
Sign up to save your podcasts
Or


Muhammad bin Al-Munkadir adalah orang yang sholeh dan ahli ibadah dan sangatdikenal karena doanya mudah dikabulkan Allah Swt.
Muhammad bin Al-Munkadir masih berkerabat dekat dengan Rasulullah Saw, karena ia adalah paman Bunda Aisyah, salah seorang istri Rasulullah.
Muhammad bin Al-Munkadir dikenal amat miskin sehingga hanya memiliki pakaian yang dipakainya saja, dan sebuah tempat tidur usang. Tapi kemiskinannya itu tak menghalanginya untuk menjadi seorang ahli ibadah yang khusuk, bahkan Muhammad bin Al-Munkadir sering menangis setiap kali membaca Al-Quran.
Salamah bukan sahabat yang masyhur. Banyak orang tak mengenalnya. Padahal dia adalah sahabat yang mulia.
Dia juga seorang pahlawan pemberani yang memiliki lari yang sangat cepat. Dan sebab masuk Islamnya terbilang unik. Karena seekor hewan buas berbicara dengannya dan mengenalkannya dengan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Ubadah bin Shamit yang awalnya hanya menjadi wakil kaum keluarganya dari suku Khazraj, tapi akhirnya meningkat menjadi salah seorang pelopor Islam, dan salah seorang pemimpin kaum Muslimin.
Atha’ bin Abi Rabah merupakan seorang ulama besar yang hidup di masa beberapa orang Khalifah dari Dinasti Bani Umayyah. Atha’ merupakan seorang berkulit hitam, berambut keriting dan mempunyai sedikit kekurangan fisik pada kaki dan matanya. Semasa tinggal di Mekah, dia menjadi budak dari seorang wanita bernama Habibah binti Maisarah bin Abu Hutsaim.
Tatkala melihat semangat Atha’ dalam menuntut ilmu dan berkhidmat pada agama Allah, maka sang tuanpun berinisiatif membebaskannya dan mengharap balasan pahala disisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Setelah menjadi seorang yang merdeka, Atha’ tidak menyianyiakannya, dia menghabiskan waktu-waktunya untuk menuntut ilmu dari para sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.
Abul Ash bin Rabi' Al-Absyami Al-Quraisyi mewarisi dari kaum Quraiys bakat dan keterampilan berdagang pada dua musim; musim dingin dan musim panas. Kendaraannya tidak pernah berhenti pergi dan pulang antara Makkah dan Syam. Kafilahnya mencapai 200 orang personil dan 100 ekor unta. Masyarakat menyerahkan harta mereka kepadanya untuk diperdagangkan.
Khadijah binti Khuwailid, isti Rasulullah, adalah bibi Abul Ash. Khadijah menganggapnya seperti anak kandung sendiri. Ia ditempatkan di rumahnya dengan penuh kasih sayang. Begitu juga kasih sayang Rasulullah tidak kurang dari sayang Khadijah.
Ukasyah Ibnu Muhsin adalah salah satu sahabat yang "menipu' Rasulullah agar bisa, melihat putih tubuhnya Rasulullah. Dan ketika kesempatan itu tiba, ia segera mendekap tubuh Nabi Muhammad SAW dan mencium punggung beliau sepuas-puasnya sambil berkata:
"Tebusanmu Rohku ya Rasul Allah, siapakah yang tega sampai hatinya untuk mengambil kesempatan mengkisas engkau ya Rasul Allah? saya sengaja berbuat demikian hanyalah karena berharap agar supaya tubuhku dapat menyentuh tubuh engkau yang mulia, dan agar supaya Allah SWT., dengan kehormatan engkau dapat menjagaku dari sentuhan api neraka".
Syuraih bin Al-Harits Al-Qadhi adalah seorang hakim, ahli fiqih, periwayat hadits, serta tabi'in dari Hadhramaut. Ia masuk Islam di Hadhramaut pada zaman Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam dan pindah dari Hadhramaut pada zaman Abu Bakar Ash-Shiddiq. Syuraih meriwayatkan hadits dari sahabat-sahabat utama Nabi.
Tsabit bin Qais pandai bertutur kata. Dari kemampuannya itu, Tsabit menjadi juru bicara Rasulullah sekaligus juru bicara Islam. Kalimat dan kata-kata yang dikemukakannya kuat, padat, tegas dan mempesona.
Rasulullah sendiri pernah menguji ketangkasannya dalam bertutur kata. Pada saat itu, serombongan orang dari Bani Tamim datang menghadap Rasul dengan maksud ingin menunjukkan kebolehan juru bicara mereka.
Kisah salah satu sahabat Rasulullah Swa yang jarang terekpos. Selamat menyimak
Ruimasha' Ummu Sulaim binti Malhan bin Khalid bin Zaid bin Hiram bin Jundab bin 'Amir bin Ghanam bin 'Afie bin an-Najaar al-Ansyariyah al-Khazrajiyah merupakan wanita dari kalangan Anshar. Ia dikenal sebagai wanita mulia dengan sifat-sifat agung, berbudi luhur dan sangat mulia.
Pada zaman Rasulullah SAW, Ummu Sulaim menjadi seorang wanita yang memutuskan memeluk agama Islam dengan keteguhan hati dan keyakinan atas Allah serta rasulNya. Dengan penuh ketulusan dan keikhlasan, ia meninggalkan segala perbuatan tercela juga kebiasaan orang jahiliyah yang senang menyembah berhala.
From the publisher's feed