
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : 1 Petrus 4:12-13
Penulis : G.I. Rinna
Tidak asing bagi kita mendengar ribuan bahkan jutaan keluhan tentang ketidakpuasan terhadap hidup. Namun dibalik ketidakpuasan itu sebenarnya kita masih selalu menyimpan harapan. Bukankah dalam melanjutkan perjalanan hidup, kita masih terus bermimpi, membuat rencana, dan terus membangun relasi dengan orang baru.
Lalu, bagaimana jika kita yang sedang mengalami hancur hati dan berduka karena kehilangan apa yang kita impikan atau seorang yang sangat kita kasihi? Sungguh mengherankan, rupanya tanpa disadari pengalaman-pengalaman negatif seperti ini dapat mengubah sifat baik kita. Kita dapat menjadi orang yang terlalu berhati-hati, penuh kepahitan, atau meratap tiada hentinya. Akan tetapi seperti ada pelangi sehabis hujan, hal yang buruk tidak selalu mendatangkan keburukan. Setiap pengalaman buruk memberikan kesempatan bagi kita untuk dibentuk menjadi pribadi yang lebih peka, lebih berbelas kasih, lebih rendah hati, dan lebih murah hati. Yang terpenting adalah kita masih tetap bisa terus berharap: masa sulit akan berubah menjadi kebahagiaan, kegelapan akan segera sirna dan berganti terang. Bahkan, bukan saja keadaan kita yang dapat berubah, melainkan diri kita pun masih dapat berubah.
Kedukaan dan kesulitan yang kita alami tidak saja Tuhan izinkan hadir dalam hidup kita untuk mengubah karakter kita. Pengalaman duka dan pahit yang kita alami, rupanya dapat menjadi sarana untuk bisa turut merasakan hati Allah yang juga telah berkali-kali ditolak oleh umat-Nya. Pengharapan dan penghiburan bagi kita adalah Allah kita terlebih dahulu mengalami penderitaan yang jauh lebih berat dari yang pernah dialami umat manusia. Melalui penderitaan, kita dapat ambil bagian dalam kesedihan Yesus yang dikhianati dan ditinggal oleh orang terdekat yang dikasihi-Nya. Dengan demikian kita menemukan titik penghubung antara kita dengan hati Kristus. Kita pun dipimpin Tuhan untuk makin menghargai kedalaman kasih dan besarnya pengorbanan-Nya di atas kayu salib bagi kita, umat tebusan-Nya.
“Biarkan dukacita menjadi momen perekat hati Anda dengan Bapa yang penuh kasih.” (Chris Tiegreen)
Pertanyaan uuntuk direnungkan:
1. Hal-hal apa saja yang membuat Anda sulit memahami pengalaman pahit dan penderitaan yang Anda alami dari sudut pandang Allah?
2. Bagaimana penderitaan yang Anda alami selama ini telah membentuk diri Anda untuk semakin mengenal Allah?
士師記 6:11-16
“如果上帝確實是全能的,為什麼祂只是沉默而讓這種事情發生在我身上呢?” 這不是一種尤其是當某人陷入困境卻發現毫無出路時常見的思維方式嗎?當我們經歷生命危機時會發生很多事情,以至於我們的眼睛只專注在上帝沒有為我們做或還未做的事情上。若確實如此,我們也不必要否認有這樣的感受和想法。
基甸也經歷過同樣的事情,他懷疑上帝是否與以色列人同在。基甸還沒有親眼看到上帝施行將以色列人從米甸的欺壓中釋放出來的神跡奇事。基甸的心更加畏縮。當上帝來到他身邊時,基甸質疑上帝。其實,基甸的焦點已偏離,因為他只專注於上帝沒有做的事。這種想法表明了基甸的疑惑。上帝很理解充滿疑惑的基甸。因此上帝說:“你靠著你這能力去吧。” 原來,上帝想轉移基甸的目光從他所沒有的到他所擁有的。這將使他有超越看現在正在發生的事情的信心。
當我們面臨生命的危機時,如果我們總是問上帝為什麼沉默或上帝是否正在懲罰,那麼我們就很難看見上帝的同在了。不要總是看當今上帝還沒有做的事情。相反的,開始看上帝曾經為我們做了什麼。那將成為你向前邁進的動力。甚至當我們覺得無法向前看時,請往後望並看我們在陰暗時日中神的作為,因此我們所看到的是神的偉大遠遠地超過我們的問題。
“專注于巨人, 你會被絆倒。
專注於上帝, 你的巨人將會傾倒。”
(馬克斯•盧卡多)
作 者: 椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 - 蕭麗娜傳道
翻譯員: 張賽瓊
默想的問題:
1. 花點時間將你的焦點轉移到神在你生命中所做的事上!
2. 當你看到神過去在你生命中所賜予和所做的事情時,你的反應是什麼?
Nats Alkitab : Hakim-Hakim 6:11-16
Penulis : G.I. Rinna
“Kalau Allah itu memang Maha Kuasa, mengapa Dia diam saja dan dibiarkan kejadian itu menimpaku?” Bukankah ini merupakan cara pikir yang umum, apalagi ketika seseorang sedang terjebak dalam masalah dan menemukan titik buntu. Begitu banyak hal yang terjadi pada saat kita mengalami krisis hidup, sampai-sampai mata kita hanya tertuju pada apa yang tidak Allah kerjakan atau apa yang belum Dia lakukan bagi kita. Memang perasaan dan pikiran seperti ini tidak harus kita sangkali jika memang sungguh demikian adanya.
Hal serupa juga dialami oleh Gideon yang ragu akan penyertaan Allah kepada umat Israel. Gideon belum menyaksikan Allah melakukan mukjizat yang ajaib untuk membebaskan bangsa Israel dari tekanan Midian. Hati Gideon menjadi semakin ciut. Ketika Allah datang kepadanya, Gideon mempertanyakan Allah. Sesungguhnya, Gideon telah gagal fokus dan ini disebabkan karena dia hanya fokus pada apa yang tidak dilakukan Allah. Cara pikir demikian menunjukkan kebimbangan Gideon. Allah sangat mengerti Gideon yang penuh keraguan. Allah pun berkata, “Pergilah dengan kekuatanmu.” Rupanya, Allah ingin mengarahkan mata Gideon dari apa yang tidak dia punya kepada apa yang dia punya. Ini yang akan membuatnya mempunyai iman yang mampu melihat melampaui apa yang terjadi saat ini.
Dalam menghadapi krisis hidup, jika kita selalu bertanya mengapa Allah diam atau apakah Allah sedang memberikan hukuman, maka sangat sulit bagi kita untuk dapat melihat Allah. Berhentilah terus-menerus melihat apa yang belum dikerjakan Allah saat ini. Sebaliknya, mulailah untuk melihat apa yang telah dikerjakan Allah bagi kita. Itulah yang memberikan kekuatan untuk melangkah ke depan. Bahkan ketika kita rasanya tidak sanggup melihat ke depan, lihatlah ke belakang dan lihatlah karya Tuhan di masa kekelaman kita, maka yang terlihat adalah kebesaran Tuhan yang melampaui kebesaran masalah kita.
“Fokus pada raksasa – anda akan tersandung.
Fokuslah pada Tuhan - raksasamu akan tumbang.”
(Max Lucado)
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Ambillah waktu untuk mengarahkan kembali fokus pada apa yang Tuhan kerjakan dalam hidup Anda!
2. Apa respons Anda ketika setelah melihat apa yang telah Tuhan berikan dan kerjakan di waktu yang lampau dalam hidup Anda?
约伯记 19:25
Cunito和Tiara的婚姻生活很和谐。两人都是小教堂的牧师。他们共同致力于抚养自己的孩子跟随耶稣,成为基督忠实的门徒。但结婚十年后,他们的亲密感慢慢消失了。第五个孩子出生后,他们的处境更加糟糕。妻子对复杂的情况感到悲伤和沮丧。他们终于抽出时间参加个人静修。当他们心里反思约伯的故事时,神提醒他们要改变婚姻生活。仁慈的上帝愿意亲自来修复Cunito和Tiara之间的关系,从而恢复良好的状况。
约伯的经历让这对年轻夫妇反思:当我们的生活遭遇困难并痛苦时,是否我们仍然相信神的帮助和保守? 约伯宣称他相信神是他活着的救赎主,并且要复兴他 (约伯记 19:23-27)。神对我们,祂的儿女的生活,特别是我们家庭的生活,有一个美好的计划。 因此,每个家庭都应该始终以我们主耶稣基督复活的精神为标志。我们对上帝的依赖可能会让我们认识已经复活并指导我们生活方式的救主。让我们在这个复活节时刻毫不犹豫地寻求上帝的同在和祂的关注。 无论我们遇到什么困难,充满爱的神都会庇护我们。
也许我们中的一些人正被遭受痛苦的现实所震撼,或者我们的工作不稳定。也许我们在做出重大且非常困难的决定时会遇到困境。请记住,神是全然配得依靠的那位。 祂能够恢复我们几乎失去的盼望。
“基督复活的力量为充满盼望的生活
提供了坚实的基础。”
作 者:椰嘉基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 陳良春傳道
翻譯員:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 你现在面临的情况是否令你灰心丧胆?
2. 你想继续完全相信并顺服复活的耶稣吗?你的承诺是什么?
Nats Alkitab : Ayub 19:25
Penulis : G.I. Cuniadi Tan
Cunito dan Tiara memiliki kehidupan pernikahan yang harmonis. Keduanya adalah pelayan di gereja kecil. Mereka saling berkomitmen membawa anak-anak mereka untuk mengikut Yesus dan menjadi murid Kristus yang setia. Tetapi setelah satu dekade pernikahannya keintiman mereka menjadi pudar perlahan-lahan. Keadaan mereka lebih parah setelah lahir anak yang kelima. Sang istri mengungkapkan kesedihannya dan merasa frustrasi dengan keadaan yang rumit. Mereka pun akhirnya mengambil waktu untuk mengikuti retret pribadi. Ketika merenungkan kisah Ayub dalam hati mereka masing-masing, Tuhan mengingatkan mereka untuk melakukan perubahan dalam kehidupan pernikahan mereka. Allah yang Mahamurah berkenan hadir untuk memulihkan hubungan Cunito dan Tiara, sehingga keadaan yang baik kembali direngkuh.
Pengalaman Ayub mengantarkan pasangan muda ini kepada sebuah refleksi: Ketika kehidupan kita dilanda kesulitan dan penderitaan, apakah kita tetap yakin kepada pertolongan dan pembelaan Allah? Ayub mendeklarasikan keyakinannya bahwa Allah adalah Penebusnya yang hidup dan akan memulihkannya (Ayub 19:23-27). Sungguh indah rancangan Allah bagi kehidupan kita - anak-anak-Nya, khususnya di dalam kehidupan keluarga kita. Maka sudah sepatutnya tiap keluarga selalu ditandai dengan semangat kebangkitan Tuhan kita Yesus Kristus. Ketergantungan kita kepada Allah kiranya membawa kita kepada pengenalan akan Juru Selamat yang telah bangkit dan memimpin jalan hidup kita.
Biar lah di momen Paskah ini, kita jangan ragu untuk mencari kehadiran Allah dan perhatian-Nya. Dia yang penuh dengan kasih meliputi kita di tengah kesulitan apa pun yang kita hadapi. Barangkali ada di antara kita yang sedang terguncang dengan kenyataan yang menyakitkan, atau mungkin pekerjaan kita tidak stabil. Barangkali kita mengalami dilema dalam mengambil keputusan besar dan sulit sekali. Ingatlah bahwa Allah adalah pribadi yang masih layak diandalkan. Dia sanggup memulihkan pengharapan kita yang nyaris sirna.
“Kuasa Kebangkitan Kristus memberi dasar yang pasti untuk hidup penuh pengharapan.”
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Apakah ada situasi yang Anda hadapi saat ini yang membuat Anda tawar hati?
2. Apakah Anda mau tetap percaya dan taat sepenuhnya kepada Yesus yang bangkit? Apa komitmenmu?
马太福音 28:1-10
许多人正在试着努力减缓和逆转衰老。沙特王室成立了一个名为“Hevolution Foundation”的组织。该国每年花费高达10亿美元资助衰老生物学研究,并寻找延长健康人群寿命的方法。死亡的存在显然引发了一些人延缓衰老的愿望。
对生命必朽坏之现实的认识,常常使人对生活缺乏热情,感到绝望。尤其是当我们正在经历无法治愈的病痛并且不得不独自面对的时候。也许在这样的情况下,恐惧感会时常困扰我们的生活。 害怕晚年没有足够的养老金,害怕孤独和无助。
恐惧感也笼罩着抹大拉的马利亚和前往坟墓的马利亚。 同样,守墓人也吓得浑身乱战、甚至和死人一样。他们的恐惧是因为被钉在十字架上并被埋葬的耶稣显然已经不在那里了。上帝知道她们的恐惧,然后用“不要害怕”因为基督已经从死里复活的一句话来坚固那些妇女。
主耶稣的复活证明了死亡并不是耶稣生命的结束。不仅如此,透过耶稣的复活应许了死后的生命。耶稣先于我们所面临的所有旅程和情况,包括我们的死亡和复活。愿祂永远以祂的恩典坚固我们,使我们能够坚强地面对现今生活中的困难和问题。
“基督的复活是我们得胜和喜乐的源泉。”
作 者:椰嘉基督徒會堂卡蒂尼堂會 - 余日新牧師
翻譯員:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 是否有任何恐惧困扰着你的生活,让你感到无助?那恐惧是什么?
2. 你如何相信基督在你生命中的复活?
Nats Alkitab : Matius 28:1-10
Penulis : Pdt. Elisa Istianto
Banyak orang berupaya untuk mencoba memperlambat dan menyembuhkan penuaan. Keluarga kerajaan Saudi telah memulai sebuah organisasi bernama “Hevolution Foundation.” Negara ini menghabiskan hingga 1 miliar dollar per tahun untuk mendanai penelitian mengenai biologi penuaan dan menemukan cara untuk memperpanjang umur orang yang hidup dengan kesehatan yang baik. Kehadiran kematian ternyata memicu keinginan sebagian orang untuk memperlambat penuaan.
Kesadaran akan realitas hidup yang fana sering membuat manusia tidak bergairah dalam hidup dan merasa tidak berpengharapan. Apalagi saat kita sedang mengalami sakit yang tiada kunjung sembuh dan harus menghadapinya seorang diri. Mungkin dalam keadaan demikian, ketakutan akan sering menghantui hidup kita. Takut tidak cukup biaya untuk hidup di masa tua, takut kita merasa sendiri dan tak berdaya. Ketakutan juga menyelimuti Maria Magdalena dan Maria yang pergi ke kubur itu. Demikian juga penjaga-penjaga kubur itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang mati. Ketakutan mereka disebabkan Yesus yang sudah disalibkan dan dikuburkan rupanya tidak berada lagi di situ. Tuhan mengenali ketakutan yang ada, kemudian meneguhkan perempuan-perempuan itu dengan perkataan, “Jangan takut” karena Kristus sudah bangkit dari antara orang mati.
Kebangkitan Tuhan Yesus membuktikan bahwa kematian bukan akhir kehidupan Yesus. Tidak hanya itu saja, melalui kebangkitan Yesus menjanjikan akan adanya kehidupan setelah kematian. Yesus telah mendahului segala perjalanan dan situasi yang kita hadapi, termasuk kematian dan kebangkitan kita. Kiranya oleh kasih karunia-Nya, Dia senantiasa meneguhkan kita untuk tetap kuat menghadapi kesukaran dan persoalan hidup saat ini.
“Kebangkitan Kristus menjadi sumber kemenangan dan sukacita kita.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Adakah ketakutan-ketakutan yang melanda hidup Anda sehingga merasa tidak berdaya? Apakah ketakutan itu?
2. Bagaimana diri Anda mengimani kebangkitan Kristus dalam kehidupanmu?
路加福音 24:13-35
一个名为Flagstaff的小城预料将遭遇洪水;因为这城市的一部分是正在修建大坝之大湖的一部分。在洪水发生前的几个月里,整个城市的所有建筑和维修工作都停止了。当整个村庄都会被淹没时,又为什么要修复一些东西呢?所以最终,整个城市变得越来越成贫民窟、破败、悲惨。Halford E. Luccock说:“如果未来没有盼望,那么现在就没有力量。”
原来耶稣的门徒也遭受失去盼望的经历。他们失去了力量和热情。门徒们认为耶稣失败了。他们所盼望的耶稣现在已经死了,什么都不能做了。他们的盼望也随着耶稣的死而被埋葬。耶稣被钉在十字架上并被埋葬后,门徒们惊恐地逃跑,失去了继续旅程的盼望。正如两个门徒放弃了并返回以马忤斯故乡的事件所示。他们没想到耶稣真的复活了。在失去盼望的时候,耶稣来到门徒那里并透过圣经对祂的见证来坚固他们的心。耶稣引导他们真正认识祂自己。甚至在擘饼的时候,他们的灵眼也被打开了,使他们再次认出了耶稣,他们的生命也得到了恢复。他们立即带着新的盼望和热情返回耶路撒冷。
生活中的失望、失败和苦难会使我们不愿意认识并对耶稣存盼望。我们认为神无法为我们做什么。只有上帝的力量才能打开我们属灵的眼睛,使我们再次对祂抱有盼望的心。请相信我们的神是永活的神吧!
“我们敢于盼望,因为耶稣活着。”
作 者:椰嘉基督徒會堂卡蒂尼堂會 - 余日新牧師
翻譯員:陈虹霞
需要思考的问题:
1. 你如何相信耶稣是你的救主?
2. 默想神为你所做的一切工作和良善! 不要让自己继续沉浸在失望、悲伤和哀伤之中!
Nats Alkitab : Lukas 24:13-35
Penulis : Pdt. Elisa Istianto
Satu kota kecil bernama Flagstaff diprediksi akan terjadi banjir; karena sebagian dari kota itu adalah bagian sebuah danau besar yang bendungannya sedang dibangun. Pada bulan-bulan sebelum banjir terjadi, semua pembangunan dan perbaikan di seluruh kota dihentikan. Untuk apa memperbaiki sesuatu ketika seluruh desa akan musnah? Demikianlah akhirnya, seluruh kota menjadi semakin kumuh, terpuruk, dan menyedihkan. Halford E. Luccock berkata, “Jika tidak ada harapan di masa depan, maka tidak ada kekuatan di masa kini.”
Ternyata sirnanya harapan juga dialami para murid Yesus. Mereka telah kehilangan kekuatan dan semangat. Murid-murid menganggap bahwa Yesus telah gagal. Yesus yang mereka jadikan harapan ternyata kini telah mati dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Harapan mereka turut terkubur bersama kematian Yesus. Setelah Yesus disalib dan dikubur, murid-murid melarikan diri ketakutan dan hilang pengharapan untuk melanjutkan perjalanan. Seperti yang terlihat dalam peristiwa dua murid yang telah menyerah dan sedang pulang kampung ke Emaus. Mereka tidak menyangka bahwa Yesus benar-benar telah bangkit. Di tengah hilangnya harapan, Yesus datang menghampiri murid-murid-Nya dan meneguhkan dengan menunjuk pada kesaksian kitab suci tentang diri-Nya. Yesus membimbing mereka dalam pengenalan yang benar tentang diri-Nya. Bahkan ketika pemecahan roti berlangsung, saat itulah mata rohani mereka terbuka dan kembali mengenali Yesus dan hidup mereka dipulihkan. Mereka segera kembali ke Yerusalem dengan pengharapan dan semangat yang baru.
Kekecewaan, kegagalan, penderitaan hidup dapat membuat kita enggan untuk mengenali dan berharap kepada Yesus. Kita beranggapan Tuhan tidak dapat berbuat apa-apa bagi kita. Hanya kekuatan Allah yang sanggup membuka mata rohani kita untuk kembali berharap kepada-Nya. Percayalah bahwa Allah kita adalah Allah yang hidup!
“Kita berani berharap, karena Yesus hidup.”
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Bagaimana Anda meyakini bahwa Yesus adalah Juruselamat Anda?
2. Renungkanlah segala pekerjaan dan kebaikan Tuhan bagi Anda! Janganlah biarkan diri Anda terus larut dalam kekecewaan, kesedihan dan dukacita!
詩篇100:3
2004年,發現了一隻顯然能夠在沒有牧羊人照管的情況下生存六年的羊。據說,這隻名叫史瑞克的羊躲在山洞裡為逃避被剪羊毛。當史瑞克被發現時,牠身上有太多的羊毛,以至於遮住了牠的眼睛,使牠成為英國廣播公司所說的“羊毛盲”。甚至牠幾乎無法像綿羊一樣行走、進食和活動。這是為什麼呢?因為史瑞克被身上很厚的毛壓住而牠生來就沒有被賜予承擔這厚毛的能力。
根據 www.britishwool.org.uk 報導,羊毛每年必須剪掉一次。如果不剪的話,毛就會變得過長、過重並纏結。污垢會被纏住並滯留在毛裡,從而引起感染。甚至,最危險的是羊會難以調節體溫,會因過熱而死亡。如果我們遠離牧者,我們也會經歷這種情況。也許有一段時間我們不再親近神,失去了與祂的親密關係。在沒有神的指引下獨自過活。不知不覺中,我們日益背負著不該背負的重擔過活。這重擔可能是對生活的恐懼或擔憂。甚至罪也開始侵蝕我們的靈命並蒙蔽我們屬靈的眼睛。
此時,我們確實需要大牧者耶穌的臨到,並將我們從罪惡的陷阱中釋放出來,並卸下我們生活的重擔。因為只有祂能夠。主耶穌溫柔地呼召我們回到祂的身邊。
“讓我們對神的渴望
超過對所有其他的渴望。”
作 者:椰嘉基督徒會堂卡蒂尼堂會-蕭麗娜傳道
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的問題:
1. 花點時間自省,是否你目前的負擔太重?你的重擔是什麼?
2. 反思哪些事情阻礙了你來就近大牧者?
From the publisher's feed