
Sign up to save your podcasts
Or


Nabi Muhammad SAW dikelilingi para sahabat yang setia dan penuh pengorbanan dalam ikut memperjuangkan agama Allah. Bahkan, para sahabat itu telah dijamin oleh Rasulullah SAW akan masuk surga. Salah satu sahabat Rasulullah SAW yang dijamin masuk surga adalah Amr bin al-Jamuh.
Amr bin Al-Jamuh adalah seorang yang pincang kakinya. Namun demikian, meski kondisi fisiknya tidak sempurna, ia memiliki keberanian dan tekad yang kuat untuk mendapatkan syahid. Sehingga, Allah pun memuliakannya dengan syahid.
Abu Hurairah merupakan sahabat Nabi yang dikenal paling banyak meriwayatkan hadis dibanding sahabat-sahabat lainnya.
Sebelum menjadi periwayat hadis, Abu adalah anak yatim, miskin, dan seorang buruh di keluarga Busrah binti Ghazwan yang upahnya hanya berupa makanan pengganjal perut.
Pada tahun ke-7 H ketika Rasulullah berada di Khaibar, Abu datang kepada beliau supaya membimbingnya masuk Islam.Bahkan saat itu nama Abu masih Abdu Syams yang merupakan nama jahiliyah. Kemudian Rasul menggantinya menjadi Abdurrahman. Sosok Abdurrahman disebut sangat menyayangi binatang dan dirinya memiliki kucing betina yang dirawat dengan istimewa.
Ia menempati urutan ke-14 diantara para sahabat yang pertama masuk Islam. Ia juga seorang Muhajirin yang pertama wafat di Madinah, dan orang Islam pertama yang dimakamkan di Baqi'.
Suraqah bin Malik awalnya ingin mencelakai Rasulullah SAW dengan memberitahu lokasi persembunyian Nabi.
Petinggi Quraisy mengadakan saYembara siapapun yang menemukan Nabi Muhammad akan diberikan imbalan 100 ekor unta.
Sa’ad bin Abi Waqqash bin Wuhaib bin Abdi Manaf hidup di tengah-tengah Bani Zahrah yang merupakan paman Rasulullah SAW. Wuhaib adalah kakek Sa’ad dan paman Aminah binti Wahab, ibunda Rasulullah.
ABDULLAH bin Amr bin Ash, itulah namanya. Salah seorang sahabat yang lebih dulu masuk Islam daripada ayahnya. Ia dikenal sebagai sahabat yang sangat tekun dalam beribadah, juga dalam menuntut ilmu. Sejak mengikrarkan Islam sebagai agamanya, setiap kali turun ayat Al-Qu’ran, ia pasti langsung dan bersegera untuk memahaminya sehingga Al-Qur’an telah turun secara sempurna. Ia pun telah menghafalnya secara keseluruhan.
alman Al Farisi adalah sahabat Nabi Muhammad yang berasal dari Persia. Dari negeri asalnya, ia telah banyak memiliki pengalaman tentang siasat dan strategi perang.
Lahir dan tumbuh dari keluarga berada di Persia, mulanya ia menganut ajaran Zoroaster sesuai dengan kepercayaan yang dianut kaumnya. Dalam perjalanan, ia kemudian merasa kagum dengan cara beribadah umat Nasrani. Hal tersebut membuatnya menganut Nasrani. Namun pencariannya tak berhenti sampai di situ. Suatu hari ia sampai ke Madinah dan bertemu Rasulullah yang ditemani beberapa sahabat di Quba yang membuatnya melabuhkan pilihan untuk masuk Islam.
Zaid bin Haritsah adalah salah satu pemeluk Islam paling awal dari kalangan bekas budak Nabi Muhammad SAW. Zaid menjadi satu-satunya sahabat Nabi yang disebutkan namanya dengan jelas dalam Alquran Surat Al Ahzab ayat 37.
Semasa kecil, ia diculik dan ditawan oleh satu kabilah yang menyerang desa Bani Ma'n tempatnya tinggal. Lantaran pada saat itu adalah masa perbudakan, para tawanan dijual sebagai budak di pasar 'Ukadz.
Di sana Zaid kecil dibeli oleh Hakim bin Hizam, yang kemudian dihadiahkan untuk bibinya, Khadijah. Selanjutnya, Khadijah menghadiahkan Zaid kepada sang suami, Rasulullah, untuk dimerdekakan hingga diangkat sebagai anak.
Pria ini mulai mengikuti jejak Nabi Muhammad sejak usia 13 tahun. Di saat dia menemani ayahandanya Umar bin Khattab dalam Perang Badar. Namanya Abdullah bin Umar. Suatu ketika anak ini berharap diizinkan mendapatkan posisi paling depan sebagai pejuang. Namun, ditolak oleh Rasulullah karena usianya yang masih muda.
Hudzaifah Ibnul Yaman lahir di rumah tangga Muslim, dipelihara dan dibesarkan dalam pangkuan kedua orang tuanya yang telah memeluk agama Allah, sebagai rombongan pertama.
From the publisher's feed