
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Efesus 4:29
Penulis : G.I. Christine Yunita
Seorang ibu muda sangat senang berkumpul dengan sesama ibu-ibu arisan. Namun sayangnya, ibu-ibu itu agak menghindari dia. Pada awalnya ibu ini tidak mengerti mengapa dia tidak diajak saat mereka ada acara. Akhirnya seorang teman memberitahu bahwa ibu-ibu itu tidak suka padanya karena perkataannya yang sering menjelekkan dan menjatuhkan orang lain.
Rasul Paulus menuliskan kepada jemaat di Efesus bahwa sebagai anak Tuhan, kita harus memiliki kata-kata yang baik dan membangun supaya yang mendengarnya beroleh kasih karunia. Efesus 4:29 “Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.” Kata beroleh kasih karunia dapat disederhanakan dengan kata-kata yang benar, membangun, menghibur, memberi semangat dan memberkati. Inilah sikap dan perkataan yang mendatangkan kasih karunia. Saat kita datang dan berbicara, orang lain akan menghargai dan mendengar apa yang kita bicarakan. Perkataan kita akan memberi semangat pada mereka yang sedang susah dan terpuruk, menghibur mereka yang sedang sedih dan menguatkan iman yang lemah.
Sebagai anak Tuhan hendaklah kita memperhatikan perkataan kita. Apakah perkataan kita mendatangkan kasih karunia dan memberkati orang lain atau justru sebaliknya perkataan kita menjatuhkan dan melemahkan orang lain? Biar lah kehadiran kita mendatangkan kebaikan dan menjadi berkat bagi orang di sekitar kita.
“Perkataan yang baik dan membangun akan mendatangkan kasih karunia bagi yang mendengar!”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Renungkan hidupmu, apakah perkataanmu hari-hari ini sudah mendatangkan kasih karunia? Apa buktinya?
2. Menurut anda, bagaimana kita melatih pikiran dan ucapan kita agar tetap baik dan membangun orang lain?
歌羅西書 3:23
阿妮结婚后,与丈夫的大家庭一起生活了二十多年。年轻时她犯过很多过错,但她悔改及被复兴后,她努力做讨神喜悦并祝福别人的事。她虽和对她不太友善的叔伯妯娌住在一起,然而,她努力尽量忍耐,不让自己的心讨厌他们,甚至做好事来善待他们。阿妮说她做这一切都是为了神的缘故。尽管艰难,她甘心为神而做。
使徒保罗劝勉歌罗西会众,包括母亲、父亲、孩子、老板和奴隶僕人:” 无论作什么、都要从心里作、像是给主作的、不是给人作的.。” (歌罗西书3:23)。这意味着无论他们在家里或任何地方,都扮演好各自的角色,以便能发挥良好的功用。这种态度是神儿女品格的质量。工作和服事时的全心尽意是每个神儿女都必须拥有的信誉。在各自的行業中为神作见证将會推動神的儿女尽最大的努力事奉神。即使有所反应或不友善的对待,也要继续做好事,同时保持你的心不失去喜乐和宽恕。这是我们作为神的儿女生活中的一个学习过程,神用它来塑造我们的品格,使我们变得更像基督。
我们这一生常常会遇到各种不愉快的事情。将此视为上帝使我们学习更加忍耐,凡事交托,多方祷告,及信靠神的过程。将你生活中的问题视为上帝让我们变得更好的过程。不要定晴于你的大问题,而要转眼仰望伟大的耶稣。做好我们所有的职责和本份,像是给神做的,因此我们就会感受到新的喜乐、精神和力量来继续过讨神喜悦的生活。
"即使在艰难困苦中,尽力做好自己的本份, 像是给主做的!"
作 者:椰嘉达基督徒会堂铁桥堂会-游文静传道
翻译员:张赛琼
思考的问题:
1. 反思神让你经历的生命过程,神希望你从这个过程中学到什么?
2. 反省你的生命,你所做的一切是为了神还是为了自己?
Nats Alkitab : Kolose 3:23
Penulis : G.I. Christine Yunita
Setelah Ani menikah, ia tinggal bersama dengan keluarga besar suaminya selama dua puluh tahun lebih. Di masa muda, Ani memang banyak melakukan kesalahan, namun setelah dia bertobat dan dipulihkan, ia berusaha melakukan apa yang menyenangkan hati Tuhan dan memberkati sesama. Dia tinggal bersama ipar-iparnya yang memperlakukan dia kurang baik, namun ia berusaha sabar dan tetap menjaga hatinya tidak membenci bahkan dia melakukan kebaikan untuk mereka. Ani mengatakan bahwa dia melakukan semuanya ini untuk Tuhan. Walaupun susah, dia lakukan hanya untuk Tuhan saja.
Rasul Paulus menasihati jemaat di Kolose yang di dalamnya ada ibu-ibu, bapak-bapak, anak-anak, ada bos dan juga para budak atau hamba bahwa “Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.” (Kolose 3:23). Maksudnya lakukan bagian masing-masing dengan baik sesuai dengan perannya di rumah atau di mana pun berada untuk berfungsi dengan baik. Sikap ini adalah kualitas karakter anak Tuhan. Totalitas saat bekerja dan melayani adalah kredibilitas yang harus dimiliki oleh setiap anak Tuhan. Menjadi saksi Tuhan di profesi masing-masing akan mendorong seorang anak Tuhan untuk melakukan yang terbaik seperti untuk melayani Tuhan. Tetap berbuat baik, walaupun mendapat respons atau diperlakukan dengan tidak baik, sambil menjaga hati tidak hilang sukacita dan mengampuni. Ini adalah proses pembelajaran dalam hidup kita sebagai anak Tuhan yang Tuhan pakai untuk membentuk karakter kita semakin serupa Kristus.
Sering kali kita menghadapi berbagai hal yang tidak mengenakan dalam hidup ini. Lihatlah ini sebagai proses Tuhan agar kita belajar lebih sabar lagi, lebih berserah, lebih banyak berdoa, dan mengandalkan Tuhan. Lihatlah masalah hidupmu sebagai proses Tuhan agar kita semakin baik. Jangan lihat masalahmu yang besar, tetapi pandang pada Yesus yang besar. Lakukan semua tugas dan bagian kita dengan baik seperti untuk Tuhan, maka kita akan merasakan sukacita, semangat dan kekuatan yang baru untuk terus hidup menyenangkan hati Tuhan.
“Dalam susah dan derita sekalipun, lakukan bagianmu dengan baik seperti untuk Tuhan!”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Renungkan proses hidup yang Tuhan ijinkan engkau alami, apa yang Tuhan mau anda pelajari dari proses itu?
2. Renungkan hidupmu, apakah selama ini anda melakukan segalanya untuk Tuhan atau untuk diri sendiri?
罗马书 11:36
有一位年轻人,他精力充沛,非常喜欢事奉上帝。他的服事包括主理、青年团主席和主日学老师。几乎每天晚上他都去教会。但有一天,他非常生气,离开了事工,甚至不再去教会了。他怒气冲冲的说:”这个教会如果没有我,那里可能会发展进步到如今这地步?”为什么一个看似爱神和积极事奉主之神的儿女, 会陷入如此深的失望之中呢?
神的子民事奉主时需要有正确的观点和动机。罗马书11章36 节:"因为万有都是本于祂、倚靠祂、归于祂.愿荣耀归给祂、直到永远。"从这节经文中,我们看到一切都是源自于神。如果我们能够活着,得到救恩,甚至有机会事奉,那都是從神而來的恩赐。倚靠祂意思是神常在看顾、带领我们及与我们同在。所以生活中无论是什么,都涉及上帝。我们软弱、有限,我们确实需要从神而来的引导、智慧和能力, 才能坚定不移忠心的遵行祂的旨意。若是今天我们仍然能忠心跟随神、事奉神,那是因为神的看顾和保守。而最后,这一切都將归于祂。祂是最终的目标,最终目的是必须荣耀神。神是保守看顾的源头,惟有祂配得赞美、尊贵和荣耀。因此,人生的目的就是為荣耀神。
如果我们现在被委托来管理现有的资产,以恩赐才干事奉神,甚至成为教会领袖,这都是神的恩典。我们决不可以骄傲。不是因为我们了不起,而是因为神的恩典使我们能参与祂永恒的旨意。存感恩的心使用你现在所拥有的恩赐才干。事奉和利用这一切来尊崇和荣耀神。
“有机会事奉乃是恩典、献上最好的来荣耀神!"
作 者:椰嘉达基督徒会堂铁桥堂会-游文静传道
翻译员:张赛琼
思考的问题:
1. 作为神的仆人,你需要注意什么?
2. 你在哪些方面是软弱并容易陷入罪中?
Nats Alkitab : Roma 11:36
Penulis : G.I. Christine Yunita
Ada seorang anak muda yang energik dan sangat suka melayani Tuhan. Pelayanannya meliputi WL, ketua youth, dan guru Sekolah Minggu. Hampir setiap malam ia ada di gereja. Tapi suatu hari, ia sangat marah dan keluar dari pelayanan bahkan tidak ke gereja lagi. Dengan marah ia mengatakan, “kalau gereja ini ngak ada saya, maka ngak bisa semaju ini.” Mengapa seorang anak Tuhan yang terlihat mengasihi dan giat melayani Tuhan bisa jatuh dalam kekecewaan sedemikian dalam?
Dalam melayani Tuhan, umat Tuhan perlu memiliki konsep dan motivasi yang benar. Dalam Roma 11:36 “Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!” Dalam ayat ini, kita bisa melihat bahwa segala sesuatu bersumber dari Tuhan. Jika kita bisa hidup, mendapat keselamatan bahkan kesempatan melayani, itu adalah anugerah Tuhan. Oleh Dia berarti Tuhan yang memelihara, memimpin dan menyertai. Dalam hidup kita, apa pun itu, libatkan Tuhan. Kita lemah, kita terbatas, kita sungguh butuh bimbingan, hikmat dan kekuatan dari Tuhan untuk tetap setia dalam melakukan kehendak-Nya. Jikalau hari ini kita masih tetap setia mengikuti dan melayani Tuhan, itu karena Tuhan memelihara. Dan pada akhirnya, segala sesuatu bagi Dia. Dia adalah tujuan akhirnya. Ujungnya harus berakhir pada kemuliaan Tuhan. Tuhanlah sumber, pemelihara dan Dialah yang harus menerima pujian, hormat dan kemuliaan. Jadi tujuan hidup manusia adalah untuk memuliakan Tuhan.
Jika saat ini kita dipercaya untuk mengelola harta yang ada, melayani Tuhan dengan talenta dan bahkan menjadi pemimpin gereja, itu semua anugerah Tuhan. Kita jangan menjadi sombong. Bukan karena kita hebat, tetapi semua karena anugerah Tuhan yang melibatkan kita dalam kehendak-Nya yang kekal. Pakailah semua talenta yang ada dengan rasa syukur. Layani dan gunakan semua itu bagi hormat dan kemuliaan Tuhan.
“Kesempatan melayani adalah anugerah. Berikan yang terbaik bagi kemuliaan Tuhan!”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Sebagai pelayan Tuhan, apa yang perlu anda waspadai?
2. Di bagian mana anda lemah dan rentan jatuh dalam dosa?
詩篇 90:12
一位中年男人躺在醫院裡對妻子說:“我很後悔,為什麼沒有早一點信主耶穌並事奉祂?我浪費了很多時間和機會。我不知道當我回天家時,神是否會接納我。” 原來,這位男人患有肝癌四期。不久之後,他帶著許多遺憾回到了創造他的神身邊。
人生的機會只會出現一次,並且不會再重複。詩人祈求神賜給他一顆智慧的心來數算自己的日子。數算日子,就是要善用時間和機會。詩篇 90:12記載 “求祢指教我們怎樣數算自己的日子,好叫我們得著智慧的心 “ 生命如此短暫,所以要好好地使用。數算日子意味著明白生命是如此的短暫和有限。祈禱之前,詩人將人的生命描述為生長的草。早晨發芽生長,晚上枯萎。詩人意識到生命是那麽短暫。因此,他請求創造者賜給他一顆智慧的心,讓他能夠明智地好好使用現有的時間和機會。生命就是一個機會,只要有機會,做一些討神喜悅,合神心意且有永恆價值的事。
健康狀況良好的人通常缺乏對生命短暫和機會有限的認識。然而,當我們面臨疾病和危及生命的危險時,我們才意識到生命是多麼短暫和有限。今天無論環境好與壞,我們都要醒悟生命是如此短暫和有限。因此,使用時間和機會來服事神和家人吧。
“生命短暫,因此好好使用每一個機會!”
作者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會-游文靜傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考問題:
1. 在這短暫的世界裡,你是如何度過一生的?
2、你認為,我們應該怎樣填充這短暫的一生?
哥林多前书 10:31
制造商制造的所有物品都必须有特定的用途。例如,玻璃杯是用来喝的,但同样的玻璃杯也可以用作花瓶,也可以用来放铅笔,但玻璃杯真正的功能是用来喝水的。同样,人类是上帝创造的,其目的是荣耀上帝,但人类往往没有按照上帝的心意和目标行事,过着不荣耀上帝的生活。
今天的经文中,使徒保罗说:“所以你们或吃或喝、无论作什么、都要为荣耀神而行。” 使徒保罗劝勉哥林多会众,无论他们在日常生活中做什么,例如吃喝,都应以荣耀上帝为目的。这意味着尊崇上帝、顺服祂并对他人有益。所以我们的行为不仅仅是因为我们想做,而是其背后有一个基本的动机。荣耀神的人不会随便说话。他会想:“我的话是否反映了良好的基督徒见证?会造就他人吗?能讨神喜悦吗? 符合神的话语吗?” 这是使徒保罗所教导的原则和精神,使我們的生命榮耀上帝。
使徒保罗不仅教导,而且还树立了荣耀神和造就他人的生活榜样。作为神的儿女我們必須具有以公共利益為先的精神。在日常生活中,我们有没有荣耀神并祝福他人呢?让我们透过关注他人的利益来取悦上帝的态度过日常生活。这是榮耀神的簡單概念。
“荣耀神的生活就是关注他人利益的生活”
作者:椰嘉达基督徒会堂铁桥堂会-游文静传道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题
1在你的日常生活中如何?你的生活荣耀神了吗?
2. 在实现荣耀神的生活时,你需要改进什么?
Nats Alkitab : 1 Korintus 10:31
Penulis : G.I. Christine Yunita
Semua barang yang dibuat oleh pembuatnya pasti memiliki tujuan tertentu. Misalnya, gelas dibuat untuk minum, tetapi gelas yang sama dapat juga dijadikan vas bunga, dapat juga untuk menaruh pensil, namun fungsi sesungguhnya dari gelas adalah untuk minum. Demikian juga manusia diciptakan oleh Allah dengan tujuan untuk memuliakan Allah, namun sering kali manusia tidak berfungsi sesuai maksud dan tujuan Allah dengan hidup yang tidak memuliakan Allah.
Nas hari ini, Rasul Paulus menyatakan bahwa “Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.” Rasul Paulus menasihati jemaat di Korintus bahwa apa pun yang mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti makan dan minum, harus bertujuan memuliakan Allah. Artinya menghormati Allah, taat pada-Nya dan berguna bagi sesama. Jadi perbuatan kita bukan hanya karena kita ingin melakukannya, tetapi ada motivasi dasar dibaliknya. Orang yang memuliakan Allah tidak akan sembarangan bicara. Dia akan berpikir, “apakah perkataanku mencerminkan kesaksian Kristen yang baik atau tidak? Apakah turut membangun sesama?”; “apakah ini berkenan kepada Allah? Apakah ini benar sesuai Firman Tuhan? Inilah prinsip dan semangat yang rasul Paulus ajarkan agar hidup kita memuliakan Allah.
Rasul Paulus bukan hanya mengajarkan, tetapi ia juga memberi teladan hidup yang memuliakan Allah dan membangun sesama. Sebagai anak Tuhan, kita harus menjadi orang yang memiliki semangat yang mendahulukan kepentingan umum untuk kebaikan bersama. Dalam hidup kita sehari-hari, apakah kita sudah memuliakan Allah dan memberkati sesama? Mari jalani keseharian hidup kita dengan sikap hati yang ingin menyenangkan hati Allah dengan memperhatikan kebaikan bagi orang lain. Inilah konsep sederhana dalam memuliakan Allah.
“Hidup yang memuliakan Allah adalah hidup yang berfokus untuk kebaikan sesama”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Bagaimana menjadi hidup keseharianmu? Apakah hidupmu sudah memuliakan Allah?
2. Dalam menerapkan hidup yang memuliakan Allah, apa yang perlu anda perbaiki?
腓立比书 1:18-26
使徒保罗在监狱中写下了腓立比书。通常, 被监禁的人会感到情绪低落, 非常悲伤和沮丧, 但使徒保罗并非如此。在监狱里, 他能写出一封优美的教牧书信, 充满乐观、喜乐, 信心。监狱并没有囚禁他的灵魂。
神使用使徒保罗来服事小亚细亚各地的会众。将许多灵魂带到上帝面前。神在使徒保罗的事奉中行了许多神迹。然而, 他惊人的服事与他所经历的却是成反比的。 他被自己民族的长老逮捕并监禁。那时候的监狱是很可怕的。房间狭窄, 肮脏, 闷热且不人道。罗马士兵残酷地对待囚犯。使徒保罗靠神的力量忍受了这一切。他始终坚定不移, 甚至坚固了腓立比会众,使他们能够保持喜乐, 忠心并为基督而活。他在腓立比书1章21节中写下了一项非凡的人生原则:“因我活着就是基督, 我死了就有益处。” 因此, 对于使徒保罗来说, 生与死都是为了基督。为基督而活意味着所想、所说、所做的一切都以基督为中心, 以带人信主。
在我们身为基督徒的生命中,我们是否有像使徒保罗一样的生活原则?为基督而活,也为基督而死。在这个时代,也许我们没有机会像过去那样为基督殉道,但我们有机会为基督而活。为基督而活意味着我们所想、所说、所做的一切都是为了荣耀神。在日常生活中实践神的话语,向未信的人传福音,并成为有需要之人的祝福渠道。 无论我们身在何处,为基督而活都会鼓励我们成为上帝的见证人。
“不惜一切代价为基督而活!”
作者:椰嘉达基督徒会堂铁桥堂会-游文静传道
翻译员:陈虹霞
需要思考的问题
1. 你为基督而活的具体步骤是什么?
2. 什么障碍阻止你为基督而活?你如何克服这个障碍,从而过着为基督而活的生活?
Nats Alkitab : Filipi 1:18-26
Penulis : G.I. Christine Yunita
Rasul Paulus menulis surat Filipi dari dalam penjara. Biasanya seseorang yang dipenjara, ia akan merasakan kondisi yang terpuruk, sangat sedih, dan tertekan, namun rasul Paulus tidak demikian. Dari dalam penjara, ia dapat menuliskan suatu surat penggembalaan yang indah, penuh dengan nada optimis, sukacita dan penuh iman. Penjara tidak memenjarakan jiwanya.
Tuhan memakai rasul Paulus untuk melayani jemaat di sekitar Asia kecil. Membawa banyak jiwa-jiwa datang kepada Tuhan. Banyak mujizat disertakan Tuhan dalam pelayanan rasul Paulus. Namun pelayanannya yang dahsyat itu, berbanding terbalik dengan apa yang dialaminya. Ia ditangkap dan dipenjara oleh tua-tua bangsanya sendiri. Penjara pada masa itu mengerikan. Ruangan yang sempit, kotor, pengap dan tidak manusiawi. Narapidana diperlakukan dengan kejam oleh tentara Romawi. Rasul Paulus menanggung semua itu dengan mengandalkan kekuatan Tuhan. Dia tetap tabah bahkan menguatkan jemaat di Filipi untuk tetap bersukacita, setia dan hidup bagi Kristus. Ia menuliskan sebuah prinsip hidup yang luar biasa dalam Filipi 1:21 “karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” Jadi bagi rasul Paulus hidup dan mati adalah bagi Kristus. Hidup bagi Kristus berarti apa pun yang dipikirkan, dikatakan dan dilakukan semuanya berfokus kepada Kristus demi membawa orang percaya pada Tuhan.
Di dalam kehidupan kita sebagai orang Kristen, apakah kita memiliki prinsip hidup seperti rasul Paulus? Hidup bagi Kristus dan mati pun bagi Kristus. Di masa ini, mungkin kita tidak mempunyai kesempatan mati martir bagi Kristus seperti pada masa lalu, tetapi kita mempunyai kesempatan untuk hidup bagi Kristus. Hidup bagi Kristus berarti apa pun yang kita pikirkan, katakan dan lakukan semua untuk memuliakan Tuhan. Hidupi lah Firman Tuhan dalam hidup kita sehari-hari, beritakan lah Injil kepada yang belum percaya dan jadilah saluran berkat bagi orang-orang yang membutuhkan. Hidup bagi Kristus akan mendorong kita menjadi saksi Tuhan di mana pun kita berada.
“Hiduplah bagi Kristus seberapa pun harganya!”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa langkah kongkretmu untuk hidup bagi Kristus?
2. Apa penghalang bagimu untuk hidup bagi Kristus? Bagaimana engkau mengatasi penghalang itu supaya engkau bisa hidup Kristus?
From the publisher's feed