
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Kisah Para Rasul 7:55-60
Penulis : G.I. Swannius Bong
Pengakuan iman rasuli adalah pengakuan iman sepanjang masa. Pengakuan iman ini dilakukan dalam tiga kondisi. Pertama, ketika memutuskan diri untuk dibaptis dan masuk tubuh Kristus. Kedua, dalam ibadah orang percaya. Tetapi yang ketiga, yang mungkin jarang diketahui bahwa sejak abad-abad awal gereja, ketika orang Kristen menghadapi penganiayaan dan berhadapan dengan kematian di depannya. Maka orang percaya akan berdiri dan mengucapkan pengakuan iman ini di hadapan orang-orang yang menganiaya dan hendak membunuhnya. Iman percaya ini dipegangnya sampai mati.
Dalam nas yang kita renungkan hari ini, Stefanus sedang berhadapan dengan ancaman kematian-Nya. Dengan penuh keberanian, ia menyatakan keteguhan dan kekukuhan iman percaya kepada Kristus yang ditolak oleh bangsa Israel (ay. 1-53). Hal ini sungguh membuat semua anggota mahkamah yang menolak Kristus, tertusuk hatinya. Mereka penuh kegeraman hingga tertulis mereka “gertak gigi” sebuah ekspresi penuh amarah dan kebencian. Tetapi Stefanus tetap kokoh di tengah bahaya kematian yang tak mungkin terelakkan itu. Dengan penuh Roh Kudus, ia melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri sebelah kanan Allah (ay. 55). Sebuah kebanggaan dan kehormatan baginya untuk tetap teguh imannya di tengah bahaya yang mengancamnya. Kekuatan dari Allah Trinitas menguatkan dia menghadapi bahayanya di depannya. Dia mengalami penyertaan Tuhan untuk tetap teguh imannya sampai menjumpai kematiannya sendiri. Dia menyerahkan nyawanya kepada Kristus (ay. 59). Dan mengampuni orang-orang yang menganiayanya seperti Kristus mengampuni orang-orang yang menganiaya diri-Nya (ay. 60). Salah satu komplotan dalam penganiaya yang diampuninya adalah Saulus atau Paulus (ay. 58). Dan Paulus di kemudian hari dipakai Allah untuk melanjutkan pemberitaan Injil dengan luar biasa.
Saudaraku, banyak orang percaya yang memahami penyertaan Tuhan hanya sampai sebatas kita dapat keluar masalah atau mampu menghadapi persoalan hidup. Penyertaan Tuhan lebih dari itu. Penyertaan Tuhan yang sejati adalah Dia menguatkan kita dalam menghadapi segala situasi termasuk ancaman kematian. Dia menguatkan kita untuk mampu berpegang teguh kepada iman sampai akhir perjalanan hidup kita. Dan penyertaan-Nya membawa kita bersukacita karena walaupun kita harus menghadapi penolakan dan kebencian bahkan kematian. Kondisi sulit itu justru membuat karya Allah semakin berkembang dan bertumbuh luar biasa. Semua harga dibayar dalam menjadi murid Kristus, itu sepadan dan tak ternilai harganya. Karena itu, marilah terus berpegang pada iman kita dengan kekuatan penyertaan-Nya sampai akhir hidup kita.
“Dapat teguh kepada iman di depan bahaya maut, itu adalah bukti dari penyertaan Tuhan”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Pemahaman baru apa yang anda pelajari lewat renungan hari ini?
