Ruang Publik

Ruang Publik

By KBR PrimeNews
Download on the App Store

Ruang Publik episodes

  • Pekerjaan Rumah Penanganan Kasus HIV/ AIDS di Indonesia

    Ikatan Perempuan Positif Indonesia/ IPPI menyebut perempuan dengan dengan HIV/AIDS rentan mengalami kekerasan. Studi yang dilakukan IPPI di 8 provinsi di Indonesia menyebutkan bahwa korban mengalami berbagai macam perlakuan kejam dari suami atau pasangannya. Ada yang dipukul dan dilempar ke sungai, ada yang diikat ke tiang dan diarak keliling kampung. Dan yang paling kejam, ada yang dibunuh dengan 4 ekor anjing. Lantas mengapa kekerasan terhadap perempuan dengan HIV/ AIDS masih marak terjadi dan bagaimana upaya penanganannya? Untuk mengetahui penjelasannya kami akan hadirkan perbincangan rekan Vitri Angreni bersama Direktur Eksekutif Rumah Cemara, Aditia Taslim dan Koordinator Nasional Ikatan Perempuan Positif Indonesia, Ayu Oktarini.**Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]


    46 min
  • Piknik Virtual untuk Libur Akhir Tahun

    Libur akhir tahun menjadi momen yang tepat bagi masyarakat untuk menghilangkan kepenatan setelah bergulat dengan pandemi selama sembilan bulan. Namun Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyebut libur panjang Natal dan Tahun Baru berpotensi menjadi klaster covid-19 jika saat berwisata masyarakat enggan melaksanakan protokol kesehatan.Namun di tengah kekhawatiran penyebaran virus corona ini, terobosan di dunia pariwisata-pun dilakukan sejumlah pihak. Di antaranya dengan piknik virtual.Seperti apa keseruan piknik virtual ini? Untuk mengetahui penjelasannya, kami akan hadirkan perbincangan Jurnalis Vitri Angreni bersama Penggagas Pariwisata Virtual "Piknik Bareng Idfi", Idfi Pancani dan Direktur Eksekutif Indonesian Ecotourism Network (INDECON), Ary Suhandi.**Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    47 min
  • Ingat, Covid-19 Masih Ada!

    Jangan anggap remeh Covid-19. Hingga saat ini transmisi virus Covid-19 masih ada dan angka positivity rate yang juga masih tinggi menjadi bahan refleksi kita semua untuk meningkatkan disiplin protokol kesehatan tanpa terkecuali. Berdasarkan data Satgas Covid-19, kasus Covid-19 tercatat di semua provinsi atau 34 provinsi, yang mencakup 510 kabupaten/ kota yang sudah terdampak penularan virus corona. Selain itu juga muncul kasus terinfeksi kembali (reinfeksi) virus corona yang ditemukan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Pasien tersebut dinyatakan terinfeksi Covid-19 pada Agustus lalu, kemudian sembuh, lalu ia kembali dinyatakan positif corona pada awal November. Ahli mikrobiologi klinis mengatakan strain mutasi virus Covid-19 yang baru ini mempunyai kemampuan menyebar lebih cepat. Jangan sampai kita lengah dan mengabaikan pola hidup bersih dan sehat. Selalu ingat pesan ibu yaitu 3M, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan air dan sabun. 

    Bagaimana fakta lainnya tentang Covid-19? Dan seperti apa perkembangan covid-19 agar kita tetap waspada? Kita akan bahas lebih dalam bersama narasumber dr. Nancy - Dokter Paru PMI Bogor dan Laeliya Almuhsin - Pasien Sembuh dari Covid 19.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    44 min
  • Napas Panjang Penanganan Covid-19

    Sepuluh bulan sudah kita hidup di tengah pandemi. Namun, angka penularan belum mununjukkan adanya penurunan. Bahkan, berdasarkan data per tanggal 17 Desember 2020, kasus pasien meninggal harian juga masih bertambah, yaitu sebanyak 142 kasus dan kumulatifnya menjadi 19.390 kasus atau 3,0 persen dari pasien terkonfirmasi. Hal ini, mengingatkan kita, seluruh elemen masyarakat agar lebih serius dalam merespon peristiwa ini. 

    Bagaimana perkembangan kebijakan penanganan Covid-19 di Indonesia? Simak dalam dialog : “Napas Panjang Penanganan Covid-19” yang akan dipandu oleh Moderator Amanda Dasrul, dan menghadirkan narasumber Prof. Wiku Adisasmito - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara  Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 dan Ahmad Riza Patria - Wakil Gubernur DKI Jakarta.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    43 min
  • Mewaspadai Efek Jangka Panjang Covid-19

    Laporan terbaru WHO tentang Efek Jangka Panjang Covid-19 yang dipublikasikan tanggal 9 September 2020, menyebutkan Covid-19 dapat menyebabkan penyakit yang berkepanjangan bagi sebagian orang. Bahkan, pada orang dewasa dan anak-anak tanpa didasari kondisi medis kronis. Beberapa gejala mungkin menetap atau berulang selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan setelah pemulihan awal. Hal ini, juga bisa terjadi pada orang dengan penyakit ringan. Dalam survei yang dilakukan melalui telpon, 35 persen orang yang pernah terpapar Covid-19, kesehatannya belum pulih seperti semula 2-3 minggu setalah dinyatakan negatif. 

    Lalu, bagaimana dampak jangka panjang Covid-19? Simak perbincangan 'Mewaspadai Efek Jangka Panjang Covid-19' yang akan dipandu oleh Moderator Egiet Hapsari, dan menghadirkan narasumber Dr dr Agus Dwi Susanto SpP(K) Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Dr. dr. Isman Firdaus, Sp.JP(K) Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia, dan Nurcahyo Adi Survivor Covid-19.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    44 min
  • Vaksin Untuk Memulihkan Dunia Usaha

    Indonesia menjadi salah satu negara yang menunjukan langkah konkret untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19 dalam rangka mempercepat penanggulangan pandemi. Upaya pemerintah menghadirkan vaksin Covid-19 mendapat sambutan positif dari dunia usaha. Vaksinasi dinilai sebagai satu di antara jawaban untuk kembali menggairahkan kembali roda perekonomian nasional menyongsong 2021. Pada 16 Desember lalu Presiden Jokowi juga mengumumkan bahwa vaksin Covid-19 diberikan gratis untuk masyarakat. Kehadiran vaksin nantinya diperkirakan akan dapat segera memulihkan dunia usaha seperti pariwisata, ekonomi kreatif dan juga usaha-usaha kelompok UMKM yang banyak menyandarkan pada pertemuan fisik. 

    Seperti apa optimisme dunia usaha terhadap hadirnya vaksin? Bagaimana dunia usaha menyambut hal ini? 

    Kita akan perbincangkan lebih dalam soal ini bersama narasumber Sarman Simanjorang selaku Ketua Umum HPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) dan Dr. Guntur Syahputra Saragih selaku Komisioner KPPU.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    46 min
  • BLT Dana Desa, Dukungan Pemerintah untuk Masyarakat Hadapi Pandemi COVID-19

    Sejak Covid-19 menghantam Indonesia pada Maret 2020 dalam waktu singkat pandemi mempengaruhi kondisi ekonomi nasional. Tidak dapat dipungkiri bahwa sektor ekonomi menjadi yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19. Untuk meminimalkan dampak pandemi pada kesejahteraan masyarakat, pemerintah Indonesia mengambil langkah antisipatif dengan melakukan penggeseran (refocusing) anggaran pada tiga aspek pokok, yaitu kesehatan, ekonomi, dan jaring pengaman sosial. Dana Desa (DD) yang setiap tahun diterima desa secara rutin juga tak luput dari kebijakan penggeseran anggaran, yang mana pemanfaatan Dana Desa pada tahun anggaran 2020 diprioritaskan untuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi penduduk miskin dan upaya penanganan pandemi Covid-19. 

    Lalu bagaimana keberhasilan pemanfaatan BLT Dana Desa? Dan seperti apa pelaksanaannya sejauh ini?

    Kita akan perbincangkan lebih dalam soal ini di Ruang Publik KBR bersama Dr.Eng Bonivasius Prasetya Ichtiarto - Kepala Biro Humas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    45 min
  • Vaksin Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional

    Vaksin COVID-19 tahap pertama, telah tiba pada hari Minggu, 6 Desember 2020. Indonesia menjadi salah satu negara yang menunjukan langkah konkret untuk segera melakukan vaksinasi dalam rangka mempercepat penanggulangan pandemi COVID-19. Kehadiran vaksin ini juga dapat meningkatkan kepercayaan rakyat Indonesia kepada pemerintah karena pemerintah berhasil mendatangkan vaksin COVID-19 sesuai dengan waktu yang dijanjikan sebelumnya, yakni pada akhir November atau awal Desember. 

    Berdasarkan perkiraan pemerintah, jadwal kedatangan vaksin berikutnya adalah pada pekan pertama tahun 2021, sejumlah 1,8 juta dosis vaksin jadi dan 30 juta dosis bahan baku vaksin dalam bentuk bulk akan datang. Pengumuman kedatangan vaksin ini tentu menjadi langkah besar dan momentum awal dalam upaya pengenalan vaksin yang aman dan efektif kepada masyarakat. Secara bertahap vaksinasi juga diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat maupun investor untuk melakukan kegiatan konsumsi dan investasi sehingga perekonomian Indonesia dapat segera pulih. 

    Lantas, bagaimana vaksin Covid-19 dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional? Dan bagaimana pertumbuhan ekonomi kedepannya?

    Kita akan perbincangkan lebih dalam soal ini bersama narasumber Piter Abdullah - Direktur Riset (Center of Reform on Economics) CORE Indonesia.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    47 min
  • Ekspedisi Maluku Econusa: Lawan Pandemi, Tumbuhkan Ekonomi

    Provinsi Maluku dan Maluku Utara dikenal sebagai Provinsi Kepulauan, karena wilayahnya tersebar di pulau-pulau besar dan pulau-pulau kecil. Untuk menjangkau pulau-pulau tersebut, Yayasan EcoNusa melakukan sebuah ekspedisi ke Maluku Utara dan Maluku yang dikenal sebagai daerah dengan keanekaragaman hayati darat dan lautnya yang baik, seperti hutan mangrove, ekosistem pesisir, sumberdaya ikan, kearifan lokal, budaya serta komoditi rempahnya.

    Ekspedisi ini diharapkan dapat menjangkau pulau-pulau yang ada di Provinsi Maluku dan Maluku Utara dan perlu dilakukan oleh EcoNusa untuk mengetahui, mendokumentasikan keadaan dan kondisi alam dan interaksi masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya alam. EcoNusa juga mengajak dan mendorong masyarakat menjaga alamnya untuk keberlanjutan kehidupan. Selain itu, Ekspedisi Maluku ini juga ingin memberikan edukasi kesehatan terkait Covid-19 dan juga mendorong kemandirian pangan bagi masyarakat lokal. Lalu apa saja yang dilakukan selama ekspedisi? Bagaimana hasilnya? Untuk membahas lebih dalam soal ini akan kita perbincangkan bersama narasumber Ridho Hafiedz selaku Pembina Yayasan EcoNusa/Gitaris Slank dan Syaiful Islam - Relawan Dokter Ekspedisi Maluku Rute 2.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    49 min
  • Vaksin Telah Tiba, Apa Yang Harus Dilakukan Pemerintah?

    Sebanyak 1,2 juta vaksin virus corona produksi Sinovac telah tiba di Indonesia pada 6 Desember 2020 lalu. Meski vaksin Covid-19 Sinovac sudah tersedia di Indonesia, program vaksinasi tidak bisa langsung dimulai begitu saja. Vaksin harus terlebih dahulu mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan vaksin juga sedang dalam proses menunggu hasil uji klinis fase 3 untuk mengetahui keamanan dan efektivitasnya menghadapi virus corona. Selain itu pemerintah juga segera mengatur teknis vaksinasi sebagai penganganan penyebaran Covid-19 di Indonesia, yang nantinya bukan hanya berdampak bagi kesehatan tetapi juga akan membantu pemulihan ekonomi nasional.   

    Lalu bagaimana persiapan pemerintah dalam vaksinasi nasional? Dan seperti apa langkah yang ditempuh dalam memenuhi kebutuhan vaksin? Kita perbincangkan di Ruang Publik KBR bersama seorang pakar epidemiologi, yaitu dr. I Nyoman Kandun.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    47 min

About Ruang Publik

From the publisher's feed

Perbincangan khas KBR. Mengangkat hal-hal yang penting diketahui demi kemaslahatan masyarakat. Hadir juga di 100 radio jaringan KBR se-Indonesia.

More shows like Ruang Publik

Apa Kata Tempo by Podcast Tempo Media

Apa Kata Tempo

3 Listeners

Dongeng Paman Gery by Dongeng Paman Gery

Dongeng Paman Gery

1 Listeners