Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 11-12-2025 - 上帝的能力戰勝了我們的不相信 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音1:19-20


    1:19 天使回答說、我是站在神面前的加百列、奉差而來、對你說話、 將這好信息報給你。


    1:20 到了時候、這話必然應驗.只因你不信、你必啞吧不能說話、直到這事成就的日子。


    一名徒步旅行者在山中迷路了。濃霧籠罩著他的去路,幾乎看不清前方的任何東西。突然,他看到懸崖前似乎架著一座吊橋。他猶豫這座橋是否牢固。他在懸崖邊站了很久,猶豫不決,不敢踏出一步。然而他身後傳來另一群人的聲音。他們熟識這個地方並說: “請相信,那座橋很穩。我們走過很多次了.” 他顫抖地將一隻腳踏在橋上,確實那橋非常堅固。他安全地度過了。當他回頭望時,霧氣開始消散他才意識到: 這座橋是用厚厚的鋼材建造的, 比他想像的要堅固得多。“有時, 我們的信心會被不信的迷霧所籠罩,我們看不清上帝的所做的。但上帝的能力並不取決於我們有多少信心,而是取決於誰是我們所信靠的.”(Gpt.com)


    同樣,撒迦利亞雖然聽到了天使傳達的消息,儘管天使也已經表明自己是上帝的使者,但他仍然心存疑慮(第19節)。最後,撒迦利亞因他的“不相信”而受到懲罰,他變得啞巴,直到這一切都應驗的那一天都不能說話 (第20節)。“不相信”一詞在希臘文 = οὐκ ἐπίστευσας (ouk episteusas)。Ouk 是個否定詞,意思是“不”。這是一種常見的否定形式. 而episteusas的意思是“相信”。所以,這段經文確實表明,撒迦利亞對天使所傳達的訊息表示不相信。撒迦利亞代表一個虔誠但信心有限的人。他祈求得到一個孩子, 但當他的祈禱以神聖的方式得到回應時,他卻難以相信。


    讓我們從撒迦利亞身上學習,儘管有人的限制,我們仍然要相信上帝的應許。施洗約翰的出生,他是基督的先驅,為彌賽亞預備了道路(路加福音1:76-77)。約翰的出生印證了上帝信實的應許,開啟了一系列啟示,最終揭示了耶穌的誕生。因此,讓我們滿懷喜樂地迎接聖誕節!


    “永遠不要懷疑上帝,因為祂的能力勝於我們的不相信。”


    作者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師

    翻譯員:黃瓊楓


    默想的問題:

    1. 你是否曾經對你所祈禱的禱告得到應允表示懷疑?

    2. 上帝的大能是如何彰顯勝過你的不相信?

    6 min
  • 11-12-2025 - Kuasa Allah Mengatasi Ketidakpercayaan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 1:19-20

    Penulis : Pdt. Bobby Messakh


    Seorang pendaki tersesat di pegunungan. Kabut tebal menutupi jalannya, ia hampir tidak bisa melihat apa pun di depan. Tiba-tiba ia melihat sesuatu seperti jembatan gantung di depan jurang yang dalam. Ia ragu apakah jembatan itu kuat. Ia berdiri lama di tepi jurang, bimbang dan takut melangkah. Namun dari belakang terdengar suara rombongan lain mereka mengenali tempat itu dan berkata, “Percayalah, jembatan itu kuat. Kami sudah menyeberanginya berkali-kali.”Dengan gemetar, ia melangkah satu kaki di atas jembatan ternyata jembatan itu benar-benar kokoh. Ia menyeberang dengan selamat. Saat ia menoleh ke belakang, kabut mulai menipis barulah ia sadar: jembatan itu dibuat dari baja tebal, jauh lebih kuat dari yang ia kira. “Kadang iman kita tertutup kabut ketidakpercayaan, kita tidak melihat dengan jelas bagaimana Allah bekerja. Tetapi kuasa Allah tidak tergantung pada seberapa besar iman kita, melainkan pada siapa yang kita percayai.” (Gpt.com).

