
Sign up to save your podcasts
Or


Kali ini Patricia Wulandari merekomendasikan empat buku yang bakalan dibawa untuk dipertukarkan di acara Tukar Tambah tanggal 14 Desember minggu depan!
Berikut adalah empat buku yang direkomendasikan:
Jangan lupa, kita saling bertukar buku di acara Tukar Tambah, hari Sabtu, 14 Desember 2019, pukul 14.00-20.00 di Dekoruma Experience Center lantai 2!
Kali ini Patricia Wulandari mengajak Aditya Hadi dari Podcast Buku Kutu untuk ikutan merekomendasikan beberapa buku bertema entrepreneurship dan startup yang menarik untuk kamu baca! Enggak harus punya bisnis dulu untuk kamu bisa baca buku ini, karena sebenarnya isi buku yang dibahas di sini cocok banget untuk diaplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, terlepas dari apa profesi kita.
Keempat buku yang dibahas di chapter ini adalah:
1. Making Ideas Happen karya Scott Belsky
Dunia jurnalistik melekat dengan diri Leila Chudori sejak masih kanak-kanak. Dari muda, ia sudah mantap untuk terjun ke dunia tersebut, terlihat dari latar belakang pendidikan dan jalur pekerjaan yang dipilih. Di balik karya-karyanya yang sering kali menuai sukses, baik dalam bentuk tulisan maupun audio visual, selalu ada komitmen kuat terhadap pengaryaan yang tidak pernah ia ingkari. Tidak heran kalau karyanya bisa begitu berkesan di hati para penikmatnya.
Rekomendasi buku kali ini adalah beberapa novel klasik yang tidak hanya indah dari segi permainan kata, tetapi juga menyajikan wawasan menarik tentang kehidupan di belahan dunia lain dan selalu memberikan kesempatan bagi pembacanya untuk terus merasakan pengalaman berbeda ketika dibaca berulang kali.
Dimulai dari menulis cerpen sejak masa remaja, dilanjutkan dengan menjadi penerjemah dan berprofesi sebagai wartawan, Yusi Avianto “gatal” untuk memberikan kontribusi lebih terhadap dunia literasi Indonesia. Simak ceritanya tentang proses penulisan, manis pahit mendirikan dan mengelola penerbitan independen Banana, dan misi di balik mengadakan acara Jakarta International Literary Festival 2019 bulan Agustus lalu.
Merasa gelisah karena harus menghadapi masa purnabakti setelah lebih dari 30 tahun bekerja sebagai jurnalis Harian Pagi Kompas, Maria Hartiningsih memutuskan untuk mencari kembali makna hidup yang diberikan kepadanya melalui perjalanan ke 4 wilayah: Camino Santiago - Lourdes - Plum Village - Oran dan Mostaganem. Refleksi yang sangat indah dari perjalanan tersebut tertuang dalam buku Jalan Pulang yang terbit pada 2017. Hal yang ia cari selama ini ternyata ada begitu dekat di hati.
Apa persamaan penulis asal Israel Etgar Keret dan pemilik toko buku The Bookshop di Inggris Shaun Bythell? Keduanya sama-sama menerbitkan buku memoar yang menarik. Keret, melalui The Seven Good Years, dan Shaun, melalui The Diary of a Bookseller, memuat cerita satir berisi hal-hal pinggiran yang mereka temukan saat menjalani keseharian hidup. Sangat menggelitik, tapi juga tidak jarang menikam.
Awal mula kenal Mas Rane itu dari Suarane Podcast, kemudian dia punya segmen Kepo Buku yang sekarang sudah menjadi siniar sendiri dan punya empat pemandu. Jadi penasaran, seperti apa sih sebenarnya Siniar Kepo Buku dan bagaimana buku menemani hidup seorang Rane Hafied yang telah berkeliling tinggal di beberapa negara dan saat ini menetap di Bangkok?
Sebagai salah satu pemilik platform yang fokus membahas tentang home living dan hal-hal kreatif, buku The Life-Changing Magic of Tidying Up karya Marie Kondo sangat membantu Nike bukan hanya dalam beberes rumah, tapi juga dalam kehidupan pribadinya dan pekerjaannya di Living Loving.
Waktu dunia heboh saat film Crazy Rich Asians, yang diadaptasi dari buku dengan judul yang sama, tayang, Patty dan Nana (host Cinema Paradisco) juga ikut merasakan euforianya. Berdua, mereka ngebahas keseruan dan perbedaan signifikan antara buku dan filmnya.
From the publisher's feed