Ruang Publik

Ruang Publik

By KBR PrimeNews
Download on the App Store

Ruang Publik episodes

  • Cegah Penculikan, Bagaimana Edukasi Keamanan pada Anak?

    Beberapa waktu ini, kita mendengar beberapa kasus penculikan anak yang ramai dibahas. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut angka kasus penculikan anak mengalami peningkatan dibanding tahun 2021. Sampai akhir Desember 2022, KPAI menerima laporan 28 kasus penculikan anak, meningkat dari tahun 2021 yang hanya 15 kasus. Tak sedikit penculikan anak dilakukan pihak keluarga dan juga dibarengi dengan kekerasan, sehingga perlunya tindak pencegahan untuk menjaga keamanan anak sejak dini.

    Seperti apa langkah pencegahan yang sudah dilakukan pemerintah dan bagaimana edukasi yang perlu dilakukan orangtua? Lebih jauh membahas , pagi ini sudah hadir bersama kita. Ada Ari Razmara, Perencana Ahli Madya pada Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak dari Kekerasan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), dan Ratih Zulhaqqi, Psikolog Klinis Anak dan Keluarga.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    49 min
  • Perpu Cipta Kerja Diterbitkan, Bagaimana Nasib Buruh?

    Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Ciptaker), pada akhir tahun lalu. Jokowi mengatakan Perpu diterbitkan sebagai ancang-ancang pemerintah menghadapi ancaman ketidakpastian ekonomi global.

    Terbitnya Perpu ini disambut penolakan. Sejumlah kelompok masyarakat sipil mengultimatum Presiden Jokowi dan DPR untuk mencabut beleid itu. Apa dampak terbitnya perpu ini pada aturan ketenagakerjaan di Indonesia? Untuk membahas hal ini, telah bersama kita Aloysius Uwiyono, Pengamat Ketenagakerjaan dari Universitas Indonesia dan Nining Elitos, Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI).

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    48 min
  • Petani Milenial: Menghidupkan Kembali Profesi yang Vital

    Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memperkirakan pada tahun 2063 tak ada lagi profesi petani. Hal ini disebabkan oleh turunnya pekerja di sektor pertanian. Selain itu, Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat, jumlah petani di Indonesia terus menurun.

    Mirisnya lagi, profesi ini juga tidak diminati kalangan generasi muda yang notabenenya sebagai penerus berkelanjutan. Padahal, petani merupakan salah satu profesi yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Mereka bertanggung jawab untuk menyediakan kebutuhan pangan bagi seluruh warga negara, sekaligus menjadi penopang stabilitas ekonomi di tingkat desa dan kabupaten. Minimnya minat generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian tentunya merupakan suatu permasalahan dalam sektor pertanian di Indonesia.

    Lalu, bagaimana cara mengembangkan sektor pertanian di Indonesia dengan mengandalkan kekuatan petani muda? Seperti apa tantangan yang dihadapi dalam sektor pertanian saat ini? dan bagaimana cara mengatasinya? kita akan bahas lebih dalam soal ini bersama narasumber: Angles Gani - Chief Service Officer.

    52 min
  • Edukasi Hak Disabilitas di Radio Braille

    Empat Januari diperingati sebagai hari Braille sedunia. Mungkin bagi kebanyakan orang, Braille diasosiasikan dengan tulisan. Tapi ternyata di Jawa Timur ada Radio Braille Surabaya atau RBS. RBS adalah media inklusif alternatif pertama di provinsi tersebut. 

    Di Ruang Publik KBR edisi Indonesia Baik hari ini, kita akan mencari tahu latar belakang hadirnya RBS dan apa upaya mereka mengedukasi masyarakat terkait isu disabilitas lewat radio. Kita akan berbincang dengan Tutus Setiawan, Pemimpin Redaksi Radio Braille Surabaya (RBS) dan Hanan Abdullah, Penyiar Radio Braille Surabaya.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    51 min
  • Aksi Nyata Lindungi Anak di Tengah Darurat Krisis Iklim

    Krisis iklim yangtengah terjadi di dunia berdampak pada banyak pihak. Salah satunya adalah anak-anak, yang kerap terlupakan ikut mengalami dampak kiriss iklim.

    Laporan terbaru Save the Children berjudul “Generation Hope” tahun 2022 secara global memaparkan krisis iklim ini memengaruhi lebih dari 700 juta anak di seluruh dunia—sepertiga dari populasi anak di dunia. Anak- anak ini hidup dengan dampak ganda yaitu kemiskinan yang parah dan darurat iklim.

    Indonesia sendiri menempati peringkat ke-9 tertinggi secara global terkait jumlah anak yang mengalami ancaman ganda tersebut. Seperti apa dampak langsung tidak langsung dari krisis iklim ini terhadap anak-anak Indonesia? Seperti apa aksi nyata untuk melindungi anak-anak ini?

    Untuk membahas hal ini, di Ruang Publik KBR pagi ini, kita akan berbincang dengan: Dewi Sri Sumanah, Media and Brand Manager Save the Children Indonesia dan Salma, Child Campaigner dari Jawa Barat.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min
  • Transisi Energi di Indonesia, Sampai di Mana?

    Proses transisi energi di Indonesia masih terus bergulir. Pemerintah pun telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan Untuk Penyediaan Tenaga Listrik. Ini menjadi regulasi baru yang diharapkan bisa memperkuat komitmen pemerintah dalam melaksanakan transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE).

    Terkait hal ini, Institute for Essential Services Reform (IESR) didukung Bloomberg Philanthropies juga merilis laporan utamanya bertajuk Indonesia Energy Transition Outlook (IETO) 2023. Laporan ini memantau, menganalisis, dan memproyeksikan perkembangan transisi energi di Indonesia.

    Seperti apa proses transisi energi di Indonesia? Apakah Indonesia sudah berada di jalur yang tepat? Di Ruang Publik KBR pagi ini, kita akan membincangkan hal ini bersama perwakilan dari Institute for Essential Services Reform (IESR). Ada Handriyanti Diah Puspitarini, Research Manager dan Raden Raditya Yudha Wiranegara, Peneliti Senior IESR.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min
  • Hak atas Informasi dan Ruang Berekspresi setelah KUHP Disahkan

    Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) akhirnya resmi disahkan menjadi Undang-Undang setelah ditandatangani Presiden Joko Widodo 2 Januari lalu.

    Sejumlah akademisi dan kelompok masyarakat sipil kembali menyuarakan kritik dan menolak pengesahan KUHP baru ini. Alasannya, KUHP masih memuat sejumlah pasal yang dinilai antidemokrasi dan berpotensi mengancam kebebasan sipil.

    Dewan Pers misalnya, menyebut jurnalis rentan terkena kriminalisasi dan menjadi korban dari pasal-pasal yang multitafsir.

    Lebih jauh membahas dampak KUHP bagi komunitas jurnalis dan media serta apa dampaknya bagi publik yang memiliki hak atas informasi, pagi ini sudah hadir bersama kita Ada Ade Wahyudin, Direktur Eksekutif Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers), Thowik, Manajer Program Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK), dan Lutfiana Dwi Mayasari, Kontributor Mubadalah.id.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    53 min
  • Anak Muda Jaga Warisan Bangsa

    Indonesia memiliki warisan budaya yang sangat banyak, salah satunya adalah warisan tak benda. Berdasarkan data tahun 2021 dari Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud), warisan tak benda yang dimiliki Indonesia ada lebih dari 1200an. Warisan-warisan tersebut yang sudah terdaftar di UNESCO, seperti Pertunjukan Wayang dan Kain Batik.

    Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya tersebut. Pagi ini di Ruang Publik KBR edisi Indonesia Baik kita akan berbincang dengan dua komunitas anak muda. Ada Dwi Rachmanto, Pengurus Komunitas Wayang Merdeka dan Widya Paramudhita, Perwakilan Pemuda Berkain Surabaya.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    50 min
  • Bila Cukai Diterapkan, Seperti Apa Pengaruhnya pada Konsumsi Minuman Berpemanis?

    Angka diabetes di Indonesia diperkirakan akan terus naik. International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan jumlah penderita diabetes bisa mencapai 28 juta pada 2045. Jumlah ini hampir dua kali lipat dibandingkan kasus pada 2021. Salah satu penyumbang kenaikan kasus diabetes ini adalah konsumsi minuman berpemanis berlebihan. Karena itu penerapan cukai pada minuman berpemanis perlu segera diterapkan.

    Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) melakukan riset mengenai pengaruh kenaikan cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK) terhadap tingkat konsumsi masyarakat. Seperti apa hasil risetnya?

    Pagi ini di Ruang Publik KBR akan kita bahas hal ini bersama Gita Kusnadi, Project Lead Food Policy Center for Indonesia Strategic Development Initiatives (CISDI), Prof. Agus Widarjono, Peneliti dari Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) dan Dr. Ni Ketut Aryastami, anggota Bidang Ilmiah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI).

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    49 min
  • Penegakan HAM Demi Wujudkan Kesetaraan

    SETARA Institute dan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) membuat Indeks Kajian Hak Asasi Manusia 2022. Ditemukan bahwa skor rata-rata Indeks HAM tahun ini adalah 3,3 naik 0,3 dari tahun sebelumnya. Beberapa indikator HAM juga mengalami kenaikan, namun tak sedikit yang tidak sesuai dengan situasi sesungguhnya.

    Seperti apa situasi HAM di Indonesia, bagaimana dampaknya, dan apa saja masalah yang harus diperbaiki? Pagi ini di Ruang Publik KBR kita akan berbincang dengan dua narasumber. Ada Halili Hasan, Direktur Riset SETARA Institute dan Alyaa Nabiilah Zuhroh, Program Officer HAM dan Demokrasi INFID.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    48 min

About Ruang Publik

From the publisher's feed

Perbincangan khas KBR. Mengangkat hal-hal yang penting diketahui demi kemaslahatan masyarakat. Hadir juga di 100 radio jaringan KBR se-Indonesia.

More shows like Ruang Publik

Apa Kata Tempo by Podcast Tempo Media

Apa Kata Tempo

3 Listeners

Dongeng Paman Gery by Dongeng Paman Gery

Dongeng Paman Gery

1 Listeners