
Sign up to save your podcasts
Or


Toleransi dalam Islam adalah otentik. ... Inilah esensi toleransi di mana masing-masing pihak untuk mengendalikan diri dan menyediakan ruang untuk saling menghormati keunikannya masing-masing tanpa merasa terancam keyakinan maupun hak-haknya. Syari'ah telah menjamin bahwa tidak ada paksaan dalam agama
Peradaban islam membutuhkan peran ulama sebagai tiang fondasi. Peran itu sesuai dengan ajaran Rasullah Muhammad SAW ketika membangun peradaban islam di Madinah.
Kebangkitan peradaban sebuah bangsa memang tak dapat dipisahkan dari semangat para pemudanya. Bahkan ketika kita menilik patahan sejarah, maka kita akan mendapatkan sebuah fakta bahwa pemuda merupakan rahasia kebangkitan yang mengibarkan panji-panji peradaban bangsanya, pemuda adalah aktor pembaharu peradaban negaranya, dan pemuda merupakan agen penoreh tinta emas perubahan setiap zamannya, yang kisah-kisahnya senantiasa diabadikan dalam kertas-kertas sejarah.
Dalam sejarah peradaban Islam, pemuda merupakan garda terdepan yang mempunyai peran penting dan strategis dalam penyiaran aqidah dan ideologi Islam. Hal itu dapat kita lihat dari fase awal dakwah Rasulullah SAW. Pada saat itu, penduduk jazirah Arab yang memutuskan untuk hijrah dan memeluk agama Islam ialah para penduduk yang mayoritas dari kalangan pemuda.
Islam yang norma-normanya berasal dari wahyu Ilahi, telah menempatkan perempuan pada posisi yang sangat terhormat dan mulia sesuai dengan kodratdan tabiatnya, setara dengan kaum laki-laki dalam masalah kemanusiaan dan hak-haknya
Kaligrafi Islam, yang dalam juga sering disebut sebagai kaligrafi Arab atau seni lukis huruf Arab, merupakan suatu seni artistik tulisan tangan, atau kaligrafi, serta meliputi hal penjilidan, yang berkembang di negera-negera yang umumnya memiliki warisan budaya Islam.
Banyak orang meyakini bahwa musik bisa membangun kesadaran masyarakat atas kondisi sosial yang terjadi di sekitarnya. Lalu, bagaimanakah Islam memandang musik itu sendiri dalam kaitannya dengan pembangunan sosial dan budaya suatu masyarakat.
Dalam Islam, ada dua pandangan terhadap musik. Ada ulama yang membolehkan dan ada pula yang melarangnya.
Perbedaan ini muncul lantaran Alquran tak membolehkan dan melarangnya. Namun demikian, terjadi perbedaan pandangan para ulama tentang boleh atau tidaknya bermain musik, termasuk mendengarkannya
Ilmuwan muslim melakukan berbagai macam analisa-analisa dan riset mendalam terhadap berbagai macam unsur kemudian mendefinisikan hasil-hasil yang mereka dapatkan hingga mengantarkan mereka ke puncak penemuan unsur-unsur tidak terstruktur dan unsur-unsur terstruktur dalam ilmu kimia.
Pada hakikatnya psikologi Islam adalah kajian Islam yang berhubungan dengan aspek-aspek dan perilaku kejiwaan manusia, agar secara sadar ia dapat membentuk kualitas diri yang lebih sempurna dan mendapatkan kemuliaan hidup di dunia dan akhirat.
Ilmu matematika memperoleh tempat terpandang dalam sejarah intelektual Islam. Secara historis, matematika disebut ulum riyadhiyah atau ta’limiyah (matematika pedagogik). Ilmu ini terdiri atas empat cabang utama, yaitu aritmetika, geometri, astronomi, dan musik. Dalam beberapa abad penyebaran Islam, terjadi perkembangan lebih lanjut.
Unsur lain masuk ke dalam ilmu matematika, yaitu aljabar, trigonometri, mekanika, dan optik. Menurut Ensiklopedi Oxford Dunia Islam Modern, subjek-subjek matematis dalam wujudnya menarik perhatian sejumlah ilmuwan besar. Mereka menghasilkan karya-karya matematika yang mengesankan.
Pencapaian ahli matematika di dunia Islam awal beragam sifatnya. Di bidang aritmetika lahir sejumlah terobosan. Misalnya, munculnya pecahan desimal terjadi sejak terbitnya karya ahli aritmetika dari Damaskus, Suriah, Abu al-Hasan al-Uqludisi dalam Kitab al-Fushul fi al-Hisab al-Hindi yang disusun pada 952-953 Masehi.
Pada zaman global ini, orang menganggap bahwa kemajuan ilmu farmasi berasal dari Barat. Padahal kemajuan yang dicapai Barat tersebut tidak lepas dari zaman sebelumnya, yakni dunia Islam. Para ilmuwan farmasi Muslim selain menguasai riset-riset ilmiah di bidang farmasi, mereka juga berhasil membuat komposisi, dosis, tata cara penggunaan, dan efek dari obat-obatan (baik obat sederhana maupun obat campuran).
Masa kejayaan Islam merupakan masa di mana ilmu farmasi mencapai puncaknya. Tokoh-tokoh ilmu farmasi seperti Jabir bin Ibnu Hayyan, Ibnu Masawayh, Al-Kindi, Sabur Ibnu Sahl, At-Tabari, Ar-Razi, Al-Zahrawi, Ibnu Sina, Al-Biruni, Al-Ghafiqi, Ibnu Zuhr, Ibnu Thufayl, Ibnu Rusyd, dan Ibnu Al-Baythar menjadi orang-orang di barisan terdepan bahkan beberapa karya mereka masih dijadikan rujukan dalam ilmu farmasi dan kedokteran hingga abad modern baik di negara Timur maupun di negara Barat.
From the publisher's feed