
Sign up to save your podcasts
Or


Cerita pendek bertema Memori dari segmen Pembaca Menulis ini ditulis oleh Chintya Dewi dan dibacakan oleh Astari Indahingtyas (@astarindah) untuk podcast buku Podcast Main Mata.
Seorang perempuan gundah dengan status hubungannya dengan seorang laki-laki, karena perlakuannya tidak seperti orang kebanyakan ketika jatuh cinta.
Cerita pendek bertema Memori dari segmen Pembaca Menulis ini ditulis oleh Abdurrahman Amato (@abdur_amato) dan dibacakan oleh Astari Indahingtyas (@astarindah) untuk podcast buku Podcast Main Mata.
Sepasang suami istri baru saja enam bulan menikah. Namun, dua minggu sejak pernikahan mereka si suami sudah berubah menjadi sangat dingin dan lebih senang menghabiskan waktunya di tempat kerja. Sang istri berupaya mencari cara untuk tetap mempertahankan pernikahan mereka.
Cerita pendek bertema "Memori" dari segmen Pembaca Menulis podcast buku Podcast Main Mata. Ditulis dan dinarasikan oleh Aliando Kancil (Muhammad Farhan Nasrulloh).
Memasuki hampir seperempat abad hidupnya, Idris mengalami depresi karena merasa tidak punya pencapaian apa-apa dibandingkan dengan orang di sekitarnya. Dia mengutarakan keinginan bunuh diri kepada followers-nya melalui story di Instagram. Apa yang selanjutnya terjadi?
Sepanjang chapter ini, Martin Aleida, sastrawan dan wartawan senior yang juga pemenang penghargaan Cerpen Terbaik Kompas 2017, menceritakan bagaimana beliau menjaga staminanya untuk tetap berkarya selama 40 tahun, menghadapi berbagai jenis pergolakan zaman, dijangkari prinsip kehidupan yang mengantar sikapnya, menjaga kesehatan, dan menyulut kreativitasnya setiap hari.
Di episode ini, host Patricia Wulandari (@patricia.wulandari) bersama dengan dua orang teman, yaitu Teguh Afandi @teguhafandi (Asisten Editor Sastra Gramedia Pustaka Utama @sastragpu) dan Sintia Astarina (bookstagrammer @sintiawithbooks) merekomendasikan kamu tiga buku puisi yang isinya itu enggak melulu soal cinta. Ada Perjamuan Khong Guan (2020) karya Joko Pinurbo (@joko_pinurbo) alias Jokpin, Selamat Datang, Bulan (2019) karya Theoresia Rumthe (@theoresiarumthe), dan Syair-syair Sekedar Mengingatkan (2019) karya Yoshi Fe (@yoshife). Tiga buku puisi ini membicarakan banyak hal dalam spektrum luas, mulai dari masalah sederhana yang dekat dengan keseharian sampai yang menjadi isu nasional, tetapi dibawakan dengan sangat asyik, santai, dan enggak njelimet. Selamat mendengarkan!
Episode perdana podcast Main Mata. Dipandu oleh Patricia Wulandari (@patricia.wulandari).
Menulis cerpen, menerbitkan buku, dan bermain musik adalah sekian dari segudang hal yang sudah dilakukan Reda Gaudiamo (@reda.gaudiamo) sejak lebih dari 30 tahun lalu. Gimana awal mulanya, cerita apa saja yang sudah ditorehkan, dan kenapa bisa terus produktif?
Pengisi buku tamu kali adalah seorang freelancer alias work-at-home mom yang di dunia ilustrasi, literasi, dan dunia freelancer namanya udah cukup dikenal, yaitu Puty Puar (@byputy). Puty ini dulunya berprofesi sebagai geologist, tapi sejak 2016 dia resign dan sekarang dikenal sebagai ilustrator, penulis, dan influencer yang banyak memberikan insight menarik tentang produktivitas dan keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan. Sebagai freelancer, sekarang puty malah jauh lebih sibuk dibanding dulu dia kerja kantoran. Nah, gimana tuh cara dia membagi waktu untuk bekerja, senang-senang, dan mengurus anak? Buku-buku apa sih yang menjadi pegangan Puty? Dengerin yuk!
Bab ini merupakan episode kolaborasi antara Podcast Main Mata x Podcast Buku Kutu saat acara tukar buku Tukar Tambah bulan Desember 2019 lalu. Di sini, Aditya Hadi mengobrol dengan beberapa orang dari penerbit buku yang datang tentang beberapa buku yang mereka bawa ke acara dan kenapa mereka merekomendasikan buku itu untuk dibaca orang lain.
Ada teman-teman dari Penerbit Haru, Gramedia Pustaka Utama, dan Falcon Publishing yang berbagi rekomendasi buku di sini. Beberapa buku yang mereka favoritkan di antaranya adalah:
Host Patricia Wulandari ikut berbagi rekomendasi buku The Travelling Cat Chronicles yang ditulis oleh Arikawa Hiro. Buku ini merupakan hasil temuan saat acara Tukar Tambah.
Bab terbaru Podcast Main Mata berisi rekomendasi buku tentang Konflik Kehidupan Manusia sudah rilis! Klik tautan di profil PODLUCK dan pilih Main Mata untuk mendengarkan
Bab ini merupakan episode kolaborasi antara Podcast Main Mata x @podcastbukukutu saat acara tukar buku Tukar Tambah bulan Desember 2019 lalu. Di sini, @adityahadi mengobrol dengan para tamu yang datang tentang beberapa buku yang mereka bawa ke acara dan kenapa mereka merekomendasikan buku itu untuk dibaca orang lain.
Ada @hzboy1906, @mandhut15, dan @enthalpybooks yang berbagi rekomendasi buku di sini. Beberapa buku yang mereka favoritkan di antaranya adalah:
1. Three Sisters (Seplia)
2. House of Tales (Jostein Gaarder)
3. Jakarta Sebelum Pagi (Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie)
4. The God of Small Things (Arundhati Roy)
Salah satu teman pembaca yang hadir saat Tukar Tambah, yaitu @spratama108, juga turut berbagi satu rekomendasi buku yang berhasil dia bawa pulang selesai acara.
Selamat mendengarkan!
Sintia Astarina, adalah seorang bookstagrammer yang dikenal lewat akun @sintiawithbooks. Di obrolan Buku Tamu Podcast Main Mata kali ini, Sintia berbagi cerita kepada Patricia Wulandari tentang pengalamannya berhasil menulis dan menerbitkan dua buah buku, yaitu Nyanyian Hujan dan Taman Pasir, lama sebelum dia menjadi bookstagrammer. Sebagai bookstagrammer, Sintia juga pastinya punya banyak bacaan menarik. Di sini dia pun berbagi buku-buku favorit yang tidak akan pernah dia pindahkan dari rak bukunya. Apa saja sih? Dengerin yuk!
From the publisher's feed