Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 24-4-2024 - Badai Berbuah Berkat (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Markus 4:39-41

    Penulis : G.I. Aman


    “Setelah badai datang pelangi”. Ini adalah kutipan kata-kata bijak yang mengandung maksud bahwa setelah kesulitan atau penderitaan yang sangat berat berhasil kita lalui, akan ada hal-hal yang indah dan berharga yang bisa kita petik dari peristiwa tersebut. Bacaan Firman kita hari ini kelanjutan dari tulisan kemarin, di mana para murid dan Yesus mengalami badai taufan yang dahsyat mengamuk, apakah keindahan pelangi yang diperoleh para murid setelah badai selesai?

    Beberapa dari pada murid Yesus memiliki profesi sebagai nelayan profesional, jadi memang gaya hidup mereka adalah melaut, karena mata pencaharian mereka adalah menjala ikan untuk dijual. Jadi sebagai nelayan, yang namanya badai di tengah laut dan ombak menyembur masuk ke perahu mungkin sudah biasa mereka alami, namun tampaknya baru pertama kali mereka mengalami badai yang seperti ini, yaitu badai terganas dalam hidup mereka, di mana Firman Tuhan menerangkan taufan tersebut mengamuk sangat dahsyat dan tampaknya baru pertama kali mereka mengalami perahu mulai penuh dengan air karena ombak menyembur masuk (ay. 37), sehingga mereka takut binasa kali ini (ay. 38). Namun, setelah badai taufan menjadi reda, tenang bahkan teduh sekali (ay. 39), suatu hal yang sangat indah dan pengalaman yang sangat berharga dialami para murid, ketika mereka berkata “Siapa gerangan orang ini, sehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?” yaitu para murid mengenal selangkah lebih dalam siapa Yesus itu. Melihat kronologis sebelum Kitab Markus 4, selama ini para murid hanya mengenal Yesus hanya sebagai sosok yang mampu bermukjizat mengusir roh jahat (Mar 1), menyembuhkan orang lumpuh (Mar 2), menyembuhkan orang mati sebelah tangan, juga berbagai penyakit (Mar 3). Namun kali ini para murid jadi mengenal bahwa Yesus punya kuasa terhadap angin dan danau, terhadap alam, bukan hanya berkuasa terhadap roh jahat dan penyakit saja.

    Sementara itu ada orang banyak yang tidak ikut bertolak ke seberang (ay. 36), mereka yang tinggal dalam keadaan kondisi yang tidak perlu takut tenggelam. Kalaupun saat itu taufan sangat dahsyat hingga menerpa ke daratan juga, orang banyak yang tinggal di darat tersebut, bisa lari ke dalam rumah untuk berlindung dan tidak mengalami takut binasa karena tenggelam ke dalam danau. Jika suatu saat terjadi taufan yang dahsyat, lalu pada saat itu Yesus Tuhan mengajak untuk bertolak ke seberang dengan perahu dalam keadaan seperti itu, bukankah orang banyak yang saat itu tidak ikut Yesus akan takut binasa dan menganggap itu adalah ajakan untuk cari mati? Sedangkan bagi para murid Yesus yang memiliki pengalaman berharga tersebut, memiliki iman yang lebih dalam kepada Tuhan dan bisa melihat badai tersebut sebagai proses untuk sekali lagi melihat Tuhan beraksi, untuk merasakan kuasa Tuhan terjadi di dalam hidup mereka dan mengenal Yesus lebih lagi, seperti Firman Yohanes 17:3 menegaskan bahwa, “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”.


    “Melewati badai kehidupan bersama Kristus,

    Membuahkan berkat pengenalan akan Kristus Sang Penguasa Badai”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Pikirkan “badai” yang pernah Anda alami di masa lalu, bagaimana akhir dari peristiwa tersebut?

    2. Apa berkat atau hal indah dan berharga tentang Tuhan yang bisa Anda petik dari badai tersebut?


    6 min
  • 23-4-2024 - 暴風雨中的平靜安寧 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    馬可福音 4:35-38


    若是有一位神的兒女常常試圖向神尋求指引,能向他指示神的道路並順服。然而,某一天,這人經歷了各種痛苦;例如,企業破產、被所在公司解雇、患重病或其他痛苦事件;也許大多數基督徒會開始認為,這個人可能有隱藏的罪或得罪了神。我們常常想,如果一個基督徒努力尋求上帝的引導,並且始終順服地活在上帝所指示的道路上,那麼這個人就不會經歷痛苦和挑戰,就會永遠快樂,生活永遠一帆風順。然而,這樣的思想模式或原則並不符合神話語的原則和事實。


    在今天的經文中,門徒們因耶穌要他們乘船到對岸去(第35節),並不是因為門徒自己的意願。我們相信耶穌作為神是無所不知的,這意味著耶穌知道將會有一場非常強烈的暴風,但因為耶穌已經說過,意思是說無論旅途中發生什麼,耶穌和他們所有人都一定會到達彼岸。離岸後(第36節)不久,忽然起了暴風、波浪湧入船內、甚至船要滿了水。(第37節)。這可能會導致船沉沒,從而使門徒害怕及喪命(第38 節),然而主耶穌與他們同在並在他們中間。儘管可怕的暴風危及生命,耶穌顯然還是安詳地睡著了(第38節)。如果那時耶穌突然醒了,然後祂驚慌失措,尖叫著,害怕喪失生命,想要拯救自己。這不是讓門徒更加驚慌,因為耶穌是神,連祂也害怕死亡。但相反的耶穌在暴風和海浪的混亂翻騰中時偏偏能安睡,這就成為了門徒和耶穌能安全到達彼岸的保證,因耶穌在暴風雨中依然能平靜安寧。


    就像耶穌的門徒因為耶穌的要求而跟隨主前往彼岸,途中經歷了非常強大的暴風,可能會造成死亡的威脅,但耶穌本人也在船上,經歷了門徒所經歷的同樣的事情,耶穌卻在暴風雨中安然地睡著了。從這裡神的話語教導我們,即使我們是神的兒女,努力順服神的帶領,走在神的道路上,我們仍然會經歷挑戰和試煉的風暴。但因為主耶穌在我們中間,我們可以相信因神與我們同在,使我們能夠在暴風雨中安然渡過。


    “生活在跟隨神引導的道路上,

    並不意味著我們不會經歷人生的風暴,

    然而我們可以相信,

    可以在暴風雨中安然渡過,

    因為主耶穌在天上從不睡覺,

    祂常與我們同在和伴隨著我們。”



    作 者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會- 熊滿生傳道

    翻譯員:張賽瓊



    默想的問題:

    1. 想想你過去經歷過的“風暴”,當時你是如何應對的?

    2. 如何在“暴風雨”中保持平靜安寧?



    8 min
  • 23-4-2024 - Damai Di Tengah Badai (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Markus 4:35-38

    Penulis : G.I. Aman


    Jika ada seorang anak Tuhan yang selalu berusaha meminta pimpinan Tuhan untuk menunjukkan jalan-Nya dan menaati-Nya. Namun, suatu saat orang tersebut mengalami berbagai penderitaan; misal mengalami kebangkrutan dalam bisnisnya, atau diberhentikan oleh perusahaan tempat ia bekerja, atau mengalami sakit keras, atau hal-hal menderita lainnya; mungkin kebanyakan orang Kristen akan mulai berasumsi bahwa orang tersebut mungkin ada dosa tersembunyi atau pelanggaran terhadap Tuhan. Sering kali kita berpikir jika seorang Kristen yang berusaha meminta pimpinan Allah dan selalu hidup taat dalam jalan yang ditunjukkan Allah, maka sudah seharusnya orang itu tidak akan mengalami penderitaan atau tantangan, akan selalu bahagia dan memiliki hidup yang selalu mulus lancar. Namun pola pikir atau prinsip seperti itu tidaklah sesuai dengan prinsip dan kenyataan Firman Tuhan.

