Seorang anggota TNI, Prada Lucky Chepril Saputra Namo (23), yang bertugas di Batalyon Teritorial Pembangunan 834/Wakanga Mere (Yonif TP 834/WM) Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), meninggal dunia, setelah mendapat perawatan di rumah sakit selama 4 hari.
Prada Lucky meninggal dunia, diduga akibat penganiayaan oleh empat orang rekanya sendiri. Saat masih sadar, ia sempat mengaku kepada seorang dokter bahwa dirinya dipukuli senior di barak, sementara di tubuhnya ditemukan sejumlah luka.
Mengapa tindak kekerasan masih terjadi di lingkungan TNI? dan apa yang perlu dievaluasi?
Talk bersama Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono.