Podcast Main Mata

Podcast Main Mata

By Podcast Literasi dan Obrolan Penulis - PODLUCKArtsBooks
Download on the App Store

Podcast Main Mata episodes

  • Keseruan Festival dan Pameran Buku di Dalam dan Luar Negeri feat. Mirna Yulistianti (Editor Sastra GPU)
    Bab terbaru podcast buku dari Podcast Main Mata sudah bisa kamu dengarkan! Di bab ini @patricia.wulandari masih mengobrol dengan Mirna Yulistianti, editor @sastragpu dengan pengalaman puluhan tahun yang dari tangannya banyak lahir karya-karya sastra yang sukses di pasaran, misalnya karya Seno Gumira Ajidarma, Sapardi Djoko Damono, Joko Pinurbo, Eka Kurniawan, Ratih Kumala, Intan Paramaditha, Anya Rompas, Yoshi Fe, Norman Erikson Pasaribu, dan masih banyak lagi.
    Mirna bercerita tentang pengalamannya mengikuti beberapa festival sastra dan pameran buku di dalam dan luar negeri, seperti Ubud Writers and Readers Festival, Frankfurt Book Fair, dan Beijing Book Fair, perbedaan dari acara-acara tersebut, dan karya-karya yang biasanya diikutsertakan di acara.
    Selamat mendengarkan!
    32 min
  • 3 Rekomendasi Buku Tentang Perjuangan Atas Pilihan Hidup
    Bab terbaru podcast buku dari Podcast Main Mata sudah bisa kamu dengarkan! Di bab ini ada tiga teman pembaca, yaitu @sandys_ramadhan, @dewabajragni, dan @alihmon yang merekomendasikan tiga buah buku karya penulis yang nama-namanya pasti kamu sudah tidak asing lagi.
    1. Kumpulan cerita pendek berjudul Mata yang Enak Dipandang karya Ahmad Tohari, penulis yang terkenal dengan novel Ronggeng Dukuh Paruk yang fenomenal, bahkan sampai diterjemahkan ke berbagai bahasa.
    2. Novel Angsa Liar karya Mori Ogai, sastrawan Jepang yang namanya disejajarkan dengan Natsume Soseki. Dewa membaca versi terjemahan yang diterbitkan oleh Penerbit independen Moooi Pustaka yang digawangi oleh Eka Kurniawan.
    3. Novel Go Set a Watchman karya Harper Lee, penulis karya fenomenal To Kill a Mockingbird yang selalu menjadi perbincangan hingga saat ini.
    Selamat mendengarkan!
    14 min
  • Elizabeth D. Inandiak, Menemukan Jodohnya Dalam Serat Centhini (Re-release)
    Bab terbaru podcast buku dari Podcast Main Mata sudah bisa kamu dengarkan! Dengarkan obrolan bersama Elizabeth Inandiak, seorang sastrawati asal Prancis, tentang bagaimana ia menemukan jodohnya dalam Serat Centhini. Buku ini merupakan sebuah mahakarya sastra Jawa yang ia tafsir ulang menjadi “Centhini: Kekasih yang Tersembunyi”.
    Di Main Mata, beliau bercerita banyak hal tentang proses pembuatan buku ini, mulai dari penafsiran, alasan mengapa karya ini diberi judul nama seorang pembantu, sampai pembacaan inti dari buku tersebut.
    Kredit foto profil: http://akubuku.blogspot.com/2016/10/setelah-200-tahun-centhini-asmara-dan.html.
    44 min
  • Alasan Setiap Penulis Membutuhkan Editor feat. Mirna Yulistianti (Editor Sastra GPU)
    Bab terbaru podcast buku dari Podcast Main Mata sudah bisa kamu dengarkan! Kali ini @patricia.wulandari mengobrol dengan Mirna Yulistianti, editor @sastragpu dengan pengalaman puluhan tahun dan dari tangannya banyak lahir karya-karya sastra yang sukses di pasaran, misalnya karya Seno Gumira Ajidarma, Sapardi Djoko Damono, Joko Pinurbo, Eka Kurniawan, Ratih Kumala, Intan Paramaditha, Anya Rompas, Yoshi Fe, Norman Erikson Pasaribu, dan masih banyak lagi.
    Apa sih perbedaannya menjadi editor buku dulu dan sekarang? Lalu apa bedanya menangani karya sastrawan senior dan yang muda? Seperti apa tantangan spesifik yang dihadapi oleh seorang editor sastra ketika harus berhadapan dengan penulis, penerbit tempatnya bernaung, dan pasar pembaca?
    Yuk, kita dengerin obrolannya!
    38 min
  • 3 Rekomendasi Buku Karya Penulis Perempuan Peraih Penghargaan Sastra Internasional
    Bab terbaru podcast buku dari Podcast Main Mata sudah bisa kamu dengarkan! Di bab ini @patricia.wulandari dan dua teman pembaca, @marinareads19 dan @frappannisa, merekomendasikan tiga buku tentang perempuan yang ditulis oleh penulis perempuan dan meraih penghargaan sastra internasional, yaitu:
    1. Milkman (2018) karya Anna Burns: pemenang Man Booker Prize for Fiction 2018, National Book Critics Circle Award for fiction 20182.
    2. The Underground Girls of Kabul: In Search of a Hidden Resistance in Afghanistan (2014) karya Jenny Nordberg: pemenang J Anthony Lukas Book Prize 2015
    3. Do Not Say We Have Nothing (2016) karya Madeleine Thien: pemenang Giller Prize 2016, nominasi Man Booker Prize 2016
    Tiga buku ini menceritakan kisah menjadi perempuan di tiga negara yang berbeda dengan keterbatasan yang mereka miliki, entah itu karena konflik negara, budaya patriarki, maupun latar belakang sebagai imigran.
    19 min
  • 4 Rekomendasi Buku: Dari Simbolisme Mi Instan Sampai Kisah Mantan Ibu Negara AS
    Bab terbaru podcast buku dari Podcast Main Mata sudah bisa kamu dengarkan. Bab ini merupakan episode kolaborasi antara Podcast Main Mata x @podcastbukukutu saat acara tukar buku Tukar Tambah bulan Desember 2019 lalu. Di sini, @adityahadi mengobrol dengan para tamu yang datang tentang beberapa buku yang mereka bawa ke acara dan kenapa mereka merekomendasikan buku itu untuk dibaca orang lain.
    Ada Opat (@casualreader4), Ayu Yudha (@ayu_yudha), Wulan, dan Raafi (@raafiand) yang berbagi rekomendasi buku di sini. Beberapa buku yang mereka favoritkan di antaranya adalah:
    1. Becoming (Michelle Obama)
    2. Raymond Carver Terkubur Mi Instan di Iowa (Faisal Oddang)
    3. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (Marchella FP)
    4. Goodbye Days (Jeff Zentner)
    Selamat mendengarkan!
    21 min
  • Tentang Bookslife, Sebuah Platform Penerbitan Digital (Re-release)
    Bab terbaru podcast buku dari Podcast Main Mata sudah bisa kamu dengarkan. Buku digital bukanlah pengganti, melainkan pelengkap buku cetak. Bookslife, sebagai platform penerbitan digital, memudahkan pembaca untuk membawa banyak judul buku Indonesia ketika bepergian dan menjadi sarana alternatif bagi penulis untuk menerbitkan buku dengan berbagai keuntungan yang menarik dan berbeda dibandingkan buku cetak.
    1 hr 24 min
  • Resep Hidup Damai Lewat Budaya Merasa Cukup feat. Puty Puar

    Segmen buku tamu kali ini masih bersama Puty Puar (@byputy), seorang ilustrator, penulis, dan influencer yang banyak memberikan insight menarik soal produktivitas dan keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan. Sebagai influencer, Puty cukup sering berbagi konten yang mengajak followers-nya untuk merasa cukup dengan hidup yang dimiliki. Apalagi gara-gara media sosial kita jadi gampang banget bisa melihat kehidupan orang lain, dan enggak jarang hal tersebut justru bikin kita merasa hidup sendiri kok ya gitu-gitu saja atau jadi merasa kurang. Seperti apa pengalaman Puty soal upaya untuk merasa cukup? Dia menuangkan perasaan dan pemikirannya tentang ini lewat dua buku yang dia tulis, yaitu Happiness is Homemade dan Komik Persatuan Ibu-ibu. Puty juga merasa banyak dapat pembelajaran dari buku The Little Prince karya Antoine de Saint-Exupéry. Selamat mendengarkan.

    29 min
  • 2 Rekomendasi Buku Tentang Pembunuh Berantai dan Pemberontakan

    Di episode ini ada dua orang pembaca yang merekomendasikan dua buah buku. Yang pertama Heru Herlambang dari @puisidanpodcast merekomendasikan buku tentang pembunuh berantai berjudul A Minute to Midnight karya David Baldacci. Kemudian ada Byan @abitterlatte merekomendasikan buku Animal Farm karya George Orwell yang menceritakan tentang pemberontakan kaum binatang melawan manusia. Selamat mendengarkan!

    15 min
  • Cerpen Audio "Memori": Ketika Hujan Turun (Analogi Pagi)

    Cerita pendek bertema Memori dari segmen Pembaca Menulis ini ditulis oleh Analogi Pagi (Luthfi Muhammad) dan dibacakan oleh Astari Indahingtyas (@astarindah) untuk podcast buku Podcast Main Mata. Bercerita tentang kebetulan-kebetulan baik dari semesta ketika si tokoh utama bertemu dengan hujan saat dia berusaha menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

    20 min

About Podcast Main Mata

From the publisher's feed

Podcast tentang beragam bentuk cerita, mulai dari obrolan dengan penulis dan pembaca, rekomendasi buku, sampai adaptasi cerita menjadi cerpen audio. Dipandu oleh @patricia.wulandari.