2. Apa komitmenmu dalam mengikut Kristus lewat renungan hari ini?
出埃及記 4:10-12
大约三个月前我妈妈遭遇到意外事故。这事故导致我妈妈靠近左手腕骨折及手指被扭伤。事故之后好几天我妈妈因为受伤引起的疼痛而不能活动。但是经过多次的按摩后,我妈妈的情况慢慢地日渐好转,她开始能重新活動。在她所经历的局限中,并没有阻碍她履行家庭主妇的职责。
在今天的灵修经文,我们可以看到上帝差遣摩西的故事。当上帝要差派摩西时,他多次拒绝,因为觉得自己是有局限的。他向上帝提出辩护和表达他是不善于说话,是拙口笨舌的人。(10节) 上帝回应了觉得自己有限的摩西,告诉他,上帝必赐他口才并指教他作为使者所当说的话。(12节) 摩西作为祂的使者,祂决不会任凭他孤單一人,因为有上帝会在他的言语和行动上与他同在。
主内亲爱的弟兄姐妹们,当上帝呼召祂的子民来事奉祂时,有人愿意接受,但也有人觉得自己因有局限而推辞。根据摩西的故事,我们可以看到有局限不应该成为我们成为祂仆人的阻碍,我们都是被呼召来服事祂的人。如果我们一直拒绝服事祂,是因为我们觉得自己是有局限的话,来吧让我们现在不再拒绝并以我们的局限为借口。因為总是有无论是在言语还是行动上,与我们同在的上帝。
自我的局限并不是服事的拦阻,
不愿意才是真正的阻碍。
作者:椰嘉達基督徒會堂克拉默椰地堂會 – 陳順安傳道
翻译员:張賽瓊
默想的問題
1. 是什么局限让您长久以来无法服事祂?
2. 当默想了这部份后,您作怎样的反应?
Nats Alkitab : Keluaran 4:10-12
Penulis : G.I. Hady Sonatan Dedy
Sekitar tiga bulan lalu mama saya mengalami kecelakaan. Kecelakaan tersebut mengakibatkan di dekat pergelangan tangan kiri mama saya patah dan jari-jarinya terkilir. Beberapa hari setelah kecelakaan mama tidak bisa beraktivitas karena rasa sakit yang dialami. Namun setelah beberapa kali diurut, kondisi mama mulai membaik sedikit demi sedikit. Ia mulai bisa kembali beraktivitas. Dalam keterbatasan yang dialaminya, tidak menghalanginya untuk melakukan tugasnya sebagai seorang ibu rumah tangga.
Dalam nas renungan hari ini, kita dapat melihat kisah tentang Tuhan mengutus Musa. Ketika Tuhan mau mengutus Musa, ia beberapa kali menolak karena merasa dirinya terbatas. Ia melakukan pembelaan kepada Tuhan dan menyampaikan kepada Tuhan bahwa dirinya tidaklah pandai dalam berbicara, dirinya berat mulut dan berat lidah (ay. 10). Merespons kepada Musa yang merasa dirinya terbatas, Tuhan menyampaikan kepadanya bahwa Tuhan akan menyertai lidahnya dan mengajarkan kepadanya apa yang harus dikatakan sebagai utusan-Nya (ay. 12). Musa tidak dibiarkan sendiri sebagai utusan-Nya karena ada Tuhan yang akan menyertainya dalam berkata-berkata dan bertindak.
Saudara terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, ketika Tuhan memanggil umat-Nya untuk melayani-Nya. Ada orang yang menerimanya. Tetapi ada juga yang menolaknya dengan merasa dirinya memiliki keterbatasan. Berdasarkan kisah Musa kita dapat melihat bahwa keterbatasan seharusnya bukan menjadi halangan kita untuk menjadi pelayan-Nya. Kita semua dipanggil untuk melayani-Nya. Jika selama ini kita menolak untuk melayani-Nya karena merasa diri terbatas, mari lah saat ini jangan lagi menolak dan menjadikan keterbatasan kita sebagai alasan. Ada Tuhan yang selalu menyertai kita, baik untuk berkata-kata maupun bertindak.
“Keterbatasan diri bukanlah halangan untuk melayani-Nya,
Ketidakmauan lah yang menghalanginya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Keterbatasan apa yang membuat anda selama ini merasa tidak sanggup untuk melayani-Nya?
2. Bagaimana respon anda setelah merenungkan bagian ini?
耶利米書 1: 4-9
我们生活在世上不是漫无目的的,不是没有原因的。我们每一个人都有各自生活中的呼召。对信徒明确的呼召就是成为祂的仆人傳扬有关祂的好消息。
在今天的灵修经文,我们可以看到耶利米被上帝呼召与差遣来传讲审判。耶利米蒙上帝呼召和差遣,那并不是偶然的事,乃是他还在母腹中时上帝已经拣选了他。(5节) 当他因为觉得自己还年幼,不擅长说话而对履行他的呼召感到犹豫不决。上帝对他说,要他不要因为作祂的使者而害怕,祂時常與他同在。(8节) 祂的同在是透過上帝伸手按他的口并把使者当说的话传给了他。(9节)
亲爱的主内弟兄姐妹们,当我们相信主耶稣时就有圣灵内住在我们里面。就像耶利米被呼召并被差遣去传達信息时上帝与他同在。我们这些相信祂并蒙呼召来传扬祂好消息的人也是如此。当然祂不会任凭我们孤单一人,有圣灵与我们同在,使我们能够遵行我们作为信徒的呼召。因此作为信徒,我们不必感到自卑来履行我们生活的呼召,就是传扬祂的好消息。
每个信徒生命的呼召就是传扬好消息
作者:椰嘉達基督徒會堂克拉默椰地堂會 – 陳順安傳道
翻译员:張賽瓊
默想的问题
1.是何事使您在传扬好消息时感到自卑?
2.长久以来您如何履行信徒的生活呼召?
Nats Alkitab : Yeremia 1:4-9
Penulis : G.I. Hady Sonatan Dedy
Kita hidup dalam dunia bukan tanpa tujuan. Bukan tanpa alasan. Setiap kita memiliki panggilan hidup masing-masing. Panggilan pasti bagi orang percaya adalah menjadi hamba-Nya untuk mewartakan kabar baik tentang-Nya.
Dalam nas renungan hari ini, kita dapat melihat Yeremia dipanggil dan diutus oleh Allah untuk memberitakan penghukuman. Yeremia dipanggil dan diutus oleh Allah. Itu bukanlah suatu kebetulan karena Allah sudah menetapkannya dari semula sejak ia dari dalam kandungan ibunya (ay. 5). Ketika ia merasa ragu menjalankan panggilannya karena merasa tidak pandai bicara sebab dirinya masih muda (ay. 6), Allah berkata kepada-Nya supaya ia jangan takut karena sebagai utusan-Nya, ia akan selalu disertai oleh-Nya (ay. 8). Penyertaan-Nya itu berupa Allah menjamah mulutnya dan menaruh perkataan-perkataan yang akan harus dikatakan olehnya sebagai utusan-Nya (ay. 9).
Saudara terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, ketika kita percaya kepada Tuhan Yesus ada Roh Kudus di dalam setiap kita. Sama seperti Yeremia yang disertai ketika ia dipanggil dan diutus untuk menyampaikan berita. Demikian juga kita yang percaya kepada-Nya dan dipanggil untuk mewartakan kabar baik-Nya. Tentu kita tidak dibiarkan-Nya sendiri. Ada Roh Kudus yang beserta dengan kita dan akan memampukan kita untuk menjalani panggilan kita sebagai orang percaya. Dengan demikian sudah selayaknya sebagai orang percaya kita tidak perlu merasa minder lagi untuk melakukan panggilan hidup kita untuk mewartakan kabar baiknya.
“Panggilan hidup setiap orang percaya adalah mewartakan kabar baik.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1.Hal apa yang membuat anda merasa minder untuk mewartakan kabar baik?
2.Bagaimana selama ini anda menjalani panggilan hidup anda sebagai orang percaya?
馬太福音 28:16-20
当我回到家,我遇见了我的侄儿Dareen。他要求我在他的学习室陪他做作业。我一直注意着他做功课。当我发现在他作的功课中有些不正确时, 我就帮助和指导了他。我沉思片刻, 是什麼原因使我能够指导和教他正确的答案呢,那是因為之前曾作學生蒙老師的教導。
主耶稣在世时,使徒们就一直在祂身边,他们从祂身上学到了很多。他们不只是跟随者而已,但也成为主耶稣的门徒。主耶稣是他们的主和老师。复活之后和升天之前,耶稣进前来,对他们说:“天上地下所有的权柄都赐给我了。(18节) 這是一句鼓励他們的话,尤其是对他们中一些以前有疑惑的人。(17节) 主耶稣来就近他們,给他们使命就是使他人作门徒,就像他们已經经历过的。这不仅局限于犹太人而已,而是万民。(19 节) 这一切门徒都能做但不是靠自己的力量,而是有祂的能力常与他们同在。
我的弟兄姐妹们,主耶稣的渴望是不要我們只覺得成为祂的门徒就够了,而是要我们必须使别人也作祂的门徒。使他人作门徒的门徒,这就是祂的心愿。而且不是单单指向使徒,但也指向我们每一个信徒的。的确,人人能夠从主耶稣領受救恩。那是圣灵的作为,但我们每一个人也被呼召并得到了要使每个人都作祂门徒的使命。就如我们如何作祂的门徒,我们也使他人作门徒。当然執行时我们會软弱,當我們在履行祂的使命时,感到安慰的是,祂不會撇下我们孤單一人。祂会与我们同在并用祂的能力帮助我们完成使命。
从主而来的能力
让我们能够使别人作祂的门徒
作者:椰嘉達基督徒會堂克拉默椰地堂會 – 陳順安傳道
翻译员:張賽瓊
默想的問題
1.是什么让你犹豫是否要使别人作门徒?
2.为了遵行祂的大使命您采取了怎样的委身?
Nats Alkitab : Matius 28:16-20
Penulis : G.I. Hady Sonatan Dedy
Ketika pulang ke rumah, saya bertemu dengan Dareen keponakan saya. Dia meminta saya untuk menemaninya dalam mengerjakan tugas rumah dari tempat belajarnya. Saya memperhatikan sepanjang dia mengerjakan tugasnya. Ketika saya melihat ada yang kurang tepat dalam mengerjakan tugasnya, saya menolong dan mengarahkannya. Saya merenung sejenak, alasan mengapa saya mampu mengarahkan dan mengajarkannya untuk menjawab dengan benar. Itu karena saya sudah lebih dahulu dimuridkan oleh guru saya.
Selama Tuhan Yesus berada di dunia, para rasul selalu berada di sekitar diri-Nya. Mereka sudah banyak belajar dari-Nya. Mereka bukan hanya sekedar menjadi pengikut, tetapi menjadi murid dari Tuhan Yesus. Tuhan Yesus yang adalah Tuhan dan Guru mereka. Setelah kebangkitan dan sebelum kenaikan-Nya ke sorga, Tuhan datang mendekati dan berkata kepada mereka “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi” (ay.18). Suatu perkataan yang meneguhkan bagi mereka terutama beberapa orang di antara mereka yang sebelumnya ragu-ragu (ay. 17). Tuhan Yesus datang kepada mereka memberikan amanat kepada mereka yaitu menjadikan orang lain murid sebagaimana yang telah mereka alami. Dan ini tidak hanya terbatas kepada bangsa Yahudi melainkan semua bangsa (ay. 19). Semua bisa dilakukan oleh murid-murid-Nya bukan dengan kekuatan mereka sendiri melainkan ada kuasa dari-Nya yang menyertai mereka selalu.
Saudaraku, yang menjadi kerinduan dari Tuhan Yesus bukan hanya kita merasa cukup karena sudah menjadi murid-Nya. Tetapi kita juga harus menjadikan orang lain sebagai murid-Nya. Murid yang memuridkan. Itulah kerinduan-Nya. Dan ini bukan hanya ditujukan kepada para rasul tetapi juga kepada setiap kita sebagai orang percaya. Memang, untuk seseorang dapat menerima keselamatan dari Tuhan Yesus. Itu merupakan karya Roh Kudus, tetapi setiap kita juga dipanggil dan serta mendapat amanat dari-Nya untuk menjadikan semua orang sebagai murid-Nya. Sebagaimana kita telah menjadi murid-Nya, kita juga memuridkan. Kita tentu memiliki kelemahan untuk melakukannya. Penghiburan bagi kita dalam melakukan amanat-Nya adalah kita tidak ditinggal sendiri. Dia menyertai dan memampukan kita dengan kuasa-Nya.
“Kuasa dari Tuhan memampukan kita
untuk menjadikan orang lain sebagai murid-Nya.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa yang membuat anda ragu untuk memuridkan orang lain?
2. Komitmen apa yang anda ambil untuk dapat melakukan Amanat Agung-Nya?
马太福音 28:16-20
当我们听到一些好消息时。无论好消息的内容是什么,必定会有感动想要分享给有需要的其他人。因为我们希望别人也能一同感受到这幸福。如果对暂时性的好消息,我们就如此的热忱, 我们如此的兴高采烈去分享。更何况是永恒的好消息, 乃是凡信主耶稣基督的人都得拯救的信息。
今天灵修思想的经文,是主耶稣基督頒給门徒们的命令,要使万民作祂的门徒;(19节)这是主耶稣要门徒们遵行的事。主耶稣渴望祂的门徒不仅享受从祂而来的救恩,更是努力作门徒训练的门徒。以便能达到实现主耶稣的渴望,祂并不是仅仅传达命令而已,同时也应许当他们遵行使命时从来都不会孤单。因主耶稣应许,在遵行祂的大使命时祂常与他们同在。(20节)
主内亲爱的弟兄姐妹们,凡信主耶稣的人都领受了救赎之恩。主耶稣不要我们把那好消息收藏起来只留给自己,但也要与我们相遇的其他人分享。这件事实行起来真不容易。但我们不需要自卑,并不是一个人单独做的,主已应许常与我们同在来完成祂的大使命。我们的职责是先让自己成为祂的门徒,以便我们能够教导他人成为门徒。在这件事上,我们需要与主耶稣有密切的关系及完全降服于祂。
主的能力与同在让我们
能夠遵行祂的大使命
作者:椰嘉達基督徒會堂克拉默椰地堂會 –陳順安傳道
翻译员:張賽瓊
默想的問題
1. 在分享有关主耶稣的好消息,您有什么样的阻碍?
2.您是否已献上全人接受主耶稣的门徒训练?您的承诺是什么?
Nats Alkitab : Matius 28:16-20
Penulis : G.I. Hady Sonatan Dedy
Ketika kita mendengar suatu kabar baik. Apa pun isi kabar baiknya itu, pasti ada suatu dorongan untuk dapat membagikannya kepada orang lain yang membutuhkan. Karena kita ingin orang lain juga merasakan kebahagiaan yang kita rasakan. Jika untuk kabar baik yang sifatnya sementara saja, kita begitu antusias. Kita begitu semangat untuk membagikannya. Bukankah terlebih lagi untuk kabar baik yang sifatnya kekal, yaitu berita keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.
Pada nas renungan hari ini murid-murid Tuhan Yesus Kristus diberikan perintah untuk menjadikan semua bangsa sebagai murid-Nya (ay. 19). Hal inilah yang Tuhan Yesus kehendaki dilakukan oleh murid-murid-Nya. Tuhan Yesus rindu murid-murid-Nya bukan saja menikmati keselamatan dari-Nya. Tetapi juga menjadi murid-murid yang berjuang untuk memuridkan. Untuk mencapai dan mewujudkan kerinduan Tuhan Yesus tersebut, Ia bukan hanya menyampaikan perintah saja. Melainkan Ia juga memberikan sebuah janji ketika mereka melakukannya, mereka tidak pernah sendiri. Tuhan Yesus berjanji akan selalu menyertai dan menopang mereka dalam melakukan Amanat Agung-Nya tersebut (ay.10).
Saudara yang dikasihi Tuhan, semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus telah menerima anugerah keselamatan. Tuhan Yesus tidak menghendaki kabar baik tersebut kita simpan sendiri saja, melainkan dibagikan juga kepada orang lain yang kita temui. Dalam melakukan hal tersebut memang tidaklah mudah. Kita tidak perlu minder karena kita tidak melakukannya sendiri. Tuhan telah berjanji Ia akan selalu menyertai kita dalam melakukan Amanat Agung-Nya. Bagian kita adalah menyerahkan diri kita untuk dimuridkan oleh-Nya sehingga kita dimampukan untuk memuridkan orang lain. Dalam hal ini kita perlu memiliki relasi yang intim dan keberserahan penuh di dalam dan kepada Tuhan Yesus.
(GI. Hady Sonatan Dedy -GKJ Keramat Jati)
“Kuasa dan penyertaan Tuhan memampukan untuk melakukan Amanat Agung-Nya”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah hambatan anda dalam membagikan kabar baik tentang Tuhan Yesus?
2. Sudahkah selama ini memberi diri seutuhnya untuk dimuridkan oleh Tuhan Yesus? Apa komitmenmu?
诗篇142:1-7
有些人经常教导我们以积极正向的想法生活。这意味着我们需要思考好的事情而以。 心理学的最新发展发现了积极思考教学的潜在问题。积极思考“欺骗”我们的思想。 我们认为好像“已经”达到了我们想要的,从而削弱了我们努力实现它的毅力。这并不意味着我们必须总是以消极负面去思考。我们所要做的就是现实实际地思考。现实意味着我们乐观地实现我们想要的东西,但仍要考虑摆在我们面前的障碍/挑战。
现实地生活是好的,因为能帮助我们意识到我们是多么的软弱。我们需要依靠一个更强大的位格。那位格就是神。诗篇142是大卫在困境中创作的。他被扫罗追赶,不得不躲在亚杜兰洞里。大卫在那里找到了非常庞大的军队。撒母耳记上22:2记载:“ 凡受窘迫的,欠债的,心里苦恼的,都聚集到大卫那里。大卫就做他们的头目,跟随他的约有四百人。” 但是大卫所想的是什么呢?他不但没有利用千载难逢的机会全力反击扫罗,反而是向神哀求。他晓得到自己的软弱,并说:“耶和华啊,我曾向你哀求,我说: …… 求你侧耳听我的呼求,因我落到极卑之地;求你救我脱离逼迫我的人,因为他们比我强盛(5-6)。” 大卫意识到,如果没有神,他将无能为力面对他的敌人。虽然就逻辑而言,400 名士兵将无法赢得与扫罗军队的战斗。 然而,大卫对自己的局限的了解,使他完全依赖神。
作为神的儿女,我们的生活有时并不容易。我们有成功的远大梦想。我们渴望在我们正在努力的方向上取得成功。但有时候很多障碍的拦阻使我们绝望。不要以为我们可以克服所有这些障碍而依靠自己的能力。我们是有限的人。障碍和阻拦随时会毁掉我们的生命。依靠神的能力吧。如果我们谦卑地依靠神,祂会赐给我们力量。神反对骄傲的人,但怜悯谦卑的人(雅各书 4:6)。
要意识到你作为人的局限,
依靠神来帮助你吧!
作者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 – 于來發傳道
翻译员:黃瓊楓
需要思考的问题:
1.我们目前的梦想是什么而什么是它的障碍?
2. 我们如何才能面对生活中的每一次挣扎?
From the publisher's feed