    Dalam nas hari ini, para murid pergi bertolak ke seberang naik perahu, karena ajakan Yesus (ay. 35), bukan karena keinginan para murid sendiri. Kita mengimani bahwa Yesus sebagai Tuhan adalah Maha Tahu, artinya Yesus tahu bahwa nanti akan terjadi taufan yang sangat dahsyat, namun karena Yesus telah berfirman, artinya apa pun yang akan terjadi di dalam perjalanan tersebut, Yesus dan mereka semua pasti akan sampai di seberang. Setelah bertolak dari tepi pantai (ay. 36), beberapa waktu kemudian mengamuklah taufan yang sangat dahsyat, di mana ombak menyembur ke dalam perahu, membuat air memenuhi perahu (ay. 37). Hal ini bisa menyebabkan kapal tenggelam, sehingga membuat para murid takut binasa (ay. 38), padahal Yesus Tuhan ada bersama-sama dengan mereka dan ada di tengah-tengah mereka. Namun sekalipun kondisi taufan dahsyat mengancam nyawa seperti itu, ternyata Yesus tertidur (ay. 38) dengan damai dan nyenyak. Jika kondisi saat itu Yesus tiba-tiba ikut terjaga, lalu Ia panik berteriak-teriak takut binasa dan berusaha menyelamatkan diri, bukankah hal ini akan membuat para murid justru malah semakin panik, karena Yesus yang adalah Tuhan saja takut binasa. Justru ketika Yesus tertidur lelap di tengah hiruk-pikuk kekacauan taufan dan ombak, ini menjadi jaminan bahwa murid bersama Yesus akan sampai ke seberang dengan selamat, sehingga Yesus bisa damai di tengah badai.


    Sama seperti para murid Yesus yang bertolak ke seberang karena mengikuti ajakan Yesus, dan di tengah perjalanan mengalami taufan yang sangat dahsyat, yang bisa menyebabkan ancaman kebinasaan, namun Yesus sendiri juga berada dalam perahu tersebut dan mengalami peristiwa yang sama dihadapi para murid, namun Yesus tertidur dengan damai di tengah badai, dari sini Firman mengajar bahwa ketika sekalipun kita anak Tuhan yang sudah berusaha menaati pimpinan Tuhan dan berjalan di jalan-Nya, tetap bisa mengalami tantangan dan badai pencobaan, namun karena Yesus Tuhan ada di tengah-tegah kita, maka kita bisa mengimani bahwa Tuhan menyertai kita sehingga kita bisa tetap tenang di tengah badai.


    “Hidup mengikuti pimpinan Tuhan di jalan-Nya, tidak berarti kita tidak akan mengalami badai taufan kehidupan, namun kita dapat mengimani bahwa kita bisa tetap damai di tengah badai, karena Tuhan Yesus di Surga tak pernah tertidur, IA selalu bersama kita dan menyertai kita.


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Pikirkan “badai” yang pernah Anda alami di masa lalu, bagaimana respon Anda saat itu?

    2. Bagaimana agar Anda bisa tetap damai di tengah “badai”?


    6 min
  • 22-4-2024 - 深不可测的道路 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    创世记 50:19-20


    有一天,上帝的一位仆人想要从他的工作地点乘坐火车回家。他在线上订了前往火车站的交通。这位神仆看到了15分钟后出发的火车时刻表,而根据这位神仆的经验,从服事地点到火车站也需要15分钟。网约车到来时司机问神的仆人说:“几点的火车? 他回答说:“还有15分钟。” 他们就出发了。然而,到了该左转的路口,司机却右转了,这是这位神的仆人从来没有走过的路。但因为这位神的仆人思想积极,所以他没有说什么,并且相信了这位司机。果不其然,这司机抄近路,终于比预计的时间快了7分钟到达火车站。


    这也是约瑟在人生旅途中经历各种压力和威胁时所经历和感受到的。被哥哥们憎恨、卖掉,之后又在波提乏家当奴隶,这并未结束,约瑟还被波提乏的妻子诽谤,结果被关进监狱。然而,在这种情况下,约瑟并没有责怪他的兄弟们,这一点从约瑟见到他的兄弟们时的话语中可以看出,


    “现在不要因为把我卖到这里、自忧自恨、这是 神差我在你们以先来、为要保全生命”(第5节)。然后在第50章20节中继续说道: “从前你们的意思是要害我、但神的意思原是好的、要保全许多人的性命、成就今日的光景” 拥有约瑟这样的观点并不容易。约瑟知道谁在主导他的人生。“差我到这里来的不是你们、乃是神”(45:8) 这句话表明了一种信念,即所发生的一切都在上帝的主权之下。约瑟清楚地知道谁在主导他的人生。


    我们如何看待迄今为止发生的所有苦难?有时我们的生命就像约瑟。我们经历各种各样的压力和挣扎,仿佛永无止尽。我们在困难时期看不到上帝的同在。当约瑟被他的兄弟们卖掉并在埃及面临最困难的时候,神不就在那里吗? 是的,祂在那里并且正在动工。神似乎看不见但祂正在掌管一切。如果痛苦是由于我们的疏忽或罪过所造成的, 请悔改吧。但是只要我们按照祂的方式走在祂的道路上,而祂允许那苦难存在,就要仍然相信上帝掌管一切。


    “虽然我们无法理解上帝的道路,

    但要继续不断地走下去,

    因为最终一切都是美好的。”



    作 者:椰嘉基督徒會堂阿迪亞沙佈道所 – 張明慧傳道

    翻譯員:陈红霞


    需要思考的问题:

    1. 你如何看待迄今为止所发生的苦难?