    Begitu juga dengan Zakharia, walau sudah mendengar berita yang disampaikan oleh malaikat namun masih juga meragukannya, meskipun malaikat telah memperkenlakan diri sebagai utusan Tuhan (ay.19). Akhirnya Zakharia menerima hukuman dari “ketidak percayaannya”, Ia menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari dimana semuanya ini terjadi (ay.20). Kata “tidak percaya” dalam bahasa Yunani = οὐκ ἐπίστευσας (ouk episteusas). Ouk adalah Partikel negatif → artinya: “tidak”. Ini adalah bentuk umum dari penyangkalan. Sedangkan episteusas artinya: “percaya”. Jadi dalam nas ini benar menunjukkan ketidak percayaan Zakharia, mengenai berita yang disampaikan malaikat. Zakharia mewakili manusia yang saleh namun terbatas dalam iman. Ia berdoa meminta keturunan, tetapi ketika doanya dijawab dengan cara ilahi, ia sulit mempercayainya.

    Mari belajar dari Zakharia dalam keterbatasan faktor kemanusiaannya, kita harus percaya kepada janji Allah. kelahiran Yohanes Pembaptis, adalah pendahulu Kristus, yang mempersiapkan jalan bagi Mesias (Luk. 1:76–77). Kelahiran Yohanes menjadi penegasan janji Allah yang setia, membuka rangkaian pewahyuan yang berujung pada kelahiran Yesus. Karena itu marilah kita menyambut Natal dengan penuh sukacita.


    “Jangan pernah meragukan Allah, karena kuasa-Nya mengatasi ketidakpercayaan kita”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Pernahkah saudara meragukan jawaban atas doa yang pernah saudara panjatkan?


    2. Dalam hal apakah kuasa Allah dinyatakan mengatasi ketidakpercayaan saudara?


    6 min
  • 10-12-2025 - 人類的疑惑與上帝的應許 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音1:18


    1:18 撒迦利亞對天使說、我憑著甚麼可知道這事呢、我已經老了、我的妻子也年紀老邁了。


    “撒迦利亞一直祈求能有一個孩子,但當他的祈禱得到回應時,他卻沒準備好相信上帝會超越人類年齡的限制行事。” (F.B. Meyer)。他顯示了禱告與相信之間的差異. 我們常常不斷地禱告,但我們的心卻還沒準備好接受上帝超越我們人類理性的回答。撒迦利亞的禱告得到了上帝的應允也是如此。


    今天的經文如此說, 天使解釋了上帝已經垂聽並應允了他的禱告之後,撒迦利亞對天使說:第一點, “我憑著甚麼可知道這事呢?”這個提問聽起來可能有點奇怪,因為撒迦利亞是上帝的祭司,他怎麼可能不認識上帝呢?很可能,當撒迦利亞從天使那裡聽到他的禱告得到回應的消息時,他非常“震驚”,心中充滿了巨大的喜悅,因此他自發性地想要確認自己的疑慮。第二,“我已經老了、我的妻子也年紀老邁了?” 撒迦利亞從人的角度思考,一個已經停經的女人,尤其是年紀老邁的女人,是否有可能懷孕? 確實就人而言, 這是不可能的,不合理的。生活中經常會發生這樣的事“我們用人類的思維框架來回應上帝的應許”,請記住,對上帝而言,沒有難成的事。


    上帝應許賜了一位幫助者(彌賽亞)以拯救祂的子民。也許有些人認為一切都被遺忘了,因爲,以色列所遭受的苦難無窮無盡。上帝是信實的,祂從不失信,即使人類對此表示懷疑。確實透過這段經文我們可以看出,上帝正在動工為預言的成就預備道路. 即: 藉著世界救主耶穌基督的降生而得拯救,這就是所謂的“聖誕節”事件。因此,讓我們把一切疑慮都交託給上帝,並且相信祂。


    不要從我們的角度來看上帝的應許,而要從上帝的角度來看。


    作者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師

    翻譯員:黃瓊楓

    默想的問題:

    1. 什麼讓你懷疑上帝的應許?

    2. 什麼讓你確信上帝的應許“是和阿們”?

    6 min
  • 10-12-2025 - Keraguan Manusia Vs Janji Allah (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 1:18

    Penulis : Pdt. Bobby Messakh


    “Zakharia telah lama berdoa untuk seorang anak, namun ketika doa itu dijawab, dia tidak siap untuk percaya bahwa Allah akan bertindak di luar batas usia manusia.” (F.B. Meyer). Ia menunjukkan kontras antara doa dan kepercayaan. Sering kali kita terus berdoa, tetapi hati kita tidak siap menerima jawaban Allah yang melampaui nalar manusia kita. Demikian halnya dengan Zakharia saat doanya dikabulkan oleh Tuhan.

    Inilah yang dikatakan nas hari ini, setelah malaikat menjelaskan tentang doanya yang telah didengar oleh Tuhan dan mengabulkannya, lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: Pertama, “Bagaimana aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi”? pertanyaan ini mungkin kedengarannya agak aneh, karena Zakharia adalah imam Tuhan, mana mungkin dia tindak mengenal Tuhan dengan benar bukan? kemungkinan besar saat Zakharia mendengar berita dari malaikat mengenai doanya dikabulkan ia sangat “terperanjat” hatinya dipenuhi dengan kegembiraan yang teramat sangat, sehingga dengan sepontan ia ingin memastikan dari keraguannya. Kedua, “Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya?.” Zakharia memikirkan dari sudut pandang manusiawinya, mungkinkah wanita yang sudah menopause bisa hamil lagi, ditambah dirinya yang sudah lanjut usia? Memang secara manusiawi hal ini tidak mungkin, tidak masuk akal. Ini yang seringkali terjadi dalam kehidupan, “kita memakai kerangka berpikir Manusiawi kita di dalam menanggapi Janji Allah”, ingatlah bagi Allah segala sesuatunya mungkin adanya.

    Allah berjanji akan memberikan seorang penolong (Mesias) untuk menyelamatkan umat-Nya, mungkin ada orang berpikir semuanya sudah terlupakan, mengingat penderitaan yang di alami Israel tidak kunjung berakhir. Allah adalah setia, Ia tidak pernah ingkar janji, meskipun manusia meragukannya. Justru melalui nas ini kita dapat melihat bahwa Allah sedang bekerja mempersiapkan jalan bagi pengenapan nubuat itu terjadi, yakni: penyelamatan melalui kelahiran Yesus Kristus sang Juru selamat dunia yang dikenal dengan peristiwa “Natal”. Karena itu marilah kita menyerahkan segala keraguan kita dalam segala hal kepada Allah dan percalah kepada-Nya.


    “Jangan melihat janji Tuhan dari kacamata kita, melainkan dari kacamata Tuhan”

    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Apa yang membuat saudara ragu terhadap janji Tuhan?

    2. Apa yang membuat saudara yakin bahwa janji Tuhan itu Ya & Amin?


    5 min
  • 9-12-2025 - 超乎預期的神聖計劃 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音1:13-17


    1:13 天使對他說、撒迦利亞、不要害怕.因為你的祈禱已經被聽見了、你的妻子以利沙伯要給你生一個兒子、你要給他起名叫約翰。


    1:14 你必歡喜快樂.有許多人因他出世、也必喜樂。


    1:15 他在主面前將要為大、淡酒濃酒都不喝、從母腹裡就被聖靈充滿了。


    1:16 他要使許多以色列人回轉、歸於主他們的神。


    1:17 他必有以利亞的心志能力、行在主的前面、叫為父的心轉向兒女、叫悖逆的人轉從義人的智慧.又為主預備合用的百姓。



    “當上帝延遲實現我們的願望時,那並非拒絕,而是為要擴展我們的心胸,以便能夠領受更大的恩典。約翰的出生不僅是對禱告的回應,而是上帝更偉大計劃的部分,即救贖主的到來”(約翰·加爾文)。他強調說上帝的延遲並非拒絕,而是為了成就更偉大的事而做的準備。撒迦利亞祈求上帝賜給他一個孩子;上帝賜給的是一位偉大的先知,應驗了瑪拉基書3:1的預言 (約翰‧加爾文對《路加福音》的註釋。


    當撒迦利亞履行祭司職責,燒香的時候,忽然看見有主的使者站在香壇的右邊. 他看見這事,就驚慌害怕。但天使對他說: “撒迦利亞、不要害怕.因為你的祈禱已經被聽見了, 你的妻子以利沙伯要給你生一個兒子、你要給他起名叫約翰。 他在主面前將要為大, 從母腹裡就被聖靈充滿了。他要使許多以色列人回轉、歸於主。” 我相信上帝對撒迦利亞和以利沙伯的禱告的回應真是令人驚嘆。因為他們沒想到上帝會回應他們的禱告,回應的還超出了他們所求的。上帝賜給了一個將來成為一位偉大先知為彌賽亞的到來鋪平道路的兒子。


    所有信徒在準備慶祝聖誕節時都必須明白,聖誕節是神聖非凡愛的計劃的極致體現,是透過約翰所預備的彌賽亞帶來救贖的計劃。聖誕節是每個人都翹首以盼的重要時刻。聖誕節已為迷失的世人帶來了救贖的恩典。這是先知以賽亞曾預言的:“在黑暗中行走的百姓、看見了大光.住在死蔭之地的人、有光照耀他們。”(以賽亞書9:2)。透過這件事我們可以了解到,上帝是擁有主權的,祂能夠賜予我們甚至超過我們所求的,所以相信祂吧。

    “上帝無比豐富、智慧和知識,祂的道路深不可測,祂的計劃超乎所預期的。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師

    翻譯員:黃瓊楓



    默想的問題:

    1. 你如何理解超乎預期的禱告回應?

    2. 為什麼上帝有時會以超乎預期的方式回應禱告?


    7 min
  • 9-12-2025 - Rencana Ilahi Melampaui Harapan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 1:13-17

    Penulis : Pdt. Bobby Messakh


    “Ketika Allah menunda pemenuhan keinginan kita, itu bukan untuk menolaknya, melainkan untuk meluaskan hati kita agar sanggup menerima anugerah yang lebih besar. Kelahiran Yohanes bukan sekadar jawaban doa, tetapi bagian dari rencana Allah yang jauh lebih besar yakni kedatangan Sang Penebus” (John Calvin). Ia menegaskan bahwa penundaan Allah bukanlah penolakan, tetapi persiapan untuk sesuatu yang lebih besar. Zakharia memohon seorang anak; Allah memberikan seorang nabi besar, penggenap nubuat Maleakhi 3:1 ( John Calvin, Commentary on the Gospel According to Luke).

    Ketika Zakharia melaksanakan tugas keimamannya waktu pembakaran ukupan, maka tampaklah seorang malaikat Tuhan berdiri disebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut. Tetapi malaikat itu berkata kepadanya “Jangan takut, hai Zakharia sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, istrimu akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. Sebab ia akan besar dihadapan Tuhan, penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya. Ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan. Saya percaya bahwa jawaban Tuhan atas doa Zakharia dan Elisabet sungguh mencengangkan. Karena mereka tidak menyangka bahwa permohonan doa mereka dikabulkan oleh Tuhan melampaui dari apa yang mereka minta. Tuhan memberikan anak yang kelak menjadi nabi besar dan mempersiapkan jalan bagi Sang Mesias.

    Semua orang percaya dalam mempersiapkan diri merayakan Natal, harus memahami bahwa Natal adalah puncak dari rencana kasih Ilahi yang luar biasa, yang membawa keselamatan melalui Sang Mesias yang dipersiapkan oleh Yohanes. Natal menjadi momen penting yang dinanti-nantikan oleh semua orang. Melalui Natal anugerah keselamatan bagi dunia yang terhilang kini telah datang. Hal ini telah dinubuatkan oleh nabi Yesaya “Bangsa yang berjalan dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang berdiam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar” (Yesaya 9:1). Melalui peristiwa ini kita dapat belajar bahwa Tuhan adalah pribadi yang berdaulat, Ia sanggup memberi bahkan melampaui dari yang kita minta, karena itu percayalah pada-Nya.


    “Sungguh dalam kekayaan, hikmat dan pengetahuan Allah, tak terselami jalan-jalan-Nya, rencana-Nya melampaui harapan”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Apa yang saudara pahami tentang jawaban doa melampaui harapan?

    2. Mengapa kadang Tuhan memberi jawaban doa melampaui harapan?


    6 min
  • 8-12-2025 - 禱告蒙應允是及時的 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音 1:8-13


    1:8 撒迦利亞按班次、在神面前供祭司的職分、

    1:9 照祭司的規矩掣籤、得進主殿燒香。

    1:10 燒香的時候、眾百姓在外面禱告。

    1:11 有主的使者站在香壇的右邊、向他顯現。

    1:12 撒迦利亞看見、就驚慌害怕。

    1:13 天使對他說、撒迦利亞、不要害怕.因為你的祈禱已經被聽見了、你的妻子以利沙伯要給你生一個兒子、你要給他起名叫約翰。



    一個孩子在他家後面的花園裡種了花籽。他每天一邊澆水一邊盯著土壤,等待花朵綻放。一週後,他感到失望,因為沒有任何生命跡象。他父親說: “孩子, 種子不是靜止的,它正在地下生長。” 只要你耐心等待,總有一天你會看到它綻放。幾週後,花朵長得非常漂亮。同樣,當我們禱告沒有得到回應時,並不表示上帝沒有動工。上帝正在按照祂自己的時間和方式應允。


    撒迦利亞是亞比雅班的祭司(路1:5)。在上帝的祭司制度中,每個祭司群體一年只在聖殿中服事兩次。因此,在祭壇事奉的機會非常罕有,或許一生也只有一次。當撒迦利亞焚香時,象徵百姓的禱告升到上帝面前 (詩篇141:2; 啟8:3-4)。在這種情況下,上帝選擇了最佳時機,差遣祂的天使出現,回應了撒迦利亞長久以來的禱告。這表明了, 延遲並非拒絕。上帝延遲到一個適當的時機,使施洗約翰的出生配合彌賽亞的到來。上帝的回應不只是為了他們,更是為了一個更偉大的計畫。約翰將成為耶穌基督的先鋒(路加福音1:17)。所以撒迦利亞禱告的回應不只是為了他個人的幸福,也是為了成就救贖預言的部分。上帝的時間就是最完美的時間。這是一個真實的例子,說明上帝回應禱告並非按照我們的意願,而是按照祂永恆計畫中的最佳時機。


    因此,即使我們的禱告還未得到回應,也永遠不要放棄,要耐心等候上帝的時間. 讓我們把目光投向那些能堅固我們信心的事物,盡心盡性地工作和服事上帝。請記住“義人祈禱所發的力量是大有功效的”(雅各書5:16b)。


    “禱告得應允不取決於我們的欲望,而取決於上帝所認為的最佳時間。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師

    翻譯員:黃瓊楓


    默想的問題:

    1. 你是否曾在等待上帝回應禱告時掙扎不安?接下來你是怎麼做的?

    2. 什麼原因導致上帝沒有立刻回應祂子民的禱告?


    7 min
  • 8-12-2025 - Jawaban Doa Tepat Waktu-Nya (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 1:8-13

    Penulis : Pdt. Bobby Messakh


    Seorang anak menanam biji bunga di taman belakang rumahnya. Setiap hari ia menyiram sambil menatap tanah itu, menunggu bunga muncul. Setelah seminggu, ia merasa kecewa karena tidak ada tanda-tanda kehidupan. Ayahnya berkata, “Nak, benih itu tidak diam. Ia sedang tumbuh di bawah tanah. Kalau kamu sabar, pada waktunya kamu akan melihatnya mekar.” Beberapa minggu kemudian, bunga itu benar-benar tumbuh indah sekali. Demikian pula doa kita, saat tidak melihat hasilnya, bukan berarti Tuhan tidak bekerja. Tuhan sedang menumbuhkannya dalam waktu dan cara-Nya sendiri.


    Zakharia adalah seorang imam dari rombongan Abia (Luk. 1:5). Dalam sistem keimaman Tuhan, setiap rombongan hanya bertugas dua kali setahun di Bait Suci. Jadi kesempatan melayani di mezbah ukupan merupakan momen langka, mungkin hanya sekali seumur hidup. Saat Zakharia membakar ukupan, itu adalah lambang doa umat yang naik ke hadapan Allah (Mazmur 141:2; Wahyu 8:3–4). Dalam konteks inilah, Tuhan memilih waktu yang sangat tepat untuk menampakkan malaikat-Nya dan menjawab doa lama Zakharia. Ini menunjukkan bahwa penundaan bukan penolakan. Tuhan menunggu waktu di mana kelahiran Yohanes pembaptis akan selaras dengan waktu kedatangan Mesias. Tuhan menjawab bukan hanya untuk mereka, tetapi untuk rencana yang lebih besar. Yohanes akan menjadi perintis bagi Yesus Kristus (Luk. 1:17). Jadi jawaban doa Zakharia bukan semata untuk kebahagiaan pribadinya, tapi bagian dari penggenapan nubuat keselamatan. Waktu Tuhan adalah waktu yang sempurna. Inilah contoh nyata bahwa Tuhan menjawab doa bukan sesuai keinginan kita, tapi sesuai waktu terbaik dalam rencana kekal-Nya.

    Karena itu, jangan pernah menyerah jika doa yang kita mohonkan belum terjawab, bersabarlah, nantikan waktu Tuhan. Arahkan pandangan kita pada hal-hal yang meneguhkan iman, kerjakan dan layanilah Tuhan dengan segenap hati dan jiwa. Ingatlah “doa orang benar,bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya” (Yak 5:16b).


    “Jawaban atas doa bukan terletak pada keinginan kita, melainkan pada waktu terbaik Allah”


    Pertanyaan untuk di renungkan:

    1. Pernahkah saudara bergumul dalam menantikan jawaban doa dari Tuhan, apa yang kemudian saudara lakukan?

    2. Apa yang menyebabkan Tuhan tidak langsung menjawab doa umat-Nya?


    6 min
  • 7-12-2025 - 在神沒有難成的事 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    路加福音1:5-7


    1:5 當猶太王希律的時候, 亞比雅班裡有一個祭司, 名叫撒迦利亞.他妻子是亞倫的後人,名叫以利沙伯。


    1:6 他們二人、在神面前都是義人、遵行主的一切誡命禮儀、沒有可指摘的。


    1:7 只是沒有孩子、因為以利沙伯不生育、兩個人又年紀老邁了。


    如果我們有一位全能的上帝,那麼“不可能”這個字只是人類恐懼的影子, 因為還未認識真正的上帝是誰 (A.W. Tozer)。Tozer解釋說,上帝不僅是環境的改變者,而且是在不可能的情況下創造新的可能性,就像不孕的以利沙伯所經歷的那樣。

    路加福音在開頭語中寫道: “當猶太王希律的時候”。這不僅是一個時間標記, 更顯示了一種壓抑的氛圍和屬靈的枯竭。希律王時期,以色列民處於羅馬殖民統治之下; 預言已經“沉寂”了400多年。但在那屬靈空虛之中,上帝仍然尋見了一位忠誠的人,他的名字叫撒迦利亞與妻子以利沙伯。他們的名字蘊含著深刻的屬靈意義。撒迦利亞的意思是“上帝記得”。以利沙伯的意思是“上帝是我的誓言”。單從他們的名字就能預示上帝的作為,甚至當人們都忘記了的時候上帝會記得祂的誓言。雖然撒迦利亞和以利沙伯沒有孩子(不能生育),但這並沒有削弱他們的信心。他們仍然忠心地遵行上帝的一切誡命禮儀,沒有可指摘的 (第6節)。他們深信上帝將垂聽他們的禱告。


    撒迦利亞和以利沙伯夫婦的經歷顯示了他們如何面對信心的考驗. 信心行為的證據在於無可指摘的忠心跟隨上帝。每個人都有各自的掙扎難處,但有時由於生活壓力過大,許多人會選擇放棄。正是在這樣的情況下,我們必須學習撒迦利亞和以利沙伯堅定的信心,問題不應該摧毀我們的信心,正是在軟弱中,信心才得以完全,當我們全心全意地降服於上帝時,祂會用祂的大能扶持我們,對祂來說沒有難成的事。保羅說:“我靠著那加給我力量的,凡事都能作”(腓立比書4:13)。

    “在神沒有難成的事因為在祂一切皆有可能”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂順德堂會 – 馬波比牧師

    翻譯員:黃瓊楓



    默想的問題:

    1. 你是如何應對一直以來所面臨的各種困難?

    2. 透過這次的默想,你將做出怎樣的委身?


    7 min
  • 7-12-2025 - Tiada Yang Mustahil Bagi Allah (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Lukas 1:5-7

    Penulis : Pdt. Bobby Messakh


    “Jika kita memiliki Allah yang Mahakuasa, maka kata “mustahil”, hanyalah banyangan ketakutan manusia saja karena belum mengenal siapa Allah yang sebenarnya” (A.W. Tozer). Tozer, menjelaskan bahwa Allah bukan sekedar pengubah keadaan, tetapi pencipta kemungkinan baru di tengah ketidakmungkinan seperti yang dialami oleh Elizabet yang mandul.

    Dalam salam pembuka Lukas menuliskan sebuah kalimat “pada zaman Herodes”.

    Ini bukan sekadar penanda waktu, tapi menunjukan suasana penindasan, dan kekeringan rohani. Selama masa Herodes, bangsa Israel berada di bawah penjajahan Roma; kenabian sudah “diam” lebih dari 400 tahun. Namun di tengah kekosongan spiritual itu, Allah masih menemukan orang yang setia, namanya Zakharia dan nama istrinya Elisabet. Nama mereka memiliki arti yang mendalam secara spiritual. Zakharia artinya “Tuhan mengingat”. Elisabet artinya “Allah adalah sumpahku”. Dari nama-nama mereka sendiri sudah menubuatkan karya Allah, Tuhan mengingat sumpah-Nya bahkan ketika manusia lupa. Meski Zakharia dan Elisabet belum dikaruniai anak (mandul) tidak membuat iman mereka lemah, mereka tetap setia mengikuti segala perintahTuhan dengan tidak bercacat (ay.6) mereka yakin Tuhan akan mendengar doa mereka.


    Apa yang dialami oleh pasangan Zakaharia dan Elisabet memperlihatkan bagaimana mereka mampu menghadapi ujian iman. Bukti dari tindakan iman dinyatakan dalam bentuk kesetiaan mengiring Tuhan dengan tidak bercacat. Setiap orang pasti memiliki pergumulannya masing-masing namun kadangkala karena beratnya tekanan hidup banyak orang menyerah. Di sinilah kita harus belajar dari keteguhan iman Zakharia dan Elisabet, masalah tidak seharusnya merorong iman kita, justru dalam kelemahan lah iman menjadi sempurna, saat kita berserah kepada Tuhan dengan segenap hati Ia akan menopang dengan kekuatan kuasa-Nya sehingga tiada yang mustahil bagi-Nya. Paulus berkata “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia, yang memberi kekuatan kepadaku” (Fil.4:13).


    “Tiada yang mustahil bagi Allah karena segalanya adalah mungkin bagi-Nya”


    Pertanyaan Untuk Direnungkan:

    1. Bagimana cara saudara menghadapi berbagai pergumulan selama ini?

    2. Melalui renungan ini, komitmen apa yang akan saudara ambil?


    5 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian