Ruang Publik

Ruang Publik

By KBR PrimeNews
Download on the App Store

Ruang Publik episodes

  • Peran Komunitas dalam Penanggulangan Bencana di Indonesia

    Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebanyak 2.600-an bencana alam terjadi di Indonesia sejak awal Januari hingga awal Oktober 2022. Banjir adalah bencana yang paling banyak terjadi, diikuti oleh cuaca esktrem dan tanah longsor.

    Mitigasi dan penanggulangan risiko bencana perlu digalakkan hingga ke daerah-daerah rawan bencana untuk mengurangi risiko dan timbulnya korban. Pagi ini di Ruang Publik KBR kita akan berbincang seperti apa cara mengurangi risiko bencana yang dilakukan komunitas di daerah bersama dua narasumber kita. Ada Avianto Amri, Ketua Umum Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) dan Shadiq Maumbu, Ketua Perkumpulan IMUNITAS dari Sulawesi Tengah.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    47 min
  • Satu Dekade Pencerah Nusantara: Aksi Bersama untuk Indonesia Sehat Setara

    Kesehatan merupakan hal yang penting untuk setiap orang. Ada istilah “kesehatan itu mahal”. Dan memang benar, bahwa kesehatan jika tidak dijaga dengan baik, akan membuat orang bisa mengeluarkan dana lebih untuk dapat sembuh dari suatu penyakit, apalagi bila penyakitnya bukan hanya satu jenis di dalam tubuh.

    Persoalan kesehatan dihadapkan pada dinamika terkait kebijakan, akses, tata kelola, termasuk perilaku publik dan pemangku kepentingan. Pandemi COVID-19 memberi pembelajaran penting bahwa respons kebijakan kesehatan di Indonesia masih banyak berpusat pada rumah sakit dan mengesampingkan layanan kesehatan primer, dalam hal ini Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) sebagai fondasi sistem kesehatan nasional.

    Sejak 2012, Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), sebuah organisasi non-profit bidang kesehatan, telah menginisiasi sebuah program intervensi bernama “Pencerah Nusantara” untuk merevitalisasi layanan kesehatan primer dengan pendekatan holistik atau menyeluruh. Program ini beranggotakan kelompok anak muda pegiat kesehatan yang sudah terlatih. Termasuk dalam respons pandemi COVID-19, Pencerah Nusantara mendorong layanan kesehatan primer sebagai garda terdepan melawan pandemi. Lalu, apa saja yang akan dilakukan CISDI melalui Pencerah Nusantara di usia satu dekade ini? Seperti apa implementasinya di lapangan? Inovasi apa yang sudah disiapkan oleh Pencerah Nusantara guna mendorong transformasi layanan kesehatan primer di Indonesia? kita akan perbincangkan dengan narasumber: 

    1. Diah S. Saminarsih - Founder & CEO of CISDI

    2. Nidya Eka Putri - Senior Program Officer of CISDI dan Alumni Pencerah Nusantara

    3. Hasna - Kepala Puskesmas Bambalamotu, Sulawesi Barat

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    48 min
  • Ayo Tingkatkan Kesadaran soal Down Syndrome

    Bulan Oktober adalah Bulan Peduli Down Syndrome. Untuk tahun 2022 ini, Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) mengusung tema Let’s Raise Up Down Syndrome Awareness atau Ayo Tingkatkan Kesadaran tentang Down Syndrome. Ini untuk terus mendorong masyarakat agar makin mendukung penyandang Down Syndrome dalam kegiatan yang positif untuk mengembangkan bakat yang mereka miliki.

    Di Ruang Publik KBR edisi Indonesia Baik hari ini, kita akan mencari tahu seperti apa upaya yang terus dilakukan untuk meningkatkan dukungan masyarakat terhadap orang dengan Down Syndrome. Kita akan berbincang dengan Eliza Octavianti, Ketua Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) dan Rani Rosdayantika, Orangtua dengan anak Down Syndrome, Nadhifa Jafni yang berusia 13 tahun.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    49 min
  • STOP Penularan HIV di Generasi Muda

    Kementerian Kesehatan secara tegas menyatakan bahwa epidemi HIV AIDS di Indonesia harus selesai pada 2030. Targetnya tidak ada kasus baru HIV AIDS, tidak ada kematian akibat AIDS, dan tidak ada Stigma dan Diskriminasi pada ODHA atau yang dapat disebut dengan "3 Zero".

    Sebelumnya beredar berita bahwa di Bandung, mahasiswa menjadi kelompok yang terinfeksi HIV. Hal tersebut menunjukkan bahwa di usia produktif, mahasiswa tersebut sudah terinfeksi HIV. Berdasarkan Laporan Perkembangan HIV AIDS & PIMS Triwulan IV Tahun 2021 estimasi jumlah ODHA sebesar 543.100 orang dan 456.453 orang diantaranya telah ditemukan. Persentase infeksi HIV tertinggi dilaporkan pada kelompok umur 25-49 tahun (70,6 %), diikuti kelompok umur 15-24 tahun (19,2%), dan kelompok umur ≥ 50 tahun (7,1%).

    Lalu, apa saja langkah kongkrit yang dilakukan oleh Duta Genre Indonesia dalam upaya pencegahan HIV & AIDS di Indonesia khususnya bagi generasi muda? Apa tantangan yang dihadapi? kita akan perbincangkan dengan narasumber: Ajeng Dinantika Rahayu - Duta Genre Indonesia Sosial Media Inspirator 2022

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    47 min
  • Meningkatkan Daya Saing UMKM Lokal dengan Panduan Investasi Lestari

    Pandemi berhasil mengubah pola belanja masyarakat menjadi lebih mengarah ke ekonomi digital. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki, mengatakan per Juni 2022, 19,5 juta pelaku UMKM telah terdaftar di platform e-commerce. Ini setara 30,4 persen dari total UMKM. Ditargetkan pada 2024, ditargetkan ada 30 juta UMKM yang masuk dalam ekosistem digital.

    Ini tentu kesempatan yang baik untuk mendukung peningkatan kapasitas UMKM lokal. Karena itu Koalisi Ekonomi Membumi bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait sedang menyusun Panduan Investasi Lestari (Sustainable Investment Guideline (SIG)).

    Apa isi panduan ini? Apa yang ingin dicapai dengan adanya panduan ini? Kita akan membincangkan hal ini bersama Gita Syahrani, Kepala Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari dan Lishia Erza, Wakil Ketua Komite Tetap Akses Industri Internasional KADIN.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    48 min
  • Menanti Langkah Terpadu Pemerintah Tangani Penyakit Ginjal Akut

    Sejak akhir Agustus 2022, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah menerima laporan peningkatan kasus penyakit Ginjal Akut pada anak, utamanya di bawah usia 5 tahun. Per tanggal 21 Oktober kasus yang dilaporkan ada 241 kasus yang tersebar di 22 provinsi. Di mana jumlah kasus meninggal 133 anak.

    Untuk meningkatkan kewaspadaan dan dalam rangka pencegahan, Kemenkes juga sudah meminta tenaga kesehatan pada fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk sementara tidak meresepkan obat-obatan dalam bentuk sediaan cair/sirup, sampai hasil penelusuran dan penelitian tuntas.

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sejauh ini telah menguji 33 dari 102 produk obat sirop yang dikonsumsi pasien anak penyakit ginjal akut. Tiga diantaranya mengandung Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) melebih ambang batas aman.

    Apakah dengan keluarnya daftar obat yang dinyatakan aman ini tenaga kesehatan sudah bisa meresepkan kembali obat sirop untuk anak? Kita akan membahas hal ini bersama dengan Dokter Siti Nadia Tarmizi,  Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI dan Agus Suyatno, Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    48 min
  • Menjaga Daya Tahan Tubuh dengan Imun Booster

    Di masa pandemi seperti sekarang ini, menjaga sistem imun supaya tetap kuat merupakan sebuah keharusan. Sistem imun yang baik akan membantu tubuh supaya bisa menghadapi tantangan dari luar termasuk Covid-19. Selain memperbaiki pola makan dan merutinkan olahraga, mengonsumsi suplemen daya tahan tubuh atau immune booster juga diperlukan apalagi jika kegiatan sehari-hari terbilang padat.

    Dengan mengonsumsi immune booster, kebutuhan harian sejumlah kandungan yang diperlukan oleh tubuh dapat terpenuhi dan akan membawa efek yang baik bagi sistem imun. Apa saja kandungan vitamin yang dibutuhkan untuk meningkatkan sistem imun tubuh? Bagaimana tips memilih immune booster yang baik agar kebutuhan vitamin dan mineral sepenuhnya dapat tercukupi sehingga bisa menunjang kondisi tubuh tetap prima sepanjang waktu?

    Kita akan cari tahu soal hal ini bersama Maya Sofia Suhendar, M. Farm,  Apt - Brand Manager Fituno.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]


    46 min
  • Pendidikan Bagi Anak dengan Disabilitas dan Kusta

    Saat ini Indonesia masih dihadapkan pada berbagai tantangan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit kusta. Data WHO tahun 2020 menunjukkan Indonesia masih menjadi penyumbang kasus baru kusta nomor 3 terbesar di dunia dengan jumlah kasus berkisar 8% dari kasus dunia.

    Hingga saat ini, diketahui masih banyak kantong-kantong kusta di berbagai wilayah di Indonesia. Sebanyak 9.061 kasus baru kusta ditemukan di Indonesia, termasuk kasus baru kusta pada anak. Per 13 Januari 2021 lalu, kasus baru kusta pada anak mencapai 9,14 %. Angka ini belum mencapai target pemerintah yaitu di bawah 5%.

    Sama halnya dengan penyandang disabilitas dewasa baik yang disebabkan oleh kusta atau ragam disabilitas lainnya, demikian pula dengan anak dengan disabilitas dan kusta masih tetap terjebak dalam lingkaran diskriminasi. Terlebih pada anak, salah satu hambatan terbesarnya yaitu banyaknya anak penyandang disabilitas yang mengalami kekerasan dan perlakuan yang salah, baik dalam hal pendidikan hingga lingkungan sosialnya. Dengan keterbatasan yang dimiliki anak dengan disabilitas dan kusta, perlu adanya komitmen seluruh pihak untuk memastikan anak mendapatkan pengasuhan dan pendidikan yang baik. Memastikan tumbuh kembangnya berjalan dengan optimal, memiliki masa depan yang baik, tidak lagi dibedakan dengan anak non disabilitas lainnya, dan mendapatkan hak pendidikan yang inklusif.

    Lalu, bagaimana upaya pemenuhan hak dan pendidikan yang inklusi pada anak dengan disabilitas dan kusta dapat segera terwujud? Apa saja upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam pemenuhan hak pendidikan bagi anak dengan disabilitas dan kusta sejauh ini? kita akan perbincangkan dengan narasumber:

    1. Dr. H. Yaswardi, M.Si - Plt. Direktur Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

    2. Anselmus Gabies Kartono - Yayasan Kita Juga (Sankita)

    3. Ignas Carly - Siswa kelas 5, SDN Rangga Watu Manggarai Barat (Testimoni Disabilitas)

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    45 min
  • Menjadi Pemuda Peduli Lingkungan

    Krisis iklim bukan hanya isu orang tua. Anak muda dari berbagai latar belakang sudah peduli dengan isu ini. Tak hanya sekedar peduli, mereka pun sudah beraksi. Seperti yang dilakukan anak-anak muda dalam program EcoDefender yang dibuat oleh Yayasan EcoNusa. Pagi ini telah bergabung di Ruang Publik KBR edisi Indonesia Baik, ada Lukas Kristian Windya Nugraha, Youth Mobilization Coordinator EcoNusa Foundation dan Maria Numberi, Alumni Ilmuwan Muda Papua dan Kemah Pemuda Jayapura.

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    48 min
  • Bagaimana Peran Remaja dan Relawan untuk Ikut Mendorong Kelengkapan Vaksinasi Covid-19?

    Pemerintah Indonesia terus berusaha untuk meningkatkan capaian vaksinasi untuk semua masyarakat. Tidak hanya menyasar usia produktif tetapi juga para lansia dan anak-anak, agar mendapatkan vaksinasi yang lengkap. Berbagai sosialisasi digalakan untuk mencapai tujuan tersebut.

    Kementerian Kesehatan telah mendorong seluruh kepala daerah baik gubernur maupun bupati/walikota untuk terus menjalankan vaksinasi COVID-19 bekerjasama dengan pihak-pihak lainnya, salah satunya adalah Palang Merah Indonesia.

    Palang Merah Indonesia yang merupakan organisasi kemanusiaan, mengambil peran dalam membantu pemerintah menggaungkan pentingnya vaksinasi bagi masyarakat. Beberapa wilayah di Indonesia sudah mendapatkan sosialisasi dan juga pelayanan vaksinasi dari PMI.

    Generasi muda dalam hal ini remaja, punya peran yang signifikan untuk mensosialisasikan kelengkapan vaksinasi Covid-19. Lalu, seperti apa langkah yang harusnya dilakukan oleh para remaja dan relawan ini? Apa tantangannya bagi mereka dan bagaimana hasil yang diharapkan dengan keterlibatan remaja pada sosialisasi vaksinasi Covid-19 tersebut? kita akan perbincangkan dengan narasumber:

    1. Drs. H. Haidir Basir, MM - Ketua PMI Palopo

    2. Taufiq, S.Kep.Ns. M.Kes - Kepala Dinas Kesehatan Palopo
    3. Monica Latuihamallo - Act Global Health Security Team Lead USAID Indonesia

    *Kami ingin mendengar saran dan komentar kamu terkait podcast yang baru saja kamu simak, melalui surel ke [email protected]

    48 min

About Ruang Publik

From the publisher's feed

Perbincangan khas KBR. Mengangkat hal-hal yang penting diketahui demi kemaslahatan masyarakat. Hadir juga di 100 radio jaringan KBR se-Indonesia.

More shows like Ruang Publik

Apa Kata Tempo by Podcast Tempo Media

Apa Kata Tempo

3 Listeners

Dongeng Paman Gery by Dongeng Paman Gery

Dongeng Paman Gery

1 Listeners