    2. 你是否将你的一生交托给神来带领?你的回应是什么?


    8 min
  • 22-4-2024 - Jalan Yang Tak Terselami (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Kejadian 50:19-20

    Penulis : G.I. Oliviana Cong


    Pada suatu hari, ada seorang hamba Tuhan hendak pulang dari tempat pelayanan menggunakan transportasi kereta api. Ia pun memesan transportasi online untuk sampai ke stasiun kereta. Hamba Tuhan ini sudah melihat jadwal kereta api yang akan berangkat 15 menit lagi, sedangkan sesuai dengan pengalaman hamba Tuhan ini, perjalanan dari tempat pelayanan ke stasiun kereta api juga membutuhkan 15 menit. Ketika transportasi online tiba, hamba Tuhan ini ditanya, “Kereta jam berapa? Ia pun menjawab, “15 menit lagi.” Dan mereka pun berangkat. Namun pada persimpangan jalan yang seharusnya belok ke kiri, oleh pengemudi belok ke kanan, jalur yang tidak pernah dilewati oleh hamba Tuhan ini. Tetapi karena hamba Tuhan ini berpikir positif, ia akhirnya tidak berkomentar apa pun dan percaya kepada pengemudi ini. Benar saja, pengemudi ini melewati jalan pintas yang akhirnya mereka sampai di stasiun kereta api lebih cepat 7 menit dari perkiraan.

    Seperti itu juga yang dialami dan dirasakan oleh Yusuf ketika di dalam perjalanan hidupnya harus mengalami berbagai tekanan dan ancaman. Dibenci dan dijual oleh saudara-saudaranya, kemudian menjadi budak di rumah Potifar, belum selesai sampai di situ, Yusuf juga difitnah oleh isteri Potifar yang mengakibatkan ia harus dipenjara. Namun, dalam hal ini Yusuf tidak pernah menyalahkan saudara-saudaranya, dan itu terlihat dari perkataan Yusuf ketika bertemu dengan saudara-saudaranya, “Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu” (ayat 5). Kemudian dilanjutkan dalam pasal 50:20, “Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.” Tidak mudah untuk memiliki pandangan seperti Yusuf. Yusuf tahu siapa yang memimpin hidupnya. Perkataan “Bukanlah kamu yang menyuruh aku ke sini, tetapi Allah” (45:8) menunjukkan sebuah keyakinan bahwa semua yang terjadi ada dalam kedaulatan Tuhan. Yusuf tahu benar siapa yang memimpin hidupnya.


    Bagaimana kita memandang semua penderitaan yang ada selama ini? Terkadang hidup kita seperti Yusuf. Kita mengalami berbagai tekanan dan pergumulan hidup, seolah-olah tidak ada hentinya. Kita tidak melihat ada Tuhan yang hadir dalam masa-masa sulit. Saat Yusuf dijual oleh saudara-saudaranya, saat di mana ia harus menghadapi masa-masa tersulitnya di Mesir, apakah Tuhan tidak ada di sana? Tidak, Dia ada dan Dia sedang bekerja. Tuhan sepertinya tidak terlihat tetapi Dia memegang kendali. Jika penderitaan itu ada karena kelalaian atau dosa kita, bertobatlah. Tetapi selama kita hidup dalam Jalan-Nya dan Tuhan izinkan penderitaan itu ada, tetaplah percaya bahwa Tuhan memegang kendali atas semuanya.


    “Jalan Tuhan memang tidak dapat kita selami, tetapi teruslah berjalan karena pasti indah pada akhirnya.”


    Pertanyaan untuk Direnungkan:

    1. Seperti apa Anda memandang penderitaan yang ada selama ini ?

    2. Sudahkah Anda mempercayakan seluruh hidup Anda kepada pimpinan Tuhan? Apa respons anda?


    6 min
  • 21-4-2024 - 主以祂的道路來引領 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    诗篇 25 : 8-10


    有一次我使用其中一款路线应用程序去某个地方。我怀着极大的信任,遵循了每一个指示。路途中,我被引导到一条小路,原来是一条死路。最后我关闭了应用程序, 并询问当地居民指引到达我的目的地。发生在我身上的事情很正常,应用程序可能会有错误,因为它是由充满局限性的人类创建的。但神带领我们每个人并非如此。神的带领永远不会错,也永远不会把我们引向死路。


    今天的经文,诗篇作者正经历着敌人的威胁。 诗篇作者祈求上帝说:“耶和华阿、求祢将祢的道指示我、将祢的路教训我。求祢以祢的真理引导我、教训我.因为祢是救我的神.我终日等候祢。”(第4-5节)。这是一个以如此这般的方式被教导的请求,以便继续按照上帝所指示的方式生活。此外,诗篇作者也意识到自己的罪孽,也祈求神的怜悯和信实慈爱赦免他(6-7节)。 一种谦卑的态度意识到自己在沒有上帝的情況下面對敵人時的無能為力,也在上帝面前意识到自己的罪孽。正是这种态度使诗篇作者充满信心,相信上帝会带领他并把他从敌人的威胁中拯救出来。正如诗篇作者在第9节中所表达的,“祂必按公平引领谦卑人、将祂的道教训他们”,然后在第12节中继续说,“谁敬畏耶和华的人,耶和华必指示他当选择的道路。” 诗篇作者强调说,凡遵守祂的约和祂法度的人(第10节)、谦卑的人(第9节) 和敬畏祂的人(第12节; 14节),上帝将向他们指示祂的道路。


    2024年椰嘉达基督徒会堂的大主题是“耶和华是我的牧者”。作为牧者,神一定会引导、带领我们走在祂的道路上。就是一条充满慈爱和真理的道路(第10上节),这意味着作为一个好牧人,即使所经过的道路充满了许多威胁和危险,祂也永远不会离开我们(诗篇23:4). 祂总是与我们同在来帮助我们,祂的引導一定會带我們活在祂的真理中。 那我们又如何呢? 作为祂牧养的羊群,我们愿意奉献自己并接受上帝的带领吗?让我们谦卑地来到神面前,承认若没有神我们就是软弱无助的人,并将我们的整个生命交托给祂,因为只有祂伟大的牧者才能带领我们走在祂的道路上。


    “神的道路永远不会错,

    错的是我们不愿意走在神的带领下”


    作 者:椰嘉基督徒會堂阿迪亞沙佈道所 – 張明慧傳道

    翻譯員:陈红霞


    需要思考的问题:

    1. 是什么以及谁一直以来主导着我们的生活?是我们的智慧还是智力呢?

    2. 我们是否已经献上自己来接受我们大牧人的带领,即按照祂指示我们的道路生活?






    8 min
  • 21-4-2024 - Tuhan Memimpin Kepada Jalan-Nya (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Mazmur 25:8-10

    Penulis : G.I. Oliviana Cong


    Suatu kali saya menggunakan salah satu aplikasi penunjuk jalan untuk pergi ke suatu tempat. Dengan sangat percaya, saya mengikuti setiap arahan yang diberikan. Setengah perjalanan saya diarahkan ke sebuah jalan kecil dan ternyata itu adalah jalan buntu. Akhirnya saya menutup aplikasi tersebut dan saya menanyakan ke masyarakat sekitar untuk sampai kepada tujuan. Kejadian yang saya alami adalah hal yang wajar, aplikasi tersebut bisa saja mengalami error, karena diciptakan oleh manusia yang penuh dengan keterbatasan. Tetapi tidaklah demikian dengan Tuhan dalam memimpin setiap kita. Pimpinan Tuhan tidak pernah salah dan tidak pernah membawa kita mengalami jalan buntu.


    Nas hari ini , Pemazmur sedang dalam konteks mengalami ancaman musuhnya. Pemazmur memohon kepada Tuhan, “Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.” (ay. 4-5). Sebuah permohonan untuk diajar sedemikian rupa supaya tetap hidup dalam jalan yang ditunjukkan Tuhan. Selain itu, pemazmur juga menyadari akan keberdosaannya, pemazmur juga memohon rahmat dan kasih setia Tuhan untuk mengampuninya (ay. 6-7). Sebuah sikap rendah hati yang menyadari ketidakberdayaannya menghadapi musuh-musuh-Nya tanpa Tuhan, dan juga menyadari keberdosaannya di hadapan Tuhan. Sikap inilah yang membuat pemazmur yakin dan percaya bahwa Tuhan akan memimpin serta meluputkan dirinya dari ancaman musuhnya. Seperti yang diungkapkan pemazmur dalam ayat 9, “Ia membimbing orang-orang yang rendah hati menurut hukum, dan Ia mengajarkan jalan-Nya kepada orang-orang yang rendah hati”, kemudian dilanjutkan dalam ayat 12, “Siapakah orang yang takut akan Tuhan? Kepadanya Tuhan menunjukkan jalan yang harus dipilihnya.” Pemamzur dengan tegas mengatakan bahwa orang yang berpegang kepada peringatan-peringatan-Nya (ay. 10), yang rendah hati (ay.9) dan yang takut Tuhan (ay. 12;14), kepada merekalah Tuhan akan menunjukkan jalan-Nya.


    Tema besar sinode Gereja Kristen Jakarta tahun 2024 yakni “Tuhan Adalah Gembalaku”. Sebagai Gembala, Tuhan pasti akan membimbing dan memimpin kita untuk berjalan di jalan-Nya. yakni jalan yang penuh dengan kasih setia dan kebenaran (ayat 10a), artinya sebagai Gembala yang baik, Ia tidak akan pernah meninggalkan kita meski jalan yang dilewati banyak ancaman serta bahaya (Mazmur 23:4), Ia selalu ada untuk menolong kita dan pimpinan-Nya pasti akan membawa kita hidup dalam kebenaran-Nya. Bagaimana dengan kita? Sebagai domba gembalaan-Nya, maukah kita memberi diri dan hidup dipimpin oleh Tuhan? Mari dengan rendah hati kita datang kepada Tuhan mengakui bahwa kita lemah, tak berdaya tanpa Tuhan dan serahkan seluruh hidup kita kepada-Nya karena hanya Dialah Gembala Agung yang sanggup memimpin kita kepada jalan-Nya.


    “Jalan Tuhan tidak akan pernah salah, yang salah adalah ketika kita tidak mau berjalan dalam pimpinan Tuhan”


    Pertanyaan untuk Direnungkan:

    1. Apa dan siapakah yang memimpin hidup kita selama ini? hikmat atau kepintaran kitakah?

    2. Sudahkah kita memberi diri untuk dipimpin oleh Gembala Agung kita, yakni dengan hidup sesuai jalan yang ditunjukkan-Nya?


    6 min
  • 20-4-2024 - 从上帝来的真智慧 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    雅各书 3:13-15 & 17


    一切真智慧都是来自于上帝自己。人们可能会以个人的聪明、智力以及知识来衡量他人。但事实上,倘若没有从上帝来的智慧,人的聪明才智、技能和专业知识都只是徒然。事实证明,许多网络犯罪、恐怖主义、预谋杀人等事件,的确大部分都是由受过高等教育的人所策划的。


    圣经提醒我们要依靠从上头来的智慧,即父上帝的智慧 —— 一切真智慧的源头。拥有上帝智慧的人往往都会有良好的生活习惯,在每个行动或抉择中都能保持谦虚和明智。智慧人在各种人生境遇中,通常都能站立得住并能做出明智的选择。来自上帝的智慧必定会使一个人变得更谦卑,因为他充分意识到,倘若没有上帝,他什么都不是,什么也做不了。


    一个有智慧的人在他的一生中总是会顺服并遵守上帝的旨意。因此,圣经说敬畏上帝的人必成为有智慧的人,这是毋庸置疑的。别追随这个世界上的假智慧,道理看似有趣而且很棒,但实际上只是魔鬼的诡计。让我们持续不断地浸泡在上帝的话语中,让真智慧时时刻刻都从我们的内心、思想、言语和生活中呈现出来。

    “为要获得真智慧,

    每天都追求那智慧的源泉吧!”

    作 者:椰嘉基督徒會堂萬登岸堂會 – 李米煞牧師

    翻譯員:蔡立基


    需要思考的问题:

    1. 根据雅各书第3 章,来自上帝真智慧的标志是什么?

    2. 按照圣经,我们必须如何做才能得着聪明智慧呢?


    5 min
  • 20-4-2024 - HIkmat Sejati Dari Tuhan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yakobus 3:13-15, 17

    Penulis : Pdt. Mesach Triyuliadi


    Sumber dari segala hikmat yang sejati adalah Tuhan sendiri. Manusia mungkin menilai seseorang berdasarkan kepandaian, kecerdasan dan pengetahuan yang dimiliki Namun sesungguhnya tanpa disertai hikmat Tuhan maka kepandaian, kecakapan dan keahlian seseorang akan menjadi sia-sia belaka. Terbukti banyak kejadian tindak kejahatan cyber, terorisme, pembunuhan berencana dan sebagainya justru tidak sedikit didalangi oleh orang-orang yang berpendidikan tinggi.


    Firman Tuhan mengingatkan kepada kita untuk mengandalkan hikmat yang dari atas, yaitu hikmat dari Bapa Sang Sumber Segala Hikmat. Orang yang memiliki hikmat Tuhan akan menunjukkan praktik hidup yang baik, rendah hati dan bijaksana dalam setiap tindakan atau keputusannya. Dalam berbagai situasi kehidupan, orang yang berhikmat akan mampu bertahan dan mengambil pilihan-pilihan yang tepat. Hikmat dari Tuhan pasti akan menjadikan seseorang itu rendah hati karena dia sadar betul bahwa tanpa Tuhan dia bukan siapa-siapa dan tidak mampu berbuat apa-apa.


    Orang yang berhikmat akan senantiasa tunduk dan taat pada kehendak Tuhan dalam hidupnya. Maka benarlah firman yang mengatakan orang yang takut akan Tuhan akan menjadi bijak. Jangan ikuti hikmat-hikmat palsu dari dunia ini yang sepertinya menarik dan hebat, tapi ternyata tipu daya iblis semata. Marilah kita terus bergaul karib dengan firman Tuhan sehingga hikmat sejatilah yang akan selalu muncul dari hati, pikiran, perkataan dan hidup kita.


    "Untuk mendapatkan hikmat yang sejati, kejarlah Sang Sumber Hikmat setiap hari."


    Pertanyaan untuk direnungkan :


    1. Apa saja tanda-tanda hikmat sejati yang dari Tuhan menurut Yakobus pasal 3 ??


    2. Apakah yang harus kita lakukan menurut firman Tuhan supaya kita menjadi bijak dan berhikmat ??


    5 min
  • 19-4-2024 - 规劝的智慧 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    提摩太前书 5:1-2


    一个年轻人心里已怀着深沉的苦毒,因为一次偶然的经历再度伤痛了他的心,他就不想再上教会了。他曾经在弟兄姐妹们面前,当众受到教会领袖严厉地指责,以至于他觉得被公开羞辱。如果一个善意的规劝在不恰当的时间,以错误的方式表达出来,可能还会成了绊脚石。


    规劝可能会引起不舒服的感受,况且我们大多数人都不喜欢被规劝。因此,规劝是非常需要智慧的。每个人难免都会犯错,然而规劝方式往往又用得不太适宜,结果反而弄巧成拙。使徒保罗劝勉提摩太要以爱心、尊重和温柔的态度来规劝长辈们。对于那些少年人,保罗建议提摩太应当规劝他们如同自己的弟兄一样。所以,必须有真诚的爱,而不是去论断或使他人难堪。


    我们当然不能忽视错误,但我们应当祈求上帝赐予智慧,如何来规劝某人的错误。圣经教导我们其中一种方式就是一对一的规劝,而不是当着众人面前,这可能还会产生新的问题。另外一点需要注意的是,如果我们本身有一个好的生活榜样,那么我们的规劝就更有效果和影响力。因此,要有上帝的智慧来保守你持续在祂的真理中生活,这样,当上帝要使用你责备或规劝某人时,你就不会被对方拒绝。

    “如果方式不对、时机未到,

    再好的规劝也徒劳无效。”

    作 者:椰嘉基督徒會堂萬登岸堂會 – 李米煞牧師

    翻譯員:蔡立基


    需要思考的问题:

    1. 你是如何规劝那些你曾经规劝过的人?你在规劝某人之前有没有先祷告?

    2. 为了某人的好处,你是否是出自于真诚的动机去规劝他的呢?




    5 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian