
Sign up to save your podcasts
Or


Keluarga adalah sebuah unit sosial terkecil di dalam masyarakat. Keluarga memiliki peranan yang amat besar untuk membina kekuatan individu, menciptakan budaya bersama, menginkubasi generasi masa kini dan masa datang.
Menurut data termutakhir dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), jumlah Keluarga di Indonesia bertambah 2,27 juta keluarga dari 68,4 juta di data 2021 menjadi 70,7 juta sampai November 2022 lalu.
Jumlah keluarga di Indonesia yang terbilang banyak ini, merupakan peluang bagi Gerakan Pembaharu (Gaharu) Keluarga yang merupakan inisiasi dari Ashoka, untuk melakukan program guna membangun Indonesia yang lebih tangguh, adil, berkelanjutan, dan mampu mengatasi tantangan masa depan.
Lalu, apa yang dimaksud dengan Gerakan Keluarga Pembaharu serta tujuannya? Bagaimana gerakan ini dikemas dalam bentuk podcast? kita akan bahas bersama narasumber:
1. Nani Zulminarni - Direktur Regional Ashoka Asia Tenggara
2. Hening Parlan - Wakil Ketua LLH PB Aisyiyah
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Siapa sih yang tidak suka ngemil? Semua orang pasti suka ngemil, apalagi cemilan memiliki berbagai macam rasa: manis, asin, asam, dan punya rasa yang lezat serta secara tampilan seringkali menggugah selera. Menariknya, 46% orang di seluruh dunia kini lebih banyak ngemil dibandingkan sebelum pandemi Covid-19, menurut hasil survei yang pernah diinisiasi produsen makanan dan minuman, Mondelez International.
Sementara itu, di Indonesia, menurut survey dari Mondelez juga, 72% orang mengonsumsi camilan 3 kali sehari, masyarakat yang hidup di perkotaan mengonsumsi makanan ringan saat terjebak kemacetan lalu lintas dan hanya Hanya 20% responden dari penelitian ini yang lebih selektif dalam memilih makanan ringan.
Seringkali ngemil yang dilakukan secara berlebihan dan tidak sehat dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Lalu, seperti apa sih ngemil yang bijak itu? Apakah kita bisa menikmati camilan kesukaan tanpa mengganggu kesehatan tubuh? kita akan bahas bersama narasumber: Khrisma Fitriasari - Head of Corporate and Government Affairs Mondelez Indonesia.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Polio kembali ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Kali ini Provinsi Jawa Barat yang menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) polio setelah ada temuan kasus di Kabupaten Purwakarta. Sebelumnya di tahun 2022, Provinsi Aceh menetapkan KLB Polio setelah temuan kasus di Kabupaten Pidie, Aceh.
Kasus-kasus ini kembali muncul setelah Indonesia mendapatkan sertifikat eradikasi atau bebas polio sejak tahun 2014. Karena polio sangat menular dan bisa menyebabkan kelumpuhan, upaya mendesak perlu dilakukan agar penyakit akibat virus polio ini tidak makin meluas. Apa upaya pemerintah agar status KLB polio tidak lagi muncul di provinsi-provinsi lain?
Kita bahas hal ini bersama Ibu Prima Yosephine, Direktur Pengelolaan Imunisasi Kementerian Kesehatan RI dan Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Masdalina Pane.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 sirna setelah FIFA mengumumkan pembatalan pada Rabu 29 Maret lalu. Adapun pembatalan salah satunya dipicu polemik keikutsertaan timnas Israel dalam gelaran sepak bola dua tahunan tersebut.
Kini sanksi dari Federasi Sepak Bola Internasional FIFA pun menanti Indonesia menyusul pembatalan ini. Seperti apa imbas pembatalan tuan rumah Piala Dunia U-20 dan kemungkinan sanksi yang bakal dijatuhkan FIFA pada persebakbolaan tanah air?
Kita bahas hal ini di Ruang Publik KBR, bersama dengan 2 narasumber ada: Akmal Marhali, Koordinator Save Our Soccer dan Anton Sanjoyo, Pengamat Sepak Bola.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Aksi kekerasan jalanan tampaknya tak berkurang selama Ramadan. Polda Metro Jaya mencatat terjadi delapan aksi tawuran antarwarga yang terjadi pada awal bulan Ramadan 2023 untuk wilayah Jakarta saja.
Salah satu kekerasan jalanan yang banyak terjadi dan seolah menjadi 'tren' adalah perang sarung. Sarung yang digunakan diisi batu, senjata tajam dan besi. Ini terjadi di berbagai daerah antara lain Jakarta, Surabaya, Kabupaten Bandung, Majalengka, hingga Balikpapan. Korban luka-luka bahkan korban tewas tak terelakkan.
Mengapa aksi kekerasan seperti perang sarung ini bisa menjadi 'tren' ? Apa upaya untuk mencegahnya? Di Ruang Publik KBR akan kita bahas hal ini bersama Sosiolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Andreas Budi Widyanta.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Saat ini berbagai jenis konten bisa kita temukan di media sosial, ada edukasi, hiburan dan tidak sedikit juga konten negatif yang mengadung perundungan, pornografi dan lainnya.
Beberapa waktu lalu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mengungkapkan temuaan puluhan anak sekolah yang menjadi korban tindakan menyakiti diri sendiri atau self harm. Menurut Bintang mereka melakukan hal itu karena mengikuti tren di media sosial.
Karena itu pengawasan baik dari sisi konten yang berseliweran di dunia maya dan edukasi pada anak sangat penting dilakukan. Seperti apa upaya-upaya itu? Pagi ini di Ruang Publik akan kita bahas hal ini bersama: Vera Itabiliana Hadiwidjojo, Psikolog Anak dan Remaja.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Kasus kanker di dunia terus meningkat. Diperkirakan di tahun 2023 ada sekitar 13 juta kematian akibat penyakit berbahaya ini di seluruh dunia. Deteksi dini secara berkala menjadi upaya penting untuk mencegah tingkat keparahan hingga kematian.
Menurut data Globocan 2020, kanker kolorektal menempati posisi ke-8 yang menyebabkan kematian di Indonesia. Mengutip American Cancer Society, sering kali kanker kolorektal ini tidak menimbulkan gejala sampai sudah berkembang atau menyebar ke organ atau bagian lain.
Seperti apa gejala kanker kolorektal yang harus diwaspasdai dan kapan skrining harus dilakukan? Pagi ini di Ruang Publik KBR akan kita bahas bersama Dokter Fajar Firsyada, Dokter Spesialis Bedah Subspesialis Bedah Disgestif Konsultan, Rumah Sakit Kanker Dhamais dan Sumbangsih Elly Mawati, Penyintas Kanker Kolorektal dari Cancer Information and Support Center (CISC).
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Setiap hari Sabtu minggu terakhir di bulan Maret menjadi hari gerakan Earth Hour. Gerakan ini diinisiasi oleh World Wide Fund for Nature (WWF) yang mengajak semua orang mematikan listrik dan alat elektronik lainnya selama satu jam.
Aksi yang digagas sejak 2009 ini dianggap dapat menanggulangi perubahan iklim yang dampaknya dirasakan masyarakat, mulai dari naiknya suhu, naiknya permukaan air laut hingga bencana alam. Tapi di sisi lain, pemerintah terus mendorong pemakaian kendaraan listrik.
Saat ini tengah bergulir program subsidi bagi kendaraan listrik. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprediksi peningkatan penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia pada 2030 mencapai 15 juta unit.
Apakah aksi Earth Hour masih relevan untuk kita lakukan? Dan seperti apa dampaknya pada penanganan perubahan iklim?
Untuk membahas ini telah hadir di Ruang Publik KBR edisi Indonesia Baik pagi ini ada Felix Krisnugraha, Koordinator Komunitas Earth Hour Indonesia dan Andrian Pramana, Co-Founder Youth in Sustainability.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Saat ini kita akrab dengan istilah Revolusi Industri 4.0. Yang telah membuat banyak perubahan yang signifikan dalam berbagai bidang kehidupan manusia secara global, termasuk dalam bidang ekonomi. Teknologi informasi telah mempercepat kemajuan dalam inovasi dan kreativitas, menciptakan peluang baru bagi kewirausahaan UMKM sebagai pelaku utama dalam memenangkan persaingan ekonomi global.
Teknologi seperti Artificial Inteligent (AI), IoT, dan sharing economy telah menjadi bagian penting dari transformasi industri, dan mempengaruhi persaingan dalam bidang ekonomi. Indonesia sebagai negara berkembang, terdiri dari masyarakat modern perkotaan dan masyarakat yang tinggal di pedesaan yang mana belum mendapatkan akses internet memadai seperti di perkotaan. Tentu hal ini berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi di kedua wilayah ini.
Lalu, seperti apa ketimpangan dan masalah yang dihadapi oleh masyarakat kota dan pedesaan dalam hal memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka? Serta apa saja solusinya? kita akan bahas bersama narasumber: Ryan Manafe - CEO & Co-Founder Dagangan.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
Bicara tentang kependudukan khususnya wilayah DKI Jakarta, memang hal yang menarik. Pasalnya, DKI Jakarta merupakan provinsi dengan penduduk terbanyak di Indonesia berdasarkan laporan katadata pada tahun 2021 yang lalu.
Tentu hal ini jadi tantangan tersendiri untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) wilayah DKI Jakarta. Untuk mengatasi padatnya penduduk DKI Jakarta, maka Dukcapil memprakarsai program Go Digital. Ini adalah sebuah program yang dicanangkan oleh Dukcapil untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam layanan kependudukan. Yang tujuannya untuk mempermudah proses pengurusan administrasi kependudukan bagi masyarakat.
Dalam talkshow ini kita akan mengulas tentang inovasi yang diterapkan dalam Dukcapil Go Digital, termasuk cara kerja program ini, manfaat yang didapat oleh masyarakat, dan cara akses yang ditawarkan. Kita juga akan membahas bagaimana Dukcapil Go Digital membantu dalam proses pengurusan dokumen kependudukan, seperti penerbitan e-KTP, perubahan data kependudukan, dan sebagainya. kita akan bahas bersama narasumber: Budi Awaluddin - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta.
*Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]
From the publisher's feed

3 Listeners

1 Listeners