Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 25-3-2024 - Hati Yang Rindu (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yeremia 31:20

    Penulis : G.I. Rinna


    Apakah kita mengasihi anak-anak kita? Bukankah kita akan begitu sangat berbahagia tatkala melihatnya berbahagia? Kita akan menegur dan menghardiknya tatkala kita melihat dia sedang melakukan sesuatu hal yang berbahaya. Kita akan berkorban dan melakukan apa pun demi anak -anak kita. Bahkan tak jarang ketika anak-anak telah beranjak dewasa atau sudah menikah sekalipun, kita masih menjaga dan memperlakukan sebagai anak-anak yang seakan tidak mampu mengerjakan apa-apa. Demikianlah kasih orang tua kepada anak-anak mereka.


    Bukankah gambaran serupa kita dapatkan dalam hubungan Allah Sang Gembala dengan umat-Nya? Dia akan menegur kita tatkala kita sedang dalam bahaya dosa. Betapa dia akan selalu membuka tangan-Nya menolong kita dari lumpur berdosa. Kita sebagai anak-Nya tidak akan pernah dibiarkannya sendiri melewati lembah kekelaman. Kita adalah gambaran-Nya yang diciptakan dalam kasih-Nya dan selalu dicintai-Nya.


    Percayalah bahwa Tuhan adalah Kasih. Dia senantiasa dan selalu mengasihi kita. Tuhan kita telah mengampuni seluruh dosa manusia dan tiada lelahnya Dia rindu agar hubungan kita dengan Dia dipulihkan. Dia seperti Bapa yang menantikan anaknya untuk kembali ke pelukan kasih-Nya. Jangan lah kita ragu akan kasih-Nya sebab tak akan kita dibiarkan berjalan sendiri. Sang Gembala akan selalu hadir bersama kita melewati segala gelombang kehidupan.


    “Kerinduan Tuhan pada kita adalah bukti kebesaran Kasih-Nya.”


    Pertanyaan untuk Direnungkan

    1. Apakah anda tetap memercayai Tuhan dalam menghadapi persoalan hidup saat ini?

    2. Apa yang harus Anda lakukan agar selalu rindu hidup benar bersama Tuhan dan menyenangkan hati-Nya?


    4 min
  • 24-3-2024 - 好牧者 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    約翰福音10:11-18


    牧羊人是一項艱苦的職業,在履行職責時需要充分的認知和警覺。甚至在古時候,牧羊人要為了保護羊群而冒著生命危險奮鬥。牧羊人早上把羊群趕出到草場去餵食。牧羊人必須仔細觀察,以免羊群迷路,因為許多小羊還沒有被引導而經常迷路。當野生動物威脅羊群時,牧羊人也必須面對攻擊。


    在教會的會眾生活中,我們是正在被牧養的羊群。在人生旅途中我們正在被屬靈領袖指引尋找屬靈糧食。而最重要的是,有一位偉大的牧者一直在牧養我們。祂願意為了我們的永生捨棄了自己的生命而死在十字架上。那偉大的牧者耶穌基督真正了解我們的需要。因此,讓我們永遠親近祂。

    偉大的牧者很愛我們,祂差派在教會的牧師來引導我們活在真理中。讓我們這些已蒙拯救的子女們始終仰賴我們的救主以及牧者耶穌基督。時刻與我們的牧者親近和溝通,因為祂是生命的源頭,將引導我們走上生命和真理的道路。只有把自己獻上並順服祂的引導,我們才能從導致毀滅的錯誤道路上被拯救出來。


    “耶穌基督是偉大的牧者,祂知道我們所需要的。”


    作 者:椰嘉基督徒會堂卡蒂尼堂會-蕭麗娜傳道

    翻譯員:黃瓊楓


    需要思考的問題:

    1. 你在日常生活中真能感受到神的看顧嗎?你的回應是什麼?

    2. 哪些事常常讓你很難將自己的生命

    交給我們偉大的牧人耶穌基督?


    6 min
  • 24-3-2024 - Gembala Yang Baik (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yohanes 10:11-18

    Penulis : G.I. Rinna


    Seorang gembala adalah suatu profesi yang berat dan menuntut suatu kesadaran penuh, kesigapan dalam menjalankan tugasnya. Bahkan pada zaman dahulu seorang gembala adalah sosok yang berjuang mempertaruhkan nyawa bagi dombanya. Gembala mengeluarkannya dari pagi dan menggiringnya ke padang rumput untuk memberi makan. Gembala menjaga dengan penuh perhatian agar tidak tersesat karena banyak domba masih muda yang belum terarah dan kerap tersesat. Gembala juga menghadapi serangan binatang buas tatkala ada yang mengancam kawanan ternaknya.


    Dalam hidup berjemaat di gereja, kita adalah domba yang sedang digembalakan. Kita sedang dibimbing dalam perjalanan hidup untuk mencari makanan rohani dalam hidup kita oleh para pemimpin rohani. Dan diatas itu semua itu, ada gembala agung yang selalu menggembalakan kita. Dia yang telah menyerahkan nyawanya, yang rela mati di atas kayu salib untuk kehidupan kekal kita. Yesus Kristus Sang Gembala Agung itu sangat mengerti kebutuhan kita. Oleh karena itu, mari dekatlah pada-Nya selalu.


    Sang Gembala Agung sangat mengasihi kita dengan memberikan gembala gereja dalam menuntun hidup kita dalam kebenaran. Marilah kita sebagai anak yang telah diselamatkan selalu bersandar hidup pada Yesus Kristus sang Juruselamat dan Gembala kita. Hiduplah selalu dan bergaul erat dengan Gembala kita karena Dialah sumber hidup yang akan menuntun kita kepada jalan kehidupan dan kebenaran. Hanya dengan memberi diri tunduk dalam tuntunan-Nya, kita dapat diluputkan dari jalan yang sesat menuju kebinasaan.


    “ Yesus Kristus adalah Sang Gembala Agung yang tahu apa yang kita butuhkan.”


    Pertanyaan untuk Direnungkan:

    1. Apakah Saudara sungguh dapat merasakan pemeliharaan Tuhan dalam hidup sehari-hari? Apa responsmu?

    2. Apa saja yang sering membuat saudara merasa begitu sulit untuk menyerahkan hidup pada Gembala Agung kita Yesus Kristus?


    5 min
  • 23-3-2024 - 為什麼我們喜歡論斷 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    約翰福音 8:7


    我們經常閲讀這故事,一群宗教領袖兇猛地把他們認為行了不道德的婦人捉拿並審判。文士和法利賽人認為耶穌一定會做出一些滿足他們的願望的行動。然而,出乎意料的是,耶穌反而做出了非常高尚的行為,對那些想要根據他們的要求進行懲罰的人的爛策略這位拉比並未上鉤。


    老實說,在這一週裡,當我們聽到有關婦女行婬的講道時,我們也會經常忍不住去論斷並懲罰我們周圍的人。神知道我們有這樣的傾向。雖然有不同的形式傾向,從第一點,我們經常聽到朋友的閒聊或別人懷疑某人做錯了事情或犯有違規行為。我們沒有預先檢查真相就直接談論這緋聞,使得那某人在這樣的環境中感到不舒服。沒有預先檢查真相我們就會對我們不喜歡的人傳播歪曲的新聞, 因此那人就越來越被許多人認為是不良行為的人。未經過再三查證我們就參與了與我們無關重要的事。第二點,我們經常意識不到自己其實是罪人且充滿缺點的人。那些被論斷的人,通常是因為他們所犯的錯誤已被廣傳。而那些論斷的人覺得自己所犯的錯誤並沒有像那個被論斷的人的錯誤那麼致命。我們不也是經常像法利賽人和文士一樣善於掩飾自己的錯誤嗎?


    第三點,當我們談論別人尤其是我們所不喜歡的人的錯誤時,我們經常會感到滿足。就像文士們和法利賽人存心要陷害主耶穌。讓我們從耶穌和這有罪的婦人的故事中學習來省察我們的生活,讓我們更加有決心地學習控制自己, 不要太快論斷,也不要對我們周圍的人做出錯誤的假設。


    “讓我們不要急於論斷別人”


    作 者:椰嘉基督徒會堂卡蒂尼堂會-陳良春傳道

    翻譯員:黃瓊楓


    需要思考的問題:

    1. 你對犯錯的人的態度如何?

    2. 你會實行主耶穌的愛嗎?你的承諾是什麼?


    5 min
  • 23-3-2024 - Mengapa Kita Suka Menghakimi ? (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yohanes 8:7

    Penulis : G.I. Cuniadi Tan


    Kita sering membaca kisah ini, sekelompok pemuka agama dengan sengit membawa dan menghakimi perempuan yang dianggap telah melakukan asusila. Mereka berpikir Yesus pasti akan melakukan tindakan yang memuaskan keinginan Ahli Taurat dan orang Farisi itu. Namun di luar dugaan Yesus malah melakukan tindakan yang sangat luhur dan Sang Rabi itu tidak terpancing dengan siasat busuk mereka yang ingin menghukum sesuai tuntutan mereka.


    Kalau mau jujur selama satu minggu ini ketika kita mendengar khotbah tentang Perempuan yang berzina, kita pun sering tergoda untuk menghakimi dan menghukum orang di sekitar kita. Tuhan tahu kita punya kecenderungan seperti itu. Walaupun macam-macam bentuknya, mulai dari; Pertama, kita sering mendengar celoteh teman atau asumsi orang lain tentang seseorang yang kita curigai bersalah atau melakukan pelanggaran. Tanpa mengecek kebenaran lebih dulu kita langsung membicarakannya sehingga orang yang menjadi objek gosip itu menjadi tidak nyaman dengan lingkungan di sekitar. Tanpa di cek kebenarannya kita suka meneruskan kabar miring tentang orang-orang yang tidak kita sukai, sehingga orang tersebut menjadi semakin dikenal tidak baik oleh banyak orang. Tanpa check dan recheck kita ikut ambil bagian dalam urusan yang bukan kepentingan kita. Kedua, Kita sering tidak menyadari bahwa sesungguhnya kita juga orang berdosa dan penuh dengan kekurangan. Orang yang dihakimi dan dibicarakan biasanya karena kesalahannya sudah tersebar luas. Sementara pihak yang menghakimi merasa kesalahan tidak sefatal orang tersebut. Bukankah ini sering kita pun bersikap tidak ubahnya seperti orang Farisi dan Ahli Taurat yang pandai menutupi kesalahan kita sendiri.


    Ketiga, kerap kali kita merasa ada kepuasan ketika membicarakan kesalahan orang lain, terutama jika kita tidak menyukai orang tersebut. Seperti Ahli Taurat dan orang Farisi yang punya niat menjebak Tuhan Yesus. Marilah kita mengevaluasi hidup kita belajar dari kisah Yesus dan Perempuan berdosa ini, biarlah kita semakin bertekad agar belajar mengontrol diri untuk tidak terlalu cepat menghakimi dan tidak membuat asumsi buruk terhadap orang sekitar kita.


    “Hendaklah kita tidak berburu-buru untuk menghakimi sesama”


    Pertanyaan untuk Direnungkan :

    1. Bagaimana sikap Anda terhadap orang yang melakukan kesalahan?

    2. Maukah Anda mempraktikkan kasih Tuhan Yesus? Apa komitmenmu?


    4 min
  • 21-3-2024 - 孤獨但不孤單 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    提摩太後書4:17


    孤單已成為當今的問題。除了疾病、失敗和生活問題之外,孤單乃成為世人所害怕的問題之一。孤單使人在面對生活中的挑戰時感到孤獨。沒有朋友,沒有親人,也沒有支撐和支持他的人。孤獨會影響任何人,無論地位、男性或女性、富有或貧窮。


    從我們所閲讀的神的話語來看,身為神的使徒保羅正經歷孤獨。他被他所親愛的人離棄了。保羅被他貪愛世界並離開事奉工作的同工底馬離棄,包括和他同工的革勒士(10節)。除此之外,他也經歷過苦難。監獄裡的生活並不容易。因為被監禁,保羅無法見到其他人。他的孤獨感也因事奉中的挑戰而出現。在他的事奉中,保羅面臨許多挑戰。其中來自一位銅匠亞力山大多多的害他(14節)。也有可能他受到毫無根據的指控而導致被監禁。他感到孤獨,因為沒有人為他辯護(16節)。


    非凡的是,儘管保羅孤獨一人,但他並沒有感到孤單。為什麼呢? 第一點,神陪伴著他。“陪伴” 意味著站在他旁邊一起面對問題。所以,當保羅在生活中遇到困難時,神與他同在,站在他身邊,成為他的辯護者。第二點,神加給他力量,“加力量”意味著擁有被賜予的力量。保羅在孤獨和面臨問題的時候,從神那裡得到了力量。這使保羅沒有灰心絕望。我們經常聽到神的僕人無法承受事工的挑戰而離開事工。與保羅相反,他沒有如此行。他直到生命的最後一刻都仍然忠心。保羅的態度可以成為我們的榜樣。不感到孤獨的關鍵是與神有親密的關係。即使我們孤身一人,也只有神能夠賜給我們力量去面對生活中的所有問題。當我們面臨挑戰時,祂總是備妥要來陪伴我們。與主耶穌同在, 我們就不需要害怕。


    “當我們感到孤獨時,神其實正提醒我們去關心別人”


    作 者:椰嘉基督徒會堂卡蒂尼堂會-陳良春傳道

    翻譯員:黃瓊楓


    需要思考的問題:

    1. 你能記得某一個正在孤單地生活的人嗎?

    2. 你願意關心那個人嗎?你有什麼行動?


    5 min
  • 21-3-2024 - Sendirian Tapi Tidak Kesepian (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : 2 Timotius 4:17

    Penulis : G.I. Cuniadi Tan


    Kesepian telah menjadi isu terkini. Salah satu isu di dunia yang ditakuti oleh manusia selain penyakit, kegagalan, dan permasalahan hidup. Kesepian membuat orang merasa sendirian menghadapi tantangan dalam hidupnya. Tiada teman, kerabat, dan orang-orang yang menopang dan mendukung. Kesepian juga bisa melanda siapa pun, tidak memandang status, pria atau wanita, kaya atau miskin.


    Dari firman Tuhan yang kita baca, Paulus sebagai rasul Tuhan sedang mengalami kesendirian. Ia ditinggal oleh orang-orang yang dikasihinya. Paulus ditinggal oleh rekan-rekan pelayanan, yaitu Demas yang lebih mencintai dunia dan meninggalkan pelayanan, termasuk Kreskes sebagai rekan pelayanannya (ay. 10). Selain itu, ia mengalami penderitaan. Hidup di dalam penjara tidaklah mudah. Karena dipenjara, Paulus tidak bisa berjumpa dengan orang lain. Kesendiriannya muncul juga karena tantangan pelayanan. Dalam pelayanan, Paulus banyak menghadapi tantangan. Salah satunya dari Alexander, seorang tukang tembaga yang berbuat jahat terhadap dirinya (ay.14). Mungkin juga ia mendapatkan tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar yang menyebabkan dipenjaranya. Ia merasa sendirian karena tidak ada seorang pun yang membelanya (ay. 16).


    Yang luar biasa adalah walaupun Paulus sendirian ternyata ia tidak mengalami kesepian. Mengapa? Pertama, Tuhan mendampinginya. Kata “mendampingi” memiliki arti bersama-sama berdiri menghadapi masalah. Jadi, ketika Paulus menghadapi masalah dalam hidupnya. Tuhan bersama-sama dengannya, berdiri mendampinginya menjadi pembela baginya. Kedua, Tuhan menguatkan kata, “menguatkan” bisa berarti memiliki kuasa kekuatan yang diberikan. Paulus di Tengah kesendirian dan masalah yang dihadapinya, mendapat kekuatan dari Tuhan. Ini menyebabkan Paulus tidak tawar hati dan putus asa. Kita sering mendengar, bagaimana seorang hamba Tuhan yang tidak tahan menghadapi tantangan pelayanan dan meninggalkan pelayanan. Berbeda dengan Paulus yang tidak berbuat demikian. Ia tetap setia sampai akhir hidupnya. Sikap Paulus bisa menjadi teladan bagi kita. Kunci supaya tidak merasa sendirian adalah memiliki relasi yang dekat dengan Tuhan. Tuhan saja yang bisa menguatkan kita dalam menghadapi segala permasalahan hidup mesti kita sedang sendirian. Dia selalu siap mendampingi kita, selama kita menghadapi tantangan. Bersama Tuhan Yesus kita tidak perlu takut.

    “Waktu merasa sendiri sebenarnya Tuhan mengingatkan untuk peduli orang lain”


    Pertanyaan untuk Direnungkan :

    1. Adakah Anda mengingat satu orang yang hidupnya kesepian?

    2. Maukah Anda memperhatikan orang tersebut? Apa tindakanmu?


    5 min
  • 20-3-2024 - 逆流(向相反的方向進行) (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    馬太福音 16:25


    據說於1895年的某一次賈艾梅去了印度。那時候,她是一名28歲的單身女性。當看到那裡的狀況時,她的心被觸動了。無數孩童和年輕女子,甚至嬰兒,被抓並賣給印度教宗教人物,撫養長大後成為廟妓。看到眼前發生的一切,她的心都碎了。於是她心甘情願地在印度定居,並懷著一顆充滿熱情的心來事奉於拯救靈魂的事工。將近五十五年之久,她和她的小團契同工們下定決心不眠不休的,從關押孩子的寺廟裡營救孩子們。這是一項危險而艱辛的工作。她必須向幾世紀以來,根植于傳統和迷信的宗教和文化的觀念挑戰。她看到了有某種的需要。她聽到了基督的呼召要她拯救需要幫助的靈魂。賈艾梅敢於為基督犧牲並繼續不斷逆流而行動。

    當我想到賈艾梅犧牲她的生命時,我想起了鮭魚逆流而上為要產下含有幼魚兒的卵。這段旅程會使牠們遍體鱗傷,並會被沿途遇到的岩石和其他障礙而失敗的可能性。但牠們仍然決心要把孩子生下,給予生命。然後,當鮭魚完成其繁殖任務後,不久牠們就會死亡。我們可能會發問,是誰會選擇這樣的道路呢?然而,這是一幅描繪基督的心在祂的生命中敢於逆行的寫照,祂被毆打至遍體血跡斑斑,甚至為了賜予我們屬靈的生命,以致犧牲祂的身體被撕裂破碎。


    與賈艾梅一樣,我們作為基督的門徒,肩負著拯救那些被敵人俘虜的人的任務。這可能是件危險且困難的工作。是場沉重的硬仗。要不斷地奮勇及逆流而戰。然而是否對基督來說,不值得嗎?難道曾蒙祂救贖的靈魂不值得嗎?為別人傾倒生命的代價是昂貴的;然而我們今生所作出的任何犧牲,在未來的生活必定將會變為極大的益處。


    我們只要等待,上帝就會給予我們機會。”


    講 員:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會- 陳良春傳道

    翻譯員:張賽瓊



    默想的問題:

    1. 你是否下定決心要在生活周遭關心一個人? 你的承諾是什麼?

    2. 你會為在前線事奉的宣教士禱告嗎?你的禱告內容是什麼?


    5 min
  • 20-3-2024 - Contraflow (Melawan Arus) (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Matius 16:25

    Penulis : G.I. Cuniadi Tan


    Di ceritakan suatu kali Amy Carmichael pergi ke India pada tahun 1895. Pada saat itu, ia adalah seorang wanita lajang berusia 28 tahun. Hatinya terenyuh melihat kondisi di sana. Banyak anak-anak dan Perempuan muda yang tak terhitung jumlahnya-bahkan bayi yang ditangkap dan dijual kepada tokoh agama Hindu, untuk dibesarkan menjadi pelacur kuil. Hatinya hancur melihat apa yang terjadi di depan matanya. Maka dia pun menetap di India dengan sukarela dan dengan hati yang penuh semangat untuk melayani jiwa-jiwa. Selama hampir lima puluh lima tahun ia menetapkan hati tanpa mengambil cuti dia dan kelompok kecil rekan kerjanya menyelamatkan anak-anak dari kuil tempat mereka ditahan. Ini adalah pekerjaan yang berbahaya dan sulit. Dia harus menentang pandangan agama dan budaya yang telah berakar berabad-abad dalam tradisi dan takhayul. Tetapi dia melihat adanya suatu kebutuhan. Dia mendengar panggilan Kristus untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang perlu ditolong. Dan Amy berani berkorban demi Kristus dan terus melawan arus.


    Ketika saya memikirkan pengorbanan hidupnya, saya teringat akan ikan salmon yang berenang ke hulu untuk menyimpan telur yang berisi anak-anak mereka. Perjalanan yang dapat membuat mereka berlumuran darah dan dikalahkan oleh batu dan rintangan lain yang mereka hadapi di sepanjang jalan. Tetapi mereka bertekad untuk melahirkan, untuk memberikan kehidupan. Kemudian, setelah ikan itu selesai melakukan tugas tanggung jawabnya mereka segera mati. Kita mungkin bertanya-tanya, siapakah yang akan memilih jalan seperti itu? Tetapi inilah gambaran hati Kristus yang berani menjalani hidup melawan arus dipukuli dan berlumuran darah dalam perjalanan-Nya untuk memberikan kehidupan Rohani kepada kita, bahkan dengan mengorbankan kehidupan tubuh-Nya yang tercabik-cabik.


    Sama seperti Amy Carmichael, kita sebagai murid-murid Kristus telah diberi tugas untuk menyelamatkan mereka yang ditawan oleh musuh. Ini mungkin pekerjaan yang berbahaya dan sulit. Pertempuran yang berat. Berjuang tanpa henti dan melawan arus. Tetapi apakah untuk Kristus, tidak layak? Dan apakah jiwa-jiwa yang telah ditebus-Nya tidak layak? Kehidupan yang dicurahkan untuk orang lain itu mahal harga-Nya; tetapi pengorbanan apa pun yang kita perbuat dalam hidup ini pasti akan diubahkan menjadi keuntungan besar di kehidupan selanjutnya.

    “Kita menunggu saja, Tuhan yang memberi peluang”


    Pertanyaan untuk Direnungkan :

    1. Apakah Anda mau berketetapan hati memedulikan satu orang di sekitar hidup Anda? Apa komitmenmu?

    2. Maukah Anda mendoakan para misionaris yang melayani di garis depan? Apa isi doamu?



    4 min
  • 19-3-2024 - 重價買來的 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    彼得前書 1:18


    如果你是足球運動的愛好者,你一定會熟悉俱樂部間球員交易這個詞,即從另一家俱樂部購買球員。一名足球運動員的交易價格讓我們感到驚訝,交易價格可以高達數千萬美元,那取決於這球員的技術能力。俱樂部願意支付非常高的價格。而一名球員的能耐有一天會減退,到時候,這名球員可以較便宜的價格出售。


    我們在基督裡的生活並非如此。有時有人會說:“要成為基督徒很容易、廉價,只要相信就可以上天堂。” 確實,我們只需要相信就能得救,但這並不意味著廉價,而是因為已經有替我們付出代價的那位,就是主耶穌基督。我們是以非常昂貴的代價得救贖,而且是永恆性的。彼得說我們原是在祖宗所傳流虛妄的行為中生活 (第18節) 情況非常惡劣,甚至毫無價值。在這種情況下,我們的救贖不是能用朽壞之物,也不是用金銀,而是用基督的血。最昂貴的贖價,無與倫比的價值。我們是以重價贖回來的,是因為聖潔的神,萬物的源頭,為人類犧牲了自己,因為除了基督之外沒有其他方法可以救贖我們。這就是所謂的得救之恩典,“你們也因著祂,信....... 神”(第21節)。


    接下來,我們該如何行呢?活出作為順服神的兒女吧、不要過著像從前不認識神時的生活 (第14節) 以不同的方式生活,就是已得救的人應該過的生活。真正為神而活的基督徒,乃是那些充分意識到神所賜予的恩賜是極為珍貴的人,因此領受恩典的生命必須過著以完全的責任及順服,而不是虛擲生命。那以極重價的付出使我們得享的永生,因此,我們看基督的救贖有多麽寶貴將決定我們如何為祂而活。

    "神對我們的恩惠慈愛是何等的豐富和深厚啊”


    椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會- 陳良春傳道

    翻譯員:張賽瓊


    默想的問題:

    1. 你如何看待現在的生活?

    2. 你會實踐神的愛嗎?


    5 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian