
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Mazmur 142:1-8
Penulis : G.I. Alfa Imannuel
Beberapa orang sering mengajarkan kita untuk hidup dengan positive thinking. Maksudnya adalah kita perlu memikirkan hal yang baik-baik saja. Perkembangan terakhir ilmu psikologi justru menemukan adanya potensi masalah dengan ajaran berpikir positif. Positive thinking “menipu” pikiran kita. Kita beranggapan seolah-olah “sudah” mencapai apa yang diinginkan, sehingga melemahkan keuletan kita dalam berusaha mencapainya. Bukan berarti kita harus selalu berpikir negatif. Yang harus kita lakukan adalah berpikir realistis. Realistis artinya kita optimis untuk meraih sesuatu yang diinginkan, namun tetap mempertimbangkan halangan-halangan/tantangan-tantangan apa saja yang ada di depan kita.
Hidup realistis itu baik, karena membantu kita menyadari betapa lemahnya diri kita. Kita perlu bergantung kepada pribadi yang jauh lebih berkuasa. Pribadi itu adalah Tuhan. Mazmur 142 digubah oleh Daud saat dia berada dalam kondisi yang sulit. Ia sedang di kejar-kejar oleh Saul dan harus bersembunyi di gua Adulam. Di sana Daud mendapatkan pasukan yang sangat banyak. 1 Samuel 22:2 mencatat, “Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang.” Namun apa yang ada dipikirkan Daud? Bukannya menggunakan kesempatan emas itu untuk menyerang balik Saul dengan kekuatannya, ia malah berseru kepada Tuhan. Ia menyadari kelemahan dirinya dan berkata, “Aku berseru-seru kepada-Mu, ya Tuhan, kataku: “...Perhatikanlah teriakku, sebab aku telah menjadi sangat lemah. Lepaskanlah aku daripada orang-orang yang mengejar aku, sebab mereka terlalu kuat bagiku (ay. 6-7).” Daud menyadari bahwa tanpa Tuhan ia tidak akan sanggup menghadapi lawan-lawannya. Memang secara logis, 400 pasukan tidak akan mungkin bisa memenangi pertempuran melawan pasukan Saul. Namun, kesadaran akan keterbatasan diri Daud, membuat dia bergantung sepenuhnya kepada Tuhan.
Sebagai anak-anak Allah, hidup kita terkadang memang tidak mudah. Kita punya mimpi-mimpi yang besar untuk menjadi sukses. Kita punya keinginan untuk berhasil melakukan apa pun yang sedang dikerjakan dan diusahakan. Namun kadang banyak hambatan yang membuat kita putus asa. Jangan mengandalkan diri sendiri dengan menganggap bahwa kemampuan kita sanggup mengalahkan semua rintangan itu. Kita adalah manusia yang terbatas. Rintangan dan halangan bisa menghancurkan hidup kita kapan saja. Namun andalkan kekuatan Tuhan. Jika kita dengan rendah hati mau bersandar kepada Tuhan, maka Ia akan memberikan kita kekuatan. Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati (Yak. 4:6).
“Sadarilah keterbatasanmu sebagai manusia, andalkan Tuhan untuk menolongmu”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Apa impian kita saat ini dan apa saja yang menjadi hambatannya?
2.Bagaimana cara supaya kita mampu menghadapi setiap pergumulan dalam hidup in
马太福音 6:25-30
La Sape 是刚果一群喜欢收集品牌商品的人的生活方式。每个周末他们出门都穿着知名品牌的衣服,比如Gucci、Chanel、Dolce & Gabbana等。事实上,sapeur 是被归类为穷困的人。他们宁愿不吃,甚至欠下一大笔债,只为在众人面前显得时髦。这些人的优先事项缪误了。现今,许多人也有错误的优先事项。他们将他人的认可置于自己的需求和幸福之上。最终,由于自己的错误,他们陷入了虚幻的忧虑之中。
耶稣教导祂的听众不要忧虑,并提醒他们生命中的优先事项。耶稣说:“所以我告诉你们,不要为生命忧虑吃什么喝什么,为身体忧虑穿什么。生命不胜于饮食吗?身体不胜于衣裳吗?(25)。耶稣的教导对于想要维持生存的人来说是非常合乎逻辑的。人类必须有以食为生的原则,而不是为吃而活。维持我们生命的是有营养的食物,而不是奢侈的食物。了解优先事项将教会我们以知足感来生活。然后,知足感将帮助我们承认神在我们生命中不断的看顾。相反的,奢侈和过份的生活要求将使让我们总是感到缺乏。最终,我们变得更多抱怨而忘了神的看顾。错在于自己不懂得生命中的优先。
我记得使徒保罗在提摩太前书 6:8 中的话,“只要有衣有食,就当知足。” 这并不意味着神的道禁止我们拥有汽车、房屋、储蓄和投资,甚至私人飞机。但是,如果我们不懂得知足,拥有那所有的一切也不能保证过着幸福的生活。甚至当我们试图以神不喜悦的方式来获得财富时,生活也会变得混乱。作为神的儿女,我们需要学会拥有足够感。透过意识到我们的生活优先事项,形成了一种足够的感觉。我们可以吃,喝,穿,有地方住就足够了。不要忘记为赐予我们今天的食物来感谢神。
知道优先事项,明白知足。
即使财富有限,我们仍然活着。
作者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 于來發傳道
翻译员:黃瓊楓
需要思考的问题:
1. 我们现在生活中的优先事项是什么?
2. 我们如何感谢神今天所赐的恩福?
Nats Alkitab : Matius 6:25-30
Penulis : G.I. Alfa Imannuel
La Sape adalah sebuah gaya hidup sekelompok orang di Kongo yang gemar mengoleksi barang-barang branded. Setiap akhir pekan mereka keluar rumah menggunakan pakaian dari merek ternama, seperti Gucci, Chanel, Dolce & Gabbana dan lain sebagainya. Padahal, para sapeur adalah orang-orang yang tergolong miskin. Mereka rela tidak makan, bahkan berhutang dalam jumlah yang sangat besar, demi bergaya di depan orang banyak. Orang-orang ini salah prioritas. Saat ini banyak orang yang juga salah prioritas. Mereka lebih mengutamakan pengakuan orang lain daripada kebutuhan dan kebahagiaan diri sendiri. Akhirnya mereka terjebak dalam kekawatiran yang sia-sia, akibat kesalahan sendiri.
Yesus mengajarkan kepada pendengar-Nya agar tidak kuatir serta mengingatkan tentang prioritas hidup mereka. Yesus berkata, “Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian? (ay. 25). Apa yang diajarkan Yesus sangat logis bagi manusia yang ingin bertahan hidup. Manusia harus punya prinsip makan untuk hidup, bukan hidup untuk makan. Yang menunjang kehidupan kita adalah makanan yang bergizi, bukan makanan yang mewah. Tahu prioritas akan mengajarkan kita untuk hidup dengan rasa cukup. Kemudian rasa cukup akan menolong kita untuk mengakui pemeliharaan Tuhan yang tidak berhenti dalam hidup kita. Sebaliknya, tuntutan hidup mewah dan berlebihan akan membuat kita selalu merasa kekurangan. Akhirnya, kita menjadi banyak mengeluh dan melupakan pemeliharaan Tuhan. Kesalahannya terletak pada diri sendiri yang tidak paham akan prioritas kehidupan.
Saya teringat perkataan rasul Paulus dalam 1 Timotius 6:8, “Asal ada makanan dan pakaian cukuplah.” Bukan berarti firman Tuhan melarang kita untuk punya mobil, rumah, tabungan dan investasi bahkan jet pribadi. Namun, punya itu semua tidak menjamin hidup bahagia, kalau kita tidak mengenal rasa cukup. Bahkan hidup menjadi kacau, ketika kita berusaha mendapatkan kekayaan itu dengan cara-cara yang tidak diperkenankan oleh Tuhan. Sebagai anak-anak Tuhan, kita perlu belajar untuk punya rasa cukup. Rasa cukup dibentuk melalui kesadaran akan prioritas hidup kita. Kita bisa makan, minum, berpakaian, punya tempat tinggal itu sudah cukup. Jangan lupa bersyukur kepada Tuhan untuk berkat makanan yang Ia berikan kepada kita hari ini.
“Tahu prioritas, tahu rasa cukup. Sekalipun harta terbatas, kita tetap hidup. “
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah yang menjadi prioritas hidup kita saat ini?
2. Bagaimana cara supaya kita bisa mensyukuri berkat yang Tuhan berikan hari ini?
马太福音 6:24-25
快速赚钱的投资促销活动确实没有停止过。有些冒充为多层次营销、保险,而最近也有投资医疗器械。给出的推荐是“用最少的资金,可获得多倍的利润”。不幸的是,他们得到的不是利润而是亏损。这种情况的发生乃因为他们投入的资金被虚假投资主拿走了。我很同情这种欺诈性投资的受害者,但另一方面,我也为那些心被金钱所迷惑的人感到可惜。
主耶稣曾提醒跟随祂的人不要跌入玛门或金钱的圈套。耶稣说:“一个人不能事奉两个主,不是恶这个爱那个,就是重这个轻那个。你们不能又事奉神,又侍奉玛门(第 24 节)。” 事奉玛门的人把一生都放在金钱上,而不是神。 难怪这些人经常因为感到缺钱而经历沮丧、绝望和忧虑。他们太看重金钱了,以致于他们没有对神给予适当的信任和盼望。难怪这些为玛门服事的人以邪恶的方式寻求他们所喜爱的金钱。他们欺骗、偷窃、挪用别人的钱、贪污等等。因此,耶稣教导人们对神的忠心。他们不必担心,因为神会照顾他们(第25节)。神会满足他们所有的需要。
我记得保罗在腓立比书4章19节的话,“我的神必照祂荣耀的丰富,在基督耶稣里,使你们一切所需用的都充足。” 的确,神是我们生命中可靠的帮助者。如果我们只专注于讨祂喜悦,我们就会生活在平静与舒适中。确实有很多钱可以确保我们的生活,但不会长久。钱随时可能从我们的手中或银行账户中消失。如果我们把注意力放在金钱上,那么忧虑就耗尽我们的生命。只有神的爱不会在这世上消失。神的爱是永恒的,永远赐给我们的。依靠祂吧,你的生活就会很幸福。
当我们只专注于讨神喜悦时,
生命就会变得平静和舒适
作者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 于來發傳道
翻译员:黃瓊楓
需要思考的问题:
1. 最近是不是时常忧虑?试图检查是什么让我们忧虑?
2. 我们怎样才能不被忧虑所困惑?
Nats Alkitab : Matius 6:24-25
Penulis : G.I. Alfa Imannuel
Promosi-promosi sebuah investasi yang menghasilkan uang secara cepat memang tidak ada berhentinya. Ada yang berkedok multi level marketing, asuransi, belakangan juga investasi alat kesehatan. Tawaran yang diberikan adalah “dengan modal yang sangat sedikit, bisa menghasilkan untung berkali-kali lipat.” Nahas, bukan untung malah buntung yang mereka dapatkan. Hal itu terjadi ketika uang modal yang mereka setorkan, malah dibawa kabur oleh pemilik investasi abal-abal tersebut. Saya sangat berempati kepada korban investasi bodong itu, namun di sisi lain juga menyayangkan hati mereka yang terbuai dengan uang.
Tuhan Yesus pernah mengingatkan para pengikut-Nya untuk tidak terjatuh pada perangkap mamon atau uang. Yesus berkata “Tak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon (ay. 24).” Orang-orang yang mengabdi kepada mamon mempercayakan seluruh hidupnya pada uang, bukan pada Tuhan. Tidak heran apabila orang-orang tersebut sering mengalami depresi, putus asa dan kuatir karena merasa kekurangan uang. Mereka menaruh perhatian yang berlebihan pada uang, sampai mereka gagal menaruh keyakinan dan pengharapan yang sepantasnya pada Allah. Tidak heran apabila orang yang mengabdi kepada Mamon ini mencari uang kesukaan mereka itu dengan cara-cara yang jahat. Mereka menipu, mencuri, menggelapkan uang orang lain, korupsi dan lain sebagainya. Jadi Yesus mengajarkan pengabdian kepada Allah. Mereka tidak perlu kuatir karena Allah akan memelihara mereka (ay. 25). Allah yang akan memenuhi semua kebutuhan mereka.
Saya teringat perkataan Paulus dalam Filipi 4:19, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.” Memang benar, Tuhan Allah adalah penolong yang pasti dalam hidup kita. Kita akan hidup dengan tenang dan nyaman apabila fokus kita hanya untuk menyenangkan-Nya. Memang mempunyai banyak uang bisa menjamin kehidupan kita, namun tidak akan bertahan lama. Uang itu bisa hilang kapan saja dari genggaman tangan kita ataupun rekening bank kita. Jika kita menaruh perhatian kepada uang, maka kekawatiran akan menghabisi kehidupan kita. Hanya kasih Allah yang tidak akan hilang di dunia ini. Cinta kasih Allah kekal selamanya diberikan bagi kita. Bersandarlah kepada-Nya, hidupmu akan bahagia.
“Hidup menjadi tenang dan nyaman apabila fokus kita hanya untuk menyenangkan Allah”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah kita sering kuatir belakangan ini? Coba selidikilah apa yang membuat kita kuatir?
2. Bagaimana caranya supaya kita tidak dikuasai oleh kekuatiran?
约翰福音 11:17-26
一个月前,我去蒂东岛度假。在沙滩上放松时,一群人大声呼救。原来,他们的一个朋友在海里溺水了,昏迷不醒。幸好那人立即获救。若晚了一点,说不定他就会死。我们今天所阅读的事件似乎表明耶稣来得太晚了。祂得到消息说拉撒路病得很重。马利亚和马大(拉撒路的姐妹)这样叙述是为了让耶稣立即来医治。但耶稣却特意在他所居之地仍住了两天(第6节)。
当耶稣到达伯大尼时,拉撒路已经死了。拉撒路在坟墓里已经四天了(第17节)。 马利亚和马大以为耶稣已来不及帮助她们,说:“主啊,祢若早在这里,我兄弟必不死了”(21:32)。但耶稣要在拉撒路身上所行的不是医治,而是复活。耶稣后来帮助了她们。耶稣大声呼叫说:“拉撒路出来!”拉撒路从死里复活后从坟墓里出来(43-44)。这次的神迹有何不同寻常之处?神的帮助不仅将拉撒路从肉体的死亡中拯救出来,而且也从属灵的死亡中拯救了出来。使他有机会更深入地了解那使他从死里复活的耶稣。不仅仅拉撒路相信,连马大也是,所以她说:“主啊,是的,我信祢是基督,是神的儿子,就是那要临到世界的。”(27节) 此外,那些来看马利亚的犹太人,见了耶稣所作的事,就多有信祂的(45 节)。耶稣的帮助来得正是时候。
我在想,如果耶稣匆忙赶来。拉撒路可能会得痊愈。也许这件事不会有其他更多的人听见。他们没有机会听到福音。实际上他们需要那福音。耶稣的福音说:“复活在我,生命也在我。信我的人,虽然死了,也必复活;凡活着信我的人必永远不死。” 感谢主,耶稣在恰当的时候使拉撒路从死里复活同时拯救了许多的灵魂。也许现在我们觉得神的帮助没有到来。但相信神会做出比我们想象中更伟大的事。耐心等候神的帮助吧。祂的帮助永远不会来得太晚,也从不仓促。祂的帮助总是来得正是时候。
神的帮助永远不会太晚,
总是来得正是时候。
作者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 于來發傳道
翻译员:黃瓊楓
需要思考的问题:
1. 此刻我们正在面临什么艰难和挣扎?我们是否感觉神太迟出手帮助?
2.我们该如何从神的时候之角度来明了神的帮助?
Nats Alkitab : Yohanes 11:17-26
Penulis : G.I. Alfa Imannuel
Sebulan yang lalu saya berlibur ke Pulau Tidung. Sewaktu bersantai di pantai, sekelompok orang berteriak meminta pertolongan. Ternyata salah satu teman mereka tenggelam di laut dan tidak sadarkan diri. Syukurlah orang itu segera ditolong. Terlambat sedikit saja, mungkin ia bisa mati. Peristiwa yang kita baca hari ini seakan-akan menunjukkan bahwa Yesus datang terlambat. Ia mendapat kabar bahwa Lazarus sedang sakit keras. Maria dan Marta (saudari Lazarus) mengatakan hal itu agar Yesus segera datang dan menyembuhkannya. Namun Yesus malah sengaja tinggal selama 2 hari lagi, di tempat di mana ia tinggal (ay. 6).
Ketika Yesus tiba di Betania, Lazarus sudah mati. Sudah 4 hari Lazarus terbaring di dalam Kubur (ay. 17). Maria dan Marta menyangka bahwa Yesus sudah terlambat menolong mereka. Mereka berkata, “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati” (Ay. 21;32). Namun bukan kesembuhan yang Yesus inginkan terjadi dalam diri Lazarus, melainkan kebangkitan. Yesus kemudian menolong mereka. Yesus berseru dengan suara keras: “Lazarus marilah ke luar!” Lazarus bangkit dari kematian lalu keluar dari kuburnya (Ay. 43-44). Apa yang luar biasa dari mukjizat kali ini? Pertolongan Tuhan bukan hanya menyelamatkan Lazarus dari kematian fisik, namun juga kematian rohani. Ia jadi punya kesempatan untuk semakin dalam mengenal Yesus, pribadi yang membangkitkannya dari kematian. Bukan hanya Lazarus, namun juga Marta saat ia berkata, "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia" (ay. 27). Ditambah lagi banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, (menjadi) percaya kepada-Nya (ay. 45). Pertolongan dari Yesus tepat pada waktunya.
Saya berandai-andai, kalau Yesus terburu-buru datang. Bisa saja Lazarus disembuhkan. Mungkin peristiwa itu tidak banyak didengar oleh orang lain. Mereka tidak punya kesempatan untuk mendengarkan Injil. Padahal mereka membutuhkan Injil itu. Injil Yesus yang berkata, "Akulah kebangkitan dan hidup; barang siapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.” Puji Tuhan, di saat yang tepat, Yesus membangkitkan Lazarus dari kematian sekaligus menyelamatkan jiwa banyak orang. Mungkin saat ini kita sedang merasa pertolongan Tuhan tidak kunjung datang. Tapi percayalah bahwa Tuhan akan mengerjakan kebaikan yang jauh lebih besar daripada yang kita bayangkan. Sabarlah menanti pertolongan Tuhan. Pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat. Pertolongan Tuhan juga tidak pernah terburu-buru. Pertolongan-Nya selalu tepat pada waktu-Nya.
Pertolongan Tuhan tidak pernah terlambat, selalu tepat pada waktu-Nya.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Kesulitan dan pergumulan apakah yang sedang kita alami saat ini? Apakah kita merasa bahwa Tuhan terlambat menolong?
2.Bagaimana cara kita memahami pertolongan Tuhan dari sudut pandang waktu Tuhan?
以赛亚书41:9-11, 14
人的生命就像一个总是在转动的轮子。没有永远处于顶峰的人,反之亦然。一个错误利用机会,在愉快的情况下选择表现傲慢态度的人,当轮到他寻求帮助时,他会感到不舒服甚至恐惧。这种恐惧感也发生在以色列民身上,因为他们的行为伤透了神的心。
以色列民意识到他们所犯的错误,即违背了与神的盟约。这让他们害怕被神遗弃,再加上受到敌人要攻击的压力。在这种恐惧情况中,神透过先知以赛亚的话,呼吁以色列民不要害怕(10、14节)。神传达祂的话语,以便他们能够从恐惧和无助中复兴起来。他们在神面前确实有罪。即使被祂的选民伤害但神仍然信守应许。神应许不会遗弃以色列民,祂仍然实行祂的公义乃作为对祂所爱的子民的一种管教形式(第9 节)。
亲爱的主耶稣基督里的弟兄姐妹们,现实的生活常常使我们忧虑和恐惧,尤其是因为我们的各种罪过和过犯。甚至有时我们会感到孤独,仿佛神离我们很遥远。然而请记住,神永远不会离弃我们。祂仍然爱我们,虽然会以管教的形式来表达祂的爱。神所赐的公义总会带给祂所爱的子民好处。因此,我们应该悔改并远离那些伤害神的事情。因神如此的亲近且使我们时刻可以感受到祂的同在而感恩吧。当我们全心全意地寻求祂时,祂就会亲近且祂的爱会就近我们。感恩吧!因神爱我们。
神的帮助不受祂子民行为的限制。
作者:椰嘉達基督徒會堂克拉默椰地堂會 –陳順安傳道
翻译员:黃瓊楓
需要思考的问题:
1. 你有没有在生活中感到孤独,尤其是因为你得罪了神?
2. 你需要采取怎样的回应才能不再害怕并相信神的帮助?
Nats Alkitab : Yesaya 41:9-11, 14
Penulis : G.I. Hady Sonatan Dedy
Ibarat roda yang selalu berputar, demikianlah kehidupan manusia. Tidak selamanya seseorang selalu berada di atas, begitu pula sebaliknya. Seseorang yang salah menggunakan kesempatan dan memilih untuk bersikap pongah ketika berada dalam posisi yang menyenangkan, akan merasa tidak nyaman bahkan takut, ketika tiba gilirannya meminta pertolongan. Rasa takut ini juga lah yang terjadi dan dialami oleh bangsa Israel karena perbuatan mereka yang menyakiti hati Allah.
Bangsa Israel sadar akan kesalahan yang telah mereka lakukan, yaitu melanggar perjanjian dengan Allah. Ini yang membuat mereka takut ditinggalkan oleh Allah, ditambah lagi adanya tekanan dari para musuh yang hendak menyerang. Di tengah ketakutan itu, firman Allah melalui perantaraan nabi Yesaya memberi suatu seruan kepada bangsa Israel agar jangan takut (ay. 10, 14). Firman Allah disampaikan agar mereka bisa bangkit dari ketakutan dan ketidakberdayaan. Mereka memang telah bersalah di hadapan Allah. Namun Allah tetap memegang janji-Nya meski telah disakiti oleh umat pilihan-Nya. Allah berjanji untuk tidak meninggalkan bangsa Israel, meski keadilan-Nya tetap dijalankan sebagai bentuk disiplin terhadap yang umat dikasihi-Nya (ay.9).
Saudara yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, realita hidup memang tak jarang membuat kita khawatir dan takut, terlebih jika disebabkan oleh berbagai dosa dan pelanggaran kita. Bahkan, ada kalanya kita merasa sendiri, seolah Tuhan begitu jauh. Namun ingatlah, Allah tidak akan pernah meninggalkan kita. Kasih-Nya akan tetap dinyatakan meski dalam bentuk pendisiplinan. Keadilan yang Allah berikan selalu mendatangkan kebaikan bagi umat yang dikasihi-Nya. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya kita bertobat dan berbalik dari hal yang mendukakan hati Tuhan. Bersyukurlah, karena Allah begitu dekat dan kehadiran-Nya dapat selalu kita rasakan. Ia menghampiri dan kasih-Nya menyapa ketika kita mencari-Nya dengan segenap hati. Bersyukurlah karena Allah mengasihi kita.
“Pertolongan Tuhan tidak dibatasi oleh tindakan umat-Nya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Pernahkah Anda merasa sendiri dalam menjalani kehidupan, terutama karena telah berbuat salah kepada Tuhan?
2. Respons apa yang perlu Anda ambil agar tidak takut lagi dan percaya akan pertolongan Tuhan?
以赛亚书 41:13-14
当我久未回家时,有一件事情让我很开心,那就是看到外甥女拿俄米慢慢地开始会走路。即使她的小手还扶靠在墙上,我仍然很喜欢看这个过程。也有几次她伸出手来表示要我陪伴。她这样做是因为仍然害怕一个人行走,所以握住我的手让她觉得安全行走。
神在以赛亚书41章14节说:“ 你这虫雅各和你们以色列人,不要害怕!”这句话描述了以色列民无助的状态。神不仅在那种情况下说不要害怕,神还给出了理由。 一切都是因神亲自帮助且紧握住他们的手,所以这则宣告成为以色列民在面对困难时期的力量。
主耶稣已经从罪恶中救赎了我们每个人。 所给予的救赎也包含了一个保证,就是即使祂已经升天,任然不会遗弃我们。有时我们会感到被遗弃而独自行走。我们已经祷告祈求,但神的帮助还没到来。是的,这种情况也许会发生,因为神并不总是立即回应我们所有的愿望。然而,有一件事我们必须相信,即使处于无助的时候神的手时刻支撑着祂所救赎的子民。
在任何情况下,
总有神的手紧握住。
作者:椰嘉達基督徒會堂克拉默椰地堂會 –陳順安傳道
翻译员:黃瓊楓
需要思考的问题:
1. 为什么我们有时会感到孤独,被神遗弃?
2. 有什么阻碍你持续相信神的存在吗?
From the publisher's feed