Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang disebut memasuki tahap finalisasi disambut positif oleh pasar global. Harga minyak dunia mulai melemah dan muncul harapan normalisasi pasokan energi melalui Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi minyak terpenting di dunia. Namun, bagaimana prospek keberlanjutan kesepakatan yang rencananya ditandatangani pada 19 Juni mendatang?
Dalam episode ini, Elshinta membahas dampak geopolitik dan ekonomi dari perkembangan hubungan Iran-AS, termasuk pengaruhnya terhadap harga minyak dunia, stabilitas pasokan energi, serta implikasinya bagi perekonomian Indonesia.
Bersama:
๐๏ธ Djoko Siswanto โ Kepala SKK Migas dan mantan Sekjen Dewan Energi Nasional
๐๏ธ Muhadi Sugiono โ Dosen Ilmu Hubungan Internasional FISIPOL UGM
Simak analisis mendalam mengenai peluang perdamaian Iran-AS, dinamika politik kawasan Timur Tengah, dan dampaknya terhadap sektor energi global maupun nasional.