
Sign up to save your podcasts
Or


Di bab ini Patty kembali mengobrol dengan sastrawan Sapardi Djoko Damono soal cerita-cerita di balik dua proyek kolaborasi terbarunya. Pertama ada buku Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang bersama Rintik Sedu dan yang kedua ada buku Perempuan yang Tak Bisa Dieja bersama Darwis Triadi & Vera Kebaya.
Selain itu, Pak Sapardi juga cerita soal buku kolaborasi mendatang yang rencananya terbit bulan Agustus, buku kumpulan puisi terbaru yang sedang ia garap dan terinspirasi dari sang istri, satu hal yang belum kesampaian beliau lakukan sebagai penulis, dan lainnya. Yang teristimewa, Pak Sapardi juga membacakan sepenggal sajak dari buku kumpulan puisinya yang masih dalam proses pembuatan.
Follow akun instagram @podluckpodcast untuk informasi jadwal rilis episode terbaru dari podcast buku, Main Mata.
Sebut saja aku A. Belakangan ini, aku baru sadar kalau aku sering kali tidak sadar bahwa aku perempuan. Paham enggak maksudku? Maksudku itu, aku sering enggak sadar kalau aku perempuan. Serius.
Dengarkan cerita pendek bertema Perempuan dari segmen Pembaca Menulis yang ditulis oleh Ayesha (@azizah.na_) dan dibacakan oleh @patricia.wulandari.
Matanya sudah berkantung hitam, tapi tetap saja terlihat indah. Lengkung alis matanya juga sempurna. Bibirnya segar, sesegar tulip yang merekah berkeringat embun pagi. Mulutnya, kau tahu? Mengeluarkan aroma obat nyamuk bakar lavender. Dan kulitnya, selembut kulit pantat bayi atau kulit hakau yang baru masak. Walau sudah dipuji ribuan kritikus seni dari dalam dan luar negeri, kapasitasku saat ini masih belum mampu untuk melukiskan dirinya.
Dengarkan cerita pendek bertema Perempuan dari segmen Pembaca Menulis podcast buku Podcast Main Mata yang ditulis oleh Joshua Vincentius (@joevinlucas) dan dinarasikan oleh @patricia.wulandari.
Seorang perempuan sedang bermandikan cahaya rembulan. Tangan, kaki dan badannya berlengak-lenggok seperti sedang menjalankan ritual kesehariannya. Terkadang ia sesekali menatap ku dengan mata yang redup. Apa benar itu adalah sebuah mata?
Dengarkan cerita pendek bertema Perempuan dari segmen Pembaca Menulis yang ditulis oleh Arta Wijaya (@kumpulan_puisi123) dan dibacakan oleh @patricia.wulandari.
Berapa banyak dari kita bersusah payah mengumpulkan segenap tenaga dan keberanian untuk bicara jujur, tapi ujung-ujungnya tetap dianggap sebagai sumber masalah? Apa mungkin sudah sepantasnya kita diperlakukan seperti patung manekin? Dengarkan cerita pendek bertema Perempuan dari segmen Pembaca Menulis yang ditulis dan dibacakan oleh @chinkchink16 (Yunita Dewiyana) dari Podcast @abjadtersirat.
From the publisher's feed