan nyata. Pengenalan akan Tuhan harus diiringi dengan ketaatan. Pengenalan yang sejati akan Tuhan membawa kita pada kehidupan yang sesuai dengan firman-Nya. Ketaatan terhadap firman Tuhan adalah bukti bahwa kasih Allah menjadi sempurna di dalam diri kita. Saat kita menaati dan melakukan firman Tuhan hal itu menunjukkan bahwa kita telah hidup dalam kasih-Nya. Dalam menjalani hidup sebagai orang percaya kita harus meneladani kehidupan Kristus, yaitu dengan penuh kasih, taat, dan setia kepada kehendak Bapa. Hidup kita harus mencerminkan karakter Kristus yang penuh kasih dan ketaatan pada firman Tuhan.
Firman Tuhan dapat mengubah hidup kita. Firman Tuhan menjadi jalan untuk kita mengalami kehadiran-Nya secara nyata. Firman Tuhan tidak hanya dimaksudkan untuk didengar atau dibaca saja, tetapi untuk dialami dan diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Firman Tuhan adalah kebenaran yang menuntun kita pada hidup yang sesuai dengan kehendak-Nya. Ketika kita benar-benar menghidupi firman-Nya, kita akan merasakan kedamaian, kekuatan, dan tuntunan-Nya setiap hari. Hidup dalam ketaatan kepada perintah Tuhan dan meneladani bagaimana Kristus telah hidup merupakan tanda bahwa kita ada di dalam Dia, hidup sesuai dengan panggilan-Nya dan mengasihi-Nya.
Berjalanlah dalam kebenaran Kristus, karena siapa yang mengaku
Mengenal dia, maka dia harus hidup seperti kristus hidup
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah yang seringkali membuat Anda melupakan waktu saat teduh bersama Allah?
2. Renungkanlah, berkat apa yang Anda rasakan saat waktu teduh bersama Allah?
羅馬書八章2節
2024年,世界有名樂團Cold Play在印尼舉辦演唱會發生了悲劇。因為有好幾個人購買了假門票而被騙。作為保證能看演唱會的門票被拒絕了。數十人因這詐騙行為受了虧損。當初他們很開心在他們手上的票成為看他們偶像藝人演唱會的保障,但那只是假的保證。
在主耶穌裡面的救恩不是假消息更不是個假保證。因為基督的應許是阿們的. 然而,是什麼保證了救恩的應許不是一個虛假的保證呢? 那保證者就是住在信徒裡面的聖靈。聖靈見證說我們有聖子,三位一體的神,是祂牧養的子民。因此當祂再度降臨時,我們將得到永生。聖靈不只確保了救恩,但也賜下生命。在信徒裡面的聖靈能讓我們活出並實踐真理。不隨從使我們與神為敵的有罪之肉體。聖靈帶來心裡平安並使信徒能夠活出神兒女們的生活。
當聖靈住在信徒裡面時,不意味著我們一瞬間就不再犯罪了。肉體情慾與靈體之間的屬靈爭戰仍然繼續。然而,請相信我們不是孤軍奮戰。聖靈保證我們在主裡面能堅持並堅強。只要我們願意聽從並把生命完全交託在聖靈的引導中。
“凡被神的靈引導的,
都是神的兒女”
(保羅)
作者 : 椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會-朱恩捷傳道
翻譯 : 鄭愛群
默想的問題 :
1. 你還常常感受到什麼樣的屬靈爭戰?
2. 你是如何鼓勵自己繼續不斷地按照聖靈的旨意生活?
Nats Alkitab : Roma 8:2
Penulis : G.I. Jevintri Sengge
Konser Cold Play, band ternama yang sudah mendunia yang diadakan di Indonesia pada tahun 2024 menuai hal pilu. Sebab beberapa orang yang telah membeli tiket ternyata telah tertipu oleh tiket palsu. Alih alih jadi jaminan masuk konser, tiket mereka malah ditolak. Puluhan orang dirugikan dengan aksi penipuan itu. Mereka awalnya begitu senang ketika tiket telah ditangan sebagai penjamin untuk menonton konser artis idola mereka, namun ternyata itu hanya jaminan palsu.
Keselamatan di dalam Tuhan Yesus bukanlah suatu berita bohong apa lagi sebuah jaminan palsu. Sebab janji Kristus ya dan amin. Namun, apa yang menjamin kalau janji keselamatan itu bukanlah jaminan palsu? Penjamin itu adalah Roh Kudus yang berdiam di dalam diri orang percaya. Roh itu bersaksi bahwa kita miliki adalah anak Allah, milik Allah Tritunggal, umat gembalaan-Nya. Sehingga kelak pada kedatangan kedua, kita akan beroleh keselamatan kekal. Roh itu bukan hanya menjamin keselamatan, namun juga memberikan kehidupan. Kehadiran Roh Kudus dalam diri orang percaya memampukan orang percaya untuk hidup dan melakukan kebenaran. Bukan hidup menurut kedagingan yang berdosa dan membuat kita menjadi seteru Allah. Roh Kudus menghadirkan damai sejahtera di dalam hati dan memampukan orang percaya untuk hidup sebagai anak-anak Allah.
Ketika Roh Kudus berdiam di dalam diri orang percaya, bukan berarti sekejap mata kita tidak lagi melakukan dosa. Peperangan rohani antara keinginan daging dan keinginan roh masih akan terus berlanjut. Namun, yakinlah bahwa kita tidak berjuang sendiri. Roh Kudus menjamin kita untuk bisa bertahan dan kuat di dalam Tuhan. Asalkan kita mau mendengar dan memberi hidup kita seutuhnya kepada pimpinan Roh Kudus.
“Semua orang yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah” (Paulus)
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa peperangan rohani yang masih sering Anda rasakan?
2. Bagaimana Anda mendorong hidup Anda untuk terus hidup menurut kehendak Roh Kudus?
使徒行傳一章6-8節
羅馬帝國其中一位極為可怕行使他權利的是尼祿。祂是一位許多劣跡幾乎被所有古希臘作家紀錄下來的皇帝。就像歷史學家塔西佗,蘇埃托尼烏斯,和政治人物卡西烏斯.狄奧; 他們全記錄了所有他統治時不良的事。在他統治下,他狠心殺害了自己家人。他誣告是基督徒縱火燒了羅馬城。根據卡西烏斯.狄奧的紀錄,是他自己燒了羅馬城為了要重新建造一座名為” Domus Aurea”宏偉的黃金宮殿。他將這場災難嫁禍給基督徒使基督徒受到極大的逼迫。他以邪惡和破壞來治理國家。更悲慘的是,當他發現自己遭到大臣們的拒絕和背叛後,他了結了自己的生命。他非常早逝, 即30歲. 他當皇帝僅14年,他的統治徒勞而終且充滿諷刺。
今天的經文中,耶穌的門徒問耶穌關於以色列國被復興的夢想和盼望。他們非常渴望從以色列民獲得政治權力(6)。門徒想得到的權力跟世界想要得到的沒有兩樣, 就像尼祿一樣,來自世界的權力。的確,上帝會復興以色列但不是物質上的,或在特定的地方。被復興的以色列是屬靈的以色列包括各族,各國,直到地極。一個更偉大, 更崇高的使命。來自基督作為的使命為各國各民作見證。根據 "見證”這個詞的含意來自 “Martures”意思是看見或分享經驗。意思是門徒與耶穌一起經歷的所有偉大的經驗,從祂服事世界的作為,直到祂的死以及復活,全世界都可以享受。這一切有了三個基本條件才能發生。第一,這權力是為了福音的工作目的是透過見證祂來榮耀神; 不是為了個人的榮耀或個人的厲害。第二,必須使用從聖靈來的權力而不是來自自己的力量或是才能。聖靈必須住進來,掌管和使用信徒的生命。第三,必須有渴慕的心和努力擴大福音的範圍從最接近之處直到地極 (8)。
聖靈賜給我們的權力帶給列國真正的復興和救恩。這權力會帶給我們有意義的生命。不破壞也不毀滅我們或他人生命的權力。如果我們所做的是為了榮耀神,見證基督所作的工,倚靠著聖靈,委身和真心努力傳揚福音,從最親近的人開始直到世界各地, 那麽我們也能擁有這種權力。因此,讓我們透過成為祂的見證人來經歷聖靈的權力吧!
“聖靈賜予權力是為了
帶領虛無的世界
進入接受福音見證的世界
使得被拯救以及被復興”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會- 蔡國鑽傳道
翻譯 : 鄭愛群
默想的問題 :
1. 關於權力,世界有那些錯誤的概念?
2. 在這世上你是如何使用聖靈的權力?
Nats Alkitab : Kisah 1:6-8
Penulis : G.I. Swannius Bong
Salah satu Kaisar Romawi yang menjalankan kekuasaannya dengan mengerikan adalah kaisar Nero. Dia adalah seorang Kaisar yang mendapatkan banyak catatan buruk dari hampir semua penulis Yunani Kuno. Penulis seperti Tacitus, Suetonius dan Cassio Dion; mereka mencatatkan semua keburukan selama pemerintahannya. Dalam menjalankan kekuasaannya, dia tega membunuh anggota keluarganya. Dia membuat tuduhan palsu bahwa orang Kristen yang membakar kota Roma. Padahal menurut catatan dari Cassio Dion, kota Roma dibakar oleh dirinya sendiri demi membangun ulang sebuah istana megah dari emas bernama Domus Aurea. Dia tuduhkan kebakaran itu kepada orang Kristen sehingga penganiayaan luar biasa terjadi pada orang Kristen. Dia menjalani pemerintahannya dengan kejahatan dan kehancuran. Lebih miris lagi, semua usaha yang dikerjakan dengan kejam itu harus diakhiri dengan bunuh diri setelah dia mengetahui bahwa dirinya telah ditolak dan dikhianati oleh jajaran pemerintahannya. Dia mati pada usia yang sangat muda yaitu 30 tahun. Hanya 14 tahun lama dia memerintah sebagai kaisar. Kekuasaan berakhir sia-sia dan penuh ironi.
Dalam teks hari ini, murid-murid Yesus bertanya kepada Yesus tentang sebuah impian dan harapan akan pemulihan bagi bangsa Israel. Mereka sangat menginginkan kekuasaan diperoleh bangsa Israel secara politik (ay. 6). Kuasa yang diinginkan oleh murid-murid tidak ada bedanya dengan kekuasaan yang diinginkan oleh dunia seperti kaisar Nero, yaitu kuasa berasal dari dunia. Memang betul, Tuhan akan memulihkan bangsa Israel namun bukan secara fisik dalam lokasi tertentu. Israel yang akan dipulihkan adalah Israel rohani yang mencakup segala suku dan bangsa sampai ujung bumi. Sebuah misi yang jauh lebih besar dan mulia. Misi yang berasal karya dari Kristus disaksikan bagi segala bangsa. Sesuai dengan makna dari kata “saksi” berasal dari kata “Martures” yakni menyaksikan atau membagikan pengalaman. Artinya pengalaman yang dialami murid-murid atas seluruh karya hebat yang dialami bersama Yesus, dari karya-Nya melayani dunia, hingga kematian dan kebangkitan-Nya dapat dinikmati oleh seluruh dunia. Semua itu hanya bisa terjadi jika memiliki tiga dasar. Pertama, kuasa ini untuk pekerjaan Injil ditujukan bagi kemuliaan Tuhan dengan menyaksikan Dia; bukan untuk kemuliaan atau kehebatan pribadi. Kedua, harus menggunakan kuasa yang berasal Roh Kudus bukan karena berasal kekuatan dan kecakapan diri. Roh Kudus harus tinggal, menguasai dan memakai hidup orang percaya. Ketiga, harus memiliki kerinduan dan perjuangan untuk memperbesar jangkauan Injil dari terdekat hingga ujung bumi (ay. 8).
Kuasa yang diberikan Roh Kudus sungguh membawa pemulihan dan keselamatan bagi segala bangsa. Kuasa ini akan membawa kita mengalami hidup yang berarti dan bermakna. Kuasa yang tidak merusak dan menghancurkan hidup kita dan sesama. Kita dapat memiliki kuasa itu jika mengerjakan untuk kemuliaan Tuhan dengan menyatakan kesaksian kita akan karya Kristus, dengan mengandalkan Roh Kudus dan memiliki komitmen dan kesungguhan untuk berjuang menyatakan Injil mulai dari orang-orang terdekat hingga menjangkau kepada dunia. Karena itu, mari alami kuasa Roh Kudus dengan menjadi saksi-saksi-Nya!
“Roh Kudus memberi kuasa untuk membawa dunia yang sia-sia kepada dunia yang menerima kesaksian Injil untuk diselamatkan dan dipulihkan ”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah saja konsep kuasa yang salah yang dimiliki oleh dunia ini?
2. Bagaimana anda menggunakan kuasa dari Roh Allah dalam dunia ini?
哥林多前書十章13節
當你必須到戰爭衝突之中,你的心情是如何呢?為了安全考量你可能會選擇取消行程。在1862年的某天,內戰中,約瑟.古爾莫牧師必須從他所住的地方新罕布夏往費城去服事。他在害怕中掙扎,是否該取消服事. 但在恐懼中,聖靈賜給他力量,約瑟牧師就啟程了。在充滿緊張氣氛的路途中他寫了一首詩歌"耶穌領我”這首詩歌提醒每位聽的人行在上帝的引領和同在中的安全。這首詩歌是他的禱告讓每個他所服事的人有同樣的感覺,他們的眼光不要專注於可能會削弱他們信心的正在激烈發生的戰爭, 而是專注於看顧和與祂子民同在的大牧者耶穌基督。之後,這首詩歌翻譯成印尼文”我的心得安寧”。
作為一個相信的人不表示我們免於試探。我們每個人還是會面臨困難甚至到考驗我們對主的信心和忠誠。然而耶穌基督已應許與我們同在,藉著住在你我裡面的聖靈,祂會給我們平安和安寧。盡管如此我們必須了解,有時上帝會拿走我們的困難, 有時也會讓困難繼續存在,但祂賜給我們力量來承擔。上帝的同在不表示沒有困難, 平安不意味著沒有懼怕。然而心存仰望,倚靠祂的人,雖然在挑戰和掙扎中也會擁有平安,為什麼會這樣呢?因為祂同在。
有基督徒認為當有問題時馬上就有出路,當有擔憂時馬上有平安。這是錯誤的,上帝做祂的份而我們做我們的份。聖靈必與我們同在,問題是在你的人生旅程中,當做決定,當失望,當需要忍耐和力量時你是否已讓祂參與? 做你的部份吧。其他的, 相信祂會做祂的部份。不情願來到祂面前,呼求祂,以及祈求祂的同在,黑暗與擔憂將主宰你的生命。
“祂的同在將成為
你在黑暗中腳步的光。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂 -沈天良傳道
翻譯 : 鄭愛群
默想的問題:
1. 你是否曾經感到神好像沒有與你同在,為什麼?
2. 當問題來臨時,你會做什麼來保持心裡的平安?
Nats Alkitab : 1 Korintus 10:13
Penulis : G.I. Emssow
Bagaimana perasaan anda, ketika harus bepergian di tengah konflik peperangan? Mungkin anda akan memilih membatalkan perjalanan demi keselamatan. Suatu hari ditahun 1862, di tengah perang saudara. Pendeta Joseph Gilmore harus berangkat dari New Hampshire tempat kediamannya menuju Philadelfia untuk melayani di sana. Ia bergumul dengan ketakutannya, haruskah ia membatalkan pelayanan. namun di tengah ketakutannya, Roh Kudus memberi kekuatan, pendeta Joseph pun berangkat. Dalam perjalanan yang penuh ketegangan itu ia menuliskan sebuah pujian “He Leadeth Me” pujian ini mengingatkan setiap orang yang mendengarkannya tentang rasa aman saat kita melangkah dalam pimpinan dan penyertaan Tuhan. Pujian ini adalah doanya agar setiap orang yang akan dilayaninya juga mengalami perasaan yang sama, pandangan mereka tidak berfokus pada perang yang sedang berkecamuk yang dapat saja melemahkan iman mereka, melainkan pada Yesus Kristus Sang Gembala yang memelihara dan menyatai umat-Nya. Dikemudian hari, lagu itu diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia “Tenanglah Kini Hatiku”.
Hidup sebagai orang percaya tidak berarti kita terbebas dari pencobaan. Setiap kita masih bisa dihadapkan pada situasi sulit bahkan sampai menguji iman dan kesetiaan kita kepada Tuhan. Namun Kristus Yesus telah berjanji menyertai kita, melalui Roh Kudus yang berdiam dihidupmu dan hidupku, Ia akan memberikan damai sejahtera dan ketenangan. Kendati demikian kita harus memahami, ada kalanya Tuhan mengangkat persoalan kita, namun tidak jarang juga ia mengizinkan persoalan itu tetap ada, namun kita diberikan kekuatan untuk menanggungnya, penyertaan Allah bukan berarti ketiadaan persoalan, damai sejahtera bukan berarti tidak ada ketakutan. Namun mereka yang hatinya berpaut kepada Allah, hidup mengandalkan-Nya, akan memiliki rasa damai, sekalipun di tengah tantangan dan pergumulan, mengapa demikian? Karena Ia Menyertai.
Ada orang Kristen yang beranggapan ketika ada masalah - langsung ada jalan keluar, ketika ada kekawatiran– langsung ada damai sejahtera. Ini keliru, Allah mengerjakan bagian-Nya dan kita mengerjakan bagian kita. Roh Kudus pasti menyertai, yang menjadi pertanyaan sudahkah anda melibatkan-Nya dalam perjalanan kehidupanmu, dalam mengambil keputusan, saat dikecewakan, saat anda membutuhkan kesabaran dan kekuatan? Lakukanlah bagianmu. Selebihnya, percayalah Ia melakukan bagian-Nya. Tanpa kerelaan untuk datang di hadapan-Nya, berseru pada-Nya dan memohon penyertaan-Nya, kegelapan dan kecemasanlah yang akan menguasai hidupmu.
“Penyertaan-Nya akan menjadi terang bagi langkahmu dalam kegelapan.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah anda pernah merasa, seakan tuhan tidak sedang menyertaimu, mengapa ?
2. Apa yang akan anda lakukan untuk menjaga hatimu tetap damai, saat masalah menerpa ?
Nats Alkitab : Galatia 5:16-23
Penulis : G.I. Oliviana Cong
Pernahkah kita menyadari bahwa dalam diri kita sebagai orang percaya selalu diperhadapkan dengan dua keinginan yang berlawanan. Dua keinginan itu adalah keinginan daging dan keinginan Roh. Di satu sisi Roh Kudus memimpin kita untuk melakukan kehendak Allah, tetapi di sisi lain kita ingin melakukan kehendak kita sendiri yaitu keinginan daging. Dan salah satu penghambat seseorang bertumbuh dan berbuah bagi Allah yaitu ketika ia memilih untuk hidup dalam keinginan daging, bukan keinginan Roh.
Inilah masalah yang sedang dialami oleh jemaat di Galatia pada masa itu, dikatakan mereka saling ‘menggigit’ dan saling ‘menelan’ (ayat 15). Ada perasaan sombong dan tinggi hati, ingin mendapatkan pujian serta menganggap diri lebih hebat dari orang lain (ay. 26). Itu juga terlihat jelas dalam deretan perbuatan daging yang dipaparkan oleh Paulus dalam ayat 20, “... perseteruan, perselisihan, iri hati, kemarahan, kepentingan diri sendiri, percekcokan, perpecahan.” Mengapa hal demikian bisa terjadi? Paulus dalam ayat 16, dengan jelas memberitahukan kita alasannya bahwa mereka tidak berjalan dalam Roh. Ini yang menjadi masalah utama, sebab jika mereka berjalan dalam Roh, mereka pasti tidak akan menuruti keinginan daging dan jika mereka hidup oleh Roh, hidup mereka harusnya dipimpin oleh Roh.
Satu-satunya cara untuk memperoleh kemenangan ketika diperhadapkan antara keinginan daging dengan keinginan Roh yakni sepenuhnya membiarkan Roh Kudus yang memimpin hidup kita. Ini juga berarti kita harus menyalibkan semua keinginan daging (ay. 19-21) dan membiarkan Roh Kudus ambil ahli seluruh kehidupan kita. Agar seorang percaya dapat dipimpin Roh Kudus harus ada penyerahan diri secara total serta tunduk kepada pimpinan Roh Kudus. Penyerahan diri dan ketundukan sepenuhnya kepada pimpinan Roh Kudus juga didasari bahwa kita telah ditebus oleh Yesus Kristus dan kita sepenuhnya menjadi milik-Nya (ay. 24). Roma 8:9, “Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.” Menjadi milik Kristus, berarti memiliki Roh Kudus. Memiliki Roh Kudus berarti hidup dipimpin Roh Kudus. Hidup dipimpin Roh Kudus pasti menghasilkan buah Roh. Mari, miliki ketaatan serta ketundukan untuk dipimpin oleh Roh Kudus, sehingga hidup kita dapat menghasilkan buah Roh, dengan demikian hidup kita dapat menjadi kesaksian dan memuliakan nama Tuhan.
“Kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus adalah kehidupan yang terus-menerus menyerahkan diri pada kasih dan kebenaran Allah, untuk menjadi saksi bagi dunia tentang Kristus yang hidup di dalam kita.” (Dietrich Bonhoeffer)
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Bagaimana dengan hidup kita? Siapa yang memimpin hidup kita selama ini?
2. Adakah kita membiarkan Roh Kudus memimpin serta mengambil alih seluruh hidup kita?
From the publisher